image
Login / Sign Up

Tol Trans Jawa Dianggap Kemahalan, JK: Ya Lewat Jalan Biasa Saja

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) dan Seskab Pramono Anung (kanan) meninjau ruas jalan Trans Jawa di Interchange Bandar kilometer 671, Jombang, Jawa Timur, Kamis (20/12/2018). Peresmian tujuh ruas jalan tol Trans Jawa oleh Presiden Joko Widodo menandai terhubungnya Tol Merak hingga Surabaya. | ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

AKURAT.CO Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, tarif tol Trans Jawa mahal disebabkan investasi yang dilakukan pemerintah dalam membangun jalan bebas hambatan tersebut juga tinggi.

"Karena investasinya memang mahal, tapi itu (mahal) kalau jarak jauh. Kalau tidak mau merasa mahal, jalan biasa saja. Tapi (jalan tol) itu alternatif dari kecepatan, dia memang mahal tapi cepat," kata JK di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (12/2/2019) dilansir dari Antara.

Penerapan tarif jalan tol yang mahal itu, menurut JK, juga tidak merugikan perusahaan pengiriman karena sistemnya juga diintegrasikan dengan jalan biasa.

Dengan demikian, pengendara yang keberatan untuk membayar mahal tarif jalan tol, bisa menggunakan jalan alternatif namun dengan risiko kecepatan tidak seperti melalui jalan bebas hambatan.

"Saya pikir tidak merasa dirugikan karena seluruh sistem jalan tol itu ada alternatifnya. Kalau anda merasa mahal, ya lewat jalan biasa. Pantura kan tidak ditutup, tetap jalan. Tetapi kalau merasa mahal, ya kembali ke jalan biasa," jelasnya.

JK mengatakan, penggunaan jalan tol memang lebih efektif jika digunakan oleh kendaraan besar yang menampung banyak penumpang, serta menempuh jarak jauh.

"Tol itu kalau seperti bus, bagus, karena yang bayar kan mobilnya. Tapi kalau mobil jalan sendiri, cuma satu penumpang, ya kemahalan," tambahnya.

Wapres kembali menegaskan bahwa masyarakat diberi pilihan untuk menggunakan jalan tol atau jalan alternatif. Tidak ada paksaan dari pemerintah agar masyarakat harus menggunakan jalan bebas hambatan.

"Jadi tergantung mau pilih yang mana, mau murah atau mau cepat, semua ada harganya. Kalau mau pilih cepat ya mungkin delapan jam bisa sampai Surabaya. Tapi kalau mau pakai jalan biasa, mungkin butuh 12 jam," ujarnya.

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Misbakhun Yakin Kombinasi Jalan Tol dan Pelabuhan Efektif Tekan Biaya Logistik

Image

News

Surat Perintah Perbaikan Jalan Belum Diterima, Pengelola Tol Enggan Laksanakan Tanggung Jawabnya

Image

Ekonomi

Faisal Basri: Jalan Tol Bukan Solusi Turunkan Biaya Logistik

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Isu Tol Laut dan Infrastruktur Ketahanan Pangan Bakal Ramai di Debat

Image

News

Longsor Mengancam Putusnya Jalan Penghubung Muara Teweh-Desa Benangin

Image

Ekonomi

Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Saling Sindir Kedua Kubu Paslon Soal Infrastruktur, Siapa yang Benar?

Image

Ekonomi

5 Hari Lagi, Putra Mahkota Saudi Berkunjung ke Indonesia Bicarakan Investasi

Image

News

Masuk Marka Jalan, Polisi Tidur Tidak Bisa Dibangun Sembarangan

Image

News

Dilarang Kampanye, Sekjen PDIP Sebut Pihaknya Hormati Keinginan BTP 2,5 Bulan Ke Luar Negeri

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Apa Saja yang Sudah Dilakukan Jokowi Untuk Sektor Lingkungan?

Sampah secara masif diubah menjadi energi listrik.

Image
Ekonomi

Ekonom: Untung Rugi Pembangunan Infrastruktur Perlu Dilihat Per Proyek

Pembangunan infrastruktur dengan menimbang kebutuhannya akan berbeda jika dilihat per proyek.

Image
Ekonomi

Prabowo Sebut Beras RI Mahal, Menko Darmin: Di Jepang Lebih Mahal!

Harga beras seharusnya tidak dibandingkan secara internasional karena ada beberapa negara yang merupakan negara penghasil beras.

Image
Ekonomi

Berita Populer Debat Kedua Dipastikan Sengit hingga Pemasok Bedak Johnson Bangkrut

Sekilas rangkuman kalimat ini bisa dibaca di Akurat.co, edisi berita populer, Jumat (15/2/2019)

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Dinilai Miliki Strategi yang Matang Terkait Infrastruktur

Tujuan dari strategi besar itu adalah untuk menekan biaya logistik dan daya saing Indonesia yang semakin baik.

Image
Ekonomi

Aspal Plastik Bisa Selesaikan Masalah Sampah, Ini Buktinya

Untuk membuat sebuah aspal sejauh 1 Km butuh sampah plastik sebanyak 2,5 hingga 3 Ton.

Image
Ekonomi

Dongkrak Ekspor, Kementan Terus Kembangkan Produksi Bunga Krisan

Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan pengembangan tumbuhan bunga tumbuhan Krisan sebagai produk tanaman hias domestik.

Image
Ekonomi

Potensi Industri Perfilman Indonesia di Jerman, Cerah

Badan Ekonomi Kreatif RI (Bekraf RI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Tatino Film di Berlin, Jerman.

Image
Ekonomi

Pemilu India, Indonesia dan Thailand Hanya Berdampak 'Netral' pada Perekonomian

Indonesia, Thailand, dan India akan menghadapi pemilu tahun ini dengan prediksi hasilnya ekonomi masih netral.

Image
Ekonomi

Masih Buntu, China-AS Akan Lanjutkan Negosiasi Dagang Pekan Depan

China dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk melanjutkan negosiasi dagang di Washington minggu depan.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. 5 Politisi Indonesia yang Dulunya Jurnalis, Ada Putri Mantan Presiden

  2. Ekonom UI: Pembangunan Infrastruktur Sudah Oke, Cuma Perlu Daya Ungkit

  3. 10 Pesona Putra Nababan di Usia 44 tahun, News Anchor yang Beralih Politisi

  4. Kebocoran Anggaran Tak Sebesar 'Omongan' Prabowo, Faisal Basri Buktikan Perhitungannya

  5. TKN Sebut Impor di Era Jokowi Adalah Program Menuju Kedaulatan Pangan

  6. Neymar: Tahun Ini, Giliran PSG Juarai Liga Champions

  7. Jelang Debat Kedua Capres, Pengamat Yakin Prabowo Lontarkan Tiga Pertanyaan Ini

  8. CEO Bukalapak Ingin 'Presiden Baru', Abu Janda: Yawis, Kita Pengen Aplikasi Baru #UninstallBukalapak

  9. Pemasok Bedak Johnson & Johnson Ajukan Perlindungan Kebangkrutan

  10. Deklarasi Pedagang Tradisional: ke Pasar Legi Beli Duren, Pak Jokowi Pancen Keren

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Image
Cosmas Kopong Beda

The Blues (Harus) Bersabar dengan Kerja Maurizio Sarri

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

10 Potret Darma Hutomo, Putra Tommy Soeharto yang Warisi Bakat Sang Ayah

Image
News

10 Potret Zinedine Alam, Anak Ganjar Pranowo yang Jarang Tersorot

Image
News

Potret Harmonis Keluarga Politisi Muda Rian Ernest dan Sang Istri, Romantis Abis!