image banner ramadan
Login / Sign Up

Rasio Pajak, PR Berat untuk Kedua Capres dan Cawapres

Ade Miranti

Image

Para pengamat CORE Indonesia dalam memaparkan prediksi perdebatan kedua kandidat capres dan cawapres, berlangsung di Hong Kong Kafe, Jakarta, Selasa (9/4/2019). | AKURAT.CO/Ade Miranti

AKURAT.CO Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet berpendapat, apabila salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden dari kedua kandidat menang, berharap ada pembenahan dalam kebijakan fiskal yang selama ini sudah dinilai positif namun belum sempurna.

Semisal, rasio pajak yang selama ini mereka sorot. Pembenahan rasio pajak ini tentu saja tidak mampu diubah dalam waktu singkat. Menurut dia, butuh formulasi yang matang agar penerimaan pajak semakin maksimal dan bisa meningkat secara signifikan.

"Ya salah satunya sih sepertinya menaikan tax ratio. ya untuk menaikkan tax ratio memang tidak bisa dilakukan dalam kurun waktu satu sampai dua tahun saja, itu diperlukan jangka waktu yang lebih panjang," ujar Yusuf ditemui dalam diskusi di Hong Kong Cafe, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

baca juga:

CORE menilai, potensi pajak yang paling menggiurkan adalah dari sisi usaha digital yang marak berkembang. Meski diyakini mampu mendongkrak penerimaan pajak dari bisnis digital, tetapi tetap akan menemui kendala yang harus diperkuat lagi manajemen perpajakannya.

"Bagaimana cara menaikkan tax ratio, salah satunya dengan cara menggali potensi pajak baru dari potensi pajak digital. Tetapi ini bukan tanpa tantangan. Salah satu tantangan untuk menggali pajak digital itu adalah transaksi ekonomi digital totalitas negara dan kadang buktinya itu susah untuk diadministrasi," katanya.

Alternatif lainnya, disarankan agar persoalan pajak pisah lembaga dari Kementerian Keuangan yang selama ini membawahi mereka. Sebab, dengan cara ini juga akan memaksimalkan penerimaan pajak.

"Untuk itu saya pribadi menyarankan, memang diskusi tentang pembentukan badan otonomi pajak yang yang baru itu perlu diangkat kembali. Kenapa saya mengatakan pajak itu penting, karena badan otonomi pajak itu lebih leluasa dalam menentukan kebijakan. Misalnya, merekrut pegawai kemudian merancang anggaran," imbau Yusuf.

"Ketika pemerintah misalnya menetapkan kita harus mengejar pajak dan ekonomi digital dengan adanya badan otonomi pajak, kini mereka bisa menyesuaikan bahwa inilah yang dibutuhkan untuk mengejar pajak ekonomi digital," lanjutnya.

Selama DJP masih gabung dengan kementerian keuangan, anggarannya akan terbatas. Pasalnya, selama ini operasional DJP masih bergantung dari kementerian keuangan. "Jadi, kurang leluasa sih kalau seandainya DJP itu gabung dengan kementerian keuangan," ucapnya.

Pembenahan jangka pendeknya, yakni tarif pajak yang dianggap masih lebih tinggi dari negara-negara lainnya. Selain itu, masalah sistem internal pajak juga perlu re-strukturisasi kembali.

"Kalau saya lihat sih memang daya saing tarif pajak. Artinya seperti ini, pemerintah selalu mengatakan bahwa tarif pajak kita relatif lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain. Sebenarnya bukan tarif pajak saja yang menjadi masalah, yang menjadi masalah adalah administrasi, kemudahan pelaporan, dan administrasi pencatatan. Misalnya itu sebenarnya yang bisa diselesaikan dalam jangka waktu lebih pendek, dengan cara itu kita berharap bahwa penerimaan perpajakan dalam jangka pendek bisa meningkat," jelas dia. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Olahraga

Kylian Mbappe

Pernyataan Kontroversial Mbappe Disebabkan Kesal dengan pelatih

Image

Hiburan

KPU Umumkan Pemenang Pilpres, Slamet Rahardjo Berharap Tragedi 1965 Tak Terulang Lagi

Image

Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Fakta Al-Auza'i, Yatim Penggagas Ilmu Ekonomi Syariah

Image

News

Penuh Semangat, Neno Warisman Ajak Peserta Demo Bermalam di Bawaslu

Image

Olahraga

AC Milan

Piatek Enggan Bahas Masa Depannya di Milan

Image

Ekonomi

Ekonom Soal Diskriminasi Sawit: Lapor ke WTO Pilihan Terakhir Saja

Image

Ekonomi

Kemenkop Gandeng GOJEK adakan Pelatihan Kewirausahaan

Image

News

Pemilu 2019

Wiranto Minta Prabowo-Sandi Terima Kekalahan

Image

News

Pemilu 2019

Yusril Sambut Baik Keputusan 02 Gugat Hasil Pilpres 2019 ke MK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Roda Ekonomi Ramadan

Fakta Al-Auza'i, Yatim Penggagas Ilmu Ekonomi Syariah

Al-Auza'i merupakan salah satu pengagas orisinal dalam ilmu ekonomi syariah.

Image
Ekonomi

Ekonom Soal Diskriminasi Sawit: Lapor ke WTO Pilihan Terakhir Saja

Apabila Indonesia membawa persoalan sawit ini ke WTO, peluang Indonesia untuk menang tak begitu besar,

Image
Ekonomi

Kemenkop Gandeng GOJEK adakan Pelatihan Kewirausahaan

Pelaku usaha diharapkan mampu mengantisipasi segala perubahan yang terjadi sebagai konsekuensi dari kemajuan teknologi.

Image
Ekonomi

SKK Migas Antisipasi Kargo LNG di Kilang Bontang Berpotensi High Inventory

Pertamina dan Kilang Bontang juga diminta mempersiapkan hal teknis untuk menghindari unmanageable high inventory.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Semakin Meluasnya Perang Dagang Semakin Tidak Berfaedah Bagi Ekonomi Dunia

Semakin meluasnya eskalasi perang dagang pada akhirnya tidak akan menyelesaikan masalah.

Image
Ekonomi

Pegadaian Gandeng 4 BUMN Untuk Jual dan Pasarkan Produk

Pegadaian gandeng empat BUMN untuk melakukan penjualan dan pemasaran produk.

Image
Ekonomi

Hasil Pemilu Telah Diumumkan Investor Tak Perlu Wait and See, Alasannya?

Tahun 2019 diyakini merupakan tahun yang baik bagi investasi di pasar modal khususnya saham.

Image
Ekonomi

Kalah Pamor Dengan Proyek Infrastruktur, Tol Laut Sangat Dirasakan Masyarakat

Tol Laut manfaatnya sangat bisa dirasakan bagi masyarakat yang tinggal di daerah T3P.

Image
Ekonomi

Proyek Gerbang Tol Cikampek Utama Segera Rampung

Gerbang Tol Cikampek Utama berlokasi di jalan Tol Jakarta-Cikampek kilometer 70 dan Gerbang Tol Kalihurip Utama di kilometer 67.

Image
Ekonomi

KKP Klaim Teknologi RAS Sukses Tingkatkan Produksi Benih Gurame

Masa pemeliharaan benih juga relatif lebih pendek 30 hari telah mencapai ukuran 2-4 cm dengan tingkat kelulusan hidup mencapai 95 persen.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Penerawangan Paranormal: Rakyat Indonesia Tidak Gila Semua, Bahkan Persentase Kaum Waras Saya Yakin Masih Dominan

  2. Diduga Banyak Petugas KPPS Meninggal Karena Racun, Christine Hakim: Itu Hoax

  3. KPU Umumkan Jokowi-Ma'ruf Menang di Sumut, BPN Tuding Kapoldanya Terlibat

  4. Massa Aksi 22 Mei Sudah Berdatangan dari Daerah, Polisi Siaga

  5. Uskup Bogor: Saya Berterimakasih Saudara-saudari Beragama Islam Menerima Undangan Kami Buka Puasa di Tempat Ini

  6. KPK Temukan Kerugian Negara Ratusan Miliar dalam Korupsi Pengadaan Kapal

  7. Kini Hadir Asuransi Si Mudik, Menanggung Transportasi Darat, Laut dan Udara

  8. Jenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma, Prabowo Bawakan Nasi Padang

  9. Daftar Caleg DKI Jakarta yang Melenggang ke Senayan

  10. Kopassus Sudah Siaga Amankan 22 Mei

Available

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Available

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Fakta Al-Auza'i, Yatim Penggagas Ilmu Ekonomi Syariah

Image
News

5 Fakta Menarik Romadhony Putra Pratama, Mahasiswa yang Lolos Jadi Anggota DPRD Kaltim

Image
News

Romantis, 6 Potret Kehangatan Agum Gumelar dan Istri