image vape
Login / Sign Up

Merajalela, Jelang Lebaran Kemenkop UKM Imbau Masyarakat Waspada Rentenir Berkedok Koperasi

Andi Syafriadi

Roda Ekonomi Ramadan

Image

Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM, Suparno menegaskan masyarakat harus hati – hati dalam memanfaatkan jasa layanan keuangan, jangan asal butuh karena menjelang lebaran maka mengabaikan prinsip kehati-hatian. | Andoy

AKURAT.CO Menjelang lebaran kebutuhan dana masyarakat untuk memenuhi beragam keperluan meningkat tajam hingga membuat masyarakat mencari pinjaman ke berbagai lembaga keuangan termasuk koperasi.

Melihat fenomena itu, Kementerian Koperasi dan UKM pun mengimbau masyarakat agar teliti terhadap koperasi yang menawarkan pinjaman dengan berbagai iming-iming kemudahan padahal berujung pada jebakan praktik rentenir.   

Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM, Suparno menegaskan masyarakat harus hati- hati dalam memanfaatkan jasa layanan keuangan, jangan asal butuh karena menjelang lebaran sampai mengabaikan prinsip kehati-hatian. 

baca juga:

"Masyarakat harus melihat aspek legalitas dari lembaga keuangan tersebut selain juga harus memperhatikan aspek logis dari produk pinjaman yang ditawarkan," kata Suparno, Jumat (24/5/2019).

Ia mengingatkan perlu diwaspadai maraknya koperasi yang menjalankan usahanya layaknya rentenir dengan memberikan bunga yang tinggi. Meski mengatasnamakan sebagai koperasi, tetapi kegiatan para pengelola itu nyatanya jauh dari penerapan aturan yang sebenarnya.

"Praktik seperti ini marak menjelang lebaran mengingat kebutuhan masyarakat yang tinggi, terutama di pelosok daerah dimana masyarakat tidak banyak mendapat informasi yang tepat terhadap akses keuangan," tegasnya.  

Suparno mengungkapkan ciri rentenir berkedok koperasi diantaranya dengan memberlakukan potongan administrasi yang merugikan dan suku bunga rendah yang palsu.

Biasanya koperasi tersebut menawarkan kemudahan persyaratan, misal, hanya butuh KTP saja dan melayani masyarakat umum yang bukan anggota koperasi tersebut. 

Dengan demikian, pihaknya meminta masyarakat  teliti membaca dan memahami mekanisme pinjaman yang ditawarkan. Jangan sampai belum mendapat manfaatnya justru sudah ditagih kembali. Memgingat yang paling sering terjadi adalah kesulitan membayar pada rentenir yang pertama, lalu masuk jebakan rentenir yang lain. 

"Bukannya mengatasi kesulitaan keuangan, justru masyarakat  terjebak pada lingkaran rentenir," lanjutnya.  

Lebih lanjut Suparno menjelaskan bahwa koperasi yang benar adalah yang kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi, sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas kekeluargaan. Maka masyarakat diperingatkan agar tidak mudah tergiur dengan penawaran bunga pinjaman, harus memperhatikan berapa bunga yang diterapkan oleh koperasi sehingga tidak kesulitan saat pengembalian.  

Disisi lain, pihaknya pun menyarankan agar masyarakat meminjam pada koperasi dimana mereka menjadi anggotanya. Lantaran dengan sebagai anggota maka sekaligus sebagai pemilik, yakni masyarakat berhak mengetahui penentuan bunga pinjaman yang diputuskan dalam RAT sesuai dengan bisnis yang dijalankan koperasi itu untuk mencapai bunga yang rasional, menguntungkan kedua belah pihak dan tidak saling membebani dalam meraih manfaat untuk kesejahteraan bersama sebagaimana tujuan koperasi itu didirikan.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber:

berita terkait

Image

Iptek

Sampai Kehabisan Stok! Pasca Lebaran Imoo Watch Phone Ludes Terjual

Image

Ekonomi

Pagu Indikatif Kemenkop di RAPBN 2020 Naik 1,13 Persen

Image

Ekonomi

OYO Catat Kenaikan Pemesanan 540 Persen Selama Ramadan

Image

Gaya Hidup

Tokopedia Catat Rekor Penjualan Busana Muslim dan Makanan Lebaran Tertinggi

Image

Ekonomi

Mudik 2019

Konsumsi BBM Meningkat 9 Persen Saat Satgas Lebaran

Image

News

Usai Libur Lebaran, Banyak Orang Minta Cerai di Daerah Ini

Image

Ekonomi

KAI Pesan 886 Gerbong Kereta dari INKA, untuk Apa?

Image

Ekonomi

Mudik 2019

Mahalnya Tiket Pesawat, Jadi Pendongkrak Melonjaknya Penumpang Kereta

Image

Ekonomi

Mudik 2019

Naik 9,2 Persen, KAI Angkut 6,8 Juta Penumpang Selama Lebaran

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

BPK Minta K/L Komitmen Tindaklanjuti Rekomendasi Temuannya

BPK mengharapkan komitmen Kementerian atau Lembaga (K/L) dalam menindaklanjuti rekomendasi terkait temuan dalam LKPP.

Image
Ekonomi

Diduga Melanggar Aturan Dalam Bisnis Mobil, MPHTI Minta Carsome Taat Aturan

MPHTI meminta kepada BKPM untuk melakukan investigasi kepada Carsome yang diduga telah melakukan kegiatan usaha yang bertentangan.

Image
Ekonomi

Jelang HUT DKI, Pakar Agraria Harap Daerah Kampung Jakarta Tak Digusur

Pakar Agraria Noer Fauzi Rachman berharap kampung dan masyarakat marginal tidak digusur dan mendapat perlindungan agraria agar tetap eksis.

Image
Ekonomi

2 Perusahaan Logistik Kerja Sama Bangun PLB di Medan

Perusahaan jasa logistik DHL Global Forwarding bersama penyedia logistik lokal PT Samudera Raya Berjaya telah membuka PLB di Medan.

Image
Ekonomi

PGN dan KRAS Kerjasama Soal Pengembangan Energi

PGN dan KRAS kerjasama pengembangan energi yang saling menguntungkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU.

Image
Ekonomi

Masuki Era Industri 4.0, Perusahaan Harus Pintar Mengoptimalkan Talenta Digital

Dalam menghadapi era Industri 4.0, perusahaan harus lebih cerdas dalam mencari dan mempertahankan talenta digital.

Image
Ekonomi

BI Kunjungi PT Mark Dynamics Indonesia Cari Potensi Pertumbuhan Ekonomi

MARK adakah salah satu perusahaan di Sumut yang saat ini cukup menjadi perhatian, terutama setelah menjadi perusahaan yang telah go public.

Image
Ekonomi

BI Perkirakan Ekonomi Triwulan II 2019 Tumbuh Landai

Bank Indonesia menyebutkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2019 akan cenderung melandai.

Image
Ekonomi

PT Pembangunan Jaya Ancol Bagikan Dividen 37,96 Persen Dari Total Laba 2018

pemegang saham Perseroan juga menetapkan laba ditahan sebesar Rp138,58 miliar atau sebesar 62,04 persen dari perolehan laba 2018.

Image
Ekonomi

Bos Lippo Sambut Baik Rencana Pemindahan Ibu Kota

John meyakini Jakarta akan tetap menjadi pusat perekonomian Indonesia. Meski ada pemindahan ibu kota.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Misteri Isi Amplop Cokelat dari Saksi Tim Prabowo-Sandi kepada Hakim MK

  2. Saksi Prabowo-Sandi dari Boyolali Ini Mengaku Mendapat Ancaman Pembunuhan Pasca Pencoblosan

  3. Bisa Sial, Jangan Pernah Taruh 5 Barang Ini Dibawah Bantal Tidurmu

  4. KPU Tak Tanggapi Kesaksian Saksi Prabowo Karena Dinilai Tak Relevan

  5. Surat Undangan SD di Malang Ini Jadi Bahasan Warganet, Ada Apa?

  6. China Gembosi AS dengan Cara Unik Ini

  7. Di Depan Hakim MK, BW Sebut Pemilu Tahun ini Pemilu Terburuk

  8. Pesawat Malaysia Airlines MH17 Ditembak Jatuh, 4 Orang Resmi Jadi Tersangka

  9. Jawaban Muter-muter, Saksi Tim Hukum Prabowo-Sandi Kena Semprot Hakim MK

  10. Viral! Isu Kenaikan Tarif Listrik Saat Sidang MK, Menteri Jonan Pastikan Hoaks

Available

fokus

Sampahmu
Demam Vapor
Jalan Pulang
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Image
M. Rifki Fadilah

Jalan Terjal Rezim Bunga Murah

Image
Achmad Fachrudin

Menguak Tabir Kerusuhan 21-22 Mei

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Ekonomi

Mengenal Sosok Warrenn Buffet-nya Indonesia

Image
Hiburan

8 Potret Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Dampingi Jokowi, Resmikan Tol hingga Touring

Image
News

Jadi Sorotan, 5 Fakta Arief Hidayat Hakim Mahkamah Konsistusi Sidang Sengketa Pilpres 2019