image banner ramadan
Login / Sign Up
Image

Fahmy Radhi

Pengamat Ekonomi Energi dan Pertambangan Universitas Gadjah Mada

Menyoal Laporan Keuangan PLN 2018

Opini

Image

Petugas melakukan pengecekan unit Power Bank jaringan listrik milik PLN di area hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (15/1/2019). PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menyiapkan 1 unit Power Bank 1.000 kVA dan 1 unit Power Bank 630 kVA serta 3 unit UPS 500 kVA sebagai cadangan untuk memenuhi pasokan listrik pelaksanaan Debat Capres ke 2 yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2019. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Hingga akhir April 2019, PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN) belum juga berhasil merilis laporan keuangan 2018 yang sudah diaudit. Padahal, Direktur Keuangan PLN Sarwono mengatakan segera akan merilis laporan keuangan 2018 pada akhir Maret 2019. Keterlambatan rilis laporan PLN 2018 sempat menimbulkan wasangka bahwa belum dilirilisnya laporan keuangan itu sebagai upaya pencitraan di tahun politik dengan menyampaikan keuangan PLN selama 2018 sangat sehat dan mampu meraih laba. 

Sebagai BUMN besar, keterlambatan PLN merilis laporan keuangan sesungguhnya bisa difahami. Pasalnya, secara internal PLN harus mengkonsolidasikan semua laporan keuangan anak-anak, bahkan cucu-cucu, perusahaan PLN. Sedangkan secara eksternal, laporan keuangan PLN harus diaudit secara berlapis oleh banyak pihak, mulai dari audit BPKP dan BPK hingga audit laporan keuangan dari kantor akuntan publik. Wajar kalau proses kosolidasi laporan keuangan internal dan audit eksternal membutuhkan waktu yang relatif lama, sehingga menyebabkan terjadinya keterlambatan merilis Laporan Keuangan 2018.

Memang tidak mudah untuk menilai kinerja keuangan PLN tanpa menganalisis laporan keuangan yang sudah diaudit. Namun, penilaian kinerja PLN bisa juga didasarkan atas informasi, baik yang disampaikan oleh Direktur Keuangan, maupun informasi data lapoiran keuangan yang dipublikasikan oleh PLN. Salah satunya, berdasarkan laporan keuangan triwulan III tahun 2018 yang belum diaudit, PLN mencatatkan Laba Usaha sebelum selisih kurs sebesar Rp 9,6 triliun, meningkat 13,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 8,5 triliun.

baca juga:

Peningkatan laba usaha sebelum selisih kurs itu ditopang dari dua sisi, yakni peningkatan pendapatan dan penurunan biaya operasional. Peningkatan pendapatan diperoleh dari penjualan setrum yang meningkat sebesar 6,93% dari Rp 181,8 pada triwulan III/2018 2017 naik menjadi Rp 194,4 pada periode yang sama 2018. Kendati tarif listrik tidak dinaikkan dan penyesuaian tarif otomatis (automatic adjustment) dihapuskan sejak awal Januari 2018, kenaikan pendapatan PLN lebih dipicu oleh kenaikan jumlah pelanggan, seiring dengan capaian rasio elektrifikasi yang sudah mencapai 98,05% pada Oktober 2018.

Jumlah pelanggan mengalami kenaikan sebanyak 2,5 juta pelanggan, dari 68,1 juta pelanggan pada 2017 naik menjadi 70,6 juta pelanggan pada 2018. Kenaikan jumlah pelanggan itu menaikan volume penjualan listrik sebesar 6,93%, dari Rp 181,8 triliun pada 2017 naik menjadi Rp 194,4 triliun. Nilai penjualan daya listrik juga mengalami peningkatan sekitar 4,87%, dari 165,1 Terra Watt hour (TWh) pada 2017 naik menjadi 173 TWh pada 2018. 

Di tengah kenaikan harga energi primer yang digunakan pembangkit listrik: BBM, Gas, Solar dan Batubara, biaya operasional PLN masih bisa dikendalikan melalui efisiensi, yang ditopang oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) Batubara dan Diskoun harga Gas. Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 1395K/30/MEM/2018 yang menetapkan DMO harga Batubara yang dijual kepada PLN ditetapkan sebesar US$ 70 per ton, yang berlaku sejak 12 Maret 2018. Sedangkan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Harga Jual Gas Bumi dan Keputusan Menteri ESDM Nomor 434K/2017, PLN juga dapat diskon khusus dalam pembelian gas yang dibutuhkan.

Dengan DMO harga Batubara dan diskoun harga gas tersebut, beban biaya operasional PLN dapat diturunkan, sehingga menurunkan harga pokok penyediaan (HPP) listrik, yang menaikkan laba usaha sebelum selisih kurs. Sedangkan, meningkatnya harga Minyak dunia tidak begitu memberatkan biaya operasional PLN. Pasalnya, dalam bauran energi Pembangkit PLN tinggal 6%. Sedangkan penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT), yang sumber dayanya tersedia di dalam negeri, semakin meningkat, yang mencapai 12,32%. Kapasitas pembangkit EBT akan meningkat lagi dengan beroperasinya Pembangkit Tenaga Bayu (Wind Power Plant) 75 MW di Sulawesi Selatan.

Sebagai BUMN besar dan strategis, yang mengeluarkan global bond dan mendapatkan kredit dari lembaga keuangan internasional, kayaknya mustahil bagi PLN untuk merekayasa laporan keuangan, lantaran akan menurunkan kepercayaan pembeli global bond dan kreditor international. Selain itu, laporan keuangan PLN juga diaudit secara berlapis oleh BPKP, BPK dan Kantor Akuntan Publik sehingga tidak ada celah bagi PLN untuk merekayasa laporan keuangannya sekedar untuk pencitraan di tahun politik. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Antam Resmi Jadi Pelanggan Industri Terbesar PLN

Image

News

Gunung Agung Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Capai 2.000 Meter

Image

Ekonomi

Pertamina Asset 4 Optimis Potensi Ketersediaan Energi di Sulawesi Makin Positif

Image

Ekonomi

SKK Migas Sebut Pemkab Aceh Pidie Beri Karpet Merah Investor Energi

Image

Ekonomi

Potensi Terbesar Kedua, Indonesia Belum Mampu Maksimal Kembangkan Energi Panas Bumi

Image

News

KPK Panggil Dua Petinggi PT PLN dalam Penyidikan Kasus Korupsi PLTU Riau-1

Image

Ekonomi

Konsumsi Energi Diprediksi Alami Kenaikan, Avtur Turun 15 Persen Dari Tahun Lalu

Image

Ekonomi

Maksimalkan Energi Panas Bumi di Indonesia, IIGCE Kembali Digelar

Image

Ekonomi

Penjualan Tiris, Laba Nissan Menurun Drastis

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Milenial Harus Tahu! 3 Alasan Investasi Reksa Dana ala Tasya Kamila

Tidak hanya bebas ribet, dana investasi di reksa dana dikelola oleh manajer investasi sehingga dana tersebut dapat dikelola dengan baik

Image
Ekonomi

Pabrik yang Tua serta Kualitas Tebu Pengaruhi Produksi Gula

Peneliti dari Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menyarankan pemerintah serius berfokus dalam merevitalisasi

Image
Ekonomi

Efek Perang Dagang Indonesia Dorong Penguatan Sistem Perdagangan WTO

Indonesia mendorong penguatan sistem perdagangan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang disampaikan melalui Pertemuan Menteri Perdagangan A

Image
Ekonomi

Kemenhub Diminta Atur Besaran Tarif Promo Ojek Online

Kementerian Perhubungan diminta untuk melarang aplikator transportasi ojek daring (ojol) menerapkan tarif promo yang berlebihan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Bakal Hidupkan Kembali Industri Galangan Kapal di Batam

Pemerintah Kota Batam ingin menghidupkan kembali industri galangan kapal.

Image
Ekonomi

RISED: Mayoritas Masyarakat Tolak Kenaikan Tarif Baru Ojol

Sebanyak 75 persen konsumen menolak penerapan tarif baru ojek daring berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019.

Image
Ekonomi

Kapolri Ingatkan Pelaku Industri RI agar Taat Hukum Jalankan Bisnis

Kapolri Tito Karnavian mengingatkan para pelaku industri agar tidak melanggar hukum dalam menjalankan bisnisnya.

Image
Ekonomi

MIAP Ungkap Sebab Beredarnya Barang Palsu di Situs e-Dagang

Ratusan portal e-Dagang bermasalah yang merugikan pemilik merek dagang hingga pengguna akhir atau konsumen.

Image
Ekonomi

Persiapan Mudik Astra Infra Siapkan 4 Fasilitas Cegah Kemacetan, Apa Saja?

Astra Infra akan kembali menyiapkan fasilitas layanan mudik untuk tahun ini.

Image
Ekonomi

Unika Atma Jaya Dukung Ketahanan Pangan Indonesia dengan Gelar Festival

Pemerintah melakukan berbagai upaya dalam menjamin ketersediaan dan pemerataan bahan pangan Indonesia.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Ratna Ungkap Konferensi Pers Inisiatif Prabowo, Guntur Romli: Memanfaatkan sebagai Kampanye Politik

  2. Bela SBY dan Ani Yudhoyono, Jansen: Teruslah Serang Kami jika Kalian Meyakini Prabowo Bisa Menang!

  3. Tolak Undangan Stasiun TV Tanggapi Terorisme, Mustofa: Sorry, Saya Nggak Mau Ikuti Gendang Mereka

  4. Jelang Pengumuman Hasil Pilpres 2019, Sandiaga Pilih Bekerja untuk Masyarakat

  5. Kondisi Terbaru, Ani Yudhoyono Diizinkan Pulang ke Apartemen di Singapura

  6. Anak Buah Anies Baswedan Instruksikan RSUD Siaga Tampung Korban Unjuk Rasa 22 Mei

  7. Prabowo-Sandi Menang Telak Atas Jokowi-Ma’ruf di Riau

  8. Demi Tegaknya NKRI, Kematian Ratusan Petugas KPPS Diminta Diusut Tuntas

  9. Kisah Robert F. Smith, Konglomerat Negro yang Lunasi Ratusan Miliar Rupiah Utang Para Mahasiswa

  10. Di Sela 'Ketegangan' Menunggu Pengumuman KPU, Sandiaga Uno Membedah Buku Sastra 'Hikayat Suara-Suara'

Available

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Available

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Sejumlah Fakta Imam Malik dan Pemikirannya Menyoal Pajak

Image
News

Bak Pasangan Muda, 5 Potret Romantis Gubernur Sulses Nurdin Abdullah dan Istri

Image
News

5 Potret Kompak Gubernur Khofifah dan Arumi Bachsin, Sampai Dibonceng!