image banner ramadan
Login / Sign Up

Wall Street Malah Melempem di Tengah Laporan Kinerja Emiten

Denny Iswanto

Image

Para pialang saham sedang mengamati papan perdagangan bursa saham di Wall Street, New York | REUTERS

AKURAT.CO Saham-saham di Wall Street lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis pagi WIB (25/4/2019), ketika para pelaku pasar meneliti lebih banyak laporan laba perusahaan-perusahaan emiten dengan hasil beragam. Termasuk Boeing dan Caterpillar, yang keduanya dianggap sebagai barometer industri untuk pasar saham Amerika Serikat (AS).

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 59,34 poin atau 0,22 persen, menjadi ditutup di 26.597,05 poin. Indeks S&P 500 melemah 6,43 poin atau 0,22 persen, menjadi berakhir di 2.927,25 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 18,81 poin, atau 0,23 persen, menjadi ditutup di 8.102,01 poin.

Saham Boeing naik 0,39 persen, setelah laba kuartalannya menunjukkan sesuai dengan estimasi pasar, sementara pendapatannya sedikit di bawah perkiraan. Saham produsen alat-alat industri AS Caterpillar jatuh 3,03 persen, meskipun laba kuartal pertamanya lebih baik dari perkiraan.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor energi turun sekitar 1,85 persen, memimpin para kerugian. Saham-saham energi adalah hambatan terbesar pada S&P 500 karena harga minyak jatuh.

Para investor sedang mencerna sejumlah laporan laba kuartal pertama dari raksasa teknologi lainnya yang dirilis setelah penutupan pasar, termasuk Facebook, Microsoft dan Tesla.

Dengan lebih banyak laporan laba perusahaan yang diungkapkan, investor masih tetap berhati-hati dan agak negatif pada kinerja keseluruhan perusahaan-perusahaan S&P 500 pada kuartal pertama.

Keuntungan perusahaan-perusahaan S&P 500 diperkirakan turun 1,1 persen untuk kuartal pertama, meskipun lebih baik dari penurunan 2,3 persen yang diperkirakan sebelumnya, menurut penyedia data keuangan global Refinitiv. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Wall Street Makin Jeblok Karena Ketegangan Perdagangan

Image

Ekonomi

Wall Street Nyungsep Karena The Fed

Image

Ekonomi

OJK: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Belum Beri Efek Sentimen Positif Investor

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Di Tengah Panasnya Perang Dagang, 3 Maskapai China Tuntut Kompensasi ke Boeing

Image

Ekonomi

Wall Street Menguat karena Saham Teknologi Rebound

Image

Ekonomi

Aksi Jual Saham-saham Teknologi Hempaskan Wall Street ke Zona Merah

Image

News

Pemilu 2019

Seluruh Anggota Legislatif Terpilih Diimbau Segera Laporkan Harta Kekayaan ke KPK

Image

Ekonomi

Prospek Perdagangan Global Membaik Wall Street Kembali Bangkit

Image

Ekonomi

Penjualan Tiris, Laba Nissan Menurun Drastis

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Yen Jepang Gebuk Dolar AS

Penurunan kurs Dolar AS ini di tengah meningkatnya minat investor terhadap yen Jepang.

Image
Ekonomi

Wall Street Makin Jeblok Karena Ketegangan Perdagangan

Ini karena meningkatnya kekhawatiran ketegangan perdagangan dapat memperlambat ekonomi global.

Image
Ekonomi

Demi Kurangi Biaya Logistik, Kebijakan Infrastruktur Harus Dilanjutkan

setelah terpilihnya Presiden Jokowi nasib pembangunan infrastruktur bakal terus dilanjutkan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Sebut Tiga Faktor Membuat Indonesia Melirik Kerja Sama dengan Rusia

Pertama, investasi kawasan industri di luar Pulau Jawa dengan berfokus pada hilirisasi sumber daya alam.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Negara-negara Anggota SCO Sepakat Tolak Proteksionisme Perdagangan

Para menteri luar negeri dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) menentang Proteksionisme.

Image
Ekonomi

Ricuhnya Demo Pemilu Tak Pengaruhi Investor di Pasar Modal

Aksi unjuk rasa 22 Mei 2019 yang berujung ricuh tidak mempengaruhi investor di pasar modal untuk melakukan transaksi beli.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Strategi Proteksionisme Bergaya 'Old Style' Amerika Bakal Jadi Bumerang

Praktik proteksionisme gaya lama tampaknya kembali menjadi strategi yang dipakai oleh Amerika Serikat (AS) baru-baru ini.

Image
Ekonomi

Situasi Normal, Pedagang di Petamburan Kembali Berjualan

Sudah banyak mobil berlalu-lalang sejak siang tadi sehingga pedagang mulai berani membuka warungnya lagi.

Image
Ekonomi

MRT Kembali Beroperasi Penuh dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI

MRT Jakarta kembali melayani penumpang melalui keseluruhan 13 stasiun MRT, serta jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta sesuai jadwal.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Direktur WTO: Pekerja Berpendapatan Rendah Paling Rugi di Perang Dagang

Menguatnya kembali perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China dapat sangat memperburuk keadaan para pekerja bergaji kecil.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Selepas Ramadan, Arab Saudi Akan Eksekusi Tiga Cendekiawan Muslim

  2. Kuasa Hukum Nikita Mirzani Tunjukkan Bukti Perkawinan di Persidangan

  3. Mataram Makin Siap Kembangkan Desa Wisata

  4. Alasan Pertumbuhan Ekonomi, Belanda Akhiri Kerja Sama dengan Indonesia Pada 2020

  5. Korsel Butuh 8.000 TKI dan Bakal Digaji Rp21 Juta, Tertarik Melamar?

  6. Bebas Jebol! 5 Tips Bikin Mudik Tetap Hemat

  7. Yang Lebih Baik dari De Gea, Ada di Kasta Dua

  8. Tak Disangka, Sopir Uber Ini Adalah Penjahat Perang Somalia

  9. Kisah Catherine Coulthard, Guru Non-Muslim yang Ikut Puasa Selama 1 Bulan demi Dukung Siswa Muslimnya

  10. Arifin Ilham di Mata Jaja Miharja

Available

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Sosok

Image
News

6 Potret Kebersamaan Aburizal Bakrie dan Tatty Murnitriati, Romantis Abis!

Image
News

Masa Kerja Segera Berakhir, 5 Momen Kedekatan Jokowi dan Jusuf Kalla

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Ahmad bin Hanbal, Penentang Monopoli Pasar