image banner ramadan
Login / Sign Up

IGJ Kritisi Wacana Pemerintah Sasar Pasar Ekspor Non-tradisional

Rizal Mahmuddhin

Image

Ilustrasi - Ekspor | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Indonesia for Global Justice (IGJ) mengkritik strategi pemerintah yang berwacana bakal menyasar pasar ekspor nontradisional, sementara pasar utama dunia belum tergarap dengan optimal.

"Pasar-pasar dunia tidak kita kerjakan dengan serius, tapi mau buka pasar baru. Logikanya kalau pasar besar itu sudah optimal kita kerjakan, kita bisa sasar pasar baru sebagai ekspansi atau diversifikasi arah," kata Research Associate IGJ Hafidz Arfandi dikutip dari Antara, Kamis(11/4/2010).

Hafidz menuturkan pasar baru seperti Amerika Serikat, Uni Eropa atau Australia merupakan pasar besar utama yang seharusnya bisa digarap dengan baik. Namun, impor ketiga pasar itu dari Asia justru sangat rendah.

baca juga:

Indonesia pun, lanjut dia, masih kalah jauh dari Thailand, Malaysia dan Vietnam untuk bisa mengekspor ke Amerika Serikat, Uni Eropa dan Australia.

"Kalau pasar yang besar saja kita kalah, kemudian kita mau bertarung dengan negara-negara di wilayah yang postur ekonominya relatif kecil, ini bahaya karena persaingan juga akan sama," ungkapnya.

Hafidz berpendapat ketimbang sesumbar untuk menggarap pasar baru, alangkah baiknya jika Indonesia berupaya untuk meningkatkan daya saing produk.

"Maka yang perlu kita fokuskan adalah daya saing daripada mengalihkan pasar kita," katanya.

Meski demikian, Hafidz juga mengatakan membuka pasar baru, utamanya ke Amerika Selatan, Afrika dan Asia Tengah, juga tetap penting dilakukan dengan fokus pada produk unggulan industri makanan, kimia dan farmasi, tekstil dan alas kaki.

"Kerja sama dengan Amerika Selatan yang punya karekteristik sama dengan kita juga bisa didorong," ujarnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Menteri Basuki Dorong Ekspor Jembatan Girder Baja

Image

Ekonomi

Pemerintah Pakai Isu Nasib Petani Lawan UE Terkait Diskriminasi Sawit?

Image

Ekonomi

BI Optimis Ekonomi Jateng Tumbuh Lebihi Ekspektasi

Image

Ekonomi

Ekonom dan Bankir Kompak Sebut Neraca Perdagangan Akan Kembali Defisit

Image

Ekonomi

Darmin: Biaya Kampanye Hitam Sawit di UE 5 Kali Lebih Besar Dibanding Coca Cola

Image

Ekonomi

Menko Darmin Paparkan Hasil Upaya Diplomasi ke Uni Eropa

Image

Ekonomi

Perjanjian Dagang Internasional Tidak Mampu Selesaikan Masalah Ekspor Impor Indonesia

Image

Ekonomi

Menteri Bambang: Lambatnya Perekonomian Maluku Karena Ketergantungan pada Sektor Primer

Image

Ekonomi

Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Ini Bukti Jokowi Dukung Pertumbuhan Ekonomi Digital

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Usai Pemilu Investasi Diklaim Bakal Meningkat, Tapi Kok Sektor Manufaktur Turun Terus?

Pemerintah akan tancap gas mengupayakan pemulihan kinerja investasi dan ekspor yang selama ini rentan terdampak ketidakpastian global.

Image
Ekonomi

Harga Minyak Dunia Jatuh Berkat Ketegangan Perdagangan

Ini karena investor memantau prospek perdagangan global dan data manufaktur Amerika Serikat.

Image
Ekonomi

Yen Jepang Gebuk Dolar AS

Penurunan kurs Dolar AS ini di tengah meningkatnya minat investor terhadap yen Jepang.

Image
Ekonomi

Wall Street Makin Jeblok Karena Ketegangan Perdagangan

Ini karena meningkatnya kekhawatiran ketegangan perdagangan dapat memperlambat ekonomi global.

Image
Ekonomi

Demi Kurangi Biaya Logistik, Kebijakan Infrastruktur Harus Dilanjutkan

setelah terpilihnya Presiden Jokowi nasib pembangunan infrastruktur bakal terus dilanjutkan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Sebut Tiga Faktor Membuat Indonesia Melirik Kerja Sama dengan Rusia

Pertama, investasi kawasan industri di luar Pulau Jawa dengan berfokus pada hilirisasi sumber daya alam.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Negara-negara Anggota SCO Sepakat Tolak Proteksionisme Perdagangan

Para menteri luar negeri dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) menentang Proteksionisme.

Image
Ekonomi

Ricuhnya Demo Pemilu Tak Pengaruhi Investor di Pasar Modal

Aksi unjuk rasa 22 Mei 2019 yang berujung ricuh tidak mempengaruhi investor di pasar modal untuk melakukan transaksi beli.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Strategi Proteksionisme Bergaya 'Old Style' Amerika Bakal Jadi Bumerang

Praktik proteksionisme gaya lama tampaknya kembali menjadi strategi yang dipakai oleh Amerika Serikat (AS) baru-baru ini.

Image
Ekonomi

Situasi Normal, Pedagang di Petamburan Kembali Berjualan

Sudah banyak mobil berlalu-lalang sejak siang tadi sehingga pedagang mulai berani membuka warungnya lagi.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Kuasa Hukum Nikita Mirzani Tunjukkan Bukti Perkawinan di Persidangan

  2. Mataram Makin Siap Kembangkan Desa Wisata

  3. Alasan Pertumbuhan Ekonomi, Belanda Akhiri Kerja Sama dengan Indonesia Pada 2020

  4. Korsel Butuh 8.000 TKI dan Bakal Digaji Rp21 Juta, Tertarik Melamar?

  5. Bebas Jebol! 5 Tips Bikin Mudik Tetap Hemat

  6. Yang Lebih Baik dari De Gea, Ada di Kasta Dua

  7. Tak Disangka, Sopir Uber Ini Adalah Penjahat Perang Somalia

  8. Kisah Catherine Coulthard, Guru Non-Muslim yang Ikut Puasa Selama 1 Bulan demi Dukung Siswa Muslimnya

  9. Arifin Ilham di Mata Jaja Miharja

  10. Pesan Terakhir Ust Arifin Ilham: Segala Sesuatu yang Diciptakan ada Kadaluarsanya

Available

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Sosok

Image
News

6 Potret Kebersamaan Aburizal Bakrie dan Tatty Murnitriati, Romantis Abis!

Image
News

Masa Kerja Segera Berakhir, 5 Momen Kedekatan Jokowi dan Jusuf Kalla

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Ahmad bin Hanbal, Penentang Monopoli Pasar