image
Login / Sign Up

Lima Alasan, Kenapa AS 'Khawatir' dengan Huawei

Anggi Dwifiani

Perang Dagang

Image

Petugas terlihat di gerai toko penjualan Huawei di Shanghai, Cina, 8 Mei 2019. | REUTERS

AKURAT.CO Amerika Serikat, baru baru ini, memutuskan untuk melarang Huawei berbisnis dengan entitas AS jika tanpa persetujuan pemerintahannya.

Kebijakan ini membuat Google ikut melarang akses perbaharuan Android di telepon gengggap Huawei. Perusahaan teknologi ini pun akan kehilangan akses terhadap sejumlah aplikasi.

baca juga:

Apalagi diperkirakan, perusahaan teknologi penghasil telepon genggam dan peralatan komunikasi ini dapat menguasai sekitar 40-60% jaringan di seluruh dunia.

Pertumbuhan Pendapatan Huawei. BBC

Namun, apakah yang sebenarnya melatarbelakangi AS untuk bertindak seperti itu? Kenapa harus Huawei? Apa dengan adanya pelarangan ini, AS berharap dapat mencegah Huawei menguasai jaringan terjadi?

Berikut lima hal yang membuat AS sangat khawatir dengan Huawei:

1. Jaringan super cepat 5G

Huawei saat ini tengah menggemborkan untuk membuat jaringan 5G, yang diklaim mampu menjadi jaringan super cepat.

Namun, menurut para pesaingnya, Huawei "bisa membaca pesan yang dikirim melalui jaringan atau bahkan mematikan jaringan, yang tentu akan menyebabkan gangguan serius".

Hal ini membuat AS khawatir informasi rahasianya terbaca oleh China, karena AS takut data tersebut yang didapat Huawei dikirim ke pemerintahannya.

Belum lagi, AS memiliki kelompok intelegen "Lima Mata", terdiri atas Amerika, Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru, yang saling berbagi informasi rahasia.

Tudingan ini karena adanya undang-undang di China yang tidak memungkinkan perusahaan bisa menolak permintaan pemerintah mendapatkan informasi intelijen. Sementara, Huawei, di berbagai kesempatan, menolak tuduhan melakukan mata-mata untuk pemerintah China.

Kekhawatiran pemerintah China mengakses data perusahaan, antara lain didasarkan pada praktik yang berlaku di AS sendiri.

Mantan kontraktor Badan Keamanan AS, NSA, Edward Snowden, mengungkapkan bahwa badan-badan intelijen AS meretas data milik perusahaan teknologi termasuk Google dan Yahoo.

2. Kasus robot jari 

Skandal ini terkait dengan tudingan pencurian robot jari, yang bertugas mengetukkan jari ke layar telepon genggam, oleh pegawai Huawei ketika ia meninggalkan laboratorium desain T-Mobile.

Perusahaan telekomunikasi Jerman tersebut membawanya ke pengadilan, meskipun pegawai Huawei berasalan, robot itu "tak sengaja jatuh ke dalam tasnya".

Sementara, komunikasi email mengisyarakatkan pegawai itu "tak bertindak sendiri dan besar kemungkinan diperintah oleh eksekutif senior di China".

3. Kerja sama 'terselubung dengan Iran'

Tuduhan lain yang dijatuhkan kepadanya adalah Huawei "punya kerja sama dengan Iran". Diduga ia menjadi bagian dari upaya Iran menghindari sanksi AS, melalui perusahaan bernama Skycom.

Huawei didakwa berbohong kepada bank-bank dan pemerintah AS tentang kerja sama dengan Iran. Meng, anak perempuan pendiri Huawei, menolak tuduhan ini dan bahkan dipenjara. Ia bisa dihukum penjara maksimal 30 tahun jika diekstradisi dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan di AS.

4. Kasus layar telepon antipecah

Kasus ini berawal ketika perusahaan Akhan Semiconductor melakukan pembicaraan dengan Huawei untuk memasok layar super kuat atau layar anti-pecah. Layar ini dibuat dengan menempelkan lapisan permata artifisial.

Namun, sample ini dikembalikan karena rusak parah., Sementara menurut FBI, tindakan Huawei itu melanggar regulasi perdagangan senjata internasional. Hal ini karena sampel ini berpotensi dimanfaatkan untuk pengujian senjata laser.

Dan Huawei, lagi-lagi, menolak tudingan FBI.

5. Bisnisnya 'tidak ada matinya'

Meski ada pelarangan, Huawei diperkirakan akan tetap menjadi pemain global utama. Hal ini karena di kawasan Asia dan Afrika, harga produk Huawei jauh lebih murah dari produk perusahaan Amerika dan Eropa.

Bahkan di Inggris, sekutu terdekat AS, masih terjadi debat apakah sebaiknya infrastruktur 5G memakai produk Huawei. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: BBC

berita terkait

Image

News

Nur Asia Posting Foto Sandiaga, Warganet: Kenapa Mirip Jeremy Teti

Image

Hiburan

Asri Welas Kenang Ucapan Arswendo 'Bersyukur Tanpa Libur'

Image

News

Arab Saudi Terima Pengiriman Pasukan AS Demi Tingkatkan Keamanan Kawasan

Image

News

Gelombang Panas Berbahaya Mulai Hampiri AS dan Kanada

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Jadi Alat Trump, Ketidakpastian Perang Dagang Akan Berlanjut Hingga 2020

Image

Ekonomi

Penurunan Suku Bunga Bisa Memacu Ekspor dan Perbaiki Neraca Indonesia

Image

News

Kejati Jatim Selamatkan Aset Negara Rp5 Triliun dari YKP

Image

Hiburan

Soal Ijazah Palsu, Ini Kata Barbie Kumalasari

Image

Ekonomi

Indonesia Bisa Menangkan Perang Dagang, Jika...

komentar

Image

1 komentar

Image
ica juniyanti

banyak ya kasusnya

terkini

Image
Ekonomi

Kocak! Bank Mandiri Error, Kaesang Malah Ucapkan Ini...

Kaesang Pangarep dalam tweetnya membuat bercandaan dengan mengatakan terima kasih kepada bank mandiri

Image
Ekonomi

SKK Migas: Akibat Bocornya Sumur Blok ONWJ, Target Produksi Molor

SKK memproyeksikan jadwal onstream akan mundur dari rencana semula.

Image
Ekonomi
Indepth

Menunggu Keseriusan Pemerintah Soal Sinkronisasi RUU Minerba

RUU MInerba dalam waktu begitu singkat dan hanya menyisakan 3 minggu sebelum reses

Image
Ekonomi

Kementan Klaim Kemudahan Perizinan Tingaktan Ekspor Bunga Hias

Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya memacu dan meningkatkan volume ekspor pertanian, termasuk ekspor tanaman hias ke 29 negara

Image
Ekonomi

Perhatian! Jangan Gunakan Mobile Banking Mandiri Dulu

Apabila nasabah melakukan pengecekan saldo secara masif dalam waktu yang sama, akan berdampak pada lambatnya sistem perbaikan.

Image
Ekonomi

Mandiri Akan Paksa Nasabah yang Saldonya Bertambah untuk Kembalikan Uang

Bank Mandiri akan menghubungi nasabah yang mendapat tambahan saldo secara drastis.

Image
Ekonomi

Jika Saldo Tak Kembali, Mandiri Sarankan Nasabah ke Kantor Cabang

"Di kantor cabang akan ditampung keluhan, memastikan uang aman dan dicek kembali"

Image
Ekonomi

Bank Mandiri Jamin Saldo Nasabah Pulih dalam 2-3 Jam

"Kami memohon maaf dan kami pastikan rekening nasabah, aman," ujar Rohan.

Image
Ekonomi

Warga Panik dan Langsung Cek ke Mesin ATM Mandiri

"Panik, apalagi baca berita banyak yang saldonya tiba-tiba nol," kata warga.

Image
Ekonomi

Ramai Saldo Nasabah Bank Mandiri Amblas, Ini Respon BI

Bisnis sistem pembayaran yang melibatkan banyak nasabah harus memiliki ketahanan sistem operasinya.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Kesal, Regi Datau Harus Bayar Makan Sampai Rp64 Juta Karena Ayu Dewi

  2. Netter Sebut Jokowi 'Bloon', Gibran: Ya Pak, Maaf Pak

  3. 10 Pesona Minati Atmanegara, Awet Muda di Usia 60 Tahun

  4. Tuai Pujian, Kisah Aiptu Rukur Sidabutar Berhasil Mengantarkan Tiga Putranya Lulus Akademi Militer

  5. Ternyata Salmafina Didesak Wawancara Khusus Hingga Pakai Kalung Salib di Acara Rumpi

  6. Taruh Modal Rp600 Juta, Arie Untung Ngaku Gak Dapat Untung Bisnis Sama Pablo Benua

  7. Pembuat Anyaman Getih Getah di Bundaran HI Sebut Anggaran Produksi Karyanya Tak Sampai Rp 300 Juta

  8. Seorang Pria Tewas Di Dalam Mobil Berplat TNI Di Ciracas

  9. Sekilas Mirip Kawasaki Ninja, Kendaraan Pria Ini Bikin Geger Warganet

  10. Sindir Galih Ginanjar, Pablo Benua - Rey Utami, Sonny Septian: Khilaf Sebagai Jurus Terakhir

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik