image sungai 3
Login / Sign Up

BTN Siap Akselerasi Kepemilikan Hunian yang Terjangkau Bagi Rakyat Bersama Tapera

Denny Iswanto

Image

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menyatakan siap menjadi mitra utama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk mengakselerasi kepemilikan hunian yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia. | AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menyatakan siap menjadi mitra utama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk mengakselerasi kepemilikan hunian yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Kesiapan tersebut didukung pengalaman Bank BTN menjadi pemimpin pasar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi, inovasi bisnis yang telah dilakukan, hingga kepemilikan Manajer Investasi yang sudah diinisiasi perseroan.

Direktur Utama Bank BTN Maryono dalam buka puasa bersama Media di Jakarta, Minggu (26/5/2019), mengatakan perseroan dan BP Tapera memiliki visi yang sejalan. Keduanya, merupakan agen pemerintah yang disiapkan untuk mendukung program pemerintah.

baca juga:

"Khususnya, dalam pembiayaan perumahan menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar dapat memiliki rumah yang terjangkau," kata dia.

Untuk mencapai visi tersebut, ujar Maryono, sebagai bank spesialis pembiayaan perumahan, perseroan telah menggelar berbagai langkah strategis untuk mengembangkan kapasitas bisnisnya.

Perseroan, lanjut Maryono, tengah berupaya merampungkan aksi akuisisi perusahaan Manajer Investasi dan meracik skema pembiayaan perumahan yang baru guna menjangkau semakin banyak masyarakat memiliki rumah.

“Menjadi mitra BP Tapera merupakan sinergi yang sangat tepat sejalan dengan upaya kami terus mendukung kesuksesan Program Satu Juta Rumah. Hanya BTN yang sangat fokus mendukung pembiayaan perumahan rakyat sejak 1974. Program ini merupakan program pemerintah yang perlu didukung bersama stakeholder terkait bidang perumahan," ucapnya.

"Kami akan terus berinovasi guna menjangkau semakin banyak masyarakat Indonesia, khususnya MBR untuk memiliki hunian yang terjangkau,” ujar Maryono lagi.

Bank BTN pun telah melakukan berbagai inovasi dan sinergi di segmen KPR bagi kelompok MBR. Di segmen KPR Subsidi misalnya, perseroan aktif bersinergi dengan berbagai pihak guna penyaluran kredit yang lebih luas.

Perseroan pun menciptakan produk KPR Mikro untuk menyasar MBR informal seperti tukang ojek online dan tukang bakso untuk memiliki rumah.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, bank spesialis kredit perumahan ini mencatatkan pertumbuhan pesat di segmen KPR Subsidi. Catatan keuangan perseroan menunjukkan dalam lima tahun terakhir, Bank BTN mencatatkan pertumbuhan KPR Subsidi sebesar 29,85% mulai Desember 2014 hingga Desember 2018.

Per Maret 2019, emiten bersandi saham BBTN ini juga masih menempati posisi wahid di pasar KPR Subsidi dengan pangsa sebesar 92,96%.

Bank BTN juga telah menggelar Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat (Conditional Shares Purchase Agreement/CSPA) untuk membeli saham PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM).

Hingga kini, Bank BTN telah berkomitmen membeli 30% saham perusahaan manajer investasi tersebut. Ke depannya dengan ijin OJK, perseroan bakal menambah kepemilikan saham hingga mencapai 85%.

“Pembelian saham manajer investasi ini kami lakukan untuk memaksimalkan pengelolaan dana jangka panjang seperti dana Tapera, sekaligus untuk meningkatkan kinerja bisnis Bank BTN,” tambah Maryono.

Hingga April 2019, Bank BTN mencatatkan pertumbuhan positif pada penyaluran KPR dan berada di atas rata-rata industri perbankan nasional. Catatan keuangan perseroan merekam, KPR Bank BTN tumbuh sebesar 22,29% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp150,9 triliun pada April 2018 menjadi Rp184,53 triliun.

Sementara, dari data Bank Indonesia menunjukkan per Maret 2019, KPR secara nasional hanya tumbuh sebesar 13,2% yoy, turun dari 13,7% yoy pada bulan sebelumnya.

Pertumbuhan pesat KPR di Bank BTN tersebut disumbang laju KPR Subsidi yang naik 29,37% yoy dari Rp80,49 triliun pada April 2018 menjadi Rp104,13 triliun di periode yang sama tahun ini. KPR Non-subsidi juga mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 14,19% yoy menjadi Rp80,4 triliun pada April 2019 dari Rp70,41 triliun.

Sementara itu, Deputi Komisioner BP Tapera Bidang Pemanfaatan Ariev Baginda Siregar mengatakan kehadiran BP Tapera ditujukan agar kebutuhan kalangan MBR akan perumahan dapat dipenuhi.

Kehadiran BP Tapera, ujar Ariev, bertujuan untuk menyediakan dana murah jangka panjang. Dana tersebut akan disalurkan untuk pembiayaan perumahan yang berkesinambungan.

“Peserta Tapera yang tergolong sebagai masyarakat berpenghasilan rendah dapat memeroleh manfaat untuk pembelian rumah, perbaikan rumah, atau membangun rumah melalui KPR dengan bunga rendah yang disalurkan oleh institusi keuangan yang bekerja sama dengan kami,” jelas Ariev.

Saat ini, Ariev menjelaskan BP Tapera tengah merancang pondasi mulai dari SDM, keuangan, logistik, hingga rencana strategis dalam 5 tahun pertama.

Nantinya, kalangan masyarakat yang ditargetkan menjadi peserta Tapera yakni para pekerja asing, pekerja swasta, pekerja mandiri, pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Aparatur Sipil Negara (ASN)/Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Menurut Ariev, per April 2019, BP Tapera telah memiliki dana senilai Rp10,4 triliun. Dana tersebut berasal dari Taperum-PNS yang nantinya akan diperuntukkan bagi pemupukan, pemanfaatan, dan dana cadangan bagi peserta yang pensiun.

“Ke depannya dana tersebut akan terus meningkat. Kami memproyeksikan potensi peserta Tapera akan mencapai 139 juta orang pada 2024,” kata Ariev. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Jadi Tren Tahun Ini, Desain ala Scandinavia Jadi Rumah Idaman

Image

Gaya Hidup

Agar Rumah Tak Terlihat Sempit, Caranya Begini

Image

Ekonomi

Lippo Karawaci Dukung Pemerintah yang Berikan Insentif FLPP dan SSB

Image

Ekonomi

PUPR Bocorkan Jenis Hunian yang Cocok untuk Milenial

Image

Ekonomi

Riset BTN: Masifnya Pembangunan Infrastruktur Kerek Tren Harga Properti

Image

Ekonomi

Anggaran Perumahan Segera Habis, Pemerintah Akan Evaluasi 25 Bank Penyalur FLPP

Image

Ekonomi

Jumlah Milenial yang Capai 81 Juta, Potensial bagi Pasar Perumahan

Image

Ekonomi

Pemerintah Longgarkan Pajak Hunian Mewah

Image

News

Himpuni Harap Putusan MK Junjung Tinggi Harkat dan Martabat Bangsa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Batasan Harga Jual Rumah Subsidi di 5 Zona

Kementerian Keuangan merinci batasan insentif fiskal untuk mendorong investasi di sektor properti.

Image
Ekonomi

Ini 5 Paket Kebijakan dari Pemerintah Gairahkan Sektor Properti

Langkah ini guna mendorong investasi di sektor properti.

Image
Ekonomi

Jokowi Minta Pengusaha Berbondong-bodong Bangun Hotel di Mandalika

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar para pengusaha properti ikut membantu membangun hotel di Mandalika.

Image
Ekonomi

Pajak Properti dan Kendaraan Mewah Turun hingga 1 Persen

Hal ini menjadi pertimbangan guna mendorong pertumbuhan sektor properti di Tanah Air.

Image
Ekonomi

Pembangunan Rumah DP Nol Rupiah Bakal Rampung Akhir Juli 2019

Realisasi perkembangan pembangunan hunian DP 0 rupiah per tanggal 15 Juni 2019 sudah mencapai 87 persen.

Image
Ekonomi

Kena PHK? Ikuti 7 Cara Ini Agar Keuanganmu Terjaga

Akibat semakin pesatnya perubahan, masuknya tren asing ke Indonesia tidak dapat dibendung.

Image
Ekonomi

Terima Gelar Doktor di Korsel, Menperin Sekaligus Temui Investor

Gelar tersebut diterima Menperin atas kiprahnya mendorong pertumbuhan sektor industri di Indonesia.

Image
Ekonomi

Ingin Kerja Program SSW ke Jepang, Begini Cara Daftarnya

Pemerintah Indonesia menargetkan tenaga kerja Indonesia yang dapat memenuhi memenuhi kebutuhan tenaga kerja berketerampilan spesifik.

Image
Ekonomi

5 Tips Lancar dan Sukses Presentasi di Depan Klien

Jangan khawatir presentasi di depan klien

Image
Ekonomi

Realisasi Subsidi Solar Diperkirakan Bengkak Hingga Akhir Tahun

Hingga April 2019, subsidi solar yang sudah disalurkan mencapai 5,1 juta kl.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Nembak Cewek dan Ditanya Punya Apa, Cowok Pamer Punya Tanaman Ini

  2. Filmnya Laris di Pasaran, 8 Potret Reuni Salman Khan dan Katrina Kaif

  3. Poltekpar Makassar dan UNM Gelar Program Pendidikan Profesi Guru Perhotelan

  4. Beda dari Sinetron, 10 Potret Harmonis Rionaldo Stokhorst dan Keluarga

  5. Denny Siregar ke BW: Dek Mbambang Sekarang Punya Sekretaris Baru yang Bisa Disuruh-suruh Melengkapi Barang Bukti? Sakti Juga Doi!

  6. Pembunuh Wanita di Tangerang Ternyata Tunangannya, Motifnya Karena Cemburu

  7. Videonya Soal Prabowo Kalah di MK Viral, Emrus Sihombing: Saya Terus Terang Kagum dengan Faldo

  8. Dukung Komunitas Teknologi, Facebook Indonesia Luncuran Lab Innovation Hub

  9. Mantan Suami Denada, Jerry Aurum Ditangkap Karena Narkoba

  10. Massa Tetap Gelar Aksi Depan Gedung MK, Kapolri: Kita akan Bubarkan

Available

fokus

Masalah Sungai
Sampahmu
Demam Vapor
Available

kolom

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
News

7 Potret Frederik Kiran, Cucu Tampan Presiden Soekarno yang Jarang Tersorot

Image
News

6 Fakta Pimpinan Muhammadiyah KH Mas Mansur, Salah Satu dari Empat Serangkai

Image
News

5 Fakta Politisi PAN Taufik Kurniawan yang Dituntut 8 Tahun Penjara Kasus Dana Alokasi Khusus