image banner ramadan
Login / Sign Up

CEK FAKTA: Benarkah Kemiskinan dan Ketimpangan Semakin Meningkat?

Wayan Adhi Mahardika

Debat Pilpres 2019

Image

Warga melintas di pemukiman kumuh yang menyatu dengan area pemakaman etnis Tionghoa di kawasan Kebon Nanas, Jakarta, Selasa (17/7/2018). Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), presentase kemiskinan di Jakarta menurun sebanyak 3,57 persen atau 373,12 ribu jiwa. Data tersebut dihimpun sejak September 2017 hingga Maret 2018. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Dalam debat kelima antara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden menjelang Pemilihan Presiden 2019 di Hotel Sultan Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Pasangan nomor urut 02 menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia salah arah, sehingga menyebabkan kemiskinan dan ketimpangan semakin tinggi dan melebar.

Menurut Fakta Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka ketimpangan atau rasio gini pengeluaran masyarakat Indonesia menurun. Pada September 2018, angka rasio gini sebesar 0,384, turun 0,005 poin dari Maret 2018 yang tercatat 0,389.

Skor Rasio Gini mendekati 0 mencerminkan kian sempitnya ketimpangan di suatu wilayah. Adapun ukuran ketimpangan lain yang sering digunakan adalah persentase pengeluaran pada kelompok penduduk 40% terbawah atau yang dikenal dengan ukuran Bank Dunia. Berdasarkan ukuran ini, tingkat ketimpangan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu tingkat ketimpangan tinggi jika persentase pengeluaran kelompok penduduk 40% terbawah angkanya di bawah 12%, ketimpangan sedang jika angkanya berkisar antara 12%–17%, serta ketimpangan rendah jika angkanya berada di atas 17 %.

baca juga:

Pada September 2018, persentase pengeluaran pada kelompok 40% terbawah adalah sebesar 17,47%, yang berarti ada pada kategori ketimpangan rendah. Kondisi ini naik jika dibandingkan dengan Maret 2018 yang sebesar 17,29% dan September 2017 yang sebesar 17,22%. Hal ini memberikan arti bahwa secara nasional, telah terjadi perbaikan tingkat ketimpangan selama periode September 2017–September 2018.

Secara nasional, pengeluaran 40% penduduk lapisan bawah tumbuh 3,55%, pengeluaran 40% penduduk lapisan menengah meningkat 3,40%, serta pengeluaran 20% penduduk teratas hanya naik 1,28%. Alhasil, ketimpangan penduduk kaya dan miskin semakin berkurang.

Sedangkan Data resmi yang dirilis oleh BPS menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2018 sebanyak 25,67 juta orang (9,66  persen dari total penduduk Indonesia). Artinya, persentase penduduk miskin menurun jika dibandingkan dengan kondisi September 2017 yang berada pada angka 10,12 persen (26,58 juta orang). Dari September 2017 – September 2018, sebanyak 0,91 juta orang berhasil dientaskan dari garis kemiskinan. Angka kemiskinan satu digit ini merupakan angka terendah sepanjang sejarah. 

Lembaga kajian kebijakan fiskal, sosial dan pembangunan berkelanjutan, Prakarsa mengatakan pemerintah harusnya mengadopsi sistem indeks kemiskinan multidimensi dalam (IKM) dalam mengkaji tingkat kemiskinan di Indonesia. Menurut perhitungan IKM Pada periode 2015-2018, hasil penghitungan menunjukkan bahwa 2015, penduduk miskin multidimensi mencapai lebih dari 34 juta orang  (13,53 persen). Pada 2016, penduduk miskin multidimensi turun menjadi 30 juta orang (12 persen).

Pada 2017 terjadi penurunan yang sangat signifikan, penduduk  miskin multidimensi tahun 2017 mencapai 24,9 juta orang (9,56 persen). Pada 2018, jumlah penduduk miskin multidimensi turun menjadi 21,5 juta orang atau sekitar 8,17 persen dari total penduduk Indonesia. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Impor RI Februari 2019 Naik 10,31 Persen Jadi USD13,49 Miliar

Image

Ekonomi

RI Disebut Deindustrialisasi, JK: Itu Tidak Benar!

Image

Ekonomi

Ekspor RI Maret 2019 USD14,03 Miliar Naik 11,71 Persen

Image

Ekonomi

Tidak Semua Industri Cocok Terapkan Konsep 4.0, Pemerintah Harus Selektif

Image

Ekonomi

Indonesia Tidak Alami Deindustrialisasi Pak Prabowo

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Intip Strategi Sandi Tingkatkan Rasio Pajak RI

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Pembangunan Infrastruktur di Luar Jawa Upaya Pemerataan

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Kartu Truft Jokowi dari Prabowo

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

CEK FAKTA: Sosok Rahman, Pemuda Sukses yang Disebut Sandi Benar Ada?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pabrik yang Tua serta Kualitas Tebu Pengaruhi Produksi Gula

Peneliti dari Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menyarankan pemerintah serius berfokus dalam merevitalisasi

Image
Ekonomi

Efek Perang Dagang Indonesia Dorong Penguatan Sistem Perdagangan WTO

Indonesia mendorong penguatan sistem perdagangan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang disampaikan melalui Pertemuan Menteri Perdagangan A

Image
Ekonomi

Kemenhub Diminta Atur Besaran Tarif Promo Ojek Online

Kementerian Perhubungan diminta untuk melarang aplikator transportasi ojek daring (ojol) menerapkan tarif promo yang berlebihan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Bakal Hidupkan Kembali Industri Galangan Kapal di Batam

Pemerintah Kota Batam ingin menghidupkan kembali industri galangan kapal.

Image
Ekonomi

RISED: Mayoritas Masyarakat Tolak Kenaikan Tarif Baru Ojol

Sebanyak 75 persen konsumen menolak penerapan tarif baru ojek daring berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019.

Image
Ekonomi

Kapolri Ingatkan Pelaku Industri RI agar Taat Hukum Jalankan Bisnis

Kapolri Tito Karnavian mengingatkan para pelaku industri agar tidak melanggar hukum dalam menjalankan bisnisnya.

Image
Ekonomi

MIAP Ungkap Sebab Beredarnya Barang Palsu di Situs e-Dagang

Ratusan portal e-Dagang bermasalah yang merugikan pemilik merek dagang hingga pengguna akhir atau konsumen.

Image
Ekonomi

Persiapan Mudik Astra Infra Siapkan 4 Fasilitas Cegah Kemacetan, Apa Saja?

Astra Infra akan kembali menyiapkan fasilitas layanan mudik untuk tahun ini.

Image
Ekonomi

Unika Atma Jaya Dukung Ketahanan Pangan Indonesia dengan Gelar Festival

Pemerintah melakukan berbagai upaya dalam menjamin ketersediaan dan pemerataan bahan pangan Indonesia.

Image
Ekonomi

Hadirnya FastGo Vietnam Bisa Redakan Perang Tarif Transportasi Online

Munculnya taksi online FastGo Vietnam dapat menghapus perang tarif.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Puluhan Ormas Lintas Agama Dan Etnis Deklarasi Tolak "People Power"

  2. KPU Dan Bawaslu Setuju Batalkan Perhitungan 62 Ribu Surat Suara PSU Kuala Lumpur

  3. Ajaib, Lirik Lagu Kasidah Era 90-an Ini Tepat Ramal Kejadian Masa Sekarang

  4. Calon Bidadari Kompleks Ini Kompak Pakai Mukena Bergaya Anti Mainstream

  5. Ratna Ungkap Konferensi Pers Inisiatif Prabowo, Guntur Romli: Memanfaatkan sebagai Kampanye Politik

  6. Demi Tegaknya NKRI, Kematian Ratusan Petugas KPPS Diminta Diusut Tuntas

  7. Bela SBY dan Ani Yudhoyono, Jansen: Teruslah Serang Kami jika Kalian Meyakini Prabowo Bisa Menang!

  8. Jelang Pengumuman Hasil Pilpres 2019, Sandiaga Pilih Bekerja untuk Masyarakat

  9. Anak Buah Anies Baswedan Instruksikan RSUD Siaga Tampung Korban Unjuk Rasa 22 Mei

  10. Prabowo-Sandi Menang Telak Atas Jokowi-Ma’ruf di Riau

Available

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Available

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Sejumlah Fakta Imam Malik dan Pemikirannya Menyoal Pajak

Image
News

Bak Pasangan Muda, 5 Potret Romantis Gubernur Sulses Nurdin Abdullah dan Istri

Image
News

5 Potret Kompak Gubernur Khofifah dan Arumi Bachsin, Sampai Dibonceng!