image
Login / Sign Up

Mirza Tekankan Pentingnya Pengelolaan Utang Luar Negeri dengan Baik

Siti Nurfaizah

Image

Deputi Gubernur BI Mirza adityaswara (kedua kanan) saat memberikan pemaparan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Gedung Thamrin, Kompleks Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (19/7/2018). Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) akhirnya memutuskan untuk menahan suku bunga acuan BI 7 Days Repo Rate di level 5,25%, setelah menaikkan bunga acuan secara agresif sepanjang Mei-Juni 2018 lalu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara menyampaikan pentingnya pengelolaan utang luar negeri secara baik untuk mendukung perekonomian Indonesia, antara lain melalui pemenuhan penerapan kegiatan penerapan prinsip kehati-hatian.

"Tingkat kepatuhan korporasi terhadap pemenuhan kegiatan penerapan prinsip kehati-hatian (KPPK) terus menunjukkan peningkatan sejak awal diimplementasikannya KPPK," kata Mirza pada pertemuan terkait KPPK bersama korporasi di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Dilansir dari Antara, Mirza mengatakan, sejak awal diimplementasikan pada 2015, kepatuhan korporasi terhadap kebijakan KPPK menunjukkan tren yang meningkat.

Kepatuhan terhadap kewajiban lindung nilai untuk periode kewajiban sampai dengan tiga bulan ke depan mencapai rata-rata 89,8 persen pada 2018, jauh meningkat dibandingkan 2015 yang sebesar 82 persen.

Demikian juga kewajiban lindung nilai untuk periode 3-6 bulan ke depan, mencatat tingkat kepatuhan rata-rata 93,3 persen pada 2018, meningkat dari sebelumnya 87,7 persen pada 2015.

Pemenuhan kewajiban rasio likuiditas minimum juga sangat tinggi, yaitu rata-rata 87,8 persen pada 2018, dibandingkan 2015 yang mencatat rata-rata sebesar 83,4 persen.

Sementara, tingkat kepatuhan terhadap kewajiban peringkat utang meningkat tajam dari rata-rata 26,5 persen pada saat awal implementasi menjadi rata-rata 74,7 persen pada 2019.

Menurut Mirza, tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap ketentuan KPPK merupakan hasil dari upaya BI menegakkan aturan secara konsisten dan melakukan sosialisasi secara berkesinambungan.

Sebagai langkah peningkatan kepatuhan (enforcement), kata Mirza, BI telah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan berbagai kreditur di luar negeri dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kepada kreditur di luar negeri, BI menyampaikan surat terkait korporasi yang telah tiga kali tidak mematuhi ketentuan kebijakan KPPK dalam satu tahun kalender.

Sementara kepada OJK, BI menyampaikan informasi mengenai korporasi yang telah tiga kali melanggar ketentuan pelaporan KPPK dalam satu tahun kalender.

Ke depan, dengan pemenuhan kepatuhan korporasi terhadap KPPK yang makin meningkat diharapkan berbagai risiko yang dapat timbul dalam pengelolaan utang luar negeri termasuk risiko nilai tukar, risiko likuiditas, dan risiko utang yang terlalu tinggi atau berlebihan (overleverage) dapat lebih dimitigasi, kata Mirza.

Dengan demikian, katanya, utang luar negeri dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi pembangunan nasional.

Sosialisasi ketentuan KPPK kepada korporasi pemilik utang luar negeri valas, kantor akuntan publik (KAP), dan perbankan dalam negeri juga terus dilakukan untuk meningkatkan pemahaman terkait pelaporan maupun kebijakan KPPK.

KPPK diatur oleh Bank Indonesia dalam PBI No.16/21/PBI/2014 tentang Penerapan Prinsip Kehati-Hatian dalam Pengelolaan Utang Luar Negeri Korporasi Nonbank.

Ketentuan tersebut bertujuan untuk menjaga pengelolaan utang luar negeri korporasi nonbank agar memberikan kontribusi yang optimal terhadap perekonomian nasional dan tidak menimbulkan gangguan pada kestabilan makroekonomi.

Tiga kewajiban utama dalam KPPK adalah kewajiban lindung nilai, pemenuhan rasio likuiditas minimum, dan kewajiban peringkat utang.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Sederet Budaya Inovasi Ini Bisa Bikin Lembaga Pemerintahan Serasa Startup!

