image
Login / Sign Up

Mantan Menteri Pertanian Sebut Sawit Berkontribusi Tumbuhkan Ekonomi Pedesaan

Wayan Adhi Mahardika

Image

Dua unit truk mengangkut buah kelapa sawit di kawasan perkebunan sawit PTPN VI, Sariak, Pasaman Barat, Sumatra Barat, Sabtu (1/12/2018). Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, sektor kelapa sawit menghadapi penurunan harga crued palm oil (CPO) sebesar 24 persen, dari 636 dolar AS per ton menjadi 485 dolar AS per ton hingga akhir Oktober 2018. | ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

AKURAT.CO Menteri Pertanian periode 2000 – 2004 Bungaran Saragih menyatakan, perkebunan sawit rakyat yang berkembang di kawasan pelosok dan terpinggirkan ternyata mampu menumbuhkan pusat ekonomi pedesaan.

"Perkebunan sawit yang dikembangkan rakyat tersebut mendorong kegiatan lain sehingga perputaran roda ekonomi di pedesaan semakin luas," katanya ketika memberi pemaparan dalam Seminar sawit nasional bertema "Peremajaan Sawit Rakyat Solusi Peningkatan Produktivitas Sawit Nasional" di Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Banyak pusat perdagangan di wilayah pelosok yang berawal dari munculnya kegiatan sawit rakyat, seperti di Aceh Tamiyang, Stablat Sumatera Utara, Bengkalis Riau, Sarolangun Jambi, Pangkalanbun, Sangata, Mamuju dan daerah lainnya di Tanah Air.

Bahkan, menurut Bungaran, sawit rakyat tidak hanya menumbuhkan pusat ekonomi di pedesaan namun juga memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah baik kabupaten maupun provinsi.

Perkebunan sawit rakyat di Indonesia, lanjutnya, saat ini melibatkan 2,6 juta kepala keluarga petani atau mampu menghidupi sekitar 10,4 juta jiwa. Sedangkan jumlah tenaga kerja yang diserap lebih dari 20 juta orang atau 10 persen dari total rakyat Indonesia dihidupi oleh sawit rakyat.

Hal senada diungkapkan, Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Antarjo Dikin bahwa di tahun 1980-an ada banyak lahan terlantar yang sulit untuk dibudidayakan untuk pertanian.

Lalu masuklah tanaman kelapa sawit yang mampu mengubah ekonomi masyarakat, bahkan ada masyarakat yang sudah 30 tahun menetap di sana dan hidup dari kelapa sawit.

"Dari yang tidak punya kendaraan menjadi punya kendaraan sekelas pejabat dan bisa menuaikan ibadah haji semua itu karena kelapa sawit," katanya seperti dilansir dari Antara.

Melihat fakta tersebut, dia mengakui, tanaman kelapa sawit telah mengubah ekonomi masyarakat. Bahkan bukan hanya masyarakat yang merasakan dampak ekonominya, tapi juga pemerintah daerah (Pemda) setempat.

“Dari kelapa sawit daerah-daerah tumbuh dan berkembang dan itu bukti nyata,” tutur Antarjo.

Namun, Antarjo mengakui dengan berkembangnya kelapa sawit rakyat ini, negara luar dalam hal ini Eropa merasa terganggu, padahal negara Eropa juga melakukan hal yang sama sebelum menjadi seperti saat ini.

Sementara itu, pengamat perkebunan Gamal Nasir membenarkan bahwa pertumbuhan kelapa sawit rakyat cukup pesat karena memang memberikan banyak manfaat, dan itu sudah terbukti.

Berdasarkan catatan Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian tahun 2017, dari luas perkebunan kelapa sawit yang mencapai 12.307.677 hektar, yang dimiliki oleh rakyat atau petani mencapai 4.756.272 hektar.

Angka itu meningkat tajam dibandingkan dengan tahun 1979 atau awal perkebunan rakyat, dimana total luas perkebunan kelapa sawit hanya 260.939 hektar dan yang dimiliki oleh petani seluas 3.125 hektar.

Terkait hal itu, mantan Dirjen Perkebunan itu menyatakan, program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sangat berat jika tidak dilakukan dengan bersungguh-sungguh. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Kementan Launching BUN500 untuk Tingkatkan Sektor Perkebunan

Image

Ekonomi

BTN Sesuaikan Rencana Bisnis Bank Karena Makin Dinamisnya Perekonomian

Image

Ekonomi

Rupiah Terangkat Berkat Pelonggaran Moneter Bank-bank Sentral Dunia

Image

Ekonomi

Pernyataan Pejabat The Fed Kerek Wall Street

Image

Ekonomi

Kekhawatiran Akan Berkurangnya Konsumsi Bahan Bakar Buat Harga Minyak Tertekan

Image

Ekonomi

Dolar AS Tertekan Data Ekonomi yang Tak Sesuai Harapan

Image

News

Jateng Genjot Investasi Demi Capai Target Tujuh Persen Pertumbuhan Ekonomi 2020

Image

Ekonomi

GAPKI Sebut Ekspor CPO Meningkatk 18 Persen

Image

Ekonomi

Perang Dagang

IMF Dorong Setiap Negara Hindari Kebijakan yang Mendistorsi Perdagangan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Indepth

Pro Kontra Investasi Dalam Pidato Jokowi

Secara lantang Jokowi mengatakan akan menindak tegas pihak-pihak yang menghambat jalan masuknya investasi.

Image
Ekonomi

Kemendes Dorong Desa Ekspor Produk Unggulan

Kemendes PDTT mendorong pemerintah desa menjual produk unggulannya bukan hanya di lokal daerah

Image
Ekonomi

Indonesia Bisa Menangkan Perang Dagang, Jika...

Fenomena perang dagang antara Amerika Serikat dan Republik Rakyat China dapat dimanfaatkan untuk kepentingan Indonesia.

Image
Ekonomi

Kemendag Dorong Pengolahan Sarang Burung Walet untuk Genjot Ekspor

Kemendag mendorong pengusaha nasional untuk mengolah sarang burung walet dari barang mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi.

Image
Ekonomi

Kementan Launching BUN500 untuk Tingkatkan Sektor Perkebunan

Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan BUN500, program distribusi benih unggul perkebunan 500 juta batang 2019-2024 secara gratis

Image
Ekonomi

Akses Mudah Modal Murah, ini 3 Investasi yang Ramah pada Milenial

Dalam reksa dana, ada manajer investasi yang bertugas mengatur segala bentuk pengelolaan dana yang telah diinvestasikan

Image
Ekonomi

Faceapp Berbahaya? Ini Perspektif Bisnisnya

Ketenaran aplikasi Faceapp ternyata menjadi kekhawatiran di beberapa kalangan ahli forensik.

Image
Ekonomi

6 Tahun Lagi, Ekspor Mobil Produksi RI Ditargetkan Capai 1 Juta Unit

Kementerian Perindustrian optimistis jumlah ekspor mobil produksi Indonesia akan mencapai 1 juta unit pada tahun 2025.

Image
Ekonomi

Menteri PUPR: Masyarakat Perlu Adaptif Antisipasi Risiko Bencana Alam

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, masyarakat perlu terus berperilaku adaptif dalam mengantisipasi risiko bencana alam.

Image
Ekonomi

Pertamina Gandeng PTN Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional 

Saat ini Pertamina sedang memperkuat kinerja pengolahan dengan terus mengembangkan operasional 6 kilang eksisting.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. 5 Kisah Pembunuhan Kejam Sepanjang Sejarah, Ada Mayat yang Dijadikan Hidangan

  2. BPBD Jawa Tengah Peringatkan Warga Soal Bahaya Tsunami di Empat Wilayah Ini

  3. Nikita Mirzani Ditetapkan Sebagai Tersangka, Tessa Mariska: Selamat Ya Kamu

  4. Di Luar Negeri, Anies Bisa Kendalikan Sistem Pemerintahan Jakarta Lewat Aplikasi Chatting

  5. Gugatan Ditolak, Seorang Pengacara Sabet Kepala Hakim Pakai Ikat Pinggang

  6. Meski Diremehkan, Timnas Indonesia Berpeluang Lolos dari Grup G

  7. Jika Garbi Jadi Parpol, Pengamat: Bakal Menambah Perpecahan di PKS

  8. 7 Potret Aksa Uyun, Anak Sulung Soimah yang Baru Beranjak SMA

  9. Rupiah Bersorak Akhirnya BI Pangkas Suku Bunga

  10. Viral Lagi, Aplikasi FaceApp Ternyata Berbahaya

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik