image
Login / Sign Up

Masalah Struktural Ketenagakerjaan RI, Keahlian Tak Sesuai dengan Kebutuhan Dunia Usaha

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Ribuan pencari kerja memenuhi area Job for Career Festival bertajuk Jakarta Spektakuler di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Bursa lowongan kerja tersebut diikuti lebih dari 120 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), swasta skala nasional maupun internasional. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Angka pengangguran terdidik dan terampil (SMK dan universitas) di Indonesia tergolong tinggi. Ini mencerminkan bahwa tidak cocoknya antara keahlian (skill) tenaga kerja dengan kebutuhan pekerjaan di dunia usaha.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh INDEF, pengangguran merupakan lulusan SMU (27,57 persen) dan SMK (24,74 persen). Kemudian, pengangguran dari lulusan Universitas juga cukup besar yakni 10,42 persen.

Ekonom Senior Indef M Fadhil Hasan mengatakan, para lulusan SMK dan perguruan tinggi ketika masuk ke pasar tenaga kerja saat ini harus mengikuti sejumlah pelatihan yang disediakan oleh perusahaan. Langkah ini pun bertujuan untuk meningkatkan keahlian mereka.

baca juga:

"Kalau dilihat, sekarang ini orang yang sudah lulus SMK atau perguruan tinggi, ketika masuk ke pasar tenaga kerja, masih perlukan berbagai training untuk bisa meningkatkan skill mereka, agar cocok dengan kebutuhan dunia bisnis," ucapnya dalam konferensi pers Pemanasan Jelang Debat Ketiga: Menyelesaikan Masalah Struktural Ketenagakerjaan di Niffaro Park, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Lebih lanjut, pemerintah saat ini memang terlalu fokus mengembangkan keahlian tenaga kerja salah satunya melalui pendidikan vokasi di industri. Alhasil, kini jumlah tenaga kerja di Indonesia mengalami kelebihan pasokan (over supply), sehingga tidak bisa diserap oleh dunia usaha.

"Yang sekarang terjadi adalah supply driven jadi pemerintah atau swasta itu melakukan pendidikan atau keahlian vokasi tanpa memperhatikan kebutuhan dunia usaha," paparnya.

Ia menambahkan, hal tersebut mencerminkan betapa pemerintah saat ini terlalu fokus terhadap sisi pasokan (supply side) atau produktivitas tenaga kerja ketimbang penciptaan lapangan kerja (demand side).

"Kalau demand driven adalah penyiapan keahlian tenaga kerja itu memenuhi kebutuhan daripada pihak yang memerlukan kerja-kerja tersebut. Dalam hal ini dunia usaha seperti industri, entrepreneur, dan lainnya," jelasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

HUT Ke-74 RI

Kemenperin Klaim Fokus Kembangkan SDM Industri Unggul

Image

Ekonomi

Diisukan Merakit Mobil Cina, Esemka Angkat Bicara

Image

Ekonomi

Blak-blakan, Presdir PT SMK Soal Kabar Produksi Mobil Esemka

Image

News

Sepucuk Surat dari Fajar untuk Ganjar Pranowo Bikin Haru

Image

News

Surat Menyentuh Pelajar SMK ke Ganjar Pranowo, Ibunya Buruh Bergaji Rp23 Ribu per Minggu

Image

News

Kritik Ridwan Kamil, Tengku: Jika Banyak Pengangguran, Perbaiki Mutu dan Ciptakan Pekerjaan, Kok Malah SMK Mau Dibubarkan?

Image

News

Kadisnarkertrans: Lulusan SMK Swasta Banyak yang Nganggur 

Image

Ekonomi

Kemenperin Selaraskan Kurikulum SMK dengan Industri

Image

News

FOTO Pemerintah Akan Terapkan Sistem Zonasi Yang Akan Diatur Dalam Perpres

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pelindo IV Pastikan Layanan Bongkar Muat di Manokwari dan Jayapura Normal Pasca Aksi

Pelindo IV pastikan layanan bongkar muat barang dan kapal penumpang di Pelabuhan Manokwari dan Jayapura beroperasi normal pascaaksi.

Image
Ekonomi

Investree Kenalkan Artificial Intelligence Sebagai Jaminan Teknologi Keuangan

Investree terus berusaha meningkatkan produk dan layanannya agar dapat menjawab lebih banyak kebutuhan masyarakat Indonesia.

Image
Ekonomi

Jika Dibiarkan, Ini Dampak dari Perombakan Direksi 5 BUMN

Kalau dibiarkan, dikhawatirkan Menteri BUMN yang baru nanti akan terganggu kinerjanya

Image
Ekonomi

Pemerintah dan Pelaku Industri Putar Otak Dongkrak Harga CPO

Kementerian Perindustrian bersama pelaku industri berupaya mencari terobosan yang strategis untuk mendongkrak harga minyak sawit.

Image
Ekonomi

Mau Makan Enak Tapi Enggak Bikin Kantong Tipis? Ikuti Tips Berikut

Untuk makan enak, kebayakan kita lebih sering makan di luar atau di restaurant sehingga kantong menipis sebelum akhir bulan.

Image
Ekonomi

Keukeuh Rombak Direksi 5 BUMN, Rini Bakal Didepak Jokowi?

Image
Ekonomi

Sasar Pasar Milenial, Ramayana Lakukan Transformasi Ini

Ditengah tren lesunya pusat perbelanjaan, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) merubah konsep tokonya.

Image
Ekonomi

Miris, Ada 3 BUMN yang Kinerjanya Mengkhawatirkan Malah Tidak Dirombak Direksinya

Kinerja BUMN yang mengkhawatirkan, malah tidak dilakukan perombakan.

Image
Ekonomi

Waskita Beton Precast Peroleh Kontrak Baru Rp3,29 Triliun Hingga Juli 2019

WSBP memperoleh nilai kontrak baru di Juli 2019 sebesar Rp3,29 triliun atau sekitar 3,17 persen dari target nilai kontrak baru 2019.

Image
Ekonomi

Tingkatkan Literasi Keuangan Perempuan, Narada Gelar Pelatihan untuk Ibu-ibu PKK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah gencar menggandeng pelaku usaha jasa keuangan untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan.

Available
Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Tengku Zulkarnain: Omong Kosong Aja, Separuh Kawan Saya SD Itu Kawin Semua, Nggak Ada Tuh yang Mati

  2. Tuding FPI Pemicu Kemarahan Warga Papua, Warganet Ramaikan Tagar Tangkap Abu Janda

  3. Yang Bertindak Rasis Sekelompok Warga Tak Bertanggung Jawab, yang Repot Satu Negara

  4. Tahu Ada Rusuh, Ketua MUI Papua Nangis di Mekkah: Anarkis Tak Bisa Selesaikan Masalah

  5. Cerita Indra L Brugman yang Tak Canggung Jadi Suami Helmalia Putri

  6. Dikabarkan Dekat dengan Glenn Fredly, 10 Potret Cantik Mutia Ayu

  7. Polsek Kramatjati Duduk Bersama Mahasiswa Papua di Asrama Batu Ampar

  8. 5 Fakta Ilhan Omar, Anggota Kongres AS Berhijab yang Kerap Kena Bully Donald Trump

  9. Diancam Oknum Pengemudi Ojol, Billy Syahputra: Dia Gak Tau Gua Mungkin

  10. Mahasiswa Papua Demo di Medan, Polisi Bagi-bagikan Minuman Kaleng kepada Mereka

Available

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?
Available

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Available

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
News

5 Bukti Kedekatan Gus Dur dengan Masyarakat Papua, Pluralis Sejati

Image
News

Jadi Menteri Perempuan Pertama dari Papua, Ini 7 Fakta Menarik Yohana Yembise

Image
Ekonomi

Belum 25 Tahun, 3 Founder Startup Indonesia Masuk Daftar Pengusaha Tersukses Asia