image vape
Login / Sign Up

Jangkauan Aplikasi Laut Nusantara Perlu Diperluas

Andi Syafriadi

Image

Pekerja melakukan pengelasan bagian atas kapal agar lebih kokoh saat dibawa melaut di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (6/11). Perbaikan ini rutin dilakukan untuk memperkokoh bagian-bagian kapal agar bisa maksimal saat berlayar untuk mencari ikan di laut. Kapal yang sedang diperbaiki ini rata-rata selesai paling cepat selama 3 hari hingga setengah bulan lamanya tergantung kerusakan yang dialami. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Pengamat sektor kelautan dan perikanan Moh Abdi Suhufan menyatakan bahwa jangkauan Aplikasi Laut Nusantara yang bisa membantu nelayan untuk melaut perlu diperluas agar kerja sama itu betul-betul mengena ke nelayan hingga ke daerah terpelosok negeri ini.

"Belum bisa dikatakan efektif sebab masih skala uji coba dengan jangkauan nelayan yang masih sedikit. Perlu program yang skalanya lebih masif, murah, friendly dan tidak memberatkan nelayan. Apalagi jangkauannya terbatas dan masih blank spot. Kerja sama perlu diperluas dengan service provider lain," kata Moh Abdi Suhufan kepada Antara di Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Menurut dia, sebenarnya yang paling penting saat ini terkait penyebaran aplikasi itu adalah melakukan pendataan armada kapal ikan skala kecil yang 96 persen dari total armada tangkap ikan saat ini, seperti dilansir dari Antara.

baca juga:

Selain itu, Ketua Harian Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) itu juga menyatakan bahwa target pengguna juga mesti spesifik untuk kelompok nelayan dengan ukuran kapal berapa besar, dikaitkan dengan skala peta pada aplikasi.

Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama XL Axiata telah meluncurkan Aplikasi Laut Nusantara yang bermanfaat bagi nelayan untuk mengetahui wilayah tangkapan, informasi sebaran ikan di pelabuhan, hingga kondisi cuaca di laut.

"Indonesia memiliki kekayaan ikan di laut yang luar biasa dan ini membutuhkan teknologi yang bisa digunakan nelayan untuk mengoptimalkan tangkapan," kata Kepala Badan Riset Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan Syarief Widjaja.

Menurut Syarief, sebagai negara maritim yang luas dan memiliki potensi ikan tangkap laut yang melimpah sudah seharusnya nelayan memiliki kemampuan dan mengetahui keberadaan dan posisi ikan di laut.

Syarief berpendapat bahwa dengan aplikasi ini, ada transformasi budaya nelayan yang semula hanya menggunakan perindraan tapi menggunakan kecanggihan teknologi. "Nelayan Indonesia sebenarnya paham teknologi, jadi adanya aplikasi ini tidak akan menyulitkan mereka tapi justru memudahkan menangkap ikan," katanya.

Aplikasi Laut Nusantara bisa diunduh di Play Store secara gratis melalui smartphone Android dengan menggunakan operator layanan data.

Aplikasi itu bisa digunakan oleh nelayan saat melaut sejauh smartphone mereka masih bisa menangkap sinyal data dari operator. Berdasarkan ujicoba di sejumlah daerah, aplikasi masih bisa dibuka hingga jarak 10 mil dari pantai.

Aplikasi Laut Nusantara yang dibangun selama kurang lebih 5 bulan ini didukung basis informasi yang lengkap dan setiap saat. Sumber data sepenuhnya atas kerjasama dengan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL).

Sebagai lembaga riset dan observasi kelautan di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan, BROL memiliki data kelautan yang sangat lengkap dan sangat berguna untuk pengembangan di bidang kelautan, termasuk manfaat praktis bagi nelayan kecil.

Data-data dari BROL juga terbaru dan berdasarkan riset dan observasi laut di seluruh wilayah nusantara. Semua informasi kelautan yang terdapat dalam Aplikasi Laut Nusantara ini didapat secara langsung dari stasiun bumi Balai Riset dan Observasi Laut, sehingga tidak diragukan keakuratannya.

Saat ini sudah ada 11 daerah dan 1.300 nelayan yang sudah menerima sosialisasi program Laut Nusantara. Ke-11 daerah tersebut adalah Perancak, Pandeglang, Lombok Tengah, Kenjeran, Situbondo, Indramayu, Greges, Pakutatan, Serang, Sendang Biru, dan Prigi.

Hingga Februari 2019 lalu, tidak kurang dari 10.000 nelayan telah memanfaatkan aplikasi ini. XL Axiata menargetkan, hingga akhir tahun akan ada sebanyak 15 ribu nelayan memanfaatkannya.  ]]

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Hiburan

FOTO Peringati Hari Bhayanngkara, Nelayan Lomba Adu Cepat Perahu Layar

Image

News

KLB Demokrat Upaya Hentikan Karir Politik AHY

Image

News

Pemilu 2019

Ahli Hukum: Sembilan Hakim MK Sosok yang Dapat Dipercaya

Image

News

Pemilu 2019

Pengamat: Golkar Partai Paling Solid Dukung Jokowi

Image

News

Pemilu 2019

Pakar Hukum Tata Negara: Permohonan Prabowo-Sandi Cacat Formil

Image

Ekonomi

KKP-Kemenlu Pulangkan Empat Nelayan Dari Australia

Image

News

Pemilu 2019

Pakar Heran Tim Hukum Prabowo Lebih Banyak Mencecar Pihak Terkait Ketimbang KPU

Image

News

Pemilu 2019

Pengamat: Tudingan Kampanye Pakai Dana APBN Harus Dibuktikan di Persidangan

Image

Ekonomi

PUPR Serah Terima Kunci 50 Rumah Khusus Nelayan di Boalemo

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Rupiah Masih Terpental Ke Zona Merah

Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.336 per USD – Rp14.353 per USD.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Zero Sum Game Perang Dagang Beri Peluang Indonesia Berkat 'Zona Aman'

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia memiliki peluang di tengah bergulirnya perang dagang AS-Cina.

Image
Ekonomi

IHSG Mengawali Pagi Dengan Bertenaga

Indeks LQ45 turun 1,13 poin atau 0,1 persen menjadi 989.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

China Sebut Tidak Ada 'Sang Pemenang' dalam Perang Dagang

Penurunan perdagangan membuktikan bahwa tidak adanya 'sang' pemenang dalam perang dagang.

Image
Ekonomi

Produksi Beras Cianjur Diprediksi Menurun Selama Kemarau

Produk beras di Cianjur diprediksi bakal menurun pada musim kemarau karena 20 persen lahan pertanian beralih ke palawija selama kemarau.

Image
Ekonomi

Perum Bulog Siapkan Produk Pangan Berkualitas Guna Raih Pasar BPNT

Perum Bulog lakukan persiapan untuk meraih 70 persen pasar BPNT dengan sediakan produk pangan berkualitas dan terjangkau khususnya beras.

Image
Ekonomi

Ketua DPR: Dorong Orang Muda Peduli Dampak Otomatisasi dan Digitalisasi Perekonomian

Dampak digitalisasi dan otomatisasi perekonomian dewasa ini telah dirasakan di pada pasar kerja Indonesia.

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Siapkan Program Pembangunan Drainase Jalan Secara Nasional

Salah satu program infrastruktur PUPR tahun 2020 adalah pembenahan drainase jalan nasional secara masif

Image
Ekonomi

6 Bisnis Ini Tak Akan Bangkrut Ditelan Zaman

Tidak semua ide bakal terus bertahan seiring berjalannya waktu.

Image
Ekonomi
Lebaran 2019

Menhub Akui Pelaksanaan Arus Balik Lebaran Perlu Diperbaiki

Upaya lain yang akan dilakukan untuk mengurangi kemacetan adalah kualitas angkutan massal seperti bus akan ditingkatkan.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. BPN Prabowo-Sandi Bantah Fasilitasi Aksi Massa Saat Hakim MK Bacakan Putusan PHPU

  2. Nadirsyah: Saya Sih Gak Heran Kalau Ada Pendukung HTI yang Pengen Nyongkel Mata Saya

  3. Andre: Pernyataan Ketua MK Menggetarkan Hati dan Menambah Optimisme

  4. Pengamat: KLB Berpotensi Gagalkan SBY Mewariskan Demokrat ke AHY

  5. Bertahun-tahun Menanti, Suami Kaget Shandy Aulia Hamil

  6. Refly Harun: Malaikat Tidak Tanya di Alam Kubur Siapa yang Didukung Dalam Pilpres

  7. Rustam: Lawyer Jokowi Penting Memasukkan Kasus Hoax seperti Isu 7 Kontainer, Hoax Ratna Sarumpaet

  8. Pegawai Bank Mandiri Syariah Meninggal di Kamar Mandi, Keluarga: Mudah-mudahan iPhone-nya yang Hilang Dapat Dilacak Polisi

  9. Pelatih Vanuatu Tak Sangka Bisa Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Indonesia

  10. Kasus Murid Berhubungan Intim di Kelas Bukti Lemahnya Kontrol Sekolah

Available

fokus

Sampahmu
Demam Vapor
Jalan Pulang
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Memelototi Persidangan Mahkamah Konstitusi

Image
UJANG KOMARUDIN

Mencari Pimpinan KPK yang Ideal

Image
Hasan Aoni

Impian Negeri Tuhan dari Teras Saidah

Image
Keith Johnson dan Elias Groll (Foreign Policy)

Tak Terduga, Bagaimana Huawei Tiba-tiba Mampu Dominasi Dunia

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi

Keynes, Pencipta Arus Ekonomi Modern Pengganti Pemikiran Neoklasik

Image
News

Ajak Jan Ethes, 10 Potret Kunjungan Jokowi ke Bali Ini Curi Perhatian

Image
News

Bikin Haru, 5 Potret SBY saat Ziarah ke Makam Ani Yudhoyono