image banner ramadan
Login / Sign Up

6 Cara Mengatur Keuangan Bagi Kamu yang Sudah Berumah Tangga

Siti Nurfaizah

Image

Tips agar tetap mesra dengan pasangan | Unsplash/heftiba

AKURAT.CO, Mengelola keuangan nyatanya bukanlah suatu hal yang mudah. Apalagi bagi mereka yang sudah menikah dan punya anak, karena kebutuhan yang semakin banyak.

Kemampuan mengelola kebutuhan rumah tangga diperlukan agar penghasilan yang diperoleh cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 1 bulan. Jangan sampai ada istilah bokek diakhir bulan karena anggaran besar-besaran keluar di awal bulan. Sehingga tak bisa menyisakan untuk ditabung.

Berikut ini terdapat 6 cara mengatur keuangan rumah tangga agar pendapatan dan pengeluaran seimbang, bahkan bisa menabung atau investasi untuk masa depan. Akurat.co telah merangkumnya dari sumber Cermati.com, cara tersebut antara lain: 

baca juga:

1. Kalkulasi Seluruh Pendapatan

Begitu menerima penghasilan, anda perlu mengkalkulasi seluruh pendapatan yang diperoleh, baik dari gaji bulanan, upah lembur, penghasilan tambahan, sampai imbal hasil investasi. Hal ini tentunya agar anda tahu seberapa besar dana yang dapat dialokasikan untuk masing-masing kebutuhan, yakni kebutuhan primer, sekunder, dan tersier.  

2. Susun rencana pengeluaran prioritas dalam sebulan

Setelah mengkalkulasi pendapatan, tuliskan rencana pengeluaran rumah tangga terutama yang prioritas, mulai dari pengeluaran makan dan minum, transportasi, membayar tagihan listrik, air, sewa rumah, cicilan utang atau kartu kredit, dan biaya rutin lain.

Ini bertujuan untuk mencegah tidak terbayarnya kebutuhan prioritas karena keuangan yang menipis disaat waktu pembayaran tiba.

3. Alokasikan untuk tabungan, asuransi, dan investasi

Jangan hanya mengalokasikan untuk pengeluaran saja, anda juga perlu menyisihkan sebagian penghasilan anda untuk ditabung. Setidaknya, sisihkan 25-30 persen dari total pendapatan untuk tabungan, asuransi, dan investasi.

Misalnya 10 persen untuk tabungan, 5 persen untuk membayar premi asuransi kesehatan, dan 15 persen untuk investasi. Yang pasti ketiganya mempunyai manfaat masing-masing.

4. Siapkan Dana Cadangan 

Untuk mengantisipasi keperluan mendesak  dan darurat,  anda juga perlu  menyiapkan dana cadangan. Karena sifatnya cadangan, maka jumlahnya  bebas  dan tidak ditentukan.

Satu hal lagi, anda harus berkomitmen untuk tidak mengusik dana ini dan hanya akan menggunakannya dalam keadaan mendesak.

5. Bedakan kebutuhan dan keinginan

Jika sudah mengalokasikan uang untuk pos-pos anggaran penting di atas, dan ternyata masih ada sisa uang, baru deh alokasikan dana untuk kebutuhan sekunder (pendukung) dan tersier (mewah), seperti belanja baju, kosmetik, sepatu, jalan-jalan, beli ponsel, atau pengeluaran lain. Tapi ingat harus melihat kebutuhan. Kalau memang sedang butuh sepatu baru, karena yang lama sudah rusak, baru deh belanja. Jangan sampai lapar mata, kalap belanja karena keinginan sesaat.

6. Jaga Rasio Utang

Ini juga hendaknya menjadi perhatian anda. Jaga rasio utang agar keuangan tetap stabil. Usahakan tidak lebih dari 30 persen dari penghasilan anda. Karena jika lebih dari itu, maka pendapatan Anda sebulan hanya habis untuk membayar cicilan utang. Atau Anda terpaksa untuk memangkas anggaran pos lain supaya ‘selamat’ dari tumpukan utang.

Oleh karena itu, bukan cuma jalankan hidup sehat, tapi juga menjaga rasio utang tetap sehat maksimal 30 persen.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Direktur WTO: Pekerja Berpendapatan Rendah Paling Rugi di Perang Dagang

Image

Ekonomi

Pasca Pemilu Ricuh, KSSK Komitmen Jaga Kestabilan Keuangan

Image

Ekonomi

Besok Cair! Menkeu Sudah Siapkan Rp10 Triliun untuk THR PNS

Image

Ekonomi

Sambut Pemudik Lebaran, 5 Ide Usaha Bikin Penghasilan Berlipat di Kampung Halaman

Image

Ramadan

Bebas Jebol! 5 Tips Bikin Mudik Tetap Hemat

Image

News

Satu Napi yang Kabur dari Rutan Klas IIB Bener Meriah Berhasil Ditangkap Tanpa Perlawanan

Image

Ekonomi

Pemerintah Optimis Status Desa Tertinggal Turun Hingga 9.000 Tahun Ini

Image

Ekonomi

OJK: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Belum Beri Efek Sentimen Positif Investor

Image

Ekonomi

Imbas Tiket Pesawat Mahal, Angkasa Pura I Derita Kerugian Rp300 Miliar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Wall Street Makin Jeblok Karena Ketegangan Perdagangan

Ini karena meningkatnya kekhawatiran ketegangan perdagangan dapat memperlambat ekonomi global.

Image
Ekonomi

Demi Kurangi Biaya Logistik, Kebijakan Infrastruktur Harus Dilanjutkan

setelah terpilihnya Presiden Jokowi nasib pembangunan infrastruktur bakal terus dilanjutkan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Sebut Tiga Faktor Membuat Indonesia Melirik Kerja Sama dengan Rusia

Pertama, investasi kawasan industri di luar Pulau Jawa dengan berfokus pada hilirisasi sumber daya alam.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Negara-negara Anggota SCO Sepakat Tolak Proteksionisme Perdagangan

Para menteri luar negeri dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) menentang Proteksionisme.

Image
Ekonomi

Ricuhnya Demo Pemilu Tak Pengaruhi Investor di Pasar Modal

Aksi unjuk rasa 22 Mei 2019 yang berujung ricuh tidak mempengaruhi investor di pasar modal untuk melakukan transaksi beli.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Strategi Proteksionisme Bergaya 'Old Style' Amerika Bakal Jadi Bumerang

Praktik proteksionisme gaya lama tampaknya kembali menjadi strategi yang dipakai oleh Amerika Serikat (AS) baru-baru ini.

Image
Ekonomi

Situasi Normal, Pedagang di Petamburan Kembali Berjualan

Sudah banyak mobil berlalu-lalang sejak siang tadi sehingga pedagang mulai berani membuka warungnya lagi.

Image
Ekonomi

MRT Kembali Beroperasi Penuh dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI

MRT Jakarta kembali melayani penumpang melalui keseluruhan 13 stasiun MRT, serta jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta sesuai jadwal.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Direktur WTO: Pekerja Berpendapatan Rendah Paling Rugi di Perang Dagang

Menguatnya kembali perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China dapat sangat memperburuk keadaan para pekerja bergaji kecil.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Tak Hanya Pertanian, Industri Mainan AS Akan Kena Imbas Perang Dagang

Kenaikan tarif yang diberlakukan Washington pada barang impor dari Tiongkok akan memukul industri mainan Amerika Serikat (AS).

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Selepas Ramadan, Arab Saudi Akan Eksekusi Tiga Cendekiawan Muslim

  2. Kuasa Hukum Nikita Mirzani Tunjukkan Bukti Perkawinan di Persidangan

  3. Mataram Makin Siap Kembangkan Desa Wisata

  4. Alasan Pertumbuhan Ekonomi, Belanda Akhiri Kerja Sama dengan Indonesia Pada 2020

  5. Korsel Butuh 8.000 TKI dan Bakal Digaji Rp21 Juta, Tertarik Melamar?

  6. Bebas Jebol! 5 Tips Bikin Mudik Tetap Hemat

  7. Yang Lebih Baik dari De Gea, Ada di Kasta Dua

  8. Kisah Catherine Coulthard, Guru Non-Muslim yang Ikut Puasa Selama 1 Bulan demi Dukung Siswa Muslimnya

  9. Tak Disangka, Sopir Uber Ini Adalah Penjahat Perang Somalia

  10. Arifin Ilham di Mata Jaja Miharja

Available

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Sosok

Image
News

6 Potret Kebersamaan Aburizal Bakrie dan Tatty Murnitriati, Romantis Abis!

Image
News

Masa Kerja Segera Berakhir, 5 Momen Kedekatan Jokowi dan Jusuf Kalla

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Ahmad bin Hanbal, Penentang Monopoli Pasar