image
Login / Sign Up

Dirut Baru Jababeka Tegaskan Isu Gagal Bayar Utang, Tidak Valid!

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Suasana aktivitas Pusat Logistik Berikat (PLB) Cikarang Dry Port yang dikelola oleh PT Jababeka Tbk. | ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY

AKURAT.CO Direktur Utama PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) yang baru diangkat dalam RUPST 26 Juni lalu, Soegiharto, angkat bicara. Ia menegaskan, isu yang beredar atas potensi default (gagal bayar) terhadap surat utang senilai USD300 juta adalah tidak valid.

Soegiharto menyatakan, keputusan pengangkatan dirinya sebagai Direktur Utama dan Aries Liman sebagai Komisaris adalah keinginan mayoritas pemegang saham publik yang hadir pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berjumlah 52,12 persen dari keseluruhan pemegang saham yang menggunakan hak suaranya.

“Kepemilikan saham tersebut terpisah-pisah, independen dan bukan dalam satu grup atau afiliasi,” katanya melalui keterangan resmi yang diteria, Jakarta, Senin (15/7/2019).

baca juga:

Adapun persetujuan mayoritas pemegang saham publik tercermin melalui harga saham KIJA yang naik hingga Rp316 per saham setelah dirinya ditunjuk sebagai Direktur Utama dalam RUPST tersebut.

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2004-2007 itu menampik kabar ada perubahan pemegang saham pengendali setelah RUPST yang disahkan. Sebab, kepemilikan saham yang dimiliki Mu’min Ali Gunawan masih 21,09 persen sejak Juni 2018 hingga Juli 2019.

Begitu juga dengan kepemilikan saham KIJA di Islamic Development Bank (IDB) yang jumlah sahamnya masih sama 9,32 persen dan Imakotama Investindo tetap memiliki 6,16 persen sejak 31 Desember 2018 sampai sekarang.

“Adanya pengakuan Tedjo Budianto Liman mantan Direktur Utama KIJA sebagai korban dari acting in concert atau konspirasi dari pemegang saham KIJA adalah tidak benar,” tegasnya.

Ia menambahkan, jumlah kepemilikan saham Mu’min Ali Gunawan, IDB, dan Imakotama masing-masing di bawah 40 persen, sehingga tidak mengalahkan kepemilikan saham permitted holders yaitu Setyono Djuandi Darmono dan Hadi Rahardja selaku co-founders KIJA.

Dengan ditunjuknya Soegiharto sebagai Dirut KIJA yang baru, jumlah individu yang termasuk dalam Board of Directors setelah RUPST pada tanggal 26 Juni 2019 lalu adalah tujuh orang, di mana enam orang atau mayoritas (86 persen) di antaranya merupakan anggota Board of Directors pada saat Notes diterbitkan, yaitu pada tanggal 5 Oktober 2016, dan anggota Board of Directors yang ditunjuk setelahnya (sebelum RUPST).

Berdasarkan fakta bahwa komposisi Board of Directors setelah penunjukan Soegiharto sebagai Dirut masih dikuasai oleh anggota Board of Directors saat Notes diterbitkan dan anggota Board of Directors yang ditunjuk setelahnya (sebelum RUPST), mengacu pada Offering Memorandum dari Notes yang bersangkutan, KIJA tidak berkewajiban untuk melakukan penawaran pembelian Notes dengan harga pembelian 101 persen beserta kewajiban bunga seperti yang diberitakan.

Soegiharto menegaskan, tidak benar bahwa terjadi Change of Control setelah RUPST pada tanggal 26 Juni 2019 lalu. Yang terjadi hanyalah penambahan anggota Board of Directors. Tidak benar pula ada perjanjian yang mewajibkan KIJA menawarkan pembelian kembali Notes karena pergantian Direktur Utama.

“Oleh karena itu, isu yang beredar bahwa KIJA wajib melakukan penawaran pembelian Notes karena pergantian Change of Control ataupun Direktur Utama kami konfirmasi tidak valid,” pungkasnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Indepth

Ancaman Resesi Ekonomi Global Buat IHSG Rontok Sepekan

Image

Ekonomi

Suku Bunga BI Tak Cukup Keluarkan IHSG dari Zona Merah  

Image

Ekonomi

IHSG Berpotensi Menguat, Intip 6 Saham Pilihan

Image

Ekonomi

Pemerintah Akan Jadi Pemegang Mayoritas Saham Tuban Petrochemical

Image

Ekonomi

BI Turunkan Suku Bunga, IHSG Malah Tak Semringah

Image

Ekonomi

Kritik-kritik Pedas Sherly Annavita ke Jokowi Soal Ekonomi

Image

Ekonomi

Investor Beralih Ke Saham, Emas Masih Redup

Image

Ekonomi

IHSG Menguat Menanti Keputusan BI dan The Fed

Image

Ekonomi

Wait and See Suku Bunga BI buat IHSG Lesu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Ekonomi Indonesia, Merdeka?

Literasi Rendah, Masyarakat Belum Merdeka dalam Merencanakan Keuangan

Perencana Keuangan One Shield Consulting, Budi Rahardjo menilai masyarakat belum merdeka dalam hal merencanakan keuangan.

Image
Ekonomi

5 Hewan Ternak 'Anti Mainstream' Ini Laku Keras Diekspor ke Mancanegara

Ada banyak sekali hewan yang bisa kita jadikan sebagai peluang usaha untuk beternak dan menghasilkan omzet besar.

Image
Ekonomi

DPR Desak Pemerintah Mempermudah Perizinan Hak Cipta Ekonomi Kreatif

Pemerintah dinilai perlu untuk mempermudah proses perizinan dari hak cipta ekonomi kreatif.

Image
Ekonomi

Cara OJK Agar Pasar Modal Bisa Berperan Tingkatkan Perekonomian

Otoritas Jasa Keuangan menggelar Capital Market Summit & Expo 2019 di JCC, GBK, Jakarta Pusat selama dua hari, Jumat-Sabtu.

Image
Ekonomi

Menko Darmin Sindir OJK: Pasar Modal Tumbuh 2.600 Kali tapi Hanya Diisi Perusahaan Besar

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan pasar modal naik 2.600 kali.

Image
Ekonomi

Menteri Bambang Pastikan BUMN Dilibatkan Dalam Pembangunan Ibu Kota Baru

BUMN bakal dilibatkan dalam pembanguan ibu kota baru.

Image
Ekonomi
Indepth

Ancaman Resesi Ekonomi Global Buat IHSG Rontok Sepekan

Kekhawatiran resesi ekonomi dunia menguat pada Rabu minggu lalu (14/8/2019), ditengah ketidakpastian global. Hal ini melemahkan IHSG.

Image
Ekonomi
Indepth

Menyimak Balada Pemindahan Ibu Kota

Secara mengejutkan, kemarin, pemerintah menetapkan lokasi ibu kota negara yang baru akan berada di Kalimantan Timur.

Image
Ekonomi

Siap-Siap, BUMN Bakal Gelar Rekrutmen Bersama Gelombang Dua Tahun Ini

Kementerian BUMN bakal kembali menggelar program perekrutan bersama untuk menempai posisi yang masih korong di beberapa BUMN.

Image
Ekonomi

Pengamat Pajak Ini Enggan Berkomentar Mengenai Pemindahan Ibu Kota, Kenapa?

Direktur Eksekutif CITA Yustinus Prastowo enggan berkomentar lebih lanjut mengenai rencana pemerintah memindahkan ibu kota.

Available
Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Lagi di Singapura, Uya Kuya Sedih Blackpink Meninggal Dunia

  2. Lukas Enembe Kritik Jokowi, Faizal: Kepala Daerah Tidak Etis 'Menghujat' Presiden

  3. Video Vulgar Tersebar, Duo Semangka Jelaskan Kronologinya

  4. 2 Jam Besuk Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari Cuma Bahas Soal Lagu

  5. Kehadiran Batu Bronjong, Guntur Romli: Selera 'Seni' Anies Makin Sulit Dicerna Selera Umum

  6. Soal Cuitan 'Pabrik Susu', Aura Kasih Belum Tentukan Sikap Ke Jalur Hukum

  7. Jadi Ibu Baru, 10 Potret Memesona Aura Kasih Dua Bulan setelah Melahirkan

  8. Terlibat Korupsi, Penangkapan Mantan Menteri Keuangan India Berlangsung Dramatis

  9. Tunda Bulan Madu, Roger Danuarta-Cut Meyriska Pilih Hadiri Pengajian Gus Anom

  10. Bisnis Ternak Hewan 'Nyeleneh' yang Menghasilkan Banyak Uang

Available

fokus

Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Available

kolom

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti: Kita Harus Optimalkan Perekonomian Domestik

Image
Video

VIDEO Jurus Optimalkan Perekonomian Domestik ala Destry Damayanti

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti, DGS BI yang Mencintai Moneter dan Fotografi

Sosok

Image
News

5 Fakta Frans Kaisiepo, Aktivis Kemerdekaan RI Sejak Muda Asal Papua

Image
News

Terpilih Kembali Jadi Ketum PKB, Ini 6 Fakta Perjalanan Karier Cak Imin

Image
News

5 Ustaz Ini Pernah Bikin Heboh Tanah Air karena Kontroversinya