image
Login / Sign Up

KEIN: Keterlibatan Sektor UKM dalam Rantai Nilai Global Rendah

Andi Syafriadi

Image

Arif Budimanta selaku Direktur Eksekutif Megawati Institute dan Revrisond Baswir selaku ahli Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada pada saat forum Usaha Mikro, Kecil dan Menengah: Potensi yang Terabaikan, di Megawati Institut di Jakarta. | Andoy

AKURAT.CO Wakil Ketua Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta menyatakan bahwa keterlibatan sektor usaha kecil menengah (UKM) Indonesia dalam rantai nilai global masih sangat rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara.

"Hanya 6,3 persen dari total UKM yang ada di Indonesia yang mampu terlibat dalam rantai perdagangan di wilayah Asia Tenggara," ujar Arif dalam diskusi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah: Potensi yang Terabaikan, di Megawati Institut, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

baca juga:

Apabila dibandingkan dengan negara-negara lain Asia Tenggara, rantai nilai global UKM Indonesia tertinggal jauh. Malaysia mencatatkan 46,2 persen UKM dalam GVC, Thailand (29,6 persen), Filipina (20,1 persen), dan Vietnam (21,4 persen).

Kontribusi sektor UMKM terhadap ekspor nasional di Indonesia juga masih tergolong rendah dibandingkan negara lain. Indonesia hanya mencatatkan 15,8 persen atau sekitar 23 miliar dolar AS (323 triliun rupiah) dari total ekspor nonmigas, atau jauh di bawah Thailand dengan 29,5 persen atau Vietnam 20 persen.

Rendahnya angka kontribusi UKM Indonesia itu disebabkan beberapa faktor seperti pertumbuhan ekonomi stagnan di angka 5 persen, neraca perdagangan dan pembayaran yang defisit, transaksi berjalan (current account defisit) yang terus melebar, ketimpangan pendapatan, dan lapangan kerja yang terbatas.

"Cara memperbaiki ini semua kita harus bicara struktur pelaku ekonomi. Padahal kontribusi UMKM menyumbang 60 persen PDB dan penyerapan tenaga kerja 97 persen, sementara bisnis besar 0,01 persen dengan serapan tenaga kerja 3 persen, dan distribusi terhadap PDB 40 persen. Harus didorong UMKM dalam pemerataan ekonomi," kata dia.

Menurutnya, beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melakukan pertumbuhan ekonomi nasional dan global perlu dilakukan perbaikan kebijakan perpajakan. Tarif pajak tidak bisa disamaratakan antara usaha kecil, mikro, dan menengah. Unit usaha mikro tidak boleh ada yang dikenai pajak.

"Ada rentang Threshold bagi UMKM yang tidak perlu dikenai pajak. Rentang omzet unit usaha yang wajib dikenakan pajak UMKM adalah Rp1,1 miliar hingga Rp4,8 miliar,"

Kemudian kebijakan finansial yang mendorong penyaluran pembiayaan melalui kerja sama modal usaha. Skema pembiayaan harus berjalan fleksibel dan variatif tergantung kebutuhan UMKM. Lalu melarang masuknya perusahaan besar untuk sektor-sektor usaha yang layak digarap UMKM.

"Di sisi kebijakan pemasaran mengusulkan UU promosi subkontrak untuk mencegah praktik penyimpangan yang dilakukan perusahaan besar seperti menunda atau mengurangi pembayaran atas kerja sama yang dilakukan dengan UMKM," katanya.

Apabila sokongan bagi UMKM dilakukan secara serius dan merata, ia yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia akan lebih dari 7 persen.

"Hal ini menggambarkan bahwa selama ini UMKM hanya dianggap sebagai eksternalitas bukan sebagai pelaku strategis dalam perekonomian nasional," kata dia. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Lukman Beri Sinyal Tolak Dijadikan Menag Lagi: Tidak, Tidak, Saya Sudah Merasa Lebih dari Cukup

Image

News

Lukman Hakim: Mukernas PPP Bahas Persiapan Muktamar

Image

Hiburan

Mengapa Lukman Sardi Tak Ingin Adakan Pesta Ulang Tahun?

Image

Ekonomi

Kemenkop Sukses Pertahankan Opini WTP Lima Tahun Berturut-turut

Image

Ekonomi

Indepth

Motor Baru Penggerak Perekonomian Indonesia Itu Bernama 'UMKM'

Image

Ekonomi

Toma Tomi Sulap Tomat Menjadi Manisan Ramai Dilirik Pengunjung

Image

Ekonomi

Serapan Anggaran Kemenkop Tahun 2018 Capai 90,89 Persen, untuk Apa Saja?

Image

Ekonomi

Pemerintah Akan Evaluasi Layanan dan Fasilitas Rest Area di Seluruh Ruas Jalan Tol

Image

Hiburan

Lucu, Cewek ini Akui Kekonyolanya di Unggahan Warganet yang Sindir Dirinya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Honda Brio Jadi Primadona Penjualan HPM di Semester Pertama

Honda Brio Satya mencatat penjualan sebesar 23.338 unit atau sebanyak 39 persen dari total penjualan Honda

Image
Ekonomi

Pakar Sarankan Mandiri Segera Benahi Sistem untuk Cegah Rush Money

Bank Mandiri secepatnya memulihkan sistem untuk mencegah pengambilan dana besar-besaran dari bank (rush money).

Image
Ekonomi

Plt Dirut PLN Genjot Swasta Kerjakan Proyek PLTSa

PLN tidak terlibat langsung sebab akan membeli listrik yang dihasilkan dari PLTSa tersebut.

Image
Ekonomi

Bank Mandiri Tegaskan Layanan Sudah Pulih dan Normal Kembali

Pasca proses normalisasi saldo rekening nasabah, Bank Mandiri memastikan seluruh layanan kembali beroperasi normal.

Image
Ekonomi

BI Yakinkan Masyarakat Sistem IT Mandiri Aman

Bank-bank besar punya business continuity plan/BCP (rencana keberlanjutan bisnis).

Image
Ekonomi

YLKI: Terjadinya Error, Bukti Sistem Mandiri Rapuh dan Rawan Kena Hack

Bisa disimpulkan sistem IT di Bank Mandiri amat rapuh, dan rentan di hack oleh para hacker; yang berpotensi merugikan nasabah Bank Mandiri.

Image
Ekonomi

Nasabah Mandiri Masih Kesulitan Akses Rekening Baik ATM Maupun M-Banking

Sejumlah nasabah Bank Mandiri mengeluhkan kesulitan mengakses rekening tabungan baik melalui ATM maupun mobile banking.

Image
Ekonomi

Kocak! Bank Mandiri Error, Kaesang Malah Ucapkan Ini...

Kaesang Pangarep dalam tweetnya membuat bercandaan dengan mengatakan terima kasih kepada bank mandiri

Image
Ekonomi

SKK Migas: Akibat Bocornya Sumur Blok ONWJ, Target Produksi Molor

SKK memproyeksikan jadwal onstream akan mundur dari rencana semula.

Image
Ekonomi
Indepth

Menunggu Keseriusan Pemerintah Soal Sinkronisasi RUU Minerba

RUU MInerba dalam waktu begitu singkat dan hanya menyisakan 3 minggu sebelum reses

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Netter Sebut Jokowi 'Bloon', Gibran: Ya Pak, Maaf Pak

  2. Kesal, Regi Datau Harus Bayar Makan Sampai Rp64 Juta Karena Ayu Dewi

  3. Tuai Pujian, Kisah Aiptu Rukur Sidabutar Berhasil Mengantarkan Tiga Putranya Lulus Akademi Militer

  4. Ternyata Salmafina Didesak Wawancara Khusus Hingga Pakai Kalung Salib di Acara Rumpi

  5. 10 Pesona Minati Atmanegara, Awet Muda di Usia 60 Tahun

  6. Taruh Modal Rp600 Juta, Arie Untung Ngaku Gak Dapat Untung Bisnis Sama Pablo Benua

  7. Pembuat Anyaman Getih Getah di Bundaran HI Sebut Anggaran Produksi Karyanya Tak Sampai Rp 300 Juta

  8. Seorang Pria Tewas Di Dalam Mobil Berplat TNI Di Ciracas

  9. Jawab Kritik Soal Getah Getih, Rian Ernest: Memang Politisi Kelas Wahid Anies Baswedan Ini

  10. 7 Pesona Briptu Ima, Polwan yang Jalankan Misi Kemanusiaan PBB di Afrika

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik