image
Login / Sign Up

FOTO Mendag Bahas Kerjasama Indonesia dengan Pakistan dan Hongkong

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (tengah) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). Rapat tersebut membahas pengesahan protokol perubahan perjanjian Indonesia-Pakistan PTA dan persetujuan perdagangan bebas ASEAN-Hong Kong. Enggartiasto Lukita menjelaskan mengenai perjanjian dagang Indonesia-Pakistan yang sudah diatur dalam Peraturan Presiden tanpa persetujuan DPR namun di dalamnya terdapat perdebatan mengenai bea masuk 0 persen etil alkohol Pakistan ke Indonesia serta rencana pemerintah mengikutsertakan Indonesia ke dalam kerja sama multilateral antara ASEAN dengan Hong Kong. AKURAT.CO/Sopian

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan) berbincang dengan Ketua Komisi VI Teguh Juwarno (kedua kiri) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). Rapat tersebut membahas pengesahan protokol perubahan perjanjian Indonesia-Pakistan PTA dan persetujuan perdagangan bebas ASEAN-Hong Kong. Enggartiasto Lukita menjelaskan mengenai perjanjian dagang Indonesia-Pakistan yang sudah diatur dalam Peraturan Presiden tanpa persetujuan DPR namun di dalamnya terdapat perdebatan mengenai bea masuk 0 persen etil alkohol Pakistan ke Indonesia serta rencana pemerintah mengikutsertakan Indonesia ke dalam kerja sama multilateral antara ASEAN dengan Hong Kong. AKURAT.CO/Sopian

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kanan) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). Rapat tersebut membahas pengesahan protokol perubahan perjanjian Indonesia-Pakistan PTA dan persetujuan perdagangan bebas ASEAN-Hong Kong. Enggartiasto Lukita menjelaskan mengenai perjanjian dagang Indonesia-Pakistan yang sudah diatur dalam Peraturan Presiden tanpa persetujuan DPR namun di dalamnya terdapat perdebatan mengenai bea masuk 0 persen etil alkohol Pakistan ke Indonesia serta rencana pemerintah mengikutsertakan Indonesia ke dalam kerja sama multilateral antara ASEAN dengan Hong Kong. AKURAT.CO/Sopian

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memberikan penjelasa dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). Rapat tersebut membahas pengesahan protokol perubahan perjanjian Indonesia-Pakistan PTA dan persetujuan perdagangan bebas ASEAN-Hong Kong. Enggartiasto Lukita menjelaskan mengenai perjanjian dagang Indonesia-Pakistan yang sudah diatur dalam Peraturan Presiden tanpa persetujuan DPR namun di dalamnya terdapat perdebatan mengenai bea masuk 0 persen etil alkohol Pakistan ke Indonesia serta rencana pemerintah mengikutsertakan Indonesia ke dalam kerja sama multilateral antara ASEAN dengan Hong Kong. AKURAT.CO/Sopian

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memberikan penjelasa dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). Rapat tersebut membahas pengesahan protokol perubahan perjanjian Indonesia-Pakistan PTA dan persetujuan perdagangan bebas ASEAN-Hong Kong. Enggartiasto Lukita menjelaskan mengenai perjanjian dagang Indonesia-Pakistan yang sudah diatur dalam Peraturan Presiden tanpa persetujuan DPR namun di dalamnya terdapat perdebatan mengenai bea masuk 0 persen etil alkohol Pakistan ke Indonesia serta rencana pemerintah mengikutsertakan Indonesia ke dalam kerja sama multilateral antara ASEAN dengan Hong Kong. AKURAT.CO/Sopian

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (tengah) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). Rapat tersebut membahas pengesahan protokol perubahan perjanjian Indonesia-Pakistan PTA dan persetujuan perdagangan bebas ASEAN-Hong Kong. Enggartiasto Lukita menjelaskan mengenai perjanjian dagang Indonesia-Pakistan yang sudah diatur dalam Peraturan Presiden tanpa persetujuan DPR namun di dalamnya terdapat perdebatan mengenai bea masuk 0 persen etil alkohol Pakistan ke Indonesia serta rencana pemerintah mengikutsertakan Indonesia ke dalam kerja sama multilateral antara ASEAN dengan Hong Kong. AKURAT.CO/Sopian

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kanan) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). Rapat tersebut membahas pengesahan protokol perubahan perjanjian Indonesia-Pakistan PTA dan persetujuan perdagangan bebas ASEAN-Hong Kong. Enggartiasto Lukita menjelaskan mengenai perjanjian dagang Indonesia-Pakistan yang sudah diatur dalam Peraturan Presiden tanpa persetujuan DPR namun di dalamnya terdapat perdebatan mengenai bea masuk 0 persen etil alkohol Pakistan ke Indonesia serta rencana pemerintah mengikutsertakan Indonesia ke dalam kerja sama multilateral antara ASEAN dengan Hong Kong. AKURAT.CO/Sopian

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (tengah) berbincang dengan anggota DPR Komisi VI bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). Rapat tersebut membahas pengesahan protokol perubahan perjanjian Indonesia-Pakistan PTA dan persetujuan perdagangan bebas ASEAN-Hong Kong. Enggartiasto Lukita menjelaskan mengenai perjanjian dagang Indonesia-Pakistan yang sudah diatur dalam Peraturan Presiden tanpa persetujuan DPR namun di dalamnya terdapat perdebatan mengenai bea masuk 0 persen etil alkohol Pakistan ke Indonesia serta rencana pemerintah mengikutsertakan Indonesia ke dalam kerja sama multilateral antara ASEAN dengan Hong Kong. AKURAT.CO/Sopian

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Editor: Abdul Aziz Prastowo

komentar

Image

0 komentar

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Netter Sebut Jokowi 'Bloon', Gibran: Ya Pak, Maaf Pak

  2. Kesal, Regi Datau Harus Bayar Makan Sampai Rp64 Juta Karena Ayu Dewi

  3. Tuai Pujian, Kisah Aiptu Rukur Sidabutar Berhasil Mengantarkan Tiga Putranya Lulus Akademi Militer

  4. Ternyata Salmafina Didesak Wawancara Khusus Hingga Pakai Kalung Salib di Acara Rumpi

  5. Seorang Pria Tewas Di Dalam Mobil Berplat TNI Di Ciracas

  6. Pembuat Anyaman Getih Getah di Bundaran HI Sebut Anggaran Produksi Karyanya Tak Sampai Rp 300 Juta

  7. Jawab Kritik Soal Getah Getih, Rian Ernest: Memang Politisi Kelas Wahid Anies Baswedan Ini

  8. Sindir Galih Ginanjar, Pablo Benua - Rey Utami, Sonny Septian: Khilaf Sebagai Jurus Terakhir

  9. 7 Pesona Briptu Ima, Polwan yang Jalankan Misi Kemanusiaan PBB di Afrika

  10. Stasiun Televisi Undang Abu Janda, Warganet: Nggak Ada yang Lebih Berbobot?

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik