image
Login / Sign Up

Survei: Kenaikan Tarif Ojol Banyak Timbulkan Dampak Negatif, Ini Buktinya

Andi Syafriadi

Image

Pengemudi ojek daring berhenti untuk menunggu penumpang di depan Stasiun Palmerah, Jakarta, Selasa (21/8/2018). Keberadaan mereka yang banyak jumlahnya membuat kemacetan di jalan sekitar. Padahal, kawasan ini berdekatan dengan venue Asian Games yang digelar di Gelora Bung Karno. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Rencana pemerintah menaikan tarif Ojol (Ojek Online), diprediksi akan memiliki dampak negatif dibandingkan dampak positifnya.

Melalui peningkatan tersebut pun dinilai hanya akan membuat turun minat permintaan konsumen terhadap Ojol sehingga dapat berimbas kepada para pengemudi juga. Bahkan dapat meningkatkan frekuensi masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi yang hanya akan menambah kemacetan.

baca juga:

Diketahui penemuan tersebut berasal dari survei konsumen ojol yang dilakukan oleh Ketua Peneliti search institute of Sosio-Economy Development (RISED), Rumayya Batubara bersama timnya dengan melibatkan 2.001 konsumen pengguna ojol di 10 Provinsi.

Penerbitan Survei tersebut juga ikut dihadiri oleh Mantan Ketua YLKI, Zumrotin K.Susilo bersama dengan Ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal dalam Konferensi Pers "Persepsi Konsumen Terhadap Ojol di Indonesia" di Jakarta, (11/2/2019).

Survei ini dilakukan untuk menjawab dampak dari berbagai kemungkinan kebijakan terkait ojol dan respon konsumen terhadapnya. Menurut ketua tim peneliti Rised, Rummaya Batubara, konsumen sangat sensitif terhadap segala kemungkinan peningkatan tarif.

"Kenaikan tarif Ojol berpotensi menurunkan permintaan konsumen hingga 71,2%," ujar Rumayya Batubara pada saat Pers konferensi di Jakarta.

Namun, Tim juga menemukan hasil survei korensponden sekitar 45,83% menyatakan bahwa tarif Ojol saat ini sudah sesuai.

Dari hasil survei yang dilakukan RISED diketahui bahwa jarak tempuh rata-rata konsumen adalah 8,8 km/hari, dengan jarak tempuh sejauh itu apabila terjadi kenaikan sebesar Rp2.200/km menjadi Rp3.100/km maka pengeluaran konsumen akan bertambah sebesar Rp7.920/harinya.

"Dengan bertambahnya pengeluaran sebesar itu, maka otomatis akan ditolak oleh kelompok yang tidak mau mengeluarkan biaya tambahan sama sekali, dan hanya ingin mengeluarkan biaya tambahan kurang dari Rp5.000/hari. Total persentasenya mencapai 71,12%," ujar Rumayya.

Sependapat dengan Rumayya, Zumrotin menyatakan bahwa jika tarif ojol naik drastis, ada kemungkinan konsumen akan kembali beralih ke kendaraan pribadi sehinggi frekuensi penggunaan kendaraan pribadi dijalankan akan semakin tinggi yang pada akhirnya hanya akