image banner ramadan
Login / Sign Up

Mahathir: Banyak Pejabat ‘Tidak Cukup Senang’ dengan Perjanjian Dagang TPP

Anggi Dwifiani

Image

Mahathir Mohamad saat kunjungannya ke Indonesia, 29 Juni lalu. | REUTERS/Darren Whiteside

AKURAT.CO Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada Kamis (18/4/2019) mengungkapkan banyak pejabat dari berbagai kementerian "tidak cukup senang" dengan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP).

Hal ini diungkapkannya disaat Malaysia belum meratifikasi pakta tersebut.

"Saya duduk dengan banyak pejabat dari berbagai kementerian. Tampaknya, mereka belum cukup senang terhadap kemungkinan yang akan terjadi jika Malaysia bergabung dengan CPTPP," kata perdana menteri pada pertemuan umum tahunan Kamar Dagang Amerika-Malaysia, yang dilansir dari The Edge Markets (19/4/2019).

baca juga:

Meskipun demikian, ia yakin negaranya akan meratifikasi CPTPP ‘pada waktunya’.

CPTPP sudah dimulai sejak 3 Desember 2018 di Australia, Kanada, Jepang, Meksiko, Selandia Baru dan Singapura, dan mulai 4 Januari di Vietnam.

Untuk empat negara yang tersisa yang belum meratifikasi CPTPP, yaitu Brunei, Chili, Malaysia dan Peru, CPTPP akan berlaku 60 hari setelah mereka meratifikasi dan membawanya ke Selandia Baru.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Begini Cara Jokowi Balas Ucapan Selamat dari Pemimpin Dunia atas Kemenangannya di Pilpres

Image

News

Ahok Ucap Bela Sungkawa untuk Ustaz Arifin Ilham

Image

News

Presiden dan PM Singapura Ucapkan Selamat Untuk Jokowi

Image

News

Pemilu 2019

Bawaslu Bahas Dugaan Pelanggaran PSU di Kuala Lumpur

Image

News

Pemilu 2019

Mardani Minta Bawaslu Investigasi Kembali PSU di Kuala Lumpur Malaysia

Image

News

2.869 Siswa SD Nyanyi Bareng Lagu Baby Shark, Raih Guinness World Records

Image

News

Pemilu 2019

Dugaan Penggelembungan Suara, PIP PKS Malaysia Minta Penghitungan PSU Pos Distop

Image

News

Kemlu: KBRI Telah Temui Dua WNI Terduga Teroris di Malaysia

Image

Olahraga

Lee Chong Wei

Chong Wei: Malaysia Sekarang Mirip Indonesia Pasca Taufik Hidayat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ricuhnya Demo Pemilu Tak Pengaruhi Investor di Pasar Modal

Aksi unjuk rasa 22 Mei 2019 yang berujung ricuh tidak mempengaruhi investor di pasar modal untuk melakukan transaksi beli.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Strategi Proteksionisme Bergaya 'Old Style' Amerika Bakak Jadi Bumerang

Praktik proteksionisme gaya lama tampaknya kembali menjadi strategi yang dipakai oleh Amerika Serikat (AS) baru-baru ini.

Image
Ekonomi

Situasi Normal, Pedagang di Petamburan Kembali Berjualan

Sudah banyak mobil berlalu-lalang sejak siang tadi sehingga pedagang mulai berani membuka warungnya lagi.

Image
Ekonomi

MRT Kembali Beroperasi Penuh dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI

MRT Jakarta kembali melayani penumpang melalui keseluruhan 13 stasiun MRT, serta jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta sesuai jadwal.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Direktur WTO: Pekerja Berpendapatan Rendah Paling Rugi di Perang Dagang

Menguatnya kembali perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China dapat sangat memperburuk keadaan para pekerja bergaji kecil.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Tak Hanya Pertanian, Industri Mainan AS Akan Kena Imbas Perang Dagang

Kenaikan tarif yang diberlakukan Washington pada barang impor dari Tiongkok akan memukul industri mainan Amerika Serikat (AS).

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Meluasnya Friksi Perang Dagang AS-China Akan Persulit Perekonomian Amerika Latin

Meluasnya eskalasi friksi perdagangan AS dengan China hanya akan menimbulkan dampak negatif terhadap perekonomian Amerika Latin.

Image
Ekonomi

Bisnis Asyik Sambil Traveling, 9 Hal yang Harus Kamu Tahu dari Jastip

Cocok buat kamu yang suka bepergian ke luar negeri

Image
Ekonomi

PTPN III Gelar 'Pangan Murah' di Kelurahan Gunung Sahari

PTPN III gelar kegiatan pangan murah bertempat di Kelurahan Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat.

Image
Ekonomi
Indepth

Gonjang-ganjing Pemerintah Atasi Stok Bawang Putih yang Menipis dan Mahal

Sudah setiap tahun menjelang ramadan bawang putih jadi komoditas pangan yang wajib impor karena kebutuhan tanam dalam tidak mencukupi kons

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Amien Rais Tuduh Aparat Sebagai PKI, Tompi: Orangtua Harusnya Jadi Contoh

  2. Aksi 22 Mei Ricuh, Glenn Fredly: Shame On You Prabowo & Sandy!

  3. Selepas Ramadan, Arab Saudi Akan Eksekusi Tiga Cendekiawan Muslim

  4. Kuasa Hukum Nikita Mirzani Tunjukkan Bukti Perkawinan di Persidangan

  5. Alasan Pertumbuhan Ekonomi, Belanda Akhiri Kerja Sama dengan Indonesia Pada 2020

  6. Mataram Makin Siap Kembangkan Desa Wisata

  7. Depan Bawaslu Kondusif, Pasukan Brimob Masih Siaga

  8. Korsel Butuh 8.000 TKI dan Bakal Digaji Rp21 Juta, Tertarik Melamar?

  9. Bebas Jebol! 5 Tips Bikin Mudik Tetap Hemat

  10. Ratusan Jamaah Lantunkan Ayat Al Quran di Masjid Az Zikra Menanti Kedatangan Jenazah Ustaz Arifin Ilham

Available

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Sosok

Image
News

6 Potret Kebersamaan Aburizal Bakrie dan Tatty Murnitriati, Romantis Abis!

Image
News

Masa Kerja Segera Berakhir, 5 Momen Kedekatan Jokowi dan Jusuf Kalla

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Ahmad bin Hanbal, Penentang Monopoli Pasar