image vape
Login / Sign Up

Terkena Panic Buying Usai THR, Bagaimana Mengantisipasinya?

Andi Syafriadi

Roda Ekonomi Ramadan

Image

Illustrasi boros |

AKURAT.CO Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah bagi mayoritas masyarakat Indonesia. Selain hari raya Lebaran, ada hal lain yang sangat dinanti para pekerja yakni Tunjangan Hari Raya (THR).

THR merupakan penghasilan tahunan yang tidak rutin, sehingga sangat menyenangkan mendapatkan tambahan ekstra dari pendapatan rutin kita dibulan Ramadan. Namun dibalik hal baik dari penerimaan THR terdapat pula sisi negatifnya pasca penerimaan THR, yaitu Panic Buying (Gelap Mata).

Panic buying merupakan sebuah bentuk dari respon customer secara psikologis yang mendorong kebutuhan konsumsi segera, meski produk yang ditawarkan bukanlah prioritas pokok dan utama.

baca juga:

Penawaran harga bombastis pada sebuah merek yang kredibel menyebabkan konsumen berpikir kinilah saatnya golden moment transaksi pembelian dilakukan. Kendati produk yang dibeli tidak langsung dinikmati secara bersamaan, bahkan mungkin dilakukan konsumsi yang tertunda.

Titik keseimbangan ekonomi terjadi, produsen mendorong penjualan dan konsumen tertarik melakukan pembelian. Problemnya, kalkulasi dalam metode pemasaran yang tidak terukur kerap kali membuat dampaknya tidak terkendali, termasuk keriuhan yang berujung pada kekisruhan.

Tanpa melihat apakah skema yang ditawarkan merupakan bagian semata dari upaya cuci gudang, tetapi situasi tersebut berhasil menciptakan kehebohan penjualan.

Produk dengan brand yang kuat memang menarik perhatian, menyedot keinginan akan kepemilikan dari merek yang masuk dalam kategori premium. Pada hakikatnya brand mendorong konsumsi akan wants sebagai keinginan melebihi kebutuhannya (needs).

Sehingga fungsi estetik lebih menonjol dari sekadar fungsi atas manfaat dasar. Semisal sepatu lari menjadi nice to have untuk bisa diupload di Instagram, meski pada kesempatan CFD hanya dipergunakan sekadar jalan kaki dan jajan semata.

Rasionalitas Konsumen

Karena kehidupan terdiri atas periode produksi dan konsumsi, maka produsen sepanjang waktu akan menggoda rasionalitas konsumen.

Pembeli yang bijak melakukan pemilahan kebutuhan atas prioritas pemenuhan, lantaran hakikat ekonomi adalah terbatasnya sumber daya yang dimiliki dalam memenuhi seluruh kebutuhan serta keinginan sekaligus.

Seringnya rasionalitas pembeli diganggu secara psikologis oleh produsen dengan berbagai pendekatan. Pola dasar yang efektif bermain kebimbangan pembeli adalah tawaran potongan harga.

Lalu Bagaimana Cara Mengantisipasinya ?

Bagaimana menegakkan rasionalitas sebagai pembeli? Mungkin ini adalah salah satu pertanyaan yang akan terbesit dipikiran kalian, namun salah satu solusinya adalah mengukur diri dan mengelola emosi pembelian.

Pengendalian diri merupakan berlatih memilah rangsangan pembelian bersandarkan nilai kebutuhan diatas keinginan. Teknis praktisnya, kalkulasi kebutuhan prioritas Anda dan sesuaikan budget yang diperlukan. 

Jadi, konsumsi berlebihan akan menjurus kepada kebiasaan konsumerisme bahkan bisa terjatuh ke dalam perangkap hedonisme.

Sementara di sisi lain, menahan kebutuhan berlama-lama pada akhirnya akan menciptakan perlambatan dalam jangka panjang yang dampaknya sama berbahaya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Lebaran 2019

KAI Daop 5 Purwokerto Perpanjang Masa Operasi KA Lebaran

Image

News

Mudik 2019

Selama Arus Mudik, Sebanyak Tujuh Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Ngawi-Kertosono

Image

Ekonomi

Lebaran 2019

Volume Sampah TPA Bekasi Naik 200 Persen Usai Lebaran

Image

Iptek

Lebaran 2019

Tips Ringan Pengecekan Mobil Pasca Mudik

Image

News

Mudik 2019

Arus Balik, Jumlah Pemudik Pengguna Kereta Api di Jatim Masih Padat

Image

Ekonomi

Pertamina Pastikan Kelancaran Pendistribusian Depot LPG di Pelabuhan Cirebon

Image

Ekonomi

Lebaran 2019

Konsumsi BBM Gasoline Melonjak Selama Lebaran

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Mantan PM Hungaria Sentil AS dan Peringatkan Dampak Buruk Perang Dagang

Image

Iptek

Kerahkan 100 Bus, Bluebird Fasilitasi Arus Balik Ribuan Pengemudi Ke Jakarta

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

PP Catatkan Kontrak Baru Gandeng BUMN China

Perseroan optimistis dapat menyelesaikan proyek tersebut selama 24 bulan

Image
Ekonomi

Simalakama Suku Bunga Acuan BI

Sebab tingkat suku bunga rendah dibutuhkan untuk mendorong ekonomi domestik khususnya di sektor riil.

Image
Ekonomi

Aturan Transportasi Online Menghambat, Ekonom: Driver Tak Minta Uang Ke Negara!

Pasalnya, pungutan Rp5 juta untuk mengurus perizinan transportasi online dinilai memberatkan.

Image
Ekonomi

BI Gelar RDG, Ekonom: Kalau Mau Sektor Riil Tumbuh Turunkan Suku Bunga

Mendongkrak pertumbuhan sektor riil BI harus mengupayakan untuk menurunkan tingkat suku bunga.

Image
Ekonomi

BI Catat Utang Luar Negeri Indonesia Naik 8,7 Persen

Bank Indonesia mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir April 2019 tercatat sebesar USD389,3 miliar.

Image
Ekonomi

Pelaku Industri dan Para Ahli Spanyol Dukung Vodafone Kolaborasi dengan Huawei

Para ahli dan orang dalam industri di Spanyol, mengatakan teknologi akan merevolusi cara hidup.

Image
Ekonomi

Goldman Sachs Masih Skeptis The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga

Goldman Sachs masih skeptis terhadap "jaminan" penurunan suku bunga AS dari Federal Reserve.

Image
Ekonomi

Cerita Merek Smartphone Tak Terkenal Asal China yang Kuasai Pasar Afrika

Afrika ternyata mempunyai ceritanya sendiri, kalau berbicara industri smartphone

Image
Ekonomi
Perang Dagang

China Kekeuh Berjuang Hingga Titik Darah Penghabisan Melawan AS

China tidak akan mundur mengenai masalah prinsip selama perundingan ekonomi dan perdagangan bilateral.

Image
Ekonomi

Rupiah Masih Terpental Ke Zona Merah

Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.336 per USD – Rp14.353 per USD.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Nadirsyah: Saya Sih Gak Heran Kalau Ada Pendukung HTI yang Pengen Nyongkel Mata Saya

  2. Pengamat: KLB Berpotensi Gagalkan SBY Mewariskan Demokrat ke AHY

  3. Andre: Pernyataan Ketua MK Menggetarkan Hati dan Menambah Optimisme

  4. Refly Harun: Malaikat Tidak Tanya di Alam Kubur Siapa yang Didukung Dalam Pilpres

  5. Bertahun-tahun Menanti, Suami Kaget Shandy Aulia Hamil

  6. Kasus Murid Berhubungan Intim di Kelas Bukti Lemahnya Kontrol Sekolah

  7. Rustam: Lawyer Jokowi Penting Memasukkan Kasus Hoax seperti Isu 7 Kontainer, Hoax Ratna Sarumpaet

  8. Komentari Pernyataan Lawyer Prabowo, Ruhut: Tertawa Aku Termehek-mehek, Apanya yang Sudah Selesai

  9. Sakit, 5 Foto Terkini Agung Hercules Bikin Kaget

  10. Pegawai Bank Mandiri Syariah Meninggal di Kamar Mandi, Keluarga: Mudah-mudahan iPhone-nya yang Hilang Dapat Dilacak Polisi

Available

fokus

Sampahmu
Demam Vapor
Jalan Pulang
Available

kolom

Image
Hasan Aoni

Turun Ranjang

Image
Achmad Fachrudin

Memelototi Persidangan Mahkamah Konstitusi

Image
UJANG KOMARUDIN

Mencari Pimpinan KPK yang Ideal

Image
Hasan Aoni

Impian Negeri Tuhan dari Teras Saidah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Hiburan

7 Potret Seru Presiden Jokowi Hadiri Pawai Pesta Kesenian di Bali

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi

Keynes, Pencipta Arus Ekonomi Modern Pengganti Pemikiran Neoklasik

Image
News

Ajak Jan Ethes, 10 Potret Kunjungan Jokowi ke Bali Ini Curi Perhatian