image banner ramadan
Login / Sign Up

Berhasil Jaga Ekonomi, Media Asing Soroti Kemenangan Jokowi Layaknya Obama

Wayan Adhi Mahardika

Pemilu 2019

Image

Presiden Joko WIdodo (kanan) bersama Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama (kiri) berjalan menuju Cafe Grand Garden Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/6). | Antara/Puspa Perwitasari

AKURAT.CO Media asing menilai bahwa Joko Widodo saat ini serupa dengan Barrack Obama, dimana presiden yang di angkat dari sipil yang tidak punya latarbelakang elit politik dan militer.

Dengan kemenangannya dalam versi quick count beberapa lembaga survei Jokowi akan sedikit lagi sama persis dengan Obama yang menang dalam dua periode.

"Euforia sebanding dengan kemenangan  Obama," kata Ella Prihatini, seorang akademisi di University of Western Australia seperti dilansir dari CNN (18/4/2019).

baca juga:

Jokowi menurut pandangan media asing seperti CNN International, memiliki karismatik merakyat yang berjanji untuk meningkatkan pekerjaan, meningkatkan hak asasi manusia dan menindak korupsi. Berbeda dengan lawannya Prabowo yang memiliki persona militer yang kuat dan elit politik yang juga menjanjikan hal serupa terhadap masyarakat.

Saat ini rata-rata quick count menunjukkan Jokowi, menang dengant total suara 54 persen, dan kemungkinan akan memenangkan pemilu ini untuk jabatan presiden yang kedua kalinya.

Namun di balik itu, pihak asing merasa kecewa dengan janji serta komitmen Jokowi yang tak ia laksanakan atau gagal seperti, mengatasi isu-isu seperti hak asasi manusia dan mengedepankan kemajemukan berbangsa.

Pilihan Jokowi memilih Ma'ruf Amin, misalnya, membuat orang yang memilihnya pada 2014 karena komitmennya terhadap kebebasan beragama akan berpaling.

"Kredensial Jokowi sebagai reformis tidak terlihat bagus karena dia membuat begitu banyak kompromi mainstream dan mulai bermain politik identitas," kata Ben Bland, direktur proyek Asia Tenggara di think tank Lowy Institute.

"Pada 2019, Jokowi adalah sosok yang sangat berbeda," Ungkap Bland.

Namun di balik kekecewaan pihak asing seperti Bland, mereka masih mengakui Jokowi berhasil memperluas akses ke pendidikan dan kesehatan bagi orang miskin, meluncurkan program sosial sejak awal masa jabatannya dan telah menciptakan 10 juta pekerjaan baru selama empat tahun terakhir.

Jokowi juga membuat langkah besar dalam infrastruktur, membangun 950 kilometer jalan tol, 3.400 kilometer jalan raya, 40 kilometer jembatan, 10 bandara baru, 19 pelabuhan dan 17 bendungan.

Namun Bland dan lainnya juga  dia memperhatikan kegagalan Jokowi selama 4 tahun. Indonesia hanya mempertahankan rata-rata tingkat pertumbuhan PDB 5 persen kurang dari target 7 persen, dan tingkat dengan apa yang telah dicapai sejak tahun 2000.

Prabowo telah memanfaatkan kegagalan ekonomi saingannya, membanting Jokowi karena membiarkan harga pangan naik dan menyerukan pekerjaan berkualitas lebih baik.

Dan Jokowi belum banyak berhasil menindak korupsi, menegakkan hak asasi manusia, atau melindungi minoritas, kata Vedi Hadiz, direktur dan profesor Studi Asia di Universitas Melbourne.

“Hukuman mati terhadap kasus narkoba, dan korupsi yang masih melekat di pemerintahan jokowi masih menjadi PR bagi Jokowi jika dia menang,” ungkap Hadiz. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Ketika Orang-orang Bahas Kemungkinan Terburuk 22 Mei, Jokowi Tetap Cool

Image

News

Kopassus Sudah Siaga Amankan 22 Mei

Image

Ekonomi

Tren Ekonomi Kolaborasi dan Berbagi Sesuai dengan Marwah Koperasi

Image

Ekonomi

Momen Ramadan, Lebaran, dan Pemilu Bakal Picu Industri Tumbuh 5 Persen

Image

News

Rustam Vs Fahri Soal Kekuasaan untuk Mengancam

Image

Ramadan

DMI Ajak Umat Islam Perkokoh Persatuan di Bulan Ramadan

Image

News

Pemilu 2019

Bawaslu Tolak Laporan BPN, Muzani: Sudah Kita Duga

Image

News

Penerawangan Paranormal: Rakyat Indonesia Tidak Gila Semua, Bahkan Persentase Kaum Waras Saya Yakin Masih Dominan

Image

News

Prabowo akan Antar Makanan Buat Eggi Sudjana dan Lieus Sungkarisma ke Polda Metro Malam Ini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pabrik yang Tua serta Kualitas Tebu Pengaruhi Produksi Gula

Peneliti dari Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menyarankan pemerintah serius berfokus dalam merevitalisasi

Image
Ekonomi

Efek Perang Dagang Indonesia Dorong Penguatan Sistem Perdagangan WTO

Indonesia mendorong penguatan sistem perdagangan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang disampaikan melalui Pertemuan Menteri Perdagangan A

Image
Ekonomi

Kemenhub Diminta Atur Besaran Tarif Promo Ojek Online

Kementerian Perhubungan diminta untuk melarang aplikator transportasi ojek daring (ojol) menerapkan tarif promo yang berlebihan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Bakal Hidupkan Kembali Industri Galangan Kapal di Batam

Pemerintah Kota Batam ingin menghidupkan kembali industri galangan kapal.

Image
Ekonomi

RISED: Mayoritas Masyarakat Tolak Kenaikan Tarif Baru Ojol

Sebanyak 75 persen konsumen menolak penerapan tarif baru ojek daring berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019.

Image
Ekonomi

Kapolri Ingatkan Pelaku Industri RI agar Taat Hukum Jalankan Bisnis

Kapolri Tito Karnavian mengingatkan para pelaku industri agar tidak melanggar hukum dalam menjalankan bisnisnya.

Image
Ekonomi

MIAP Ungkap Sebab Beredarnya Barang Palsu di Situs e-Dagang

Ratusan portal e-Dagang bermasalah yang merugikan pemilik merek dagang hingga pengguna akhir atau konsumen.

Image
Ekonomi

Persiapan Mudik Astra Infra Siapkan 4 Fasilitas Cegah Kemacetan, Apa Saja?

Astra Infra akan kembali menyiapkan fasilitas layanan mudik untuk tahun ini.

Image
Ekonomi

Unika Atma Jaya Dukung Ketahanan Pangan Indonesia dengan Gelar Festival

Pemerintah melakukan berbagai upaya dalam menjamin ketersediaan dan pemerataan bahan pangan Indonesia.

Image
Ekonomi

Hadirnya FastGo Vietnam Bisa Redakan Perang Tarif Transportasi Online

Munculnya taksi online FastGo Vietnam dapat menghapus perang tarif.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Puluhan Ormas Lintas Agama Dan Etnis Deklarasi Tolak "People Power"

  2. KPU Dan Bawaslu Setuju Batalkan Perhitungan 62 Ribu Surat Suara PSU Kuala Lumpur

  3. Ajaib, Lirik Lagu Kasidah Era 90-an Ini Tepat Ramal Kejadian Masa Sekarang

  4. Calon Bidadari Kompleks Ini Kompak Pakai Mukena Bergaya Anti Mainstream

  5. Ratna Ungkap Konferensi Pers Inisiatif Prabowo, Guntur Romli: Memanfaatkan sebagai Kampanye Politik

  6. Demi Tegaknya NKRI, Kematian Ratusan Petugas KPPS Diminta Diusut Tuntas

  7. Bela SBY dan Ani Yudhoyono, Jansen: Teruslah Serang Kami jika Kalian Meyakini Prabowo Bisa Menang!

  8. Jelang Pengumuman Hasil Pilpres 2019, Sandiaga Pilih Bekerja untuk Masyarakat

  9. Anak Buah Anies Baswedan Instruksikan RSUD Siaga Tampung Korban Unjuk Rasa 22 Mei

  10. Prabowo-Sandi Menang Telak Atas Jokowi-Ma’ruf di Riau

Available

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Available

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Sejumlah Fakta Imam Malik dan Pemikirannya Menyoal Pajak

Image
News

Bak Pasangan Muda, 5 Potret Romantis Gubernur Sulses Nurdin Abdullah dan Istri

Image
News

5 Potret Kompak Gubernur Khofifah dan Arumi Bachsin, Sampai Dibonceng!