image angkutan jadul
Login / Sign Up

Panik Soal Kinerja Ekspor, Solusinya Bukan FTA

Rizal Mahmuddhin

Image

Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2018). Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai ekspor dan impor pada Juli 2018. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia tembus US$ 16,24 miliar atau tumbuh 19,33% secara tahunan. Sementara impor naik 31,56% tahunan menjadi US$18,27 miliar. Sehingga defisit neraca perdagangan bulan lalu mencapai US$2,03 miliar. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi mendesak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk menunda atau menghentikan sementara segala pembahasan proses ratifikasi dan perundingan perjanjian perdagangan bebas ditahun politik 2019. Hal ini dikarenakan kesibukan kampanye pemilu 2019 dan kejar target dipenghujung masa jabatan anggota DPR 2014-2019 akan berdampak terhadap ketidakseriusan DPR RI untuk mengkaji, mengkritisi serta menganalisis dampak perjanjian secara komprehensif. Sehingga sekali lagi nasib jutaan rakyat Indonesia akan dipertaruhkan.

Koalisi menilai bahwa Pemerintah gencar melakukan perundingan FTA hanya untuk meningkatkan kinerja ekspor, ini mindset keliru yang dibangun oleh Pemerintah. Hal ini karena dengan semakin banyak FTA ditandatangani maka semakin berpotensi membuka pintu impor Indonesia.

Lutfiyah Hanim, Peneliti dari koalisi, menjelaskan ketika komitmen akses pasar dibuka maka peluang untuk melakukan ekspor itu bukan hanya negara Indonesia, tetapi negara mitra ekonomi Indonesia juga punya peluang lebih besar untuk melakukan ekspor ke Indonesia. Artinya, impor juga berpotensi terbuka masuk ke Indonesia.

baca juga:

“Selama ini Pemerintah tidak pernah membuka berapa cost atau biaya yang akan kita hadapi dari perjanjian FTA. Selalu yang diiming-imingi adalah potensi ekspornya. Termasuk misalnya, kajian pemerintah Indonesia mengenai regulasi nasional apa saja yang akan berubah kalo Indonesia itu menandatangani FTA,” tegas Hanim dalam keterangan, Jumat(15/3/2019).

Hanim menambahkan didalam perjanjian perdagangan juga mengatur tentang “Rules” yang berisi mengenai prinsip-prinsip atau aturan hukum mengenai bagaimana negara menjalankan kewajibannya untuk melaksanakan perjanjian, termasuk tentang apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan negara dalam membuat regulasi domestik.

Sehingga Hanim mengingatkan agar DPR RI dan Pemerintah Indonesia untuk tidak terlalu terburu-buru meratifikasi perjanjian perdagangan. Banyak hal yang harus dihitung secara strategis.

“Dengan semakin banyak FTA diikatkan, maka akan semakin membuat Indonesia malah tersandera dengan banyak komitmen dan tidak leluasa untuk membuat kebiijakan nasional yang melindungi kepentingan negara lebih luas," kata dia.

Terlebih, katanya melanjutkan, sekali membuat komitmen, kedepan Indonesia tidak bisa menurunkan level liberalisasinya, tetapi menaikan level nya bisa.

"Apalagi, tidak ada jaminan apakah ketika FTA ditandatangani, investor asing langsung menanamkan modalnya. Tidak ada kewajiban investor untuk berbuat itu, yang ada Indonesia yang punya kewajiban,” pungkas Hanim.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber:

berita terkait

Image

News

Soroti Peran Perempuan, Caleg Nasdem: Saatnya Melek Politik dan Kritis

Image

News

Baru 111 Anggota DPR Laporkan LHKPN

Image

News

Adik Ipar Megawati Soekarnoputri Tutup Usia

Image

Ekonomi

Tingkatkan Produksi, HPM Klaim Berdayakan Sumberdaya Lokal

Image

Ekonomi

Mendag: Potensi Daerah Sumber Ekonomi Indonesia

Image

News

Masalah TPST Piyungan yang Sudah Over Capacity

Image

News

Rocky Gerung: Masalahnya Bukan di KPU karena KPU seperti Front Office Saja

Image

Ekonomi

Misbakhun: Pasca Tax Amnesty Harusnya Relaksasi

Image

Ekonomi

Ada Persaingan Tak Sehat dalam Impor Bawang Putih oleh Bulog

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Okupansi Hotel di Pontianak Anjlok 40 Persen

Ada penurunan harga tiket pesawat agar tidak berdampak juga pada tingkat hunian di hotel.

Image
Ekonomi

Jokowi Tegaskan Tiga Kartu Saktinya Akan Diluncurkan di 2020

Ketiga kartu itu adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Prakerja dan Kartu Sembako Murah.

Image
Ekonomi

Perkembangan Industri Halal Indonesia Masih Minim

Indonesia tidak masuk dalam 10 besar industri makanan dan minuman halal, pariwisata, mode busana, media dan rekreasi.

Image
Ekonomi

Pengamat Prediksi Kurs Rupiah Stabil Jelang Pesta Politik

Hal tersebut juga dinilai terkait dengan adanya kondisi pelambatan ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat.

Image
Ekonomi

Risiko Utang Publik di Negara Berkembang, Terkendali

Utang-utang publik secara keseluruhan di negara-negara berkembang utama berada pada tingkat yang relatif rendah pada 2018.

Image
Ekonomi

IHSG Ada Ruang Menguat

Stochastic dan RSI berada di area netral.

Image
Ekonomi

Wall Street Menguat Walau Masih Ada Pesimisme Soal Perekonomian

Ini di tengah inversi kurva imbal hasil yang mulai mendatar, mengimbangi beberapa pesimisme tentang pertumbuhan ekonomi.

Image
Ekonomi

Dolar AS Perkasa Saat Euro dan Yen Lemas

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,18 persen menjadi 96,7382.

Image
Ekonomi

Penerimaan Negara Bakal Tinggi Jika Pemerintah Fokus Korek Pajak Youtuber

Potensi penerimaan negara yang tinggi melalui ekonomi berbasis digital bisa diraih, apabila pemerintah gencar.

Image
Ekonomi

Kerja Sama KSOP Jayapura,  Pertamina Bantu Salurkan BBM Dengan Kapal Bepondi

Pertamina bertugas untuk menyediakan bahan bakar pelaksanaan bantuan berdasarkan koordinasi yang baik dengan pihak KSOP.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Bolehkah Anak Pakai Make Up?

  2. Kerap Dipasangkan di Film, Ini 10 Potret Persahabatan BCL dan Reza Rahadian

  3. LIPI Tak Pernah Keluarkan Hasil Survei Elektabilitas Prabowo-Sandi Unggul

  4. Warganet Ini Beri Bukti King of YouTube Indonesia Beli Subscriber, Atta Halilintar: Polres Mana Maunya?

  5. Sapa Warga Pakai Bahasa Aceh, Jokowi: Sejak Saya Tinggal di Aceh, Hanya Belajar Peuhaba

  6. Eks GRPG Alihkan Dukungan Hingga Harapan Ahok Usai Diresmikannya MRT

  7. Bandit Jalan Tol Medan Jebak Korban Pakai Mancis dan Wanita

  8. Keluhan Ratna Soal Kamar Rutan Dijawab Polisi: Kita Membangun Berdasarkan Peraturan Menteri

  9. 4 Fakta Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo Subianto yang Jadi Politisi

  10. Sebagian Warga Kecewa Jokowi Kampanye di Hotel, Awalnya Dikira di Stadion

Available

fokus

Angkutan Tempoe Doeloe
Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Available

kolom

Image

FOTO Kampanye Terbuka di Bali Prabowo Sapa Pendukungnya

Image
Muh Tunjung Nugroho

Basis Pajak dan Penurunan Tarif PPh

Image
Ujang Komarudin

Ribut-Ribut Survey Litbang Kompas

Image
Achmad Fachrudin

Dilema KPU Mengatasi Problem DPT

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Jais Darga: Pelukis Indonesia Harus Lebih Agresif

Image
Gaya Hidup

Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Video

VIDEO Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Sosok

Image
News

Gelar Kelas Kecantikan hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 5 Gaya Kampanye Berfaedah ala Andy Budiman

Image
Olahraga

Conor McGregor

McGregor: Petarung UFC yang Penuh Kontroversial

Image
News

Dari Resepsionis hingga Duta Besar, 4 Fakta Perjalanan Karier Tantowi Yahya