Image

Ekonomi

IHSG Masih Berpeluang Menguat, Intip Saham-saham yang Bakal Cuan

Image

News

Kabut Asap Akibat Karhutla, Jarak Pandang di Jambi Sampai 1.200 Meter

Image

News

Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Kepada Anggota Polisi Wonokromo yang Terluka

Image

News

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Dukung Penerapan Teknologi Digital untuk Jaga Akuntabilitas Pemerintah

Image

News

Ceramah UAS Soal Salib Dipolisikan, Habib Novel Duga Ada yang Ingin Adu Domba

Image

News

Hujan dan Angin Ribut di Kota Medan, Sejumlah Mobil Penyok Kena Pohon Tumbang

Image

Hiburan

Abimana Aryasatya Bangga Film Gundala Tembus ke Kancah Internasional

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Lima Bandara AP II Siap Sambut 233 Penerbangan Haji

Lima bandara dibawah operasi AP II siap menyambut kedatangan 233 penerbangan haji dari Tanah Suci mulai 17 Agustus hingga 1t September 2019.

Image
Ekonomi

Di Samping Kontroversi Ceramah 'Salib', Penghasilan UAS dari YouTube Menakjubkan

Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali mendapat sorotan dengan viralnya isi ceramahnya.

Image
Ekonomi

Kurs Rupiah Pun Turut Menguat Pagi Ini

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin (19/8/2019) menguat 32 poin atau 0,23% menjadi Rp14.203 per 1 USD.

Image
Ekonomi

IHSG Menguat, Berkat Redanya Tensi Perang Dagang

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Senin (19/8/2019) menguat 23,97 poin atau 0,38% ke 6.310,63.

Image
Ekonomi

Sederet Budaya Inovasi Ini Bisa Bikin Lembaga Pemerintahan Serasa Startup!

Biar jadi ASN nggak kaku-kaku banget

Image
Ekonomi

Manokwari Mencekam, Perekonomian Lumpuh Total

Jalanan macet total karena adanya demonstrasi memprotes insiden kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.

Image
Ekonomi

IHSG Masih Berpeluang Menguat, Intip Saham-saham yang Bakal Cuan

Adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Image
Ekonomi

Kemenkop Harap UKM Manfaatkan Pelatihan Ekspor untuk Tingkatkan Kompetensi

Pelatihan ekspor menjadi salah satu jenis pelatihan yang banyak dilakukan Kemenkop dan UKM.

Image
Ekonomi

Konsep Industri 4.0 Pemerintah, Harus Menjadi Jawaban dalam Menghadapi Persaingan Global

konsep Revolusi Industri 4.0 yang dicanangkan pemerintah harus benar-benar disiapkan untuk bersaing di era globalisasi.

Image
Ekonomi

Bamsoet: SDM Adalah Aset yang Tak Ternilai Harganya

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan, sumber daya manusia (SDM) di Republik Indonesia adalah aset yang tidak ternilai harganya.

Available
Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Lagi Heboh Video UAS Soal Salib, Tengku Zul Beri Dukungan

  2. Paranormal: Kesalahan Kasus Abdul Somad Justru Dipenyebar Kontennya

  3. Menang Gugatan, Pimpinan KPK Diperintahkan Kembalikan Posisi Jabatan Pegawainya sebelum Dimutasi

  4. Jack Boyd Lapian: Ampuni UAS, Dia Tidak Tahu Apa yang Diperbuat

  5. Klarifikasi Soal Salib, UAS: Saya Tidak Akan Takut karena Saya Tidak Bersalah

  6. Menahan Diri untuk Berkomentar Soal Ustadz Abdul Somad dan Jin Kafir

  7. Agar Tak Jadi Fitnah, Mahfud MD Buka Saja Orang Arab yang Mendanai Ajaran Radikal

  8. Hugo Lloris: Saya Pikir Itu Gol

  9. Saidiman Senggol Anies Soal Pulau Reklamasi hingga Din Syamsuddin Sepakat dengan Surya Paloh

  10. Tiga Rekrutan Anyar Arsenal Tampil Memuaskan

Available

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?
Available

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Available

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
News

4 Fakta Laksamana Muda Maeda Tadashi, Perwira Jepang yang Bantu Kemerdekaan Indonesia

Image
News

Diduga Korupsi, 7 Fakta Sepak Terjang Karier Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Image
News

Potret Keren Susi Pudjiastuti dan Srikandi Indonesia Saat Hadiri Sidang Tahunan MPR RI