image pemilu
Login / Sign Up

Perry Sebut Indonesia Telah Lama Suarakan Bauran Kebijakan Small Open Economy

Siti Nurfaizah

Image

Governor Bank of Thailand Veerathai Santiprabhob, Governor Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Governor Bank Negara Malaysia Nor Shamsiah Mohd Yunus menjadi panelis saat acara seminar dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 di Nusa Dua Bali, Sabtu (13/10/2018). Seminar tersebut mengangkat tema Per Jacobsson Panel : Is There a New Orthodoxy for Monetary Policy. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Bank Indonesia menyambut baik rencana Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) untuk menyusun kerangka kerja terbaru dengan kebijakan yang terintegrasi, yang juga merupakan rekomendasi dari berbagai negara berkembang terutama Indonesia.

Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan Musim Semi Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia (IMF-World Bank) 2019 yang berlangsung di Washington D.C., Amerika Serikat.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Senin (15/4/2019) mengatakan Indonesia sudah lama menyuarakan pentingnya bauran kebijakan terutama bagi kepentingan negara "small open economy" (SOE).

Negara "small open economy" merupakan negara yang berpartisipasi dalam perdagangan internasional, namun nilai perdagangannya masih kecil dibandingkan dengan mitra dagang lainnya sehingga kebijakannya tidak terlalu berpengaruh pada harga dunia, suku bunga, atau pendapatan.

"Masukan tersebut secara konsisten dikemukakan Indonesia di tengah saran kebijakan IMF dalam menghadapi volatilitas global yang cenderung mengedepankan pendekatan menggunakan instrumen tradisional (seperti suku bunga dan nilai tukar)," kata Perry dilansir dari Antara. 

Langkah IMF untuk menyusun kerangka kerja kebijakan terintegrasi tersebut adalah sebuah kemajuan yang merupakan perkembangan baik bagi Indonesia dan negara "small open economy" lainnya.

Di pertemuan itu, kata Perry, BI juga mendorong IMF untuk terus memperdalam studi mengenai efek rambatan dari ketegangan perdagangan seperti dampaknya terhadap rantai nilai global (global value chain).

Adapun IMF mengembangkan sebuah kerangka kerja kebijakan baru yang dinamakan "Integrated Policy Framework" (IPF) guna memitigasi risiko, meningkatkan elastisitas dan menerapkan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkesinambungan.

Kerangka Kerja kebijakan baru tersebut mempertimbangkan interaksi antara kebijakan moneter, nilai tukar, makroprudensial, dan pengelolaan aliran modal.

Pertemuan tersebut juga menyoroti perlambatan ekonomi global dan upaya untuk mengatasi perlambatan tersebut. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan turun dari 3,6 persen pada 2018 menjadi 3,3 persen pada 2019, sebelum akhirnya kembali melanjutkan momentum permenjadi 3,6 persen pada 2020.

Perekonomian global diperkirakan tetap ekspansif, walaupun ekspansi tersebut lebih lemah dibandingkan perkiraan pada Oktober 2018.

Sebagai rangkaian dari Pertemuan Musim Semi IMF-World Bank 2019, dilakukan pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara G20. Pada kesempatan tersebut Indonesia bersama negara G20 lainnya sepakat memperkuat kerja sama internasional untuk mendukung tercapainya pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, berimbang dan bersifat inklusif.

"Indonesia menekankan pentingnya koordinasi kebijakan di tengah perlambatan ekonomi global untuk menjaga stabilitas dan tetap mendorong pertumbuhan. Hal ini telah diterapkan di Indonesia dan terefleksi dari pertumbuhan yang tetap kuat di tengah ketidakpastian dan perlambatan perekonomian global. Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,17 persen di 2018 yang merupakan capaian tertinggi dalam 5 (lima) tahun terakhir," kata Perry.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

USMCA Hanya Berpengaruh Sedikit pada Perekonomian AS

Image

Ekonomi

UE Tambahkan Tarif untuk Produk Pesawat hingga Tas dari AS

Image

News

5 Hewan yang Pernah Diangkat jadi Wali Kota di Amerika Serikat

Image

Ekonomi

China Kecewa Kalah dari AS di WTO

Image

Ekonomi

WTO Vonis China Melanggar Ketentuan Tarif Pertanian kepada AS

Image

Gaya Hidup

National Park Week, AS Gratiskan Tiket Masuk Semua Taman Nasional

Image

Ekonomi

Eropa Akan Merespon Jika AS Sanksi Investasinya di Kuba

Image

Ekonomi

Ekonomi China Bangkit dari Keterpurukan di Kuartal I

Image

Ekonomi

Takut Kena Sanksi AS, Repsol Hentikan Bisnis Minyaknya dengan Venezuela

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Paskah

Bebas Membengkak! 4 Tips Bikin Paskah Tetap Asyik Sekaligus Berhemat

Daripada beli telur yang sudah dihias, yang tentu saja akan menambah harga dari telur biasa, lebih baik melibatkan anak-anak untuk menghias

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Dorong Generasi Milenial Miliki Rumah Layak Huni

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan terus mendorong generasi milenial untuk dapat memiliki rumah yang layak huni.

Image
Ekonomi

Dana Stimulan dan Santunan Tahap Satu Tsunami Palu Telah Ditransfer

Jika dana stimulan dan santunan duka tahap satu itu diberikan kepada sekitar enam ribu korban.

Image
Ekonomi

Operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Dihentikan Akibat Kebakaran

Hal ini dilakukan karena pihak pengelola bandara harus mematikan aliran listrik untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran yang lebih fatal.

Image
Ekonomi

Jalur Sutra China, Mampu Mendorong Investasi dan Perdagangan Global

Belt and Road Initiative mampu mendongkrak investasi dan perdagangan global.

Image
Ekonomi

Derita Konsumen Pesawat Udara, Tiket Mahal Ditambah Tarif Bagasi Terlampau Tinggi

Harga yang ditawarkan maskapai masih tetap tinggi.

Image
Ekonomi

USMCA Hanya Berpengaruh Sedikit pada Perekonomian AS

Komisi Perdagangan Internasional AS memperkirakan produksi kendaraan AS menurun jika USMCA diterapkan.

Image
Ekonomi

Kerajinan Kuda Lumping Khas Tulungagung jadi Primadona Pasar Mancanegara

Kerajinan jaranan atau kuda lumping "senterewe" khas Tulungagung, Jawa Timur, diminati banyak penggemar benda seni mancanegara.

Image
Ekonomi

UE Tambahkan Tarif untuk Produk Pesawat hingga Tas dari AS

Uni Eropa (UE) menambah rincian atas daftar penambahan tarif impor AS untuk USD20 miliar barang - barang AS.

Image
Ekonomi

Menteri Susi Terjun Lakukan Operasi Illegal Fishing di Laut Natuna

Pemerintah memiliki tujuan yang sama untuk memberantas illegal fishing dari perairan Indonesia.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Kejutan dari PSI, Masuk Empat Besar di Jakarta

  2. Sejumlah Pengamat Internasional Sudah Prediksi Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

  3. Charta Politika: Pelaporan Hasil Quick Count ke Polisi Salah Alamat

  4. Turunkan Tensi Politik, Relawan Milenial Jokowi-Ma'ruf Ajak Semua Unsur Bersatu

  5. Pengamat Prediksi Gerindra dan Prabowo akan Ditinggalkan Partai Koalisi

  6. Wajah Lesu dan Tidak Senyum Sandi, BPN: Beliau Kurang Sehat Karena Kecapean

  7. Hitung Cepat Menangkan Jokowi-Ma'ruf, Pengamat Sarankan Sandiaga Jadi Wagub Lagi

  8. Jatuhnya Kerajaan Bisnis Pesawat Boeing

  9. Analisa Pakar Mikroeksprsi Soal Bahasa Tubuh Sandiaga Uno

  10. PSI Tembus DPRD DKI, Tanda Lunturnya Kepercayaan Masyarakat terhadap Partai Lama

Available

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe
Available

kolom

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Image
Achmad Fachrudin

Merayakan Puncak Ritual Politik 2019

Available

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

7 Potret Kemesraan Pengantin Baru Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan Suami

Image
News

5 Politisi Muda yang Aktif Banget di Sosial Media

Image
News

8 Potret Romantis Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Istri di Berbagai Kesempatan