image banner ramadan
Login / Sign Up

Harga Minyak Melonjak ke Titik Tertinggi

Denny Iswanto

Image

Tampak Tanki dan instalasi pipa minyak mentah saat dilakukan inspeksi oleh Departemen Energi dan Cadangan Minyak Bumi Amerika Serikat (AS), di Texas | REUTERS/Richard Carson

AKURAT.CO Harga minyak mencapai titik tertinggi sekitar enam bulan terakhir pada penutupan perdagangan Rabu pagi WIB (24/4/2019). Ini karena sumber-sumber mengatakan anggota OPEC Teluk siap meningkatkan produksi hanya jika ada permintaan sebelum mengimbangi kekurangan, menyusul keputusan AS untuk mengakhiri keringanan bagi pembeli minyak mentah Iran.

Produksi di Arab Saudi, eksportir minyak utama dunia dan pemimpin de facto dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), akan meningkat pada Mei, tetapi itu tidak terkait dengan sanksi Iran, kata sumber tersebut.

Sumber itu mengatakan produksi Saudi pada Mei juga akan tetap dalam target produksinya di bawah kesepakatan pemotongan pasokan OPEC+, yang telah memimpin pengurangan pasokan global sejak awal tahun ini, bertujuan menopang harga minyak mentah. Kelompok ini dijadwalkan bertemu pada Juni untuk membahas kebijakan produksi.

Amerika Serikat pada Senin (22/4/2019) meminta para pembeli menghentikan pembelian minyak Iran pada 1 Mei atau menghadapi sanksi-sanksi, mengakhiri enam bulan keringanan yang memungkinkan delapan pembeli terbesar Iran, kebanyakan dari mereka di Asia, untuk terus mengimpor dalam volume terbatas.

Presiden AS Donald Trump mengatakan ia yakin Arab Saudi dan Uni Emirat Arab akan memenuhi janji mereka untuk mengimbangi perbedaan di pasar minyak, kata seorang pejabat AS kepada wartawan, Senin (22/4/2019).

"Saudi tidak bergegas mengisi apa yang bisa menjadi kesenjangan pasokan substansial di pasar," kata John Kilduff, mitra di Again Capital Management LLC. "Pasar telah menjadi ketat secara global selama beberapa bulan terakhir, terutama karena upaya Arab Saudi."

Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman Juni naik 0,75 dolar AS atau 1,1 persen, menjadi menetap pada 66,30 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, setelah mencapai puncak harian 66,60 dolar AS per barel, tertinggi sejak 31 Oktober.

Sementara itu, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni naik 0,47 dolar AS atau 0,6 persen, menjadi ditutup pada 74,51 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Acuan global Brent sebelumnya menyentuh 74,73 dolar AS per barel, level yang tidak terlihat sejak 1 November.

Sebelum penerapan kembali sanksi-sanksi tahun lalu, Iran adalah produsen terbesar keempat di antara anggota OPEC dengan produksi sekitar tiga juta barel per hari (bph), tetapi ekspor April menyusut menjadi di bawah satu juta barel per hari, menurut data kapal tanker dan sumber-sumber industri.

Struktur pasar untuk minyak mentah AS berubah pada Senin (22/4/2019), dengan perdagangan bulan depan pada premi ke bulan berikutnya. Tren, yang dikenal sebagai backwardation(pembelian kontrak berjangka dengan harga lebih rendah dari biaya kontrak dengan penyerahan aset), meningkat pada Selasa (23/4/2019) dengan premi terbesar sejak Desember.

Brent juga dalam backwardation, mencapai premi bulan depan tertinggi dalam tiga minggu. "Backwardation adalah indikasi dari apa yang sebenarnya mendorong hal-hal itu," kata Again's Kilduff.

Premi untuk minyak mentah bulan depan menunjukkan kendala pasokan langsung dianggap sebaiak keterbatasan waktu, mengingat kemampuan Arab Saudi untuk memanfaatkan kelebihan kapasitas, katanya.

China, pelanggan terbesar Iran dengan impor sekitar 585.400 barel per hari minyak mentah tahun lalu, secara resmi mengadu ke Washington mengenai langkah tersebut, yang menurut juru bicara kementerian luar negeri China "akan berkontribusi terhadap volatilitas di Timur Tengah dan di pasar energi internasional."

Langkah untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran terjadi di tengah sanksi-sanksi lain yang telah diberikan Washington kepada ekspor minyak Venezuela dan ketika pertempuran mengancam mengganggu ekspor Libya.

Persediaan minyak mentah AS naik lebih dari yang diperkirakan minggu lalu, sementara persediaan bensin meningkat dan stok sulingan turun, data dari kelompok industri American Petroleum Institute (API) menunjukkan pada Selasa (23/4/2019).

Persediaan minyak mentah AS naik 6,9 juta barel dalam sepekan hingga 19 April menjadi 459,6 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk kenaikan 1,3 juta barel. Stok minyak mentah di Cushing, Oklahoma, pusat pengiriman turun 389.000 barel, kata API. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Trump Sindir Presiden Toyota: Jangan Seperti Bos!

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Tinggalkan AS, China Akan Fokuskan Investasinya di Jalur OBOR

Image

News

Kemenag: Bagasi Jemaah Haji akan Diangkut hingga Hotel

Image

Ekonomi

Ekspor Indofood di Pasar Midwest AS Tengah Berjaya

Image

Iptek

Yandex NV, Kirim Bahan Masakan Sesuai Permintaan Pelanggan ke Restoran

Image

Iptek

Ini Daftar Perusahaan Teknologi yang Putuskan Kerjasama dengan Huawei

Image

Iptek

Restoran di Malaysia Berikan Diskon 20 Persen Bagi Pengguna Huawei

Image

Ekonomi

Cina Berharap AS Ingin Kembali Negosiasi Soal Perang Dagang

Image

News

5 Fakta Muhammad bin Nayef, Pangeran Arab Saudi yang Gigih Lawan Terorisme

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Roda Ekonomi Ramadan

AXA Financial Gandeng MUI Perkenalkan Wakaf Mudah

Melalui program wakaf mudah ini siapa pun dapat mewakafkan sebagian harta yang dimilikinya.

Image
Ekonomi

Tak Pernah Respon Surat PKE, Rekind Kemana?

Ketidaksesuaian administrasi kerja sama oleh PT. Rekayasa Industri (Rekind) kepada PT. Prima Kana Energy (PKE) masih menjadi polemik.

Image
Ekonomi

Tanpa Indonesia Jalur OBOR China Tidak Akan Terhubung

Indonesia sebagai salah satu negara dengan posisi yang sangat strategis, menjadi incaran proyek Jalur Sutra China.

Image
Ekonomi

BTN Siap Akselerasi Kepemilikan Hunian yang Terjangkau Bagi Rakyat Bersama Tapera

Kehadiran BP Tapera akan menjadi stimulus bagi industri pembiayaan perumahan untuk tumbuh positif.

Image
Ekonomi

Inggris Harus Siap Hadapi Brexit Tanpa Kesepakatan, Karena Hengkangnya May

Inggris harus siap untuk kemungkinan terjadi Brexit tanpa kesepakatan pada 31 Oktober, menurut mantan menteri Brexit Dominic Raab.

Image
Ekonomi
Roda Ekonomi Ramadan

Menjelang Lebaran Permintaan Avtur di Bali Bakal Meningkat

Pertamina memprediksi konsumsi avtur di Bali untuk kebutuhan Lebaran 2019 akan meningkat

Image
Ekonomi

Trump Sindir Presiden Toyota: Jangan Seperti Bos!

Pada kunjungan akhir pekan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Jepang, Sabtu (25/5/2019), Trump menyindir Akio Toyoda, presiden To

Image
Ekonomi
Roda Ekonomi Ramadan

Pemilik 5 Zodiak Ini Akan Langsung Habiskan THR-nya, Apa Saja?

5 zodiak ini ternyata akan paling boros, dan cepat habiskan THR-nya, yuk simak apa saja.

Image
Ekonomi
Roda Ekonomi Ramadan

Menhub Sarankan Masyarakat Mudik Pakai Bus

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyarankan pada pemudik untuk menggunakan moda transportasi bus

Image
Ekonomi
Roda Ekonomi Ramadan

Pasar Tanah Abang Kembali 'Hidup' Pasca Kerusuhan Pemilu

Pasar Tanah Abang kembali hidup meski sempat dihantam kericuhan demo pada tanggal 21 dan 22 Mei.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Mantap Berhijab, 5 Selebriti Wanita Rayakan Idulfitri dengan Penampilan Baru

  2. Abdillah Toha: Sayang Sekali, Saya Dulu Beranggapan BW itu Ahli Hukum yang Berintegritas

  3. Paranormal: Allah Tak akan Salah Berikan Takdir-Nya, Tuhan Punya Rencana Maha Indah Dibanding Rencana Siapapun untuk Indonesia

  4. Denny Siregar: Dengar-dengar si Tope Ditangkap, Kenapa Nggak dari Dulu

  5. Punya Rekam Jejak Hitam, Gede Pasek Minta MK Waspadai Bambang Widjojanto 

  6. 6 Artis Cantik ini Kenakan Cadar saat Umrah, Makin Anggun!

  7. 5 Cara Ampuh Atasi Stres di Tempat Kerja

  8. Tengku Sedih: Haruskah Kita Patuh 100 pada Tuan daripada Patuh kepada Tuhan?

  9. Saat Sekarat, Van Dijk Sempat Tulis Surat Wasiat untuk Sang Ibu

  10. Paranormal: Flash Back! Ibarat Tinju, Jokowi Hanya Bertahan Tanpa Perlawanan, Ibarat Bola, Jokowi Hanya Kuasai 30 % Ball Possesion

Available

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Sosok

Image
Gaya Hidup

Selalu Gagal dalam Berwirausaha? Begini Tipsnya Agar Sukses

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Menakar Mata Uang Ala Ibnu Miskawaih

Image
News

5 Potret Rupawan Anggota Brimob Asli Manado yang Dikira Polisi China