image
Login / Sign Up

Jawab Sentilan Jokowi Karena Perdagangan Migas Defisit, Wamen ESDM: Harus Holistik Melihat Neraca

Denny Iswanto

Image

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan bersama Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar saat menghadiri rapat kerja dengan komisi VII di Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12). Rapat kerja ini membahas renegosiasi terkait dengan perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia dan pemerintah serta penyederhanaan golongan listrik yang ketentuannya masih dalam pembahasan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar mengatakan meski penyebab terbesar defisit neraca perdagangan Indonesia (NDI) menurut Badan Pusat Statistik (BPS) salah satunya karena defisit ekspor minyak dan gas bumi (migas), dia menyarankan untuk melihat NDI secara holistik.

"Nah, ini sedang kami sarankan. Melihatnya jangan sektoral lagi. Harus holistik melihat neraca ini," kata Arcandra dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural di Kementerian ESDM Jakarta, dilansir dari Antara Sabtu (13/7/2019).

baca juga:

Ia menyontohkan dari sisi gas bumi yang bukan lagi diekspor mentah dalam bentuk gas alam cair (Liquefied Natural Gas/ LNG), namun diolah dulu di dalam negeri sebelum diekspor.

Dia mengatakan gas kini digunakan untuk penggerak ekonomi produksi dalam negeri, sebagai faktor produksi baik petrochemical, pupuk, juga kelistrikan.

"Dulu gas itu hanya LNG. Sekarang berubah jadi sarung tangan, berubah jadi kaca, berubah jadi plastik, polyethylene (Pe) dan polypropylene (Pp)," ujar Arcandra.

Arcandra mengatakan kalau ekspor gas mentah tidak dilakukan, maka sektor migas menjadi defisit. Tetapi kalau hasil dari berubahnya gas menjadi petrochemical tadi, baik pupuk, dan lain-lain, diekspor, kategorinya masuk ke sektor non migas. Akibatnya ekspor sektor non migas menjadi surplus.

"Kalau gas itu digunakan untuk industri dalam negeri kan bagus, tapi akibatnya ekspor migas kita semakin turun. Tapi non migas pasti semakin naik, karena gas berubah jadi pupuk dan lain-lain," ujar Arcandra.

Presiden Joko Widodo meminta para menteri di kabinetnya berhati-hati terhadap defisit neraca perdagangan senilai 2,14 miliar dolar AS pada Januari-Mei 2019.

"Perlu melihat betul dengan hati-hati angka-angka yang ditampilkan BPS. Ekspor Januari sampai Mei 2019 'year on year' turun 8,6 (persen) sedangkan impor Januari-Mei juga turun 9,2 (persen). Hati-hati terhadap ini, artinya neraca perdagangan kita Januari-Mei ada defisit 2,14 miliar dolar AS," kata Presiden Joko Widodo dalam sidang kabinet paripurna di Istana Bogor pada Senin lalu (8/7/2019).

Hadir dalam sidang kabinet paripurna tersebut Wakil Presiden Jusuf Kalla, para menteri koordinator dan menteri Kabinet Indonesia Kerja.

"Coba dicermati angka-angka ini dari mana? Kenapa impor jadi sangat tinggi? Kalau didetailkan lagi migasnya ini naiknya gede sekali. Hati-hati di migas Pak Menteri ESDM yang berkaitan dengan ini, Bu Menteri BUMN yang berkaitan dengan ini, karena 'ratenya' yang paling banyak ada di situ," tambah Presiden.

Data yang ditunjukkan Presiden Jokowi dalam rapat tersebut menunjukkan pada periode Januari-Mei 2019 menunjukkan impor senilai 70,6 miliar dolar AS dan ekspor adalah 68,46 miliar dolar AS. Pada 2018, neraca perdagangan Indonesia juga mengalami defisit senilai 8,7 miliar dolar AS.

Padahal menurut Presiden, Indonesia punya banyak peluang untuk meningkatkan ekspor termasuk karena adanya gejala perang dagang antara Amerika Serikat dan China. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Golkar Sudah Sodorkan Lima Nama Calon Menteri ke Jokowi

Image

News

PPP Siap Kawal Pembangunan SDM Program Jokowi-Ma'ruf Amin

Image

Ekonomi

Kocak! Bank Mandiri Error, Kaesang Malah Ucapkan Ini...

Image

Ekonomi

SKK Migas: Akibat Bocornya Sumur Blok ONWJ, Target Produksi Molor

Image

Ekonomi

Kementan Klaim Kemudahan Perizinan Tingaktan Ekspor Bunga Hias

Image

Ekonomi

Menteri Susi Lepas Ekspor 394 Kontainer Perikanan ke 21 Negara

Image

News

Syamsuddin: Kabinet Diisi Partai Pendukung Pak Jokowi Saja

Image

News

Lukman Beri Sinyal Tolak Dijadikan Menag Lagi: Tidak, Tidak, Saya Sudah Merasa Lebih dari Cukup

Image

News

Jokowi Ingin PPP Jadi Bagian Pemerintah, Tapi Belum Bicara Siapa Calon Menterinya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Honda Brio Jadi Primadona Penjualan HPM di Semester Pertama

Honda Brio Satya mencatat penjualan sebesar 23.338 unit atau sebanyak 39 persen dari total penjualan Honda

Image
Ekonomi

Pakar Sarankan Mandiri Segera Benahi Sistem untuk Cegah Rush Money

Bank Mandiri secepatnya memulihkan sistem untuk mencegah pengambilan dana besar-besaran dari bank (rush money).

Image
Ekonomi

Plt Dirut PLN Genjot Swasta Kerjakan Proyek PLTSa

PLN tidak terlibat langsung sebab akan membeli listrik yang dihasilkan dari PLTSa tersebut.

Image
Ekonomi

Bank Mandiri Tegaskan Layanan Sudah Pulih dan Normal Kembali

Pasca proses normalisasi saldo rekening nasabah, Bank Mandiri memastikan seluruh layanan kembali beroperasi normal.

Image
Ekonomi

BI Yakinkan Masyarakat Sistem IT Mandiri Aman

Bank-bank besar punya business continuity plan/BCP (rencana keberlanjutan bisnis).

Image
Ekonomi

YLKI: Terjadinya Error, Bukti Sistem Mandiri Rapuh dan Rawan Kena Hack

Bisa disimpulkan sistem IT di Bank Mandiri amat rapuh, dan rentan di hack oleh para hacker; yang berpotensi merugikan nasabah Bank Mandiri.

Image
Ekonomi

Nasabah Mandiri Masih Kesulitan Akses Rekening Baik ATM Maupun M-Banking

Sejumlah nasabah Bank Mandiri mengeluhkan kesulitan mengakses rekening tabungan baik melalui ATM maupun mobile banking.

Image
Ekonomi

Kocak! Bank Mandiri Error, Kaesang Malah Ucapkan Ini...

Kaesang Pangarep dalam tweetnya membuat bercandaan dengan mengatakan terima kasih kepada bank mandiri

Image
Ekonomi

SKK Migas: Akibat Bocornya Sumur Blok ONWJ, Target Produksi Molor

SKK memproyeksikan jadwal onstream akan mundur dari rencana semula.

Image
Ekonomi
Indepth

Menunggu Keseriusan Pemerintah Soal Sinkronisasi RUU Minerba

RUU MInerba dalam waktu begitu singkat dan hanya menyisakan 3 minggu sebelum reses

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Netter Sebut Jokowi 'Bloon', Gibran: Ya Pak, Maaf Pak

  2. Kesal, Regi Datau Harus Bayar Makan Sampai Rp64 Juta Karena Ayu Dewi

  3. Tuai Pujian, Kisah Aiptu Rukur Sidabutar Berhasil Mengantarkan Tiga Putranya Lulus Akademi Militer

  4. Ternyata Salmafina Didesak Wawancara Khusus Hingga Pakai Kalung Salib di Acara Rumpi

  5. 10 Pesona Minati Atmanegara, Awet Muda di Usia 60 Tahun

  6. Taruh Modal Rp600 Juta, Arie Untung Ngaku Gak Dapat Untung Bisnis Sama Pablo Benua

  7. Pembuat Anyaman Getih Getah di Bundaran HI Sebut Anggaran Produksi Karyanya Tak Sampai Rp 300 Juta

  8. Seorang Pria Tewas Di Dalam Mobil Berplat TNI Di Ciracas

  9. Sindir Galih Ginanjar, Pablo Benua - Rey Utami, Sonny Septian: Khilaf Sebagai Jurus Terakhir

  10. Jawab Kritik Soal Getah Getih, Rian Ernest: Memang Politisi Kelas Wahid Anies Baswedan Ini

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik