image
Login / Sign Up

Rhenald Kasali: KPPU Harusnya Belajar, Garuda dan Sriwijaya Beda Market!

Atikah Umiyani

Image

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (UI), Rhenald Kasali ditemui di Jakarta, Jumat (27/10) | AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO, Komisi Pengawas Persaingan Usaha masih menindaklanjuti penyelidikan kasus rangkap jabatan tiga direktur PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang merangkap tugas sebagai Komisaris di Sriwijaya Group.

Merespon hal itu Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali turut buka suara.

"Menurut saya, KPPU harus belajar. Ini adalah analisis industri, airlines Garuda dan Sriwijaya marketnya beda. Sama sama airline tapi market beda," tegasnya ketika ditemui di Jakarta, Jum'at (19/7/2019).

baca juga:

Ia menuturkan, sejatinya masalah ini merupakan sebuah kecelakaan. Hal itu lantaran jika dilihat berdasarkan sejarahnya saat dua atau tiga tahun lalu Sriwijaya pernah mengalami kesulitan dan kemudian meminta tolong kepada Garuda Indonesia.

"BUMN punya kepentingan karena milik negara. Jadi kalau sampai Sriwijaya ikut kollaps berarti industrinya persaingan semakin berkurang dan harga tiket pasti akan mahal," jelasnya.

Sementara itu, dampak yang kedua dengan kollaps nya Sriwijaya maka akan memberhentikan 2.500 karyawan. Oleh karena itu, Kementerian BUMN merestui Garuda Indonesia untuk menyelamatkan Sriwijaya.

"Nah dalam keadaan seperti itu memang aturannya di BUMN adalah direksi jadi komisaris di anak-anak perusahaan. Jadi Sriwijaya masuk harus ada yang ngawasin. Yang ngawasin direksi dari induk perusahaan (Garuda Indonesia)," tuturnya. 

Kendati demikian, perlu diingat bahwa kerjasama Garuda Indonesia dan Sriwijaya Group hanya Kerja Sama Operasi. Menanggapi hal itu, Rhenal menyatakan bahwa ketentuan di BUMN memang begitu.

"Nah tapi yang saya lihat kan dia sudah mengundurkan diri sekarang," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, KPPU menilai jajaran direksi Garuda Indonesia seharusnya tidak bisa menempati posisi sejenis di Sriwijaya karena perusahaan tersebut belum melakukan merger. Perseroan berkode emiten GIAA itu juga belum mengakuisisi Sriwijaya lantaran kontraknya saat ini hanya berupa kerja sama operasi atau KSO. 

Praktik dobel jabatan jajaran direksi Garuda Indonesia di Sriwijaya Group disinyalir dapat mendorong terjadinya penguasaan pasar. KPPU mengacu pada Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Monopoli dan Praktek Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Pasal 26 undang-undang tersebut menyatakan bahwa seseorang yang menempati jabatan sebagai direksi atau komisaris dari suatu perusahaan dilarang merangkap jabatan yang sama bila ia berada dalam pasar sejenis pada waktu yang bersamaan. Di tengah proses penyelidikan, tiga direktur Garuda telah menyatakan mundur dari komisaris Sriwijaya Group. Kemunduran diri ketiganya disampaikan melalui surat resmi beberapa waktu lalu. 

Adapun tiga direktur Garuda Indonesia Group yang terlibat kasus dobel jabatan ini adalah Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara, Direktur Niaga Pikri Ilham, dan Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo. Ketiganya pada akhir 2018 merangkap sebagai komisaris di perusahaan maskapai Sriwijaya Group setelah perusahaan itu meneken kerja sama dengan Garuda Indonesia Group.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

KPK Periksa Pejabat PT Garuda Indonesia Terkait Kasus Dugaan Pencucian Uang

Image

News

Jika Jadi, Yenny Wahid Saran Menteri Investasi Tak Rangkap Jabatan

Image

Ekonomi

KPPU Minta Penjelasan Pengusaha Terkait Fenomena Aneh Anjloknya Harga Garam

Image

Ekonomi

KPPU Desak Pemerintah untuk Tidak Menutup Keran Impor Garam, Kenapa?

Image

News

Kembali Diperiksa KPK Terkait Kasus Garuda, Ini Penjelasan Penyanyi Pop Iis Sugianto

Image

Ekonomi

Ciptakan Oligopolisasi, Simplifikasi Cukai Mengancam Industri Hasil Tembakau

Image

News

Eks Direktur Teknik PT Garuda Jadi Tersangka Baru Suap Emirsyah Satar

Image

News

Dua Tersangka Suap Garuda Diperiksa Hari InI

Image

Iptek

BMW 740Li, Sedan Mewah untuk Antar-Jemput Penumpang First Class Garuda Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Indonesia Mampu Masuk 5 Besar Ekonomi Dunia, Asal...

Hal yang menjadi pertanyaan besar soal kemampuan Indonesia berada pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Image
Ekonomi

Dorong Promosi Inovatif, LIPS Beri Pemenang Event Camera di AIBP 2019

LIPS adalah penyedia terkemuka global untuk AI-enabled solusi perasa 3D.

Image
Ekonomi

Kemenkeu dan BKN Kerjasama Inovasi Pelayanan Kepegawaian Berbasis Teknologi

Kerjasama ini ditujukan sebagai bentuk inovasi untuk peningkatan pelayanan kepegawaian berbasis teknologi.

Image
Ekonomi
HUT Ke-74 RI

Pertamina Peringati Hari Kemerdekaan di Bawah Laut Ternate

Pertamina Underwater Zone (Zona Bawah Laut Pertamina) merupakan spot foto bawah air berupa replika SPBU dibawah air di perairan Jikomalamo.

Image
Ekonomi

Kementan Sebut Gambir Indonesia Siap Penuhi Pasar Dunia

Gambir yang merupakan bahan penyamak kulit dan pewarna, telah diekspor ke banyak negara.

Image
Ekonomi

BEI Fasilitasi Investor Ikuti Paparan Publik 42 Perusahaan Secara Online

Memanfaatkan perkembangan teknologi digital, pada tahun ini investor dapat menyaksikan paparan publik 42 Perusahaan Tercatat secara langsung

Image
Ekonomi

Lima Bandara AP II Siap Sambut 233 Penerbangan Haji

Lima bandara dibawah operasi AP II siap menyambut kedatangan 233 penerbangan haji dari Tanah Suci mulai 17 Agustus hingga 1t September 2019.

Image
Ekonomi

Di Samping Kontroversi Ceramah 'Salib', Penghasilan UAS dari YouTube Menakjubkan

Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali mendapat sorotan dengan viralnya isi ceramahnya.

Image
Ekonomi

Kurs Rupiah Pun Turut Menguat Pagi Ini

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin (19/8/2019) menguat 32 poin atau 0,23% menjadi Rp14.203 per 1 USD.

Image
Ekonomi

IHSG Menguat, Berkat Redanya Tensi Perang Dagang

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Senin (19/8/2019) menguat 23,97 poin atau 0,38% ke 6.310,63.

Available
Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Lagi Heboh Video UAS Soal Salib, Tengku Zul Beri Dukungan

  2. Paranormal: Kesalahan Kasus Abdul Somad Justru Dipenyebar Kontennya

  3. Menang Gugatan, Pimpinan KPK Diperintahkan Kembalikan Posisi Jabatan Pegawainya sebelum Dimutasi

  4. Jack Boyd Lapian: Ampuni UAS, Dia Tidak Tahu Apa yang Diperbuat

  5. Klarifikasi Soal Salib, UAS: Saya Tidak Akan Takut karena Saya Tidak Bersalah

  6. Menahan Diri untuk Berkomentar Soal Ustadz Abdul Somad dan Jin Kafir

  7. Agar Tak Jadi Fitnah, Mahfud MD Buka Saja Orang Arab yang Mendanai Ajaran Radikal

  8. MS Kaban: Mempolisikan UAS Membangkitkan Ghirah Keimanan

  9. Alissa Wahid: Menahan Diri Berkomentar Soal Abdul Somad dan Jin Kafir Sungguh Tidak Mudah

  10. Sepakat GBHN Dihidupkan, Yusril: Supaya Presiden Bertanggungjawab ke MPR

Available

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?
Available

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Available

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
News

4 Fakta Laksamana Muda Maeda Tadashi, Perwira Jepang yang Bantu Kemerdekaan Indonesia

Image
News

Diduga Korupsi, 7 Fakta Sepak Terjang Karier Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Image
News

Potret Keren Susi Pudjiastuti dan Srikandi Indonesia Saat Hadiri Sidang Tahunan MPR RI