image
Login / Sign Up

Jokowi Minta Pengusaha Berbondong-bondong Bangun Hotel di Mandalika

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menerima asosiasi pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) se Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/6/2019). Asosiasi yang hadir dalam pertemuan Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO), Asosiasi UMKM Indonesia (AKUMINDO), Asosiasi Industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (AKUMANDIRI), dan Himpunan Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (HIPMIKIMDO). Presiden meminta masukan dari para pelaku UKM untuk bisa menetapkan kebijakan pemerintah ke depan. Sebab, jumlah UMKM saat ini sudah mencapai angka 62,9 juta. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar para pengusaha properti ikut membantu membangun hotel di Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

"Intinya Presiden meminta kami untuk membantu di Mandalka, untuk hotel. Jadi di sana itu hotel kurang, baru tiga (hotel) yang ada," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani di lingkungan Istana Presiden, Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa (25/6/2019). 

Hariyadi bertemu Presiden Jokowi bersama sejumlah pengusaha properti lain seperti pendiri dan pemilik Mayapada Group Dato Sri Tahir, pemilik CT Corp Chairul Tanjung, Managing Director Sinar Mas Group Gandi Sulistyo, CEO Sinarmas Land Ltd Muktar Widjaja, pemilik MNC Group Hary Tanoesoedibjo, pemilik grup Djarum Robert Budi Hartono, pendiri dan pimpinan Rajawali Corpora Peter Sondakh, pemilik dan pendiri Grup Mulia Eka Tjandranegara, Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer dan sejumlah pengusaha lainnya.

Pada Mei 2019 lalu Presiden Jokowi menyampaikan rencana pembangunan sirkuit MotoGP yang akan dilangsungkan pada 2021. Sirkuit itu sendiri ditargetkan dapat selesai pada 2020.

"Nah ini, dengan adanya rencana MotoGP dan juga F1. Saya juga baru dengar itu ternyata Pak Jokowi ada pembicaaan kalau tidak salah di Osaka, dengan siapa itu, pemegang haknya F1 bahwa akan menghadirkan F1 juga di sana (Mandalika), tapi karena kekurangan hotel, mereka minta kita-kita pengusaha ini investasi hotel dan properti," kata Hariyadi.

Namun Hariyadi mengaku sejumlah hambatan untuk mengembangkan Lombok antara lain terkait dengan budaya maupun fasilitas pariwisata lainnya.

"Harus ada atraksinya, nanti ada MotoGP, F1, saya pikir bagus. Kami pemain pariwisata berpikir untuk menarik wisatawan ke sana, jadi memang harus didorong, 'kan sekarang bandara sudah dibangun di sana," ujar Hariyadi.

Periode untuk membangun selama dua tahun dari 2019-2021 menurut Hariyadi cukup asalkan dikemas dengan menarik.

"Insha Allah sih cukup. Sekarang memang ujungnya kembali lagi, menarik tidak? Ramai tidak yang datang? Hal itu juga yang selama ini kami sebagai pemain di properti berpikir, kira-kira Mandalika ini masuk tidak ya," tambah Hariyadi.

Hal lain yang perlu dipikirkan misalnya mengenai branding pariwisata di NTB yang sebelumnya disebut sebagai wisata syariah dan wisata halal.

"Wah itu membatasi, pilihan terhadap restoran halal, hotel halal atau moslem friendly itu pasti ada, tapi tidak di-branding seperti itu jangan sampai kita membatasi potensi yang ada," ungkapnya. 

Ia mengusulkan perlu ada target pengunjung yang perlu dipikirkan dalam jangka panjang.

"Contohnya, kita menyasar ke resort, kalangan pensiunan, kan orang retirement dari Jepang, umur 70-an tahun kan masih produktif sekali, seperti itu mungkin bisa digarap untuk menjaga okupansi lebih baik dan punya daya tarik yang lebih besar karena senior citizen itu pasti ditengokin sama anak cucunya," jelasnya.

Sedangkan pemilik MNC Group Hary Tanosoedibjo menyatakan, Indonesia masih kekurangan turis asing. Pembangunan kawasan Mandalika, kata dia, ditargetkan dapat meningkatkan turis asing.

"Kalau kami bisa ikut berpartisipasi membangun kawasan wisata tentunya kami akan dapat mendatangkan devisa bagi negara, khususnya di Mandalika akan dibangun untuk MotoGP, perlu ada investasi hotel, bentuknya masih akan dibicarakan lebih lanjut dengan BUMN ITDC, selaku BUMN yang khusus mengembangkan kawasan di Bali dan di Mandalika," kata Hary Tanoe.

MNC sendiri, kata dia, sudah berinvestasi pariwisata di kawasan wisata di Bali. "Kami di sudah ada Bali, The Westin itu di bawah MNC group di Nusa Dua, lagi dibangun kawasan Tabanan, Tanah Lot itu Trump Development, kerja sama dengan Trump Organization ada hotel, golf, vila, kami kembangkan di Lido (Jawa Barat)," ungkapnya. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Puskapsi Unej Sarankan Jokowi Cermat Memilih Menteri Bidang Hukum

Image

News

Irfan Pulungan: PPP Makin Solid Dukung Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin

Image

News

Jokowi Unggah Vlog Ingin Ganti Model Rambut Ala Milenial

Image

News

8 Momen Merakyatnya Para Pemimpin Negara, Ada yang Mengepel Tumpahan Kopinya Sendiri

Image

News

Ruhut Sitompul: Rekonsiliasi Sekarang Banyak Lagu Permintaannya, Lebih Baik Tidak Terjadi

Image

News

Amien Rais Bicara Pembagian 55-45, Mardani: Saya Tetap Menyarankan Kami Oposisi

Image

News

Syamsuddin Haris: Amien Rais Tidak Pernah Konsisten dengan Ucapannya, Ujungnya Minta Bagi Kekuasaan

Image

Hiburan

Dihadiri Presiden Jokowi, 7 Potret Momen Pernikahan Anak Sudjiwo Tejo

Image

News

RJB Surakarta Gelar Malam Syukuran Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Hingga Juni, Penjualan Rumah di Banten Turun 24,5 Persen

Indonesia Property Watch menyatakan, nilai penjualan perumahan wilayah Banten pada kuartal II-2019 mengalami penurunan sebesar 24,5 persen.

Image
Ekonomi

Mendag Klaim Nanas Segar Indonesia Siap Masuk Pasar China Tahun Depan

Salah satu perusahaan yang menyatakan kesiapan untuk mengekspor nanas segar ke China yakni Great Giant Foods (GGF).

Image
Ekonomi

Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Malaysia-Thailand di Sektor Transportasi

Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand - Growth Triangle (IMT-GT) yang ke-11 atau The-11th IMT-GT Working Group

Image
Ekonomi

Telkom Indonesia Siap Kembangkan Jaringan Telekomunikasi di 3 T

Telkom Indonesia siap kembangkan jaringan telekomunikasi di Indonesia hingga jangkau kawasan 3 T.

Image
Ekonomi

Dana Kelola DPLK BRI Capai Rp12,03 Triliun Hingga Juni 2019

DPLK BRI hingga Juni 2019 capai Rp12,03 triliun atau naik 40 persen dari total dana kelola pada Desember 2019 sebesar Rp8,6 triliun.

Image
Ekonomi

Pemerintah Salurkan Bantuan Peralatan Air Bersih dan Sanitasi ke Lokasi Pengungsi Gempa Maluku Utara

Kementerian PUPR telah menyalurkan bantuan ke beberapa lokasi terdampak bencana gempa yang terjadi di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Image
Ekonomi

Pelni Hentikan Penjualan Tiket Non Seat Mulai 1 Agustus Mendatang

Pelni hentikan penjualan tiket tanpa tempat tidur atau nonseat mulai 1 Agustus mendatang.

Image
Ekonomi

Jangan Latah Jadikan Saham Sebagai Mahar, Coba Tengok 4 Inspirasi Emas Unik Ini

Selama ini mahar identik berupa seperangkat alat salat, perhiasan, uang tunai, hingga emas.

Image
Ekonomi

Gerak IHSG Selama Sepekan

Rata-rata nilai transaksi harian bursa sebesar 15,30 persen menjadi Rp9,141 triliun.

Image
Ekonomi

Pengamat Apresiasi KKP Lanjutnya Program Rehabilitasi Tambak

Pengamat perikanan dan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul Halim mengapresiasi keputusan Kementerian Kelautan d

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Mandiri Akan Paksa Nasabah yang Saldonya Bertambah untuk Kembalikan Uang

  2. Guntur Romli: Sekarang Prabowo-Sandi Tahu Rasa Berkoalisi dengan Kelompok Radikal

  3. Nasabah Bank Mandiri Semaput, Tabungan Rp2 Miliar Jadi Rp0

  4. Soal Pemulangan Habib Rizieq, Ruhut Sitompul: Enggak Capek Ribut Terus

  5. Jika Saldo Tak Kembali, Mandiri Sarankan Nasabah ke Kantor Cabang

  6. Habib Novel: Saya Tidak Ikuti Komando Prabowo, Saya Bukan Orang Gerindra

  7. Belanja Iklan Hingga Rp6,32 Miliar, 7 Fakta Menarik Tabloid Monitor Pimpinan Arswendo Atmowiloto

  8. Alasan Pengacara Tomy Winata Pukul Hakim PN Jakpus

  9. Nunung Ditangkap Polisi, Krisna Mukti: Ini Kutukan Srimulat Jangan-Jangan

  10. Kocak! Bank Mandiri Error, Kaesang Malah Ucapkan Ini...

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude