image vape
Login / Sign Up

Mengukur Biaya Perang Dagang AS-China yang Terus-terusan Berlanjut

Andi Syafriadi

Image

Donald Trump dan Xi Jinping bertemu di pertemuan G20 | REUTERS

AKURAT.CO Lagi-lagi memanas, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pekan lalu menyatakan bahwa AS akan kembali menerapkan tarif terhadap bea impor produk China senilai USD 200 miliar atau sekitar 25% pada Jumat mendatang. Diketahui bea masuk tersebut saat ini masih berada di kisaran 10%.

Sebelumnya Trump pada bulan Januari lalu mengancam akan menaikan bea impor terhadap produk China namun ia memutuskan untuk menundanya. Hal tersebut setelah AS dan China sepakat untuk melakukan negosiasi dagang.

Hingga sampai saat ini, Trump kembali memberikan tekanan terhadap China dengan mengenakan tarif impor sebesar 25%, terhadap produk-produk China senilai USD 325 miliar dalam waktu dekat ini.

baca juga:

Sebagai Informasi, menurut data kantor perwakilan dagang, impor barang AS dari China saat ini bernilai total USD 539,5 miliar sementara defisit perdagangan tercatat USD 419,2 miliar di 2018 lalu, dan jika seandainya Trump benar-benar melaksanaka tekanannya berarti seluruh impor barang dari China akan dikenakan bea masuk.

Jumat pekan lalu, Wakil Presiden AS Mike Pence menyatakan kepada CNBC Internasional bahwa Trump masih berharap dapat menyepakati perjanjian dagang dengan China.

Pekan lalu juga, putaran terbaru nego dagang dilangsungkan di Beijing dan akan disusul pertemuan selanjutnya di Washington pekan ini.

Perdagangan Bilateral

Menurut data bea cukai China, menunjukkan ekspor ke Amerika Serikat pada Maret lalu turun 47% dari Juni 2018 lalu, penurunan tersebut merupakan penurunan terakhir sebelum putaran pertama diskusi tarif perdagangan dimulai, sedangkan untuk impor AS terhitung bulan Maret turun 17% lebih rendah.

Jika dihitung secara kumulatif, maka pada kuartal pertama tahun 2019 ini, impor China turun hampir sepertiga dari tahun ke tahunnya, sementara untuk sektor ekspor barang negara tersebut mengalami penurunan sebesar 1/10.

Data perdagangan bilateral.

Disebutkan melalui laman Reuters, sebagian besar penurunan ekspor AS ke China berada di sektor bahan baku dan makanan.

Menurut data Oxford Economics, penurunan tersebut mewakili sekitar sepertiga dari total ekspor AS, akan tetapi perusahaan AS di sektor lain, termasuk Caterpillar dan Apple, juga dikabarkan telah mengeluarkan peringatan terhadap penjualan China.

Data perdagangan bilateral.

Pertumbuhan

Sebagian besar analis memperkirakan kerugian langsung AS sejauh ini adalah 0,1-0,2% mengurangi produk domestik brutonya (PDB), sementara untuk China kerusakannya dapat mencapai 0,3-0,6% menggerus PDB.

Bahkan menurut analisis, penurunan tersebut dapat tumbuh lebih besar jika tarif lebih tinggi. Bagaimanapun menurut analisis tidak menutup kemungkinan perang dagang memiliki dampak terhadap keputusan investasi dan pengeluaran oleh perusahaan dan konsumen. Sementara langkah kebijakan dalam negeri juga sangat memperkeruh ketegangan tersebut.

Data perdagangan bilateral.

Federal Reserve atau The Fed (Bank Sentral AS) telah menahan kebijakan moneternya dengan suasana pasar saat ini, dimana sebelumnya the fed akan menurunkan suku bunga pada tahun ini.

Dalam kesempatan yang sama, China juga merespon dengan pemotongan rasio persyaratan cadangan bank, yang telah meningkatkan pinjaman domestik sekitat USD 862,8 miliar pada kuartal pertama.

Pemotongan pajak tersebut diperkirakan akan melepaskan tambahan sebesar 2 triliun yuan, sementara itu pemerintah daerah juga diizinkan untuk menerbitkan 2,15 triliun yuan obligasi khusus untuk mendanai proyek infrastruktur.

Ekonomi China tumbuh pada kecepatan stabil sebesar 6,4% pada kuartal pertama. Pada kuartal pra-tarif terakhir, April-Juni 2018 lalu, ekonomi negara tersebut tumbuh 6,7%  tetapi perbedaannya menyumbang beberapa perlambatan yang diakibatkan secara domestik, frontloading impor A.S., pergerakan kebijakan domestik, dan faktor musiman lainnya.

Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi AS tumbuh sebesar 3,2% pada kuartal pertama, lebih cepat dibandingkan kuartal pra tarif sebelumnya sebesar 2,9%.

Dampak Pasar

Sejak Juli lalu, indeks S&P 500 telah naik 8 % sementara saham Shanghai naik 5%, meskipun ini merupakan cerminan dari kebijakan moneter yang lebih longgar dari yang diperkirakan secara global dan juga China itu sendiri.

Sebagaimana yang dilansir oleh Reuters, mata uang Chuna yuan tahun lalu terperosok 5,3% terhadap dolar AS.

Menurut CIO perusahaan manajemen Kekayaan Global UBS, Mark Haefele memperkirakan akan ada lebih banyak tarif tit-for-tat dapat menyusutkan pendapatan AS sebesar 5%  ditambah dengan penurunan penilaian dapat mengakibatkan penurunan 10 hingga 15% dalam ekuitas AS.

Data perdagangan bilateral.

Tak hanya AS, dampak tersebut juga akan imbas terhadap ekuitas China yang dapat jatuh sekitar 15 hingga 20% sementara yuan mungkin menembus 7,0/dolar. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Perusahaan AS: Memindahkan Produksi ke Luar China 'Tidak Bagus' dan Merugikan

Image

Ekonomi

Kemenhub Nilai Denda Pembatalan Order Ojol Adalah Pencurian

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Bos BKPM Sebut Perang Dagang Tak Berdampak pada Iklim Investasi

Image

News

Teman yang Bunuh Teman Gara-gara Ponsel Akhirnya Menyerah ke Polisi

Image

News

FOTO Bangkai Mobil Pasca Kerusuhan 21-22 Mei yang Terbengkalai

Image

Hiburan

Jadi Musuh di Sinetron, ini 10 Momen Akrab Irish Bella dan Asmirandah

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Ekonomi ASEAN+3 Tetap Kuat di Tengah Meningkatnya Risiko Global

Image

News

Dituduh Bawa 3.326 Aset Negara, Roy Suryo: Saya Maafkan Saja, Bagaimanapun Mereka Pernah Bantu Saya

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Tak Terpengaruh Perang Dagang, Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,1 Persen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Perusahaan AS: Memindahkan Produksi ke Luar China 'Tidak Bagus' dan Merugikan

Sejumlah besar perusahaan Amerika Serikat menyatakan, memindahkan perusahaannya dari China ke negara lain tidak 'bagus' secara bisnis.

Image
Ekonomi

Kemenhub Nilai Denda Pembatalan Order Ojol Adalah Pencurian

Kemenhub menilai denda yang dikenakan kepada calon penumpang akibat pembatalan pemesanan Grab taksi dan ojek adalah pencurian.

Image
Ekonomi

Mandiri Bagi 3 Hal, Agar Startup Mudah Gaet Investor

Mandiri Capital Indonesia,yang bergerak di bidang modal ventura, memberikan tips bagaimana sebuah startup dapat bisa menggaet investor.

Image
Ekonomi

Anggaran Belanja Pendidikan 'Melangit', Tapi Kualitas SDM 'Membumi'

Anggaran belanja pendidikan sengaja dibuat melangit oleh pemerintah akan tetapi kualitas SDM melempem.

Image
Ekonomi

2020, Kementerian BUMN Peroleh Pagu Indikatif Rp345,8 Miliar

Kementerian BUMN peroleh pagu indikatif untuk Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp345,8 miliar atau naik 66 persen dibanding tahun 2019.

Image
Ekonomi

Indonesia-Korea Bentuk Kerja Sama Proyek Kemitraan Infrastruktur

Kedua negara akan semakin mempererat hubungannya sebagai mitra ekonomi.

Image
Ekonomi

Bappenas Lakukan MoU Pembangunan Rendah Karbon Dengan Papua Barat

Pelaksanaan PRK harus komprehensif dilaksanakan dari Sumatera hingga Papua.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Bos BKPM Sebut Perang Dagang Tak Berdampak pada Iklim Investasi

Perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS)-Cina sama sekali tidak mempengaruhi iklim investasi di Indonesia.

Image
Ekonomi

Permintaan Pasar Jepang Anjlok, TIRT Akan Penetrasi ke 4 Negara Ini

Hal ini dilakukan lantaran negara tujuan ekspor utama perseroan yakni Jepang, sudah mengalami penurunan permintaan.

Image
Ekonomi

Kuartal I-2019, TIRT Derita Kerugian Rp855 Miliar

Angka kerugian ini melesat sekitar 2.275 persen dari akhir 2018 yang tercatat rugi sebesar Rp36 miliar.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Litbang Kompas: 53 Persen Pendukung Prabowo-Sandi Menerima Hasil Pilpres 2019

  2. Soal Gugatan Pilpres, Denny JA Nilai Tim Hukum Prabowo 'Klaim Besar, Bukti Melompong'

  3. 8 Potret Terbaru Mantan Kepala Bareskrim Susno Duadji, Tanam Padi hingga Kopi

  4. Kivlan Zen Akui Terima Uang 4000 SGD Sebelum Kerusuhan

  5. Jenguk Agung Hercules, Jeremy Teti Temukan Banyak Bekas Jahitan di Kepala

  6. Faldo Maldini Buat Video 'Prabowo Tidak Akan Menang Pemilu di MK'

  7. Bikin 'Baper', Selama 13 Tahun Pria AS Ini Rekam Hari Pertama Putrinya saat Masuk Sekolah

  8. Soal Reklamasi Teluk Jakarta, WALHI Nilai Anies Sama Saja dengan Ahok

  9. Begini Candaan Agung Hercules Kepada Daus Mini Saat Besuk di Rumah Sakit

  10. Begal Sadis yang Patahkan Kaki Ibu-ibu Akhirnya Diseret ke Kantor Polisi

Available

fokus

Sampahmu
Demam Vapor
Jalan Pulang
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menguak Tabir Kerusuhan 21-22 Mei

Image
Hasan Aoni

Turun Ranjang

Image
Achmad Fachrudin

Memelototi Persidangan Mahkamah Konstitusi

Image
UJANG KOMARUDIN

Mencari Pimpinan KPK yang Ideal

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Sosok

FOTO Saifudin, Sudah 24 Tahun Melakoni Pekerjaan Perahu Eretan

Image
News

7 Potret Kompak Ganjar Pranowo dan Gus Yasin saat Jalankan Tugas sebagai Kepala Daerah

Image
News

7 Gaya Sederhana Mikail Azizi Baswedan, Anak Kedua Gubernur DKI Jakarta