image
Login / Sign Up

Habib Rizieq Tak Bisa Pulang, Bagaimana Mengurus Visa dan Biayanya?

Wayan Adhi Mahardika

Image

HRS | Screencapture

AKURAT.CO Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab disebut tak bisa pulang ke Indonesia dari Arab Saudi karena sudah overstay dari visa-nya sejak pertengahan 2018.

Lantas bagaimana sih sebenarnya mengurus visa untuk menetal di Saudi, jangka waktu berlakunya dan berapa besar biayanya, kok bisa Rizieq terkena denda overstay di Arab Saudi?

Kebijakan pemerintah Arab Saudi yang mulai berlaku sejak 1 Muharram 1438 (2016), mengeluarkan peraturan baru mengenai biaya pembuatan dan perubah visa lebih mahal bagi para eskpatriat.

baca juga:

Peraturan yang berlaku sejak 2016 tersebut mengatur pembuatan visa atau perubahan visa dilakukan melalui sistem online dengan pembayaran dilakukan lewat ke bank lokal yang sudah ditunjuk.

Pihak kerjaan akan memungut biaya secara berkala kepada pemegang visa yang menetap di Arab Saudi sebesar 200 Riyal atau (setara Rp 693 ribu). Sementara biaya untuk perjalanan tunggal untuk jangka waktu dua bulan sebesar 100 Riyal atau setara Rp 346 ribu.

Lalu ada biaya tambahan untuk beberapa perjalanan sebesar 500 Riyal (setara Rp 1,7 juta) selama tiga bulan, dan 200 Riyal  (setara Rp 693 ribu) akan diminta biaya tambahan setiap bulannya sampai masa berlaku habis.

Peraturan baru itu juga memberlakukan bagi jamaah haji dan umrah pertama tidak dikenakan biaya. Akan tetapi, jamah haji dan umrah kedua akan dikenakan biaya sebesar 2.000 Riyal (setara Rp 6 juta).

Untuk pihak asing yang mengunjungi tempat-tempat liburan di Arab Saudi selama enam bulan akan dikenakan sebesar 3,000 Riyal (setara Rp 10 juta), 5.000 Riyal atau (setara Rp 17 juta) untuk jangka waktu satu tahun, 8.000 Riyal atau setara Rp 20 juta untuk jangka waktu dua tahun.

Sementara itu biaya visa transit telah sebesar 300 Riyal (setara Rp 993 ribu) dan biaya visa keluar bagi siapa saja meninggalkan Kerajaan melalui pelabuhan laut akan dikenakan 50 riyal atau setara  Rp 173.300.

KBRI Riyadh pada tahun lalu mengungkapakan, visa yang digunakan oleh Mohammad Rizieq Syiha mempergunakan visa ziyarah tijariyyah (visa kunjungan bisnis) yang tidak bisa dipergunakan untuk kerja (not permitted to work).

Visa tersebut dikenakan seharga 2000 Riyal atau sekitar (setara Rp 7 Juta) lalu untuk 6 bulan dikenakan 3.000 Riyal atau sekitar Rp 10 juta, lalu Setahun dikenakan 5.000 riyal atau sekitar Rp 18 juta, dan paling maksimal 2 tahun dengan 8.000 riyal atau  Rp 29 juta rupiah.

Kemudian harus memiliki Rekening bank dengan saldo minimal USD 1.500 / Kartu Kredit yang valid selama di Indonesia dengan limit minimal SAR 6.000 atau sebesar Rp 22 juta.

Lalu untuk seorang pendatang yang tinggal lebih lama dari masa berlaku visa mereka terancam denda maksimal 50.000 riyal Saudi, atau sekitar Rp 187 juta, dan penjara maksimal 6 bulan. Hukuman ini juga berlaku bagi pihak-pihak yang membantu mendapatkan visa.

Perlu dicatat bahwa denda ini berlaku untuk setiap orang. Ketentuan terkait overstay ini berlaku progresif. Pelanggaran pertama akan dikenai denda 15.000 riyal Saudi dan jumlahnya akan naik menjadi 25.000 riyal Saudi serta 3 bulan penjara jika si pelanggar melakukan hal yang sama untuk kedua kalinya.

Jika pelanggaran overstaydilakukan untuk ketiga kalinya, maka si pelanggar terancam hukuman penjara 6 bulan, denda 50.000 riyal Saudi, dan deportasi. Si pelanggar juga dikenakan larangan masuk kembali ke Arab Saudi selama 5 tahun.

Rizieq Shihab diketahui membawa istri dan anak-anaknya saat meninggalkan Indonesia untuk tinggal di Mekkah, Arab Saudi sejak 2017. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Dinilai Kebarat-baratan, Wanita AS Harus Kehilangan Hak Asuh Anaknya di Arab Saudi

Image

Ekonomi

Ekonomi Indonesia, Merdeka?

Pemerintah Terus Lanjutkan Semangat Bung Hatta, Wujudkan Perumahan Rakyat

Image

Hiburan

Tompi Kecewa Usai Jalani Ibadah Haji, Ada Apa?

Image

News

Haji 2019

Sejumlah 20 Jamaah Haji Embarkasi Batam Meninggal Dunia di Tanah Suci

Image

News

Agar Tak Jadi Fitnah, Mahfud MD Buka Saja Orang Arab yang Mendanai Ajaran Radikal

Image

News

Hari Ini, Jamaah Haji Kloter 1 Asal Makassar Dijadwalkan Tiba di Tanah Air

Image

News

5 Fakta Menarik Hassa al Sudairi, Istri Pendiri Arab Saudi Paling Dihormati

Image

Olahraga

Andy Ruiz Jr vs Anthony Joshua

Respons Kritik, Joshua Sebut Lennox Lewis "Badut"

Image

News

Mahfud MD Sebut Pelarian dari Arab Jadi Donatur Gerakan Radikal di Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Indonesia Mampu Masuk 5 Besar Ekonomi Dunia, Asal...

Hal yang menjadi pertanyaan besar soal kemampuan Indonesia berada pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Image
Ekonomi

Dorong Promosi Inovatif, LIPS Beri Pemenang Event Camera di AIBP 2019

LIPS adalah penyedia terkemuka global untuk AI-enabled solusi perasa 3D.

Image
Ekonomi

Kemenkeu dan BKN Kerjasama Inovasi Pelayanan Kepegawaian Berbasis Teknologi

Kerjasama ini ditujukan sebagai bentuk inovasi untuk peningkatan pelayanan kepegawaian berbasis teknologi.

Image
Ekonomi
HUT Ke-74 RI

Pertamina Peringati Hari Kemerdekaan di Bawah Laut Ternate

Pertamina Underwater Zone (Zona Bawah Laut Pertamina) merupakan spot foto bawah air berupa replika SPBU dibawah air di perairan Jikomalamo.

Image
Ekonomi

Kementan Sebut Gambir Indonesia Siap Penuhi Pasar Dunia

Gambir yang merupakan bahan penyamak kulit dan pewarna, telah diekspor ke banyak negara.

Image
Ekonomi

BEI Fasilitasi Investor Ikuti Paparan Publik 42 Perusahaan Secara Online

Memanfaatkan perkembangan teknologi digital, pada tahun ini investor dapat menyaksikan paparan publik 42 Perusahaan Tercatat secara langsung

Image
Ekonomi

Lima Bandara AP II Siap Sambut 233 Penerbangan Haji

Lima bandara dibawah operasi AP II siap menyambut kedatangan 233 penerbangan haji dari Tanah Suci mulai 17 Agustus hingga 1t September 2019.

Image
Ekonomi

Di Samping Kontroversi Ceramah 'Salib', Penghasilan UAS dari YouTube Menakjubkan

Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali mendapat sorotan dengan viralnya isi ceramahnya.

Image
Ekonomi

Kurs Rupiah Pun Turut Menguat Pagi Ini

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin (19/8/2019) menguat 32 poin atau 0,23% menjadi Rp14.203 per 1 USD.

Image
Ekonomi

IHSG Menguat, Berkat Redanya Tensi Perang Dagang

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Senin (19/8/2019) menguat 23,97 poin atau 0,38% ke 6.310,63.

Available
Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Lagi Heboh Video UAS Soal Salib, Tengku Zul Beri Dukungan

  2. Paranormal: Kesalahan Kasus Abdul Somad Justru Dipenyebar Kontennya

  3. Klarifikasi Soal Salib, UAS: Saya Tidak Akan Takut karena Saya Tidak Bersalah

  4. Jack Boyd Lapian: Ampuni UAS, Dia Tidak Tahu Apa yang Diperbuat

  5. Agar Tak Jadi Fitnah, Mahfud MD Buka Saja Orang Arab yang Mendanai Ajaran Radikal

  6. Menang Gugatan, Pimpinan KPK Diperintahkan Kembalikan Posisi Jabatan Pegawainya sebelum Dimutasi

  7. Menahan Diri untuk Berkomentar Soal Ustadz Abdul Somad dan Jin Kafir

  8. Alissa Wahid: Menahan Diri Berkomentar Soal Abdul Somad dan Jin Kafir Sungguh Tidak Mudah

  9. MS Kaban: Mempolisikan UAS Membangkitkan Ghirah Keimanan

  10. Sepakat GBHN Dihidupkan, Yusril: Supaya Presiden Bertanggungjawab ke MPR

Available

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?
Available

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Available

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
News

Pesona 8 Menteri 'Srikandi' Kabinet Kerja Jokowi Tampil Cantik Kenakan Kebaya

Image
News

4 Fakta Laksamana Muda Maeda Tadashi, Perwira Jepang yang Bantu Kemerdekaan Indonesia

Image
News

Diduga Korupsi, 7 Fakta Sepak Terjang Karier Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita