image banner ramadan
Login / Sign Up

BRI: Meski Belum 'Smooth', Holding Perbankan Masih Sesuai Rencana

Denny Iswanto

Image

Sejumlah warga saat berada di mesin ATM untuk mengambil uang yang ada disalah satu bank di kawasan Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10/2018). Sejumlah bank seperti Bank BRI dan Bank BNI telah membuka kembali mesin ATM agar warga bisa mengambil uang untuk keperluan sehari-hari. Pembukaan kembali mesin ATM ini dijaga oleh pasukan brimob agar tidak terjadi pencurian. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO PT. Bank Rakyat Indonesia menyatakan pendirian pembentukkan konglomerasi usaha (holding) Perbankan BUMN masih sesuai rencana untuk direalisasikan di Mei 2019.

"Jadi target pendirian di semester I itu masih 'on the track'. Jadi mungkin proses berikutnya adalah tinggal di lintas kementerian," kata Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Haru mengatakan Kementerian BUMN dan juga anggota konglomerasi tersebut yakni PT Danareksa, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero), terus melakukan koordinasi dan persiapan. Danareksa digadang-gadang menjadi pimpinan "holding" tersebut.

Direktur Utama BRI Suprajarto mengatakan perseroan terus mendukung perwujudan konglomerasi perbankan BUMN. Namun, dia mengakui saat ada proses yang belum berjalan lancar.

"Holding perbankan memang ada di kementerian (BUMN), Mei bisa berjalan. Kita lihat masih ada banyak yang belum 'smooth' tapi Mei bisa (terealisasi)," ujar dia.

Sebelumnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebut saat ini proses pendirian konglomerasi perbankan BUMN masih berlanjut. Pembentukkan "holding" bank BUMN ini dilakukan agar tercipta efisiensi perbankan pemerintah dan meningkatkan kontribusi pembiayaan perbankan BUMN ke perekonomian nasional.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo sebelumnya mengatakan pihaknya tengah menyelesaikan revisi kajian untuk konglomerasi perbankan BUMN dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

"Sudah kita revisi lagi tentang masukan dari KKSK Kemenkeu, OJK dan Bank Indonesia dan kita mau diskusi lagi dengan tim salah satunya Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)," ujarnya. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

BGR Logistics Kembangkan Gudang Pintar Hemat Energi

Image

News

Begini Kondisi Jalan Brigjen Katamso Pasca Bentrok Kemarin

Image

Ekonomi

Imbas Tiket Pesawat Mahal, Angkasa Pura I Derita Kerugian Rp300 Miliar

Image

News

Soal Demonstran yang Rusuh, Ace: Kami Minta Aparat Keamanan Harus Tegas!

Image

News

FOTO Aksi 22 Mei Berakhir Ricuh Didepan Bawaslu

Image

News

Warga Jalan Brigjen Katamso Sayangkan Ricuh yang Terjadi karena Orang Luar

Image

News

Perusahaan Baja Inggris British Steel Bangkrut, 25.000 Orang Terdampak

Image

News

Pontianak Memanas, Brimob Sulsel akan Datang Membantu

Image

News

Polisi: Ini Bukan Warga Sini, Tapi dari Luar karena Warga Tidak Ada yang Mendukung Aksi Mereka

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Meski May Mundur, Syarat-syarat untuk Brexit Tidak Berubah

Meskipun Perdana Menteri Theresa May mengundurkan diri, Uni Eropa (UE) tidak akan merubah persyaratan keluarnya Inggris dari blok tersebut.

Image
Ekonomi

PM Inggris Mengundurkan Diri dan Sampaikan Pesan Soal Brexit

Berikut pernyataan tertulis yang May sampaikan di depan kediaman resminya D