image
Login / Sign Up

Keynes, Pencipta Arus Ekonomi Modern Pengganti Pemikiran Neoklasik

Rizal Mahmuddhin

Pemikir Ekonomi

Image

John Maynard Keynes, Baron Keynes ke-1, CB, FBA, adalah ekonom Inggris yang gagasannya mengubah teori dan praktik ekonomi makro serta kebijakan ekonomi dunia. | Telegraph.co.uk

AKURAT.CO Bicara perihal ilmu ekonomi, tentunya peran John Maynard Keynes memiliki andil besar yang tak terbantahkan. Melalui buku klasiknya berjudul The General Theory of Employment Interest and Money, pemikiran Keynes telah merevolusi wajah ilmu ekonomi sejak 1936 silam.

Bukan "kaleng-kaleng", teori Keynes terus digunakan dalam pemerintahan selama abad 20. Bahkan masih memengaruhi dan menjadi referensi bagi para akademisi hingga saat ini.

Lantas seperti apa kehidupan dan pemikiran Keynes sebenarnya? Berikut sejumlah hal terkait tokoh ekonomi lintas generasi tersebut yang Akurat.co himpun dari berbagai sumber.

baca juga:

1. Besar di tengah elit institusi Inggris

Lahir pada 5 Juni 1883 di Cambridge. Keynes merupakan anak pertama dari tiga bersaudara yang tumbuh besar dalam lingkungan elit institusi Inggris, yakni British Elite Institution-Eton dan King’s Collage Cambridge.

Ayahnya, John Neville Keynes adalah seorang politisi, filsuf, profesor Cambridge dan sekretaris rumah studi pada intitusi tersebut. Sementara ibunya, Florence Ada Keynes adalah salah satu wanita pertama yang kuliah di Inggris.

Florence Ada Keynes merupakan seorang sejarawan, politisi dan penulis, anggota dewan pertama Kota Cambridge, di mana ia juga seorang hakim.

2. Peduli pendidikan meski menderita penyakit

Keynes memulai pendidikan pada usia lima setengah tahun, namun lantaran faktor kesehatannya yang lemah, membuat ia tak bisa pergi ke sekolah secara teratur. Ibu dan pengajarnya Beatrice Mackintosh memenuhi kebutuhan pendidikan dan mempersiapkan Keynes di rumah sampai ia memasuki St. Faith pada tahun 1892.

Di St. Faith tersebut, Keynes  dengan cepat menjadi siswa yang menonjol di antara semua teman-temannya.

Pada Juli 1897, Keynes melanjutkan studi di Eton. Ia benar-benar mulai belajar di sana pada 22 September 1897 dan tinggal di asrama sekolah bersama para pemuda dari generasinya, beberapa di antaranya menjadi teman seumur hidupnya.

Meskipun ia tidak pandai dalam olahraga karena kondisinya yang lemah dan memiliki penyakit, namun ia mampu beradaptasi dengan kegiatan Eton dan memiliki kehidupan yang aktif di sekolah. Keynes adalah bagian dari Kelompok Debat dan tergabung dalam Masyarakat Shakespeare.

Juga, selama tahun terakhirnya, dia adalah bagian dari Eton Society. Selama tinggal di sekolah Keynes berhasil memenangkan total 63 penghargaan.

Pada tahun 1901, Keynes memutuskan melanjutkan studinya ke perguruan tinggi di King's College. Di sana, John Maynard mendapat dua beasiswa tahunan untuk belajar Matematika dan Klasik, satu sebesar £ 60 dan yang lain sebesar £ 80. Selain itu, ia memiliki uang sekolah dan ruang gratis sampai ia mengambil gelar BA-nya.

Berlanjut di Mei 1904, Keynes menerima gelar BA pertamanya di Matematika. Namun, ia memutuskan untuk  tinggal di universitas lebih lama.

Saat belajar untuk mendapatkan diploma di Layanan Sipil ia menjadi tertarik pada mata pelajaran Ekonomi dengan Alfred Marshall, yang merupakan salah satu guru dan pencipta karir ini di Cambridge.

3. Perjalanan karir

Setelah memperoleh gelar dalam Layanan Sipil pada tahun 1906, Keynes menerima posisi administrasi di India, yang pada awalnya ia suka, tetapi akhirnya bosan pada tahun 1908, dan kemudian kembali ke Cambridge.

Keynes memperoleh posisi seperti profesor universitas dalam Teori probabilitas dan pada 1909 juga mulai memberikan kelas ekonomi di King's College.

Pada tahun yang sama Keynes menerbitkan karya pertamanya di Jurnal Ekonomi tentang ekonomi di India. Ia juga mendirikan Klub Ekonomi Politik.

Berlanjut ke tahun 1911, ia menjadi editor Jurnal Ekonomi, di mana dia terus mengasah ilmu jurnalistiknya. Pada 1913 Keynes menerbitkan buku pertamanya Mata uang dan keuangan India, yang terinspirasi oleh tahun-tahun yang dihabiskannya dalam administrasi koloni Inggris.

4. Pemikiran ekonomi Keynes

John Maynard Keynes adalah seorang ekonom dan pemodal yang teorinya memengaruhi pemikiran makroekonomi dan ekonomi politik abad kedua puluh.

Dia adalah pencipta arus ekonomi yang dikenal sebagai Keynesianisme dan menentang pemikiran neoklasik.

Dalam karyanya yang paling terkenal, Teori umum tentang pekerjaan, bunga dan uang, dianggap sebagai salah satu buku yang memiliki dampak paling besar terhadap perekonomian, menyatakan bahwa negara harus memiliki kebijakan ekonomi aktif dalam situasi krisis.

Dia menganggap bahwa pengurangan upah tidak akan mempengaruhi besarnya pengangguran. Sebaliknya, Keynes berpendapat bahwa peningkatan pengeluaran publik, bersama dengan penurunan suku bunga, adalah apa yang dapat mengembalikan pasar ke keseimbangan.

Artinya, sambil menyimpan lebih banyak uang daripada yang diinvestasikan, dalam keadaan bunga tinggi, pengangguran akan meningkat. Kecuali jika kebijakan ekonomi mengintervensi formula tersebut.

Setelah Perang Dunia Pertama, Keynes memperkenalkan wajah liberalisme modern.

Dia menganggap inflasi moderat lebih disukai daripada deflasi. Namun, pada akhir Perang Dunia Kedua, ia berpendapat bahwa, untuk menghindari inflasi, pengeluaran perang harus dibayar dengan meningkatkan pajak di koloni dan meningkatkan tabungan kelas pekerja.

5. Tak hanya berkontribusi di lini ekonomi

Selain teori ekonominya, John Maynard Keynes selalu memiliki minat dalam jurnalisme dan seni. Bahkan, ia dulu berpartisipasi dalam kelompok-kelompok seperti Bloomsbury, yang juga termasuk tokoh-tokoh seperti Leonard dan Virginia Woolf.

Dia melakukan upaya untuk mengubah Teater Seni Cambridge menjadi pusat drama kedua di Inggris, setelah London. Dan seperti mimpinya, hal tersebut benar-benar terealisasi.

6. Serangan  jantung membuat hidup Keynes khatam

Setelah perang berakhir, Keynes terus mewakili Inggris dalam urusan internasional dengan keberhasilan yang gemilang.

Pada 1937 dia menderita angina pektoris, tetapi perawatan istrinya Lydia membuatnya pulih dengan cepat. Namun, kesehatannya kembali menurun setelah mendapat tekanan tanggung jawab terkait posisinya di hadapan negara.

Hidup John Maynard Keynes khatam setelah menderita serangan jantung. Ia meninggal pada 21 April 1946.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

IMF: Pertumbuhan Perdagangan Global Melambat ke Titik Terendah Sejak 2012

Image

Ekonomi

Saham-saham Wall Street Melonjak Berkat Serangkaian Laporan Apik Perusahaan

Image

Ekonomi

Dolar AS Tiba-tiba Meroket Setelah Trump dan Parlemen Capai Ini

Image

Ekonomi

Gesekan AS-Iran Terus Pacu Penguatan Harga Minyak

Image

News

Faktor Ekonomi Dinilai Jadi Faktor Maraknya Pernikahan Anak

Image

Ekonomi

Pemindahan Ibu Kota Belum Tentu Bisa Atasi Ketimpangan

Image

Ekonomi

Kisah Pilu Seorang Wanita Palestina Ini, di Bawah Rezim Kependudukan Israel

Image

Ekonomi

Indef Sebut Target Pertumbuhan Ekonomi Semester II 2019 Sulit Tercapai

Image

News

23 Juli 1904: Es Krim Cone Pertama Kali Ditemukan di Pasar Raya AS

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

IMF: Pertumbuhan Perdagangan Global Melambat ke Titik Terendah Sejak 2012

IMF melihat "risiko penurunan yang signifikan" untuk pertumbuhan global ke depan, termasuk meningkatnya perang perdagangan.

Image
Ekonomi

Jadi Pionir, 7 Perusahaan ini Mengubah Situasi Dunia Secara Signifikan

Office, Excel, Power Point, dan Word produksi Microsoft merupakan sistem operasi yang memudahkan komputer untuk digunakan semua orang

Image
Ekonomi

IHSG Masih Berpotensi Melemah, Berikut Saham yang Bisa Cuan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa sore (23/7/2019) melemah 0,46% atau 29,74 poin ke 6403,81.

Image
Ekonomi

JK: Perusahaan Tambang yang Dapat Izin Bupati Paling Banyak Langgar Rehabilitasi

Pemerintah akan memberikan sanksi hukum bagi pemilik usaha minerba yang tidak bertanggungjawab.

Image
Ekonomi

Kementan Telah Membangun Fasilitas Pemotongan Hewan Kurban di 21 Lokasi RI

Pembangunan fasilitas percontohan pemotongan hewan kurban ini telah dilaksanakan di 21 lokasi.

Image
Ekonomi

Wapres Akan Hukum Perusahaan yang Tidak Merehabilitasi Lubang Bekas Galian Tambang

Lubang bekas galian tambang yang tidak direklamasi, menyebabkan dampak kerugian bagi masyarakat.

Image
Ekonomi

Harga Emas Kena Gebuk Dolar AS dan Pasar Ekuitas

Karena dolar AS yang lebih kuat dan kenaikan ekuitas AS menumpulkan daya tarik logam mulia sebagai aset safe haven.

Image
Ekonomi

Saham-saham Wall Street Melonjak Berkat Serangkaian Laporan Apik Perusahaan

Kenaikan didukung oleh serangkaian laporan laba perusahaan yang lebih baik dari perkiraan.

Image
Ekonomi

CFO Club Berambisi Cetak Direktur Keuangan Muda Berdaya Saing Global

PDKI akan turut berperan dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam melahirkan CFO muda.

Image
Ekonomi

Dolar AS Tiba-tiba Meroket Setelah Trump dan Parlemen Capai Ini

Adanya kesepakatan dalam dua tahun untuk mengangkat batas atau pagu pinjaman pemerintah untuk menutupi pengeluaran, mengerek Dolar AS.

trending topics

terpopuler

  1. 10 Potret Hangat Laudya Cynthia Bella Habiskan Waktu Bersama Keluarga Kecilnya

  2. Ogah Ketemu Nikita Mirzani, Rosa Meldianti: Hawanya Panas Kumpul Sama Orang Banyak Dosa

  3. Empat Kali Anies Keluar Negeri, Dua Diantaranya Tanpa Anggaran Pemerintah

  4. Cegah Perang, Duterte Izinkan Kapal China Mengambil Ikan di Laut Filipina

  5. Tak Dilibatkan Seleksi Calon Menteri, Ma'ruf: Nanti Paling Pak Jokowi Beri Tahu Saya Kalau Sudah Ngumpul

  6. Elite Politik hingga Menteri Hadiri Sidang Promosi Doktor Ilmu Pemerintahan Zainuddin Amali

  7. Pria Asal Majalengka Jadi TNI Gadungan Biar Bisa Temui Megawati

  8. Ferdinand Sebut Anies Baswedan Potensi Ditunggangi Setan Gundul

  9. Petani Tanam Ganja di Antara Cabai dan Kacang, Dikiranya Tak Ada yang Tahu

  10. BMKG Peringatkan Tingginya Gelombang Laut di Pantai Selatan Hingga 26 Juli Mendatang

fokus

Menuju Negara Ketiga
Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pohon Beringin Itu Akankah Kembali Rindang?

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude