image pemilu
Login / Sign Up

Mentan: Banyak Politisi dan Akademisi Tak Paham Arti Sebenarnya Swasembada

Wayan Adhi Mahardika

Image

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (12/9/2018). Dalam raker dengan komisi IV ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tidak dihadiri langsung oleh menteri Susi Pudjiastuti dan diwakilkan langsung oleh menteri pertanian yang sama-sama membahas tentang anggaran kementerian tahun 2019, usulan program-program yang didanai DAK dan isu-isu aktual. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Menteri Pertanian Amran Sulaiman  menyayangkan banyak pihak termasuk akademisi dan politisi yang belum paham arti swasembada dan status swasembada Indonesia yang sebenarnya. 

Mengacu pada ketetapan FAO tahun 1999, suatu negara dikatakan swasembada jika produksinya mencapai 90 persen dari kebutuhan nasional. Artinya  Indonesia dalam periode pemerintahan Jokowi-JK telah berhasil mencapai swasembada beras.

"Kemudian dari tahun 2016 sampai 2018 pun beras kita surplus. Pada 2016 dan 2017 tidak ada impor, kalau impor 2016 itu limpahan impor 2015. Kemudian 2018 beras surplus 2,85 juta ton. Ini berdasarkan data resmi dari BPS, adapun impor 2018 sebagai cadangan," ujar Mentan seperti dalam siaran pers yang di dapat pada, Senin (18/2/2019).

baca juga:

Amran juga menekankan bahwa pembangunan pertanian tidak hanya mengurus beras akan tetapi sektor pertanian memiliki 460 komoditas yang harus dijaga siang malam. Menariknya, ekspor komoditas pertanian 2018 melejit yakni 29,7 persen.  

"Kemudian stok beras sebagai cadangan saat ini 2 juta ton. Cadangan itu, kalau stok intinya tidak ada masalah, nanti terpakai atau tidak dipakai. Standar cadangan beras nasional 1 juta ton, artinya cadangan beras kita sekarang 2 kali lipat," jelasnya. 

Kemudian, lanjut Amran, berdasarkan data BPS, stok beras yang berada di rumah tangga mencapai 8 sampai 9 juta ton. Dengan demikian, jika ditambah stok beras di Bulog 2 juta ton, stok beras nasional saat ini mencapai 10 sampai 11 ton. Jika konsumsi beras nasional 2,5 juta ton, artinya stok beras yang kita punya bisa mencukupi kebutuhan selama empat bulan.  

"Kita masih punya produksi padi dari standing crop atau yang tanaman padi yang berdiri hari ini 3,88 juta ha, jika produktivitas 5,3 ton per ha, menghasilkan beras 20 juta ton gabah kering giling, kalau dibagi dua, menghasilkan beras 10 juta ton. Total beras ini mampu mencukupi kebutuhan empat bulan. Dengan demikian, stok beras aman hingga 8 bulan ke depan," tegas Amran. 

Harus dicatat juga, tegas Amran, Kementan terus mendorong transformasi pertanian dari pertanian tradisional ke pertanian modern. Dengan modernisasi target peningkatan produksi hasil pertanian menjadi lebih visibel untuk diwujudkan.  

"Artinya setiap hari terjadi olah tanah, tanam dan panen. Jangan dibayangkan pertanian Indonesia seperti 30 tahun lalu. Makanya penduduk 2 kali lipat dari 1984, kita bisa memberi makan," ucapnya.  

Sementara itu, Sekertaris Jendral Kemeterian Pertanian, Syukur Iwantoro (Minggu, 17/2/2019) menyampaikan terkait polemik swasembada beras, bahwa hal ini diperkuat dengan data BPS yang menggunakan metode baru KSA (Kerangka Sampel Area) bahwa Indonesia masih mengalami surplus beras sebesar 3,1 juta ton sampai dengan akhir Desember 2018.

"Artinya di era pemerintah Jokow-JK, impor beras yang dilakukan sangat rendah dan terkendali. Kalaupun ada, itu lebih ditujukan untuk memperkuat stok beras nasional," kata Syukur.

Harus diakui, dalam 2 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Indonesia juga pernah melewati fenomena iklim El Nino dan La Nina secara berurutan. Fenomena tersebut dinilai terberat sepanjang 71 tahun terakhir. 

"Tantangan yang sangat berat, tidak pernah ada el nino di Indonesia selama 71 tahun seberat tahun 2015. Bahkan Intensitasnya 2,44 persen, lebih besar dari El Nino di tahun 1997/1998 yang hanya 1,9 persen. Dan kita berhasil melaluinya dengan baik," kata Syukur. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

Akademisi Ini Minta Masyarakat Bijak Sikapi Klaim Kemenangan Pemilu

Image

News

Pemilu 2019

Dekan Unas: Bukan soal Menang-Kalah, Pemilu Harus Utamakan Jurdil

Image

Ekonomi

Sarjana Mau Kembali ke Pertanian? Berikut 5 Tip Suksesnya

Image

News

5 Potret Hangat Politisi Muda Faldo Maldini Bersama Keluarga

Image

Ekonomi

Indepth

B100 Solusi Lawan Diskriminasi Sawit Uni Eropa?

Image

Ekonomi

Pemerintah Dorong Terus B30 Agar Neraca Perdagangan Surplus

Image

News

Alissa Wahid: Para Politisi Itu Manusia Biasa, Punya Kebaikan dan Kelemahan, yang Sedang-sedang Saja

Image

Ekonomi

Indonesia Masih Akan Impor Bawang Putih hingga 2021

Image

Ekonomi

Menteri Amran Optimistis B100 Mampu Perkuat Ketahanan Energi Nasional

komentar

Image

1 komentar

Image
Juno Arifin

ohh jadi seperti itu

terkini

Image
Ekonomi

Menteri Basuki Dorong Ekspor Jembatan Girder Baja

Produksi jembatan girder baja 90 persen menggunakan material lokal, sisanya 10 persen masih impor.

Image
Ekonomi

IHSG Potensi Menguat, Saham-Saham Ini Bakal Mencuat

Stochastic dan RSI masih berada di area netral.

Image
Ekonomi

Pendapatan dan Laba Boeing Jatuh Imbas Dua Kecelakaan Pesawat Mematikan

Dampak kecelakaan pesawat pendapatan dan laba Boeing tersungkur.

Image
Ekonomi

BRI: Meski Belum 'Smooth', Holding Perbankan Masih Sesuai Rencana

BRI mengatakan perseroan terus mendukung perwujudan konglomerasi perbankan BUMN.

Image
Ekonomi

BRI Berencana Caplok Asuransi Umum Senilai Lebih dari Rp1 Triliun

Perseroan mengincar untuk memiliki mayoritas saham hingga 90 persen terhadap perusahaan asuransi umum.

Image
Ekonomi

Pendapatan Komisi dan Bunga Kerek Laba BRI di Rp8,2 Triliun

Laba tumbuh 10,43 persen secara tahunan, dengan meningkatnya kontribusi pendapatan komisi dan juga pendapatan bunga bersih.

Image
Ekonomi

Wall Street Malah Melempem di Tengah Laporan Kinerja Emiten

Wall street turun ketika para pelaku pasar meneliti lebih banyak laporan laba perusahaan-perusahaan emiten dengan hasil beragam.

Image
Ekonomi

KAI Antisipasi Titik Rawan Jelang Arus Mudik Lebaran

jalur yang harus diantisipasi adalah lokasi titik rawan dan langkah apa saja yang harus disiapkan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Pakai Isu Nasib Petani Lawan UE Terkait Diskriminasi Sawit?

SPKS menilai pemerintah belum merealisasikan janji untuk menyejahterakan dan memberdayakan petani sawit.

Image
Ekonomi

Diklaim Banyak Masalah, Pasar Bakal Respon Negatif Hasil RUPSLB Antam?

Dua kasus besar di LM Pulo Gadung ini berpotensi mengurangi kepercayaan pelaku pasar.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Prabowo Kembali Deklarasi Kemenangan, Polisi Terjunkan Ribuan Aparat Gabungan

  2. Dipo Latief Beli Perlengkapan Bayi, Nikita Mirzani: Gua Lempar

  3. Ngotot Menang Pilpres, Ini Sumber Data Penghitungan Suara Prabowo-Sandi

  4. Abdillah Toha Heran Liat Tokoh Berakal Sehat Sebut Pemilu Ada Kecurangan

  5. Cerita Kusnandi Lihat Ayahnya Diserang Kelompok Timur di Depan Diskotek Wedea

  6. Tokoh Tionghoa: Komando Sudah Diberikan, Lawan Kecurangan

  7. Boikot Nasi Padang Viral karena Jokowi-Ma'ruf Kalah di Sumbar, Ini Kata Andi Arief dan Yunarto Wijaya

  8. Tengku Zulkarnain Singgung Pemilu Ada Kecurangan, Warganet: Kompor Lagi...

  9. Ajakan Boikot Nasi Padang, Habib Ali Alhinduan: Kalau Kalian Lapar, ke Tol Aja Sana Makan Semen

  10. Sony Sumarsono Meninggal Usai Mempersiapkan Pemilu

Available

fokus

Buruh Nasibmu Kini
Pemilu 2019
Revolusi Museum
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Available

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

Awet Mesra, 7 Potret Kebersamaan Bima Arya Sugiarto Wali Kota Bogor dan Istri

Image
News

10 Gaya Santai Valencia Tanoesoedibjo yang Tetap Cetar

Image
News

Traveling hingga Goyang Zumba, Ini 7 Potret Santai Dahlan Iskan