image pemilu
Login / Sign Up

Jokowi-Ma'ruf Harus Waspadai Kebijakan-kebijakan Ini Agar Suaranya Tak Tergerus

Ade Miranti

Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Image

Ekonom Universitas Indonesia (UI), Faisal Basri. | AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO Peneliti senior dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri menjabarkan beberapa kemungkinan alasan menurunnya elektabilitas pemilih untuk kandidat calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin pada survei Litbang yang ditampilkan oleh media Kompas.

"Ada beberapa kemungkinan penyebab penurunan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf berdasarkan tinjauan beberapa indikator ekonomi. Pertama, jutaan petani kecewa akibat membanjirnya impor gula, garam, dan beras. Juga peningkatan impor jagung akibat kelangkaan pasokan yang sebagian besar digunakan sebagai bahan baku utama pakan ternak," ujarnya melalui keterangan tertulis dari Faisalbasri.com, Jumat (22/3/2019).

Menurut dia, petani padi mulai mengeluh karena impor beras dilakukan semasa panen. Begitu pula Harga Pembelian Pemerintah (HPP) beras tidak kunjung dinaikkan sejak 2015. Pemerintah hanya memberikan fleksibilitas kepada Bulog untuk membeli gabah dengan harga 10 persen di atas HPP, padahal harga pasar lebih tinggi dari HPP plus 10 persen itu.

baca juga:

"Tampaknya pemerintah gamang karena lebih mengutamakan stabilisasi harga beras di tingkat konsumen. Manajemen perberasan khususnya dan pangan umumnya yang buruk ditengarai menjadi salah satu penyebab elektabilitas Jokowi tergerus," katanya.

Petani tanaman pangan masih bisa menikmati kenaikan niai tukar (kenaikan harga produk yang dihasilkan petani lebih tinggi dari kenaikan harga barang dan jasa yang dibeli petani) lebih disebabkan oleh mekanisme pasar ketimbang kebijakan pemerintah terkait dengan HPP. Namun, sejak 2015 petani secara keseluruhan praktis tidak menikmati kenaikan nilai tukar yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan mereka.

Nilai tukar petani secara keseluruhan selama pemerintahan Jokowi praktis tidak mengalami perubahan, bahkan lebih kerap mengalami tekanan. Kelompok yang paling tertekan adalah petani tanaman perkebunan rakyat. Lain halnya dengan sektor perikanan.

Di sini, Faisal Basri memuji kinerja Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang mampu memberikan kesejahteraan terhadap nelayan tangkap yang menikmati peningkatan nilai tukar paling tinggi. "Tanpa banyak gembar gembor dan di tengah tekanan dari sesama koleganya, Menteri KKP telah menunjukkan kerja nyata dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan," puji dia.

Dia juga menilai, penurunan elektabilitas juga disebabkan kalangan buruh informal di perkotaan, khususnya buruh bangunan. Upah riil mereka cenderung turun dalam empat tahun terakhir. Kalangan pegawai negeri sipil, tentara, dan polisi tidak menikmati kenaikan gaji dalam tiga tahun terakhir.

Pemerintah baru menaikkan gaji mereka tahun ini dan pencairannya akan dirapel pada April nanti. Dan ada kemungkinan kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut mampu meraup suara namun tidak begitu signifikan. Faktor psikologis menjadi tantangan yang dihadapi petahana. Pemilih cenderung memilih petahana jika kinerjanya sangat memuaskan dan berdampak langsung kepada pemilih.

Pembangunan Infrastruktur yang dibanggakan oleh capres petahana itu menurut dia justru banyak menguntungkan kelas menengah ke atas, sehingga sulit mengompensasikan tekanan yang dialami kelompok pendapatan 40 persen terbawah yang tidak menikmati perbaikan berarti.

Pasangan yang bisa meraih kepercayaan dari ceruk pemilih yang belum menentukan pilihan, khususnya kelompok pendapatan 40 persen terbawah akan berpotensi memperoleh tambahan suara.

"Jika Tim Jokowi-Ma’ruf tidak melakukan blunder atau kesalahan fatal, agaknya Prabowo-Sandi harus bekerja amat keras mengeksploitasi nasib kelompok 40 persen terbawah yang kurang diuntungkan selama empat setengah tahun terakhir dan menerapkan strategi spektakuker untuk menang," katanya. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Kunjungi Natuna, Menteri Susi Beri Kapal Motor Tempel ke Prajurit TNI

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR: E-Learning Solusi Efektif Kembangkan Kompetensi ASN

Image

Ekonomi

Mau Hidup Berarti dan Kaya Hati, Ini 4 Filosofi Tani yang Bisa Direnungi

Image

Ekonomi

Curhat Pengelola Bumdes dan Petani PisangĀ Soal Manfaat AMMDes

Image

Ekonomi

Penyerapan Karet Sebagai Campuran Aspal, Redam Jerit Petani?

Image

Ekonomi

Transparansi Perizinan Tarik Ulur, Tata Kelola Perikanan Masih Jadi PR

Image

Ekonomi

Pengamat Nilai Impor Bawang Putih Tetap Diperlukan

Image

News

Pemilu 2019

Sekjen Kemensos Ingatkan ASN untuk Terus Bekerja Profesional Usai Pemilu

Image

News

Pemilu 2019

Tarik Perhatian Pemilih, Petugas PPS di Aceh Besar Pakai Baju Petani dan Pengantin Aceh

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Dorong Generasi Milenial Miliki Rumah Layak Huni

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan terus mendorong generasi milenial untuk dapat memiliki rumah yang layak huni.

Image
Ekonomi

Dana Stimulan dan Santunan Tahap Satu Tsunami Palu Telah Ditransfer

Jika dana stimulan dan santunan duka tahap satu itu diberikan kepada sekitar enam ribu korban.

Image
Ekonomi

Operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Dihentikan Akibat Kebakaran

Hal ini dilakukan karena pihak pengelola bandara harus mematikan aliran listrik untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran yang lebih fatal.

Image
Ekonomi

Jalur Sutra China, Mampu Mendorong Investasi dan Perdagangan Global

Belt and Road Initiative mampu mendongkrak investasi dan perdagangan global.

Image
Ekonomi

Derita Konsumen Pesawat Udara, Tiket Mahal Ditambah Tarif Bagasi Terlampau Tinggi

Harga yang ditawarkan maskapai masih tetap tinggi.

Image
Ekonomi

USMCA Hanya Berpengaruh Sedikit pada Perekonomian AS

Komisi Perdagangan Internasional AS memperkirakan produksi kendaraan AS menurun jika USMCA diterapkan.

Image
Ekonomi

Kerajinan Kuda Lumping Khas Tulungagung jadi Primadona Pasar Mancanegara

Kerajinan jaranan atau kuda lumping "senterewe" khas Tulungagung, Jawa Timur, diminati banyak penggemar benda seni mancanegara.

Image
Ekonomi

UE Tambahkan Tarif untuk Produk Pesawat hingga Tas dari AS

Uni Eropa (UE) menambah rincian atas daftar penambahan tarif impor AS untuk USD20 miliar barang - barang AS.

Image
Ekonomi

Menteri Susi Terjun Lakukan Operasi Illegal Fishing di Laut Natuna

Pemerintah memiliki tujuan yang sama untuk memberantas illegal fishing dari perairan Indonesia.

Image
Ekonomi

3 Poin Penting bagi Kamu yang Ingin Cepat Ngerti Reksa Dana, Mudah Banget!

Manajer investasi akan mengumpulkan pemodal-pemodal, termasuk kamu, yang ingin membeli saham

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. KNPI Siap Hadapi Gerakan Inkonstitusional yang Ingin Dilakukan Oleh Siapapun

  2. Prabowo Jawab Salam Netizen di Instagram

  3. Kejutan dari PSI, Masuk Empat Besar di Jakarta

  4. Sejumlah Pengamat Internasional Sudah Prediksi Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

  5. Charta Politika: Pelaporan Hasil Quick Count ke Polisi Salah Alamat

  6. Eropa Akan Merespon Jika AS Sanksi Investasinya di Kuba

  7. Turunkan Tensi Politik, Relawan Milenial Jokowi-Ma'ruf Ajak Semua Unsur Bersatu

  8. Curhat Pengelola Bumdes dan Petani PisangĀ Soal Manfaat AMMDes

  9. Wajah Lesu dan Tidak Senyum Sandi, BPN: Beliau Kurang Sehat Karena Kecapean

  10. Pengamat Prediksi Gerindra dan Prabowo akan Ditinggalkan Partai Koalisi

Available

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe
Available

kolom

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Image
Achmad Fachrudin

Merayakan Puncak Ritual Politik 2019

Available

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

7 Potret Kemesraan Pengantin Baru Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan Suami

Image
News

5 Politisi Muda yang Aktif Banget di Sosial Media

Image
News

8 Potret Romantis Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Istri di Berbagai Kesempatan