image sungai 3
Login / Sign Up

Cina Berharap AS Ingin Kembali Negosiasi Soal Perang Dagang

Andi Syafriadi

Image

Ilustrasi - Perang Dagang | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO Cina pada Kamis (23/5/2019) lalu menyatakan bahwa pihaknya berharap Amerika Serikat (AS) benar-benar serius kembali ke meja perundingan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan.

Respon tersebut muncul pasca keputusan sepihak yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat (AS) yang kembali mengenakan tarif perdagangan sebesar 25 persen atau senilai USD200 miliar.

baca juga:

Tak hanya itu, respon tersebut juga mewakili sederet perusahaan teknologi asal Cina ( Huawei, DJ-Innovations, HIKvision) yang saat ini sedang menghadapi pemblokiran penjualan teknologi dari AS. Pemblokiran tersebut dianggap sebagai taktik untuk meningkatkan tekanan terhadap Cina.

Menurut Lu Kang selaku jubir Kementerian Luar Negeri Cina menyebutkan bahwa pihaknya akan terus membuka pintu perundingan selebar-lebarnya, asalkan kedua belah pihak memiliki ketulusan yang sama.

"Kami berharap pihak AS benar-benar serius ingin kembali ke meja perundingan, karena sejatinya kesepakatan yang baik harus didasarkan pada sikap saling menghormati, kesetaraan, dan saling menguntungkan," ujar Kang melalui laman Xinhua.

Penggunaan kekuasaan negara dalam tindakan sewenang-wenang AS terhadap perusahaan-perusahaan iptek Cina demi tujuan politik ini sangat mengganggu pengembangan dan kerja sama ilmiah pada bidang teknologi di seluruh dunia.

Tak hanya itu, praktik proteksionisme yang dikeluarkan oleh AS juga dapat mengganggu kepentingan perusahaan-perusahaan di negara terkait.

"Maka dengan itu, langkah sepihak yang diambil oleh AS terhadap kami, tidak akan didukung oleh masyarakat internasional," pungkas Kang.

Sebagai informasi, praktik proteksionisme gaya lama tampaknya kembali menjadi strategi yang dipakai oleh Amerika Serikat (AS) baru-baru ini. Dimana praktik tersebut memberikan peningkatan eskalasai perang dagang dengan China.

Namun, praktik berat sebelah tersebut yang biasa digunakan oleh AS nyatanya akan menjadi bumerang, melukai dirinya sendiri dan menimbulkan dampak negatif terhadap perekonomian global.

Sebelumnya, Washington menaikkan tarif tambahan untuk produk asal Cina senilai USD200 miliar dari 10 persen menjadi 25 persen pada 10 Mei lalu. Langkah tersebut memperparah gesekan perdagangan yang telah berlangsung sepanjang tahun antara dua negara gajah tersebut, meskipun sudah ada 11 putaran diskusi perdagangan bilateral.

Akibatnya Cina membalasnya dengan mengenakan tarif tambahan terhadap AS yang akan berlaku 1 Juni mendatang.

Strategi proteksionisme yang dipakai AS menunjukkan pola pikir zero-sum (menang-kalah) yang bertentangan dengan realitas globalisasi ekonomi. Padahal perdagangan global, sebagian besar merupakan hasil dari keunggulan komparatif berbagai negara yang berbeda yang mendorong pertumbuhan ekonomi bersama dan meningkatkan standar hidup bagi orang-orang diberbagai penjuru dunia.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

BNNP Aceh Sarankan 72 Ribu Korban Narkoba untuk Direhabilitasi

Image

News

PN Jakpus Lanjutkan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen KTP

Image

News

Orangtua Khawatir Sistem Zonasi Buat Anak Tidak Bisa Diterima Sekolah Unggulan

Image

News

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kali BKB Season City, Saksi: Saya Kaget Sampai Lemas

Image

Ekonomi

Akhir Tahun, MRT Targetkan 100 Ribu Penumpang Per Hari

Image

News

Akibat Zonasi PPDB, 685 SDN di Jember Kekurangan Siswa

Image

Ekonomi

BEI Yakin Pasar Modal RI Bakal Terus Tumbuh Positif

Image

Iptek

Ini Keuntungan Gabung di Grup WA 'Komunitas Laris Manis', Pedagang Online Masuk!

Image

Iptek

46 Persen Konsumen Di Indonesia Tak Percaya Layanan Digital, Kenapa?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Akhir Tahun, MRT Targetkan 100 Ribu Penumpang Per Hari

MRT targetkan penumpang mencapai 100 ribu per hari.

Image
Ekonomi

DDTC: Penerimaan Pajak Rendah Akibat Tantangan Eksternal

Bawono Kristiaji pertumbuhan penerimaan pajak Mei 2019 lebih banyak diakibatkan oleh tantangan eskternal terutama perang dagang.

Image
Ekonomi
Hari Bank Indonesia

Mengenal Sosok Gubernur Bank Indonesia Pertama Penjaga Stabilitas Moneter

Sjafruddin merupakan sosok yang merintis pembentukan Bank Indonesia pada tahun 1953.

Image
Ekonomi
Indepth

Facebook Masuk ke Zona 'Berbahaya' dengan Meluncurkan Libra

Facebook dan 27 mitra menggemparkan dunia dengan mengumumkan rencana merilis mata uang digital global disebut Libra.

Image
Ekonomi

Gojek Beri Pelatihan Keuangan Bagi Para Mitra Pengemudinya

Pelatihan pengelolaan keuangan ini merupakan bagian dari program Bengkel Belajar Mitra (BBM).

Image
Ekonomi

BEI Yakin Pasar Modal RI Bakal Terus Tumbuh Positif

Pada 2018, rata-rata transaksi harian BEI mencapai 387 ribu transaksi per hari, lebih unggul dari Thailand yakni 342 ribu transaksi per hari

Image
Ekonomi
Hari Bank Indonesia

Mengenal Kebijakan Moneter Gubernur Pertama BI, 'Gunting Syafruddin'

Gunting Syafrudin adalah kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Syafrudin Prawiranegara

Image
Ekonomi

Land Freeze Bisa Cegah Spekulan Tanah Nakal di Ibu Kota Baru

Tak ayal, dari sisi harga disebut-sebut juga ikut meningkat secara drastis.

Image
Ekonomi

Menperin Sebut Manufaktur RI Telah Bertransformasi Berkat Belajar dari Korsel

Indonesia juga sudah mulai bertranformasi dari ekonomi berbasis komoditas menjadi manufaktur bernilai tambah tinggi seperti Korea Selatan.

Image
Ekonomi

Usai Pemilu dan Lebaran, Ciputra Yakin Marketing Sales Ngebut

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) membukukan marketing sales sebesar Rp1,1 triliun selama kuartal I-2019.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Amnesty Internasional Surati Jokowi Minta Kasus Penyiksaan Terhadap Peserta Aksi 22 Mei Polisi Diselidiki

  2. Gaya Perming Rambut Seperti Apa yang Hits di Korea?

  3. Didorong Sampai Tujuan, Aksi Driver Grab dan Gojek Saling Bantu Mengantar Pelanggan

  4. Bakal Gelar Tedhak Siten, Ardina Rasti Belanja di Toko MR.DIY

  5. Nadirsyah: Ada Netizen Ngomel Saya Ikut Bahas Soal MK, Nyinyir Sejak Kapan Saya Jadi Ahli Hukum

  6. Mengapa Rajin Diet tapi Tetap Gemuk?

  7. Huawei Rilis EMUI 9.1 untuk Android Pie Indonesia, Apa Saja Fiturnya?

  8. Gaya Rambut Perming ala Korea Makin Diminati Wanita Indonesia

  9. Kejagung Usut Keterlibatan Wali Kota Manado Kasus Dana Hibah Banjir

  10. KPK Ingatkan Lukman dan Khofifah Hormati Proses Persidangan

Available

fokus

Hari Bank Indonesia
Perang Dagang Tak Berkesudahan
Masalah Sungai
Available

kolom

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude