image sungai 3
Login / Sign Up

Menkeu Berupaya Tarik Pajak Ekonomi Digital Secara Optimal

Siti Nurfaizah

Image

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat mengikuti Rapat Panja Badan Anggaran di ruang Bangar, Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (25/10/2018). Rapat lanjutan panja ini membahas dana transfer ke daerah dan dana desa dalam RUU APBN TA 2019. Dalam rancangannya Dana Kelurahan yang hendak digelontorkan pemerintah mulai 2019 ternyata bukan murni program baru. Perintah memberikan dana khusus untuk kelurahan sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Menteri Keuangan Sri Mulyani mengupayakan pendekatan untuk memungut pajak dari kegiatan ekonomi digital yang selama ini belum dilakukan optimal untuk menambah penerimaan negara.

"Untuk perusahaan yang dianggap digital, teman-teman pajak punya basis penghitungan dengan estimasi berdasarkan data mereka dan nanti disepakati," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Sri Mulyani menegaskan upaya ini harus dilakukan karena setiap kegiatan ekonomi di Indonesia harus dipungut pajak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Ia memastikan pengenaan tarif pajak penghasilan dari setiap transaksi ekonomi digital akan tetap sama dengan kegiatan jual beli konvensional.

Namun, menurut dia, yang membedakan adalah tata cara pungutan karena Badan Usaha Tetap (BUT) yang terlibat dalam kegiatan ekonomi digital tidak seluruhnya mempunyai perwakilan di Indonesia.

Salah satu pendekatan pungutan yang diupayakan adalah kewajiban perpajakan berdasarkan seberapa banyak transaksi ekonomi atau volume kegiatan yang diperoleh dalam satu negara.

"Karena mereka perusahaan digital, jadi kita lihat how much they generate revenue dalam satu negara yang disebut economic present daripada physical present," ujarnya dilansir dari Antara. 

Pendekatan ini akan dilakukan sembari adanya konsensus bersama dari negara-negara G20 untuk memungut pajak dari kegiatan ekonomi digital.
Upaya unilateral tersebut selama ini telah dilakukan pemerintah Inggris dan Perancis dalam memungut pajak dari transaksi elektronik.

"Dua negara ini sudah melakukan secara unilateral, walau belum ada approach yang disepakati. Jadi Inggris dan Perancis sudah menyepakati sendiri basis pajak berdasarkan economic present," jelasnya.

Menurut dia, pendekatan pungutan ini dapat dilakukan secara fair berbasis informasi dari penjualan, iklan maupun data-data lainnya serta mampu terintegrasi apabila telah tercipta kesepakatan global.

"Seandainya pada 2020 prinsip-prinsip ini bisa disepakati oleh G20 maupun lebih dari 100 yuridiksi, maka ada konversi pendekatan unilateral itu menjadi kesepakatan yang bersifat global," kata Sri Mulyani.

Sebelumnya, Sri Mulyani juga sudah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.03/2019 mengenai penetapan BUT pada awal April 2019.

Dalam peraturan ini, Orang Pribadi Asing atau Badan Asing yang menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui BUT wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak.

BUT yang dimaksud merupakan bentuk usaha yang dipergunakan oleh Orang Pribadi Asing atau Badan Asing untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia.

Khusus terkait implementasi ekonomi digital, tempat usaha yang dimaksud sesuai pasal 5 ayat 1 adalah komputer, agen elektronik, atau peralatan otomatis yang dimiliki, disewa, atau digunakan Orang Pribadi Asing atau Badan Asing untuk menjalankan usaha melalui internet.

Pertemuan Tingkat Menteri Keuangan dan Gubenur Bank Sentral G20 yang baru berlangsung di Fukuoka, Jepang, juga menekankan pentingnya upaya kerja sama internasional untuk mencegah penghindaran pajak.

Berbagai upaya yang dilakukan terhadap tindakan penyelewengan itu termasuk adanya penanganan perlakuan perpajakan untuk kegiatan ekonomi digital.

Saat ini, digital ekonomi telah mengubah model bisnis yang menghilangkan fisik suatu perusahaan sehingga menyulitkan penghitungan kewajiban pajak.

Untuk itu, sebagai upaya mengantisipasi perubahan pola jual beli yang menjadi berbasis elektronik tersebut dibutuhkan sistem perpajakan baru yang inklusif dan adil.[] 

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

DDTC: Penerimaan Pajak Rendah Akibat Tantangan Eksternal

Image

Ekonomi

Kas Negara Kosong? Ini Penjelasan Pengamat

Image

Ekonomi

Bela Menkeu Soal Kas Kosong, Politisi Ini Tegaskan Jangan Beri Kesan Seolah Perekonomian Ambruk

Image

Ekonomi

Bamsoet Harap Semakin Banyak Perusahaan Melantai di Bursa Saham

Image

Ekonomi

Ini 5 Paket Kebijakan dari Pemerintah Gairahkan Sektor Properti

Image

Ekonomi

Pajak Properti dan Kendaraan Mewah Turun hingga 1 Persen

Image

Ekonomi

Kemenkeu Lapor Jumlah Tarif PNBP Dari K/L Capai 71 Ribu

Image

Ekonomi

Kas Negara Memprihatinkan, Legislator: Terlalu Terpatok Pada Pendapatan Pajak!

Image

Ekonomi

Karyawan Duga Penutupan Giant Karena Tingginya Tarif Sewa dan Pajak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Akhir Tahun, MRT Targetkan 100 Ribu Penumpang Per Hari

MRT targetkan penumpang mencapai 100 ribu per hari.

Image
Ekonomi

DDTC: Penerimaan Pajak Rendah Akibat Tantangan Eksternal

Bawono Kristiaji pertumbuhan penerimaan pajak Mei 2019 lebih banyak diakibatkan oleh tantangan eskternal terutama perang dagang.

Image
Ekonomi
Hari Bank Indonesia

Mengenal Sosok Gubernur Bank Indonesia Pertama Penjaga Stabilitas Moneter

Sjafruddin merupakan sosok yang merintis pembentukan Bank Indonesia pada tahun 1953.

Image
Ekonomi
Indepth

Facebook Masuk ke Zona 'Berbahaya' dengan Meluncurkan Libra

Facebook dan 27 mitra menggemparkan dunia dengan mengumumkan rencana merilis mata uang digital global disebut Libra.

Image
Ekonomi

Gojek Beri Pelatihan Keuangan Bagi Para Mitra Pengemudinya

Pelatihan pengelolaan keuangan ini merupakan bagian dari program Bengkel Belajar Mitra (BBM).

Image
Ekonomi

BEI Yakin Pasar Modal RI Bakal Terus Tumbuh Positif

Pada 2018, rata-rata transaksi harian BEI mencapai 387 ribu transaksi per hari, lebih unggul dari Thailand yakni 342 ribu transaksi per hari

Image
Ekonomi
Hari Bank Indonesia

Mengenal Kebijakan Moneter Gubernur Pertama BI, 'Gunting Syafruddin'

Gunting Syafrudin adalah kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Syafrudin Prawiranegara

Image
Ekonomi

Land Freeze Bisa Cegah Spekulan Tanah Nakal di Ibu Kota Baru

Tak ayal, dari sisi harga disebut-sebut juga ikut meningkat secara drastis.

Image
Ekonomi

Menperin Sebut Manufaktur RI Telah Bertransformasi Berkat Belajar dari Korsel

Indonesia juga sudah mulai bertranformasi dari ekonomi berbasis komoditas menjadi manufaktur bernilai tambah tinggi seperti Korea Selatan.

Image
Ekonomi

Usai Pemilu dan Lebaran, Ciputra Yakin Marketing Sales Ngebut

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) membukukan marketing sales sebesar Rp1,1 triliun selama kuartal I-2019.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Gaya Perming Rambut Seperti Apa yang Hits di Korea?

  2. Bakal Gelar Tedhak Siten, Ardina Rasti Belanja di Toko MR.DIY

  3. Mengapa Rajin Diet tapi Tetap Gemuk?

  4. Kejagung Usut Keterlibatan Wali Kota Manado Kasus Dana Hibah Banjir

  5. Huawei Rilis EMUI 9.1 untuk Android Pie Indonesia, Apa Saja Fiturnya?

  6. Komnas HAM: Perlu Kebijakan Khusus Untuk Perekrutan Polri dari Unsur Putra Daerah

  7. Peneliti Pusako Universitas Andalas Sebut Kubu 02 Gagal Fokus Terkait Gugatannya di MK

  8. KPK Ingatkan Lukman dan Khofifah Hormati Proses Persidangan

  9. Vietnam dan India Kebanjiran Aliran Investasi Relokasi Pabrik, Indonesia Kapan?

  10. Terungkap, Rupanya Jerry Aurum Sudah Pakai Narkoba Sejak 2016

Available

fokus

Hari Bank Indonesia
Perang Dagang Tak Berkesudahan
Masalah Sungai
Available

kolom

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude