image sungai 3
Login / Sign Up

Peringatan Prabowo Soal Unicorn, Bisa Terbukti

Andi Syafriadi

Debat Pilpres 2019

Image

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat menjawab pertanyaan dalam debat capres pemilu 2019 di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019). Dalam debat capres ke-2 ini mengambil tema seputar topik pengelolaan energi, pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup di Indonesia. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Direktur Eksekutif Developing Countries Studies Center (DCSC) Zaenal A Budiyono menilai pendanaan usaha untuk start up usaha digital atau unicorn yang diungkapkan Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dalam debat Pilpres 2019 putaran kedua, merupakan bentuk peringatan.

Ia menilai Prabowo justru berpikir dua-tiga langkah ke depan terkait pentingnya kewaspadaan mengalirnya kekayaan nasional ke luar negeri.

"Sepintas pernyataan ini terkesan pesimis di tengah booming internet, padahal sebenarnya itu adalah kekhawatiran yang wajar," kata Zaenal A Budiyono dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

baca juga:

Ia menilai, di era digitalisasi saat ini, hubungan antara aktivitas ekonomi kreatif dan pemilik sering tidak linear serta banyak studi yang menjelaskan bagaimana start up mainstream di suatu negara tidak serta-merta menyumbang keuntungan maksimal bagi negara tersebut.

Menurut dia, apabila unicorn dalam negeri Indonesia dikuasai asing maka imbasnya adalah dalam strategi dan pengembangan pasar, tidak lagi menjadi hak mutlak pengembang, melainkan justru dikendalikan investor.

"Inilah paradoks hukum pasar yang masih eksis hingga hari ini. Namun sikap waspada terhadap raksasa ekonomi luar berbeda dengan xenophobia.

Xenophobia sikap anti-asing yang lebih disebabkan sentimen anti perbedaan dan cenderung bersifat irasional," ujarnya.

Zaenal menganalisis tentang pertanyaan unicorn yang dilontarkan Jokowi dalam debat kedua, itu mengulang kembali pilihan diksi "unik" seperti unicorn untuk mengulangi di Pilpres 2014 dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Saat itu, menurut dia, Prabowo tidak tahu apa itu TPID, karena memang istilah ini tidak populer di media namun saat debat kedua, Prabowo memilih berhati-hati dengan pertanyaan Jokowi, yaitu balik bertanya apakah unicorn yang dimaksud adalah terkait online atau start up.

"Artinya dia tahu mengenai unicorn, namun tidak mau terjebak seperti 2014, sehingga mengkonfirmasi ke Jokowi," ujarnya.

Sebelumnya, dalam Debat Capres 2019 putaran kedua di Jakarta, Minggu (17/2), Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo (Jokowi) mempertanyakan mengenai pengembangan infrastruktur pendukung bagi "unicorn" atau pendanaan usaha untuk strat up usaha digital.

Jokowi mempertegas pernyataan bahwa di antara tujuh unicorn besar yang ada di Asia empat di antaranya ada di Indonesia.

Ketika akan menanggapi soal unicorn tersebut, Prabowo Subianto justru kembali bertanya, karena sepertinya kurang paham soal istilah "unicorn" yang dimaksud.

"Unicorn itu apa ya, Yang internet itu ya," tanya Prabowo kepada Jokowi.

Prabowo pun menanggapi bahwa pengurangan regulasi merupakan langkah yang tepat saat ini, mengingat usaha start up digital berkembang sangat pesat di Indonesia, sehingga regulasi akan dibuat lebih sederhana.

"Saya menyambut baik dinamika bisnis tersebut, ini membuka peluang yang besar bagi kita," kata Prabowo. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Prabowo Belum Bertemu Utusan Jokowi Bahas Rekonsiliasi

Image

Ekonomi

Pemerintah Butuh Perantara untuk Salurkan Dana Bergulir UMKM

Image

News

Pemilu 2019

Prabowo Belum Ada Rencana Bertemu Jokowi

Image

Ekonomi

Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar, Ekonom: Kementerian Harus Bersinergi Genjot Eskpor

Image

News

TKN Sebut Gerindra Merapat ke Kubu Jokowi bukan Hal Mustahil

Image

News

Seruan Turun ke Jalan Demi Keadilan, Habib Novel: Kami Desak Jokowi-Ma'ruf Didiskualifikasi

Image

Ekonomi

Jokowi Kesal Investasi Tak Sesuai Harapan, Indef: Ramuannya Kurang Komprehensif!

Image

News

7 Potret Kesibukan Menteri Pertanian Andi Amran, Panen Padi hingga Beternak

Image

Ekonomi

Selain Hadirkan Jokowi, Konsep Gelaran Harkopnas Akan Gaet Para Milenial

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Begini Keunggulan Konsep Buy The Service Dibanding Smart City Transportasi

Pemda belum mau menerima konsep itu lantaran regulasi untuk menerapkannya belum ada.

Image
Ekonomi

Tarik Investasi Sektor Infrastruktur, Pemerintah Pangkas Pajak Obligasi 5 Persen

Pendapatan obligasi akan menjadi sedikit lebih tinggi karena pajaknya diturunkan dan membayar pajak pun akan lebih rendah.

Image
Ekonomi

Legislator Nilai Dipersempitnya Asumsi Rupiah Jadi Dasar Bauran Kebijakan Stabilkan Ekonomi

Dipersempitnya asumsi nilai tukar Rupiah menjadi dasar yang cukup bagi pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Butuh Perantara untuk Salurkan Dana Bergulir UMKM

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyebutkan perlu ada lembaga perantara.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

AS Pertimbangkan Aturan Domestik Larang Teknologi 5G dari China

Amerika Serikat tengah mempertimbangkan aturan domestik terbaru yang melarang penggunaan teknologi seluler generasi 5G berasal dari China.

Image
Ekonomi

Karyawan Giant Benarkan Adanya PHK dan Pesangon

Karyawan Giant membenarkan bahwa tanggal 28 Juli 2019 merupakan hari terakhir ia dan rekan lainnya bekerja di sana.

Image
Ekonomi

Giant Cuci Gudang, Pengunjung: Ah Cuma 5 Persen!

Pemgunjung tadinya berekspektasi diskon mencapai 50 persen bahkan lebih.

Image
Ekonomi

Pemerintah Bagikan 50 Ribu Konverter Pada Nelayan-Petani 2020

Sebanyak 50.000 paket perdana konkit akan disalurkan kepada para nelayan dan petani kecil di tahun 2020.

Image
Ekonomi

Misbakhun Pertanyakan Kelayakan UU Pasar Modal Ke BEI

Mukhamad Misbakhun menanyakan kelayakan Undang-Undang Pasar Modal yang menjadi payung hukum operasional Bursa Efek Indonesia (BEI).

Image
Ekonomi

Pemimpin China Hingga Rusia Akan Bahas Tingkah Trump Pada KTT G20

Tiongkok sendiri akan bekerja dengan negara lain untuk menegakkan multilateralisme dengan kuat.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Cak Imin Harap Kursi Menteri PDTT Tetap Jatah PKB

  2. Jakarnaval 2019, Pesta Kemeriahan HUT Jakarta Belum Usai

  3. Berusaha Selamatkan Diri, Dua Pelaku Begal Sempat Lawan Anggota TNI Sebelum Ditangkap

  4. Tujuh Tewas Dalam Tabrakan Maut di Jalur Boyolali-Salatiga

  5. Seruan Habib Rizieq Turun ke MK, Ferdinand: Percuma, Rakyat Sudah Bosan

  6. Antusia Muda Mudi Hadiri Pasar Raia Keliling 

  7. 10 Potret Tampan Johfi Syazeli, Bintang Sinetron Tukang Ojek Pengkolan

  8. Jacksen: Saya Mundur dari Pelatih Barito Putera

  9. Puluhan Sopir Proyek Tol Protes, Berbulan-bulan Uang Makan Tak Dibayar

  10. All Indonesian Final di MSC 2019, Onic Kembali Bungkam Louvre

Available

fokus

Masalah Sungai
Sampahmu
Demam Vapor
Available

kolom

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
News

7 Potret Kesibukan Menteri Pertanian Andi Amran, Panen Padi hingga Beternak

Image
News

Raih IPK 3,4, Ini 5 Momen Wisuda Arumi Bachsin Didampingi Emil Dardak

Image
Ekonomi

Pemikir Ekonomi

Mengenal Adam Smith, Bapak Ekonomi Pencetus Teori Tangan Tuhan