image pemilu
Login / Sign Up

Mencermati Strategi Jokowi dan Prabowo Naikkan Rasio Pajak, Sudah Tepatkah?

Siti Nurfaizah

Image

Pasangan Capres dan Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin (kiri) dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (kanan) bersalaman jelang debat visi, misi dan gagasan di panggung debat capres dan cawapres kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat penutup kali ini mengusung tema Ekonomi, Kesejahteraan Sosial, Keuangan, Investasi dan Industri | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Sejak debat pilpres pertama hingga terakhir, publik atau masyarakat disuguhkan beragam visi dan misi kedua pasangan calon Presiden (Capres) dan calon Wakil Presiden (Cawapres).Salah satu sektor yang selalu dibahas dan menjadi hal menarik yakni rasio pajak.

Seperti kita ketahui, rasio pajak adalah perbandingan atau persentase penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto. Rasio ini menyatakan jumlah pajak yang dikumpulkan pada suatu masa berbanding dengan pendapatan nasional atau PDB di masa yang sama.

Kedua paslon memiliki strategi masing-masing jika terpilih nanti untuk bisa menaikkan rasio pajak. Seperti pasangan kubu 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang pada debat putaran terakhir pada Sabtu, 13 April 2019 lalu, menyinggung soal rendahnya tax ratio yang hanya mencapai 10 persen. Padahal menurutnya, saat orde baru yakni tahun 1997, tax ratio pajak pernah mencapai 16 persen.

baca juga:

Selain itu, dengan rendahnya tax ratio,  Prabowo juga menyebut Indonesia kehilangan USD60 miliar per tahun. Prabowo juga menyebut tax ratio Indonesia juga masih lebih kecil dibanding Malaysia dan Thailand yang tax rationya mencapai 19 persen. 

Oleh karena itu, dirinya menjanjikan paling tidak dapat mengembalikan tax ratio kembali meningkat mencapai 16 persen dengan meningkatkan transparansi dan pemanfaatan teknologi.

Disisi lain, timnya juga akan menginisiasi pembentukan Badan Penerimaan Negara yang terpisah dengan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Sementara, capres 01 Joko Widodo (Jokowi) menilai akan terjadi overheating atau guncangan ekonomi apabila pemerintah mengejar tax ratio menjadi sebesar 16 persen dalam setahun.

Jokowi juga menyebut, bahwa upaya memperluas basis pajak selepas program amnesti pajak perlu dilakukan secara bertahap. Disisi lain juga untuk meningkatkan basis pajak perlu difokuskan dengan melakukan reformasi pajak pada pelayanan.

Jika mencermati strategi kedua paslon, menurut pengamat pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo untuk dapat mencapai tujuan pembangunan yang optimal, memang setidaknya dibutuhkan level tax ratio 16 persen.

"Ingin mencapai 16 persen tentu sah dan baik, tapi tanpa peta jalan dan strategi yang tepat, justru berpotensi menciptakan ketidakadilan baru," katanya kepada Akurat.co.

Selain itu, lanjut Yustinus, tax ratio Indonesia memang tidak pernah lebih tinggi daripada tax ratio selama era Reformasi, bahkan lebih rendah dibanding tax ratio 2017.

Sedangkan, soal tax ratio Indonesia yang dibandingkan dengan negara Singapura, menurut Managing Partner Danny Darussalam Tax Center (DDTC) Darussalam hal tersebut tidak tepat. 

"Saya tidak sarankan Singapura tolak ukur. Singapura itu negara preferensial tax rasio yakni negara yang mberikan perlakuan spesial terhadap subyek pajak atau pelaku usaha dengan penghasilan-penghasilan tertentu," ujarnya kepada Akurat.co.[] 

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Rajin Bayar Pajak, Pertamina Dapat Penghargaan Wajib Pajak dari Kemenkeu

Image

News

Berita Populer Ruhut Sebut Fadli Zon Bohong hingga Rizal Ramli Minta Mahfud Fakta di Lapangan Soal Kecurangan Pemilu

Image

News

Pemilu 2019

Farhat Abbas: Kalau Prabowo Tidak Jadi Presiden, Mau Jadi Apa Mereka?

Image

News

Pemilu 2019

Menggugat Sistem Pemilu 2019

Image

News

Pemilu 2019

Saatnya Rekonsiliasi

Image

News

Pemilu 2019

Efek Jokowi terhadap Perolehan Suara PDIP Tak Signifikan, Begitu Juga Prabowo ke Gerindra

Image

News

Pemilu 2019

Paranormal: Maafkan Bila Saya Salah Duga, Seolah Pak Prabowo Dijadikan Presiden Taman Mini oleh Para Pendukungnya

Image

News

Pemilu 2019

Ruhut: Bohong, Bohong, Bohong Lagi Kau Fadli Zon

Image

News

Pemilu 2019

Ruhut: Pendukung Prabowo Semakin Panik, Ingat Sahabat-sahabat Wartawan Pahlawan Komunikasi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Hari Buruh

60 E-commerce Berikan Diskon Gila-gilaan Saat Hari Buruh

Sejumlah 60 situs jual beli "online" (dalam jaringan/daring) memberikan diskon dalam rangka menyambut Hari Buruh.

Image
Ekonomi
Hari Buruh

Pemerintah dan Serikat Buruh Sepakat Bentuk Tim Khusus Pengkaji PP 78/2015

Ada kesepakatan untuk membentuk tim bersama merevisi PP 78 yang selama ini banyak pro-kontra di antara kalangan buruh.

Image
Ekonomi

KNKS Kenalkan Industri dan Gaya Hidup Halal kepada Milenial

Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) memperkenalkan industri dan gaya hidup halal kepada masyarakat.

Image
Ekonomi

Pengusaha Tekstil Minta Pemerintah Kembangkan Pertanian Kapas

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) meminta pemerintah mengembangkan pertanian kapas.

Image
Ekonomi
Hari Buruh

Terima Serikat Buruh di Istana, Jokowi Sepakati Revisi PP 78/2015

Pertemuan tersebut menyepakati revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan.

Image
Ekonomi

KLHK Harapkan Kontribusi Energi Terbarukan Ditingkatkan

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berharap kontribusi sektor energi bisa ditingkatkan dalam upaya pengurangan emisi gas ruma

Image
Ekonomi

GO-FOOD Optimis Cetak Jutaan Lapangan Pekerjaan Baru

Manajemen aplikator layanan pesan antar makanan online, Go-Food optimistis dapat mencetak jutaan lapangan kerja baru, menyusul tren peningka

Image
Ekonomi

Rakornas Kemenkop Akan Fokus Bahas 3 Isu, Apa Saja?

Kementrian Koperasi dan UKM akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada 2- 4 Mei 2019 mendatang di Bangka Belitung.

Image
Ekonomi

SiDU Youth Entrepreneurs Forum Siapkan Mahasiswa Berwirausaha Sejak Dini

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran penting dalam perekonomian Indonesia.

Image
Ekonomi

4 Keuntungan Berinvestasi dengan Nominal Kecil tapi Rutin

Berinvestasi dengan nominal kecil dan rutin ternyata membawa banyak keuntungan.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Soal Kecurangan Pemilu, Irfan Pulungan: Lucunya Mereka Teriak-teriak di Media

  2. Puasa Sebentar Lagi, 5 Kegiatan ini Pasti Kamu Tunggu-tunggu

  3. Pengawas dan Saksi Keberatan, Dua PPK di Jember Bongkar Kotak Suara

  4. TKN: Jokowi-Ma’ruf Menang Telak di Jateng dan Sulut

  5. TKN Tunjukkan Lagi Kemenangan Mutlak Paslon 01 dan Kebohongan Paslon 02

  6. MA, Si Peretas Website KPU Ditawari Kerja di Mabes Polri

  7. Keren! Boy William Buka Usaha Restoran Ada Museumnya

  8. Polisi Ini Bawa Anak saat Jaga Kotak Suara, Alasannya Bikin Haru

  9. Ma’ruf Harap Korpri Setjen MPR Tingkatkan Profesionalitas ASN

  10. Meleset dari Target, Proses Situng Baru 34 Persen

Available

fokus

Buruh Nasibmu Kini
Pemilu 2019
Revolusi Museum
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Robohnya Ribuan Pendekar Demokrasi

Image
Achmad Fachrudin

Menggugat Sistem Pemilu 2019

Image
Ujang Komarudin

Saatnya Rekonsiliasi

Image
Achmad Fachrudin

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Available

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

6 Gaya Santai Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, Gitaran hingga Traveling

Image
News

7 Potret Hangat Dedi Mulyadi Berbaur dengan Warga Saat Kulineran

Image
News

8 Potret Mumtaz Rais dan Istri yang Jarang Tersorot Media, Mesra Banget