image vape
Login / Sign Up

Menakar Pasar Bebas Dari Kaca Mata Ibnu Taimiyah

Rizal Mahmuddhin

Roda Ekonomi Ramadan

Image

Ilustrasi | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Bicara perihal ekonomi islam, Ibnu Taimiyah memiliki peranan penting terkait lini yang satu ini. Pasalnya, ia merupakan salah satu figur peletak dasar sejumlah konsep ilmu ekonomi. Dirinya juga merupakan pemikir yang meletakan dasar persoalan pasar bebas. Lantas seperti apa kehidupan dan pemikiran Ibnu Taimiyah? Berikut ulasan singkatnya yang Akurat.co himpun dari berbagai sumber.

1. Berasal dari Keluarga Berpendidikan

Bernama lengkap Taqayuddin Ahmad bin Abdul Halim, Ibnu Taimiyah lahir di kota Harran pada 10 Rabiul Awwal 661 Hijriah atau 22 Januari 1263 Masehi.

baca juga:

Ia berasal dari keluarga yang berpendidikan tinggi. Ayah, paman dan kakeknya merupakan ulama besar Mazhab Hanbali dan penulis sejumlah buku.

Lantaran memiliki kecerdasan dan kejeniusannya, Ibnu Taimiyah yang berusia relatif masih sangat belia telah mampu menamatkan sejumlah mata pelajaran, seperti tafsir, hadits, fiqih, matematika, dan filsafat, serta berhasil menjadi yang terbaik diantara teman-teman seperguruannya.

2. Berguru Pada Ratusan Tokoh

Sebagai seorang pembelajar yang mencintai ilmu pengetahuan, Ibnu Taimiyah dikenal senang berguru pada banyak  tokoh dan ulama terkemuka. Tercatat, tak kurang dari 200 tokoh pernah menjadi guru Ibnu Taimiyah, diantaranya adalah Syamsuddin Al-Maqdisi, Ahmad bin Abu Al-Khair, Ibn Abi Al-Yusr, dan Al-Kamal bin Abdul Majd bin Asakir.

Saat masih berusia 17 tahun, Ibnu Taimiyah telah diberi kepercayaan oleh gurunya, Syamsuddin Al-Maqdisi, untuk mengeluarkan fatwa. Pada saat yang bersamaan, ia juga memulai kiprahnya sebagai seorang guru.

Karena kedalamannya ilmu, Ibnu Taimiyah sempat memperoleh penghargaan dari pemerintah pada saat itu dengan menawarinya jabatan kepala kantor pengadilan. Namun, karena hati nuraninya tidak mampu memenuhi berbagai batasan yang ditentukan oleh penguasa, ia menolak tawaran tersebut.

3. Berani di Medan Perang dan Korban Fitnah

Kehidupan Ibnu Taimiyah tak hanya terbatas pada dunia buku dan aksara. Ketika kondisi menginginkannya, tanpa ragu-ragu ia turut serta dalam dunia politik dan urusan publik. Dengan kata lain, keistimewaan diri Ibnu Taimiyah tidak hanya terbatas pada kepiawainnya dalam menulis dan berpidato, tetapi juga mencakup keberaniannya dalam berlaga di medan perang.

Penghormatan yang begitu besar yang diberikan masyarakat dan pemerintah kepada Ibnu Taimiyah membuat sebagian orang merasa iri dan berusaha untuk menjatuhkan dirinya. Sejarah mencatat bahwa sepanjang hidupnya, Ibnu Taimiyah telah menjalani masa tahanan sebanyak empat kali akibat fitnah yang dilontarkan para penentangnya.

Selama dalam tahanan, Ibnu Taimiyah tidak pernah berhenti untuk menulis dan mengajar. Bahkan, ketika penguasa mencabut haknya untuk menulis dengan cara mengambil pena dan kertasnya, ia tetap menulis dengan menggunakan batu arang. Ibnu Taimiyah meninggal dunia di dalam tahanan pada tanggal 26 September 1328 Masehi atau 20 Dzul Qo’dah 728 Hijriah setelah mengalami perlakuan yang sangat kasar selama lima bulan.

4. Pemikiran Ekonomi Ibnu Taimiyah

Ibnu Taimiyah memiliki pemahaman yang jelas tentang bagaimana, dalam suatu pasar bebas, harga ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran. Ia menyatakan, naik dan turunnya harga tidak selalu diakibatkan oleh kezaliman orang-orang tertentu. Terkadang, hal tersebut disebabkan oleh kekurangan produksi atau penurunan impor barang-barang yang diminta.

Oleh karena itu, apabila permintaan naik dan penawaran turun, harga-harga naik. Di sisi lain, apabila persediaan barang meningkat dan permintaan terhadapnya menurun, harga pun turun, kelangkaan atau kelimpahan ini bukan disebabkan oleh tindakan orang-orang tertentu. Hal itu bisa jadi disebabkan oleh sesuatu yang tidak mengandung kezaliman, atau terkadang, ia juga bisa disebabkan oleh kezaliman. Hai ini adalah kemahakuasaan Allah yang telah menciptakan keinginan dihati manusia.

Ibnu Taimiyah mencatat beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan serta konsekuensinya terhadap harga, yaitu:

Keinginan masyarakat (raghbah) terhadap berbagai jenis barang yang berbeda dan selalu berubah-ubah. Perubahan ini sesuai dengan langka atau tidaknya barang-barang yang diminta. Semakin sedikit jumlah suatu barang yang tersedia akan semakin diminati oleh masyarakat.

Selanjutnya terkait jumlah para peminat terhadap suatu barang. Ia berpendapat, bila jumlah masyarakat yang menginginkan suatu barang semakin banyak, harga barang tersebut akan semakin meningkat, pun begitu pula sebaliknya.

Kemudian terkait lemah atau kuatnya kebutuhan terhadap suatu barang serta besar atau kecilnya tingkat dan ukuran kebutuhan. Apabila kebutuhan besar dan kuat, harga akan naik. Sebaliknya, jika kebutuhan kecil dan lemah, harga akan turun.

Berikutnya soal kualitas pembeli. Jika pembeli adalah seseorang yang kaya dan terpercaya dalam membayar utang, harga yang diberikan lebih rendah. Sebaliknya, harga yang diberikan lebih tinggi jika pembeli adalah seorang yang sedang bangkrut, suka mengulur-ulur pembayaran utang serta mengingkari utang.

Lantas terkait jenis uang yang digunakan dalam transaksi. Harga akan lebih rendah jika pembayaran dilakukan dengan menggunakan uang yang umum dipakai daripada uang yang jarang dipakai.

Selain itu faktor lain permintaan yakni tujuan transaksi yang menghendaki adanya kepemilikan resiprokal diantara kedua belah pihak. Harga suatu barang yang telah tersedia dipasaran lebih rendah daripada harga suatu barang yagn belum ada dipasaran. Begitu pula halnya harga akan lebih rendah jika pembayaran dilakukan secara tunai daripada pembayaran dilakukan secara angsuran.

Terakhir, besar kecilnya biaya yang harus dikeluarkan oleh produsen atau penjual. Semakin besar biaya yang dibutuhkan oleh produsen atau penjual untuk menghasilkan atau memperoleh barang akan semakin tinggi pula harga yang diberikan, dan begitu pula sebaliknya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

IHSG Mengawali Pagi Dengan Bertenaga

Image

News

Ulama Aceh: Hanya dalam Kalangan Syiah, Kawin Kontrak Itu Sah

Image

News

Babinsa Bonggo Bergotong Royong Bangun Rumah Tokoh Adat

Image

News

Pemilu 2019

Kawal Sidang Sengketa Pilpres, Sejumlah Ormas Islam di Solo Tuntut MK Tetap Netral dan Profesional

Image

News

Massa Mulai Tinggalkan Patung Kuda Usai Doa Bersama yang Dipimpin Ketua Umum FPI

Image

News

FPI Tak Kerahkan Laskar ke MK, Habib: Kita Berdoa Bersama Saja di Wilayah Masing-masing

Image

Ekonomi

IHSG Justru Terpelanting Jelang Siang

Image

News

Menara Kuno Ghazni yang Bersejarah Roboh di Afghanistan

Image

Ekonomi

IHSG Terus Meluncur Kian Subur

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

KLHK Kembalikan 5 Kontainer Sampah Ke Negara Asalnya AS

Pengaturan perpindahan lintas batas limbah secara internasional juga telah diatur melalui Konvensi Basel.

Image
Ekonomi

Kemenperin Telah Serap Anggaran di 2018 Sebesar 92 Persen

Angka tersebut setara dengan 92,28 persen dari total anggaran Rp2,8 triliun.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

CEO Huawei: Sanksi AS Berdampak Buruk, Lebih dari Perkiraan

CEO Huawei Technologies Ren Zhengfei mengungkapkan dampak sanksi Amerika Serikat terhadap perusahaannya lebih buruk dari yang diperkirakan.

Image
Ekonomi

LGN: Dalam Pembangunan, Pemda Saat Ini Cukup Egois

Ketua Jejaring Pemerintah Daerah Maritim (LGN), Hugua mengingatkan agar Pemda harus memikirkan pembangunan berkelanjutan (SDG's).

Image
Ekonomi

Dear Anies, IMB dan Reklamasi Bukanlah Hal Terpisah

IMB di lahan reklamasi Teluk Jakarta dengan kegiatan reklamasi merupakan hal yang tak terpisahkan.

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Tegaskan Rasio Utang Masih Jauh Dari Ambang Batas

Rasio utang terhadap PDB atau GDP masih jauh dari ambang batas yang ditentukan oleh undang-undang.

Image
Ekonomi

Polemik Mahalnya Tiket Pesawat, Pemerintah Salah Buat Ramuan Obat?

Fenomena ini sudah terjadi mulai tahun 2018 silam dan belum ada kejelasan kapan tarif tiket yang mahal itu bisa kembali normal.

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Beberkan Alasan Investasi Vietnam Lebih Tinggi Dari Indonesia

Menurut Sri Mulyani Indrawati, Vietnam memiliki beberapa kebijakan fiskal yang memudahkan investor untuk berinvestasi.

Image
Ekonomi

Sebelum Sakit, Agung Hercules Sempat Buka Usaha Bakso Barbel

Yuk mampir di Bakso Barbel, Padalarang, ditunggu ya," ujarnya di salah satu postingan instragram beberapa waktu lalu.

Image
Ekonomi

Opini WTP Dinilai Mampu Jadi Modal Mendag Ambil Kebijakan Tepat

Hal ini menjadi modal untuk mengambil kebijakan tepat terhadap faktor eksternal di sektor perdagangan.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Refly Harun: Malaikat Tidak Tanya di Alam Kubur Siapa yang Didukung Dalam Pilpres

  2. Kasus Murid Berhubungan Intim di Kelas Bukti Lemahnya Kontrol Sekolah

  3. Sakit, 5 Foto Terkini Agung Hercules Bikin Kaget

  4. Sidang Sengketa Pilpres Kedua, Sandiaga: Kita Sudah Putuskan Tidak Hadir di MK

  5. Salah Besar Jika Mempermasalahkan Kenaikan Gaji PNS di Sidang MK

  6. 6 Bisnis Ini Tak Akan Bangkrut Ditelan Zaman

  7. Cerita Kawin Kontrak yang Mencuat Sejak Ditemukan Kampung Arab di Bogor

  8. Terkait Perubahan Permohonan BPN Saat Sidang, Pengamat: Hakim MK Bisa Akhiri Polemik Itu

  9. 5 Penampilan Elegan Tamu Pernikahan Sergio Ramos, dari Model sampai Atlet Matador

  10. Pakar Hukum Tata Negara: Permohonan Prabowo-Sandi Cacat Formil

Available

fokus

Sampahmu
Demam Vapor
Jalan Pulang
Available

kolom

Image
Hasan Aoni

Turun Ranjang

Image
Achmad Fachrudin

Memelototi Persidangan Mahkamah Konstitusi

Image
UJANG KOMARUDIN

Mencari Pimpinan KPK yang Ideal

Image
Hasan Aoni

Impian Negeri Tuhan dari Teras Saidah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
News

8 Potret Terbaru Mantan Kepala Bareskrim Susno Duadji, Tanam Padi hingga Kopi

Image
News

6 Potret Taj Yasin Maimoen Jalankan Tugas sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah

Image
News

5 Karier Denny Indrayana, Dari Wamenkumham Hingga Kuasa Hukum Prabowo-Sandi