image vape
Login / Sign Up

Aliran Investasi Asing Langsung Secara Global Turun Tiga Tahun Berturut-turut

Denny Iswanto

Image

Ilustrasi - Investasi | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO Aliran investasi asing langsung (FDI) global turun 13 persen pada 2018, menjadi 1,3 triliun dolar AS dari tahun sebelumnya. Ini merupakan penurunan tahunan ketiga berturut-turut, tulis sebuah laporan utama PBB, Rabu waktu setempat atau Kamis WIB (13/6/2019).

Konferensi PBB mengenai Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) dalam Laporan Investasi Dunia 2019 mengatakan kontraksi dipicu terutama oleh perusahaan multinasional Amerika Serikat yang melakukan repatriasi laba dari luar negeri.

Namun, pada 2019, FDI diperkirakan akan pulih di negara-negara maju karena pengaruh reformasi pajak AS berakhir, kata badan PBB itu.

Terpukul paling parah oleh repatriasi laba adalah negara-negara maju, di mana arus investasi turun seperempat menjadi 557 miliar dolar AS - level yang terakhir terlihat pada 2004.

"FDI terus terperangkap, terbatas pada posisi terendah pasca krisis. Ini bukan pertanda baik bagi janji masyarakat internasional untuk mengatasi tantangan global yang mendesak, seperti kemiskinan ekstrem dan krisis iklim," Sekretaris Jenderal UNCTAD Mukhisa Kituyi mengatakan dalam sebuah konferensi pers PBB di Jenewa.

"Risiko-risiko geopolitik dan perdagangan terus membebani FDI pada 2019 dan selanjutnya," kata dia.

Kituyi mengatakan hambatan utama terhadap FDI di Eropa adalah "tarikan negatif Brexit di Inggris," di mana negara itu terlibat dalam penarikan dari Uni Eropa setelah referendum di negara itu yang telah menciptakan ketidakpastian cukup besar.

Sebaliknya, arus investasi ke negara-negara berkembang tetap stabil (naik 2,0 persen), yang membantu mendorong arus ke negara-negara berkembang dunia lebih dari setengah (54 persen) arus global, dari 46 persen di tahun 2017.

Aliran masuk FDI ke China meningkat sebesar 4,0 persen pada tahun 2018, ke level tertinggi sepanjang masa sebesar 139 miliar dolar AS, menyumbang lebih dari 10 persen dari total aliran FDI di dunia.

Meskipun ada penurunan FDI, Amerika Serikat tetap menjadi penerima FDI terbesar, diikuti oleh China dan Singapura.

Dalam hal investor luar, Jepang menjadi yang terbesar, diikuti oleh China dan Prancis.

Pengumuman proyek Greenfield - menunjukkan rencana pengeluaran ke depan - menunjukkan kenaikan di 2019, karena mereka naik 41 persen di 2018 dari yang terendah di 2017.

Namun demikian, tren mendasar yang lemah menunjukkan bahwa kenaikan FDI mungkin relatif moderat dan dapat dibatasi oleh faktor-faktor, seperti risiko geopolitik, meningkatnya ketegangan perdagangan dan pergeseran global ke arah kebijakan yang lebih proteksionis.

UNCTAD mengatakan tren pertumbuhan FDI global yang mendasari telah mengalami anemia sejak 2008.

"Jika faktor-faktor seperti reformasi pajak, kesepakatan besar, dan arus keuangan yang volatile dilucuti, FDI selama dekade terakhir rata-rata hanya mencatat pertumbuhan satu persen per tahun, dibandingkan dengan delapan persen antara 2000 dan 2007, dan lebih dari 20 persen sebelumnya 2000," kata direktur investasi dan perusahaan UNCTAD, James Zhan. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Fed Kemungkinan Tolak Pangkas Suku Bunga Minggu Ini

Image

Ekonomi

Indonesia Usulkan Blue Carbon Dalam Skenario Pengurangan Emisi di PBB

Image

Ekonomi

Perang Dagang

China Kurangi Kepemilikan Surat Utang AS, Kenapa?

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Kisruh Perang Dagang, Diplomasi Perdagangan Indonesia ke AS Harus Optimal

Image

Ekonomi

Harga Minyak Anjlok Karena Perekonomian China Melorot

Image

Ekonomi

Harga Emas Sedikit Turun Imbas Aksi Ambil Untung

Image

Olahraga

Tyson Fury vs Jarrel Miller

Setelah Schwarz, Fury Bakal Hadapi Miller Tahun Ini?

Image

News

5 Bioskop Paling Unik di Dunia, Ada yang Nonton Sambil Berendam

Image

News

Senior PBB Kunjungi Kamp Muslim Xinjiang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Perry Paparkan Empat Faktor Rupiah Dikisaran Rp13.900 - Rp14.300 Pada 2020

Empat faktor yang membuat bank sentral optimis untuk memasang target asumsi nilai tukar Rupiah pada kisaran Rp13.900 - Rp14.300 per dolar AS

Image
Ekonomi

Brazil Minta WTO Selidiki Kebijakan Ekspor Impor Unggas RI

Indonesia diduga tidak pernah menerapkan keputusan WTO itu dan terus memblokir impor ayam dari perusahaan Brazil.

Image
Ekonomi

Libur Lebaran 2019, Transaksi EC BSM Naik 60 Persen

Transaksi EC BSM selama libur Lebaran 2019 naik 60 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Image
Ekonomi

Inggris-Indonesia Tingkatkan Komitmen Kemitraan Bilateral dari Perdagangan Hingga Peningkatan SDM

Pemerintah Indonesia dan Inggris menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan kemitraan bilateral di masa mendatang.

Image
Ekonomi

BBM Ramah Lingkungan Produk Perdana Proyek Langit Biru Cilacap

Proyek PLBC merupakan persembahan yang terbaik dari Pertamina untuk Indonesia.

Image
Ekonomi

Menkeu Sebut Tax Ratio Naik 2 Persen Jika Ditambah Pajak Daerah

Asumsi besaran "Tax Ratio" 2019 akan bertambah dua persen, menjadi sebesar 14,2 persen.

Image
Ekonomi

Emak-emak Ini Mampu Kuasai Industri E-Commerce Rusia

sosok misterius di Rusia yang sama berhasilnya membangun sebuah E-commerce, yaitu Wildberries

Image
Ekonomi

Asyik, Transjakarta Bakal Tambah Lima Rute Baru Tiap Bulan

Transjakarta bakal menambah lima rute baru tiap bulan sebagai strategi mencapai target satu juta penumpang per hari.

Image
Ekonomi

Menkeu Pertimbangkan Pemberian Insentif Bagi Daerah Untuk Dorong Investasi

Sri Mulyani Indrawati akan mempertimbangkan pemberian insentif bagi daerah yang mampu mendorong minat investasi.

Image
Ekonomi

Rupiah Mulai Menantang Dolar AS

Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.327 per USD – Rp14.340 per USD.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Istri Agung Hercules Minta Pihak RS Agar Merahasiakan Artis yang Menjenguk

  2. Saran Syamsuddin ke Jokowi: Jauh Lebih Baik dan Bijak Jika Tidak Banyak Berjanji Dulu

  3. Eks Pendiri Alumni 212 Sarankan Jokowi Jadikan Ahok Menteri

  4. Viral Suhu Capai 63 Derajat Celcius di Kuwait Pecahkan Rekor Dunia, Ini Faktanya

  5. BPN Siapkan 12 Truk Bukti Kecurangan Pilpres, TKN: MK bukan Tempat Pembuangan Sampah

  6. Litbang Kompas: 53 Persen Pendukung Prabowo-Sandi Menerima Hasil Pilpres 2019

  7. Cerita Merek Smartphone Tak Terkenal Asal China yang Kuasai Pasar Afrika

  8. Soal Gugatan Pilpres, Denny JA Nilai Tim Hukum Prabowo 'Klaim Besar, Bukti Melompong'

  9. 10 Potret Jerinx SID dan Nora Alexandra, Mesra Abis!

  10. Faldo Maldini Buat Video 'Prabowo Tidak Akan Menang Pemilu di MK'

Available

fokus

Sampahmu
Demam Vapor
Jalan Pulang
Available

kolom

Image
Hasan Aoni

Turun Ranjang

Image
Achmad Fachrudin

Memelototi Persidangan Mahkamah Konstitusi

Image
UJANG KOMARUDIN

Mencari Pimpinan KPK yang Ideal

Image
Hasan Aoni

Impian Negeri Tuhan dari Teras Saidah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
News

7 Gaya Sederhana Mikail Azizi Baswedan, Anak Kedua Gubernur DKI Jakarta

Image
News

8 Potret Terbaru Mantan Kepala Bareskrim Susno Duadji, Tanam Padi hingga Kopi

Image
News

6 Potret Taj Yasin Maimoen Jalankan Tugas sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah