image banner ramadan
Login / Sign Up

Pengusaha Tekstil Minta Pemerintah Kembangkan Pertanian Kapas

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Ekshibisi mesin tekstil dalam pameran industri tekstil dan produk tekstil (ITPT) terintegrasi bertaraf Internasional 'Indo Intertex dan Inatex' yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (4/4). Pameran yang menghadirkan 900 perusahaan dari perusahaan lokal dan 23 mancanegara yang bergerak dalam industri tekstil dan garmen. Pameran yang saling terkait yakni Indo Intertex yang menghadirkan permesinan dan peralatan, sedangkan Inatex memamerkan aneka bahan baku serat, benang, kain, pakaian jadi, dan aksesori | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) meminta pemerintah mengembangkan pertanian kapas. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan industri tekstil dalam negeri.

"Kondisi saat ini kebutuhan serat kita bisa dipenuhi dari dua hal, yaitu serat buatan dan alam. Kalau serat yang paling murah itu kapas," kata Wakil Ketua API Jawa Tengah Lilik Setiawan di Solo, dilansir dari Antara, Jumat (26/4/2019). 

Ia mengatakan, serat alam jenis lain yang bisa digunakan di antaranya serat bambu dan serat nanas. Meski demikian, dua jenis serat tersebut masih jarang digunakan karena membutuhkan biaya produksi yang tinggi.

baca juga:

"Oleh karena itu, mau tidak mau kita harus kembali ke serat kapas. Di sisi lain kita juga harus mulai terbuka bahwa kebutuhan kapas dalam negeri hanya dipenuhi oleh produsen kapas dunia," katanya.

Ia mengatakan beberapa negara asing yang menjadi produsen besar kapas di antaranya Amerika Serikat, Australia, Banglades, Pakistan, India, dan Tiongkok.

"Lainnya kecil-kecil. Kita sebagai negara yang menghasilkan devisa ekspor, yaitu migas dan nonmigas dari tekstil dan produk tekstil harus mulai memikirkan kondisi ini," katanya.

Apalagi, dikatakannya, saat ini 100 persen kebutuhan bahan baku tekstil dalam negeri masih dipenuhi secara impor. Terkait hal itu, dikatakannya, sebetulnya kapas bisa dikembangkan di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan.

"Kepulauan Selayar ini jaraknya sekitar 35 menit dari Makassar dengan menggunakan pesawat terbang," katanya.

Ia mengatakan di tanah yang berkontur naik turun dan berbatu, ternyata tanaman kapas bisa tumbuh dengan baik.

"Meski demikian, masalahnya adalah tidak ada campur tangan dari pemerintah dalam pengembangannya, hingga akhirnya ditinggalkan. Padahal kapas di sana merupakan one of the best, bahkan dulu pernah digunakan untuk seragam pasukan Belanda," katanya.

Melihat potensi tersebut, ia berharap pemerintah bisa segera mengelolanya secara optimal mengingat Indonesia memiliki dua keunggulan, yaitu tanah yang masih luas dan tarif tenaga kerja yang masih terjangkau. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Cegah Impor Kementan Butuh 100 Ribu Ha Lahan untuk Tanam Bawang Putih Pada 2021

Image

News

Palang Pintu Tak Tertutup, Lima Kendaraan Melintas Tertabrak KA Jayakarta

Image

Ekonomi

Aksi Jual Saham-saham Teknologi Hempaskan Wall Street ke Zona Merah

Image

Ekonomi

Pemerintah Bakal Hidupkan Kembali Industri Galangan Kapal di Batam

Image

Ekonomi

Kapolri Ingatkan Pelaku Industri RI agar Taat Hukum Jalankan Bisnis

Image

Ekonomi

Pengamat: Pemerintah Tidak Usah Buru-buru Perketat Aturan Ojol

Image

Ekonomi

Momen Ramadan, Lebaran, dan Pemilu Bakal Picu Industri Tumbuh 5 Persen

Image

Ekonomi

Kemenperin-Polri Kembali Memperpanjang Sinergi Meningkatkan Keamanan Kualitas Iklim Usaha RI

Image

Ekonomi

Industri Manufaktur Masih Dominasi Ekspor di Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Fakta Al-Auza'i, Yatim Penggagas Ilmu Ekonomi Syariah

Al-Auza'i merupakan salah satu pengagas orisinal dalam ilmu ekonomi syariah.

Image
Ekonomi

Ekonom Soal Diskriminasi Sawit: Lapor ke WTO Pilihan Terakhir Saja

Apabila Indonesia membawa persoalan sawit ini ke WTO, peluang Indonesia untuk menang tak begitu besar,

Image
Ekonomi

Kemenkop Gandeng GOJEK adakan Pelatihan Kewirausahaan

Pelaku usaha diharapkan mampu mengantisipasi segala perubahan yang terjadi sebagai konsekuensi dari kemajuan teknologi.

Image
Ekonomi

SKK Migas Antisipasi Kargo LNG di Kilang Bontang Berpotensi High Inventory

Pertamina dan Kilang Bontang juga diminta mempersiapkan hal teknis untuk menghindari unmanageable high inventory.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Semakin Meluasnya Perang Dagang Semakin Tidak Berfaedah Bagi Ekonomi Dunia

Semakin meluasnya eskalasi perang dagang pada akhirnya tidak akan menyelesaikan masalah.

Image
Ekonomi

Pegadaian Gandeng 4 BUMN Untuk Jual dan Pasarkan Produk

Pegadaian gandeng empat BUMN untuk melakukan penjualan dan pemasaran produk.

Image
Ekonomi

Hasil Pemilu Telah Diumumkan Investor Tak Perlu Wait and See, Alasannya?

Tahun 2019 diyakini merupakan tahun yang baik bagi investasi di pasar modal khususnya saham.

Image
Ekonomi

Kalah Pamor Dengan Proyek Infrastruktur, Tol Laut Sangat Dirasakan Masyarakat

Tol Laut manfaatnya sangat bisa dirasakan bagi masyarakat yang tinggal di daerah T3P.

Image
Ekonomi

Proyek Gerbang Tol Cikampek Utama Segera Rampung

Gerbang Tol Cikampek Utama berlokasi di jalan Tol Jakarta-Cikampek kilometer 70 dan Gerbang Tol Kalihurip Utama di kilometer 67.

Image
Ekonomi

KKP Klaim Teknologi RAS Sukses Tingkatkan Produksi Benih Gurame

Masa pemeliharaan benih juga relatif lebih pendek 30 hari telah mencapai ukuran 2-4 cm dengan tingkat kelulusan hidup mencapai 95 persen.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Penerawangan Paranormal: Rakyat Indonesia Tidak Gila Semua, Bahkan Persentase Kaum Waras Saya Yakin Masih Dominan

  2. Jelang 22 Mei, Moeldoko: Ada Anjuran Bawa Bambu Diikat Bendera Merah Putih, Bambunya Kan Bambu Runcing, Itu Tidak Boleh

  3. Diduga Banyak Petugas KPPS Meninggal Karena Racun, Christine Hakim: Itu Hoax

  4. KPU Umumkan Jokowi-Ma'ruf Menang di Sumut, BPN Tuding Kapoldanya Terlibat

  5. Massa Aksi 22 Mei Sudah Berdatangan dari Daerah, Polisi Siaga

  6. Uskup Bogor: Saya Berterimakasih Saudara-saudari Beragama Islam Menerima Undangan Kami Buka Puasa di Tempat Ini

  7. KPK Temukan Kerugian Negara Ratusan Miliar dalam Korupsi Pengadaan Kapal

  8. Kini Hadir Asuransi Si Mudik, Menanggung Transportasi Darat, Laut dan Udara

  9. Jenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma, Prabowo Bawakan Nasi Padang

  10. Ini Respon Cepat Huawei Terhadap Aksi Boikot Google

Available

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Available

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Fakta Al-Auza'i, Yatim Penggagas Ilmu Ekonomi Syariah

Image
News

5 Fakta Menarik Romadhony Putra Pratama, Mahasiswa yang Lolos Jadi Anggota DPRD Kaltim

Image
News

Romantis, 6 Potret Kehangatan Agum Gumelar dan Istri