image
Login / Sign Up

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Herman Syahara

Image

Dik Doank saat ditemui dalam suatu diskusi tentang Pro-Kontra RUU Permusikan di kawasan Rempo Raya, Tangerang Selatan beberapa waktu lalu. | AKURAT.CO/HERMAN SAHARA

AKURAT.CO, Pelantun lagu “Pulang” era ’90-an, Dik Doank, nampaknya sudah sepenuhnya meninggalkan dunia hiburan. Khususnya dunia musik komersial yang telah mengantarkannya ke tangga popularitas.

Setelah sukses mengelola objek wisata Kandank Jurang Doank di Kota Tangerang Selatan, Banten, dan dikabarkan menikah lagi pada 2012, pria bernama lengkap Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma kelahiran 21 September 1968 ini, kini sedang sibuk di “go A”.

Ini adalah semacam nama aktivitas keagamaan sekaligus nama tempat yang kabarnya mirip goa. “Go A” sendiri berarti “pergi ke Allah”. Sejak Idul Fitri 2018 lalu lokasi yang tak jauh dari kediaman Dik Doank itu mulai ramai dikunjungi.

baca juga:

Menurut Edy, seorang perupa (seni rupa) yang juga sahabat Dik Doank mengatakan semula lokasi “go A” adalah tempat pembuangan sampah yang kumuh. Dik dan kawan-kawan kemudian mengubahnya menjadi tempat yang ramah dan nyaman untuk dikunjungi.

"Dulu tempat jin buang anak, ada rel kereta, lembah, ada ular, biawak, dan ada sungainya. Sekarang tempat ini berubah buat menempa diri secara spiritual," tutur Edy.

Dik Doank membenarkan, bahwa revitalisasi atau pembangunan "go A” menjadi pusat kegiatan dakwah Islam semata-mata karena campur tangan Allah.

Berikut adalah wawancara AKURAT.CO dengan Dik Doank, pada sela kesibukannya memfasilitasi sebuah diskusi pro dan kontra RUU Permusikan. Dalam acara yang berlangsung di Rempo Raya, Tangerang Selatan, itu Dik Doank mendapat tugas sebagai pendoa.

Berikut petikan dengan Dik Doank:

Apa kegiatan Anda sekarang?

Saya aktif dalam kegiatan “go A”, artinya pergi kepada Allah. Pada awalnya kan goa itu tempat menyendiri para wali. Tempat orang menambah keimanan. Di dalam goa (Nabi Muhammad) juga diselamatkan oleh Allah. Tapi sekarang kan goa menjadi tempat rekreasi.

Setiap orang, jiwa-jiwa yang hidup, pasti memiliki jalan sunyi tempat dia menenangkan diri, menetralkan diri. Nah “go A” ini tempat saya sekarang. Disini saya banyak berkontemplasi. Banyak tadabur, tafakur, dan banyak tidur juga. Banyak melihat diri lebih ke dalam.

Ini tahapan pencapaian baru kehidupan spiritual Anda?

Wah, kalau bicara tahapan atau memilah-milah bukan saya. Ini bukan manusia yang membuat tapi Allah. Karena manusia hanya tenaga saja. Allah yang menciptakan kemudahan yang luar biasa. Saya tidak tahu apakah ini pencapaian spiritual tertentu atau apa, tapi ini titik terkini saya.

Apa saja kegiatannya?

Saya beribadah salat lima waktu. Yang wajib dan yang sunah saya kerjakan. Memperdalam puasa. Memerangi hawa nafsu yang sesungguhnya. Bikin pengkajian, pengajian, dan majelis ilmu buat anak, remaja, dan orang tua.

Apa filosofi “go A”?

Filosofinya adalah aku adalah orang yang telah menjadi debu. Aku dianggap orang yang telah tiada. Kuikhlaskan diriku menjadi debu. Bahkan kuikhlaskan diriku untuk menutup kotoran sekalipun. Debu dan sahabat itu ada di mana saja. Kalau Allah berkenan diterbangkan ke tujuh benua.

Daripada aku menjadi batu yang tidak benar-benar pindah. Karena aku ingin benar-benar Allah hadir dalam diriku.” Allah hadir setelah meniadakan kita, bahwa diri kita bukan siapa-siapa. Semakin kita hadir semakin dia tidak hadir.

Dik Doank. AKURAT.CO/HERMAN SYAHARA

Bagaimana sampai kepada perenungan itu?

Bukan perenungan. Tapi sebuah proses dimana kita sudah tidak bisa lagi melihat kemiskinan, mana kekayaan, mana kebaikan, mana kebahagiaan, mana penderitaan.

Bagiku sama saja. Yang kulihat hanya Allah. Mungkin Allah menjadikanku debu karena Allah sayang padaku. Kalau aku hanya menjadi butiran pasir di jagat ini, dibasahi air laut satu tetes saja sudah habis. Maka kalau aku hanya menjadi pasir nanggung, karena masih {nampak} ada. Tapi debu tidak kelihatan.

Apakah “go A” ini semacam organisasi?

Organisasi kan dibentuk manusia, termasuk sistem, politik. Kalau aku hanya ingin menjadi kekasih Allah. Dan andai Allah telah menerimaku sebagai kekasihnya, bukankah aku tidak butuh lagi organisasi? Apa yang kau inginkan, sertakan aku di dalamnya.

Kamu yang berdoa aku yang mengaminkan. Atau aku yang berdoa kamu yang mengaminkan. Maka akan jadi. Kalau Anda tidak jadi, berprasangka baiklah, karena itu mungkin lebih baik. Sikapku dalam berdoa tidak minta apa-apa lagi selain ingin menjadi kekasih-nya. Berikutnya, saya tidak melihat lagi hasilnya.

Bagi orang luar, mungkin melihat hal ini pencapaian spiritual?

Saya kan menulis, hidup adalah proses dan peroses adalah perubahan. Perubahan itulah yang menandakan kita hidup. Bila kita yang hidup takut perubahan, sesungguhnya kita sudah mati. Atau kita tetap hidup tapi dalam kemiskinan jiwa dan hati. Aku inin terus berubah.

Yang tidak berubah, apa ya...kematian saja berubah. Sesuatu yang pasti adalah perubahan itu sendiri. Setelah meninggalkan dunia hiburan khususnya musik, sampai dimana perjalanan seorang Dik Doank hari ini?

Aku sedang berjalan di kesunyian. Aku meninggalkan eksistensi diriku. Aku menemui Allah yang aku imani. InshaAllah, saat aku dikembalikan oleh Allah, aku telah meniadakan diriku.

Aku bukan siapa-siapa. Tidakkah popularitas penting artinya? Apa yang kamu makan kan menjadi kotoran. Apa yang kamu simpan sebagai warisan akan menjadi rebutan. Tapi kalau ilmu yang kau sedekahkan, berita baik yang kau siarkan, akan menjadi jariah sepanjan hidup.

Seketika Dik Doank menengadahkan kedua telapak tangannya.

"ya Allah, tempatkan aku di tempat oran-orang yang susah dan matikan aku dalam keadaan tidak memiliki apapun}. Karena aku menjadi kekasih Allah nggak mungkin aku dimiskinkan," ucap Dik Doank.

Dik Doank. AKURAT.CO/HERMAN SYAHARA

Bagaimana bisa membuat jarak yang demikian, dengan masa lalu?

Kau saja yang membuat jarak. Allah tuh Maha Ada. Dia menciptakan ketiadaan menjadi ada. Lalu yang ada ini bertanya, Allah itu ada tidak? Konyol ya kita ini?.

Lalu, sedang asyik kita bertanya Allah itu ada atau tidak, kita ditiadakan. Dan kita pikir kita akan selamanya ditiadakan, ternyata dibangkitkan lagi tulang belulang kita. Dan TV (televisi) yang kita lihat itu ibarat aquarium. Orang yang ada di dalamnya adalah orang yang cantik dan unik.

Kalau dikasih lighting aquarium itu nampak keren. Namun tentu lebih indah ikan yang berenang dilaut meskipun tidak semua dari kita pernah melihatnya.

Inilah dia samudra Illahi tanpa batas. Inilah jalan sunyi. Setiap orang harus menemui jalan sunyinya sebelum mati. Minimal nanti tidak kaget kalau di dalam kubur yang sepi. Tapi sepi itu bagi yang tidak baca Quran. Gelap itu bagi yang tidak bangun untuk melaksanakan tahajud. Sedekah juga akan melapangkan kuburnya.

Jadi apa arti masa lalu?

Masa lalu adalah sejarah dalam buku yang harus dibaca oleh orang-orang yang kelak hidup di masa depan. Agar mereka tidak masuk ke dalam lubang yang sama. Kalau orang dikutuk lagi, terkapar lagi, tenggelam lagi, dia gak baca buku. Jadi masa lalu adalah buku sejarah yang setiap orang wajib membacanya. Karena berilmu itu kan wajib. Bagaimana Anda menanamkan pemahaman ini kepada keluarga, misalnya

Kepada anak-anak?

Saya tidak pernah menanamkan apa-apa kepada keluarga. Bagi saya, saya harus istiqomah menjaga anak-anak orang lain agar anak-anakku nanti akan dijaga langsung oleh Allah lansung tanpa perantara. Sebagai mana pohon tinggi meningi, rendah merendah, lalu mereka hidup berdampingan dan memberi.

Rasulullah saja tidak didampingi ayah sejak kecil. Rasulullah didik langsung oleh Allah. Siapa saya yang bodoh, fana, dan fakir ini (hendak sok mendidik ?) Tapi dalam saya menjaga anak-anak itu dengan perantaraan Al Alim, Yang Maha Berpengetahuan.

Dusta kita mengaku Islam tapi tidak mengasuh anak orang sebagai sebuah tanggung jawab. Rejeki, mati, dan jodoh itu sudah diatur oleh Allah. Jangan karena untuk menyenangkan anak-istri lalu korupsi.

Lalu bagaimana tanggung jawab terhadap istri-istri?

Bukan tanggung jawabku memasukkan dia ke dalam sorga. Itu hak Allah atas ridhonya. Kalau aku hanya menghalang-halangi saja dengan bilang, “jangan begitu nanti kamu begini.” Apa yang terjadi kemudian, kita ikhlaskan. Bagaimana cara meninggalkan dunia yang dulu sempat bikin populer dan mungkin juga mendatangkan materi?.

Tepatnya bukan meninggalkan, tapi aku telah menaklukkan. Jadi, bila kau sudah menaklukkan sebuah pulau bukankah semua isinya menjadi milik kamu?. Menyinggung dunia politik sedikit. Dalam situasi tahun politik ini sebagian orang cenderung saling bermusuhan karena perbedaan pilihan. Apa pendapat Anda?

Sontak Dik Doank membawakan lagu ciptaannya dihadapan kami. Ia terlihat begitu menghayati lagu tersebut. 

Berikut lirik lagu tersebut:

Aku berpolitik tapi tak berpartai

Karena politik itu judi

Mengundi nasib bersama partai

Siapaun pun yang kelak menang

Kamu harus banyak uang

Di atas kertas kalau bisa menang

Di balik bilik jadi pecundang

Dangdut akar gulang galing

Siapa yang kentut ditembak raja maling

Pemilihan itu bebas rahasia

Sembunyikan ibarat kemaluan

Jangan dishare apalagi dipamerkan

Ditambah bumbu-bumbu kebencian

Karena malu

Bagi yang hari ini malu

Kecuali tak punya malu.[]

Editor: Riandar Fata Hudaya

Sumber:

berita terkait

Image

Hiburan

Terciduk di Rumah Sakit, Mischa Chandrawinata dan Ranty Maria Pacaran?

Image

Hiburan

Rey Utami Beberkan Sifat Asli Luna Maya dan Syahrini 'Dibalik Panggung'

Image

Hiburan

Hindari Dajjal, Dorce Gamalama Ingin Nikmati Hari Tuanya di Mekkah

Image

Hiburan

Alasan Billy Syahputra Tak Jalan Bareng Lagi dengan Hilda Vitria

Image

Hiburan

Anak Sulung Ersa Mayori Ogah Ikuti Jejak Ibunya

Image

Hiburan

Tenangkan Diri, Billy Syahputra Berencana Vakum dari Dunia Hiburan

Image

Hiburan

Status Hubungan Masih Misteri, Billy Syahputra Sarankan Ini ke Wartawan

Image

Hiburan

Nikah Siri Dengan Bella Luna, Ibunda Kecewa Sampai Usir Nana dari Rumah

Image

Hiburan

Tuduhan Pacaran Settingan dengan Hilda Vitria, Begini Jawaban Billy Syahputra

komentar

Image

1 komentar

Image
Resta Apriatami

berarti 'go A' juga dibuka untuk umum?

terkini

Image
Ekonomi

Pengusaha Usul Pemerintah Bentuk Badan Khusus Tangani Proyek KPBU Infrastruktur Transportasi

Pembentukan badan khusus tersebut bertujuan agar pemerintah bisa fokus menyiapkan pelaksanaan tender proyek-proyek KPBU.

Image
Ekonomi

4 Proyek Berpotensi Gunakan Skema KPBU

BPTJ Kementerian Perhubungan mengungkapkan ada empat proyek yang berpotensi menggunakan skema KPBU.

Image
Ekonomi

Perjuangan Indonesia Agar Minyak Sawit Setara dengan Minyak Nabati Lain di Eropa

Agar produk minyak sawit (CPO) Indonesia ditempatkan setara dengan minyak nabati lain di pasar Uni Eropa (UE).

Image
Ekonomi

Gelar Rakor Bahas Neraca Perdagangan, Menko Darmin: Kami Evaluasi Pelaksanaan B20

Pemerintah membahas serta mengevaluasi perkembangan yang sudah dilakukan guna Neraca Perdagangan RI.

Image
Ekonomi

Pemerintah Kembangkan Ilmu Pengetahuan Teknologi Dibidang Kelautan dan Perikanan

Perjanjian ini terkait dengan kerja sama dibidang Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan.

Image
Ekonomi

Indonesia Siap Balas Uni Eropa, Perang Dagang Baru Segera Pecah?

Pemerintah mempertimbangkan opsi pelarangan produk Uni Eropa masuk ke dalam negeri sebagai bentuk balasan.

Image
Ekonomi

BUMN Tawarkan Peluang Magang Bersertifikat Untuk 9.000 Mahasiswa

BUMN bersinergi membuka kesempatan bagi 9 ribu mahasiswa untuk mengikuti program magang bersertifikat guna menjajal dunia kerja profesional.

Image
Ekonomi

Ingin Terlibat Pembangunan Infrastruktur, Swasta: Pemerintah Jangan Kasih 'Tulangnya' Saja

Selama ini swasta sudah cukup banyak dilibatkan oleh pemerintah. Namun, sebagian besar hanya proyek-proyek berskala kecil.

Image
Ekonomi

Swasta Minta Dilibatkan Dalam Pembangunan LRT Hingga Bandara

Pengusaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia menyatakan minatnya untuk bisa turut serta menggarap proyek-proyek di sektor perhubungan.

Image
Ekonomi

KLHK Lakukan Sejumlah Langkah Atasi Bencana Banjir di Sentani

Langkah strategis penanganan bencana banjir bandang Sentani disusun ke dalam dua skema yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

trending topics

terpopuler

  1. Yuli yang Ditangkap Densus Meninggal di RS Polri, Suami Pilih Kuburkan di DKI Ketimbang Ditolak di Klaten

  2. Mulai Sekarang, Jauhi Minuman Manis Jika Tak Mau Mati Muda

  3. Alissa Wahid: Kalau Kelompok Ini Berkuasa, dengan Sistem Sentimen yang Dibangun akan Hilangkan Kesetaraan

  4. Duh, Selama Live Streaming Aksi Teror Selandia Baru Tak Ada yang Lapor

  5. Program OK OCE Dianggap seperti Konsep Khilafah hingga Azan Dikumandangkan di Ruang Publik Selandia Baru

  6. Rustam: Tampaknya Anies telah Jadi Follower Presiden Jokowi dalam Pembangunan Infrastruktur

  7. Terlalu Fokus Sama Karir, Kelima Zodiak Ini Kerap Lupa dengan Pasangan Cintanya

  8. 5 Fakta Penting Kiai Anwar yang Jasadnya Utuh meski Terkubur 31 Tahun

  9. 5 Mobil Mewah Bintang Tottenham asal Korsel, Ferrari Mahalnya Tak Boleh Merah

  10. Mbah Mijan: Sayang, Mamas Romy Salah Persepsi, Ekspektasi Tak Semontok Pantat Bayi

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

Jadi Caleg DPR RI, Begini 10 Potret Sahrul Gunawan Blusukan sampai Diserbu Ibu-ibu

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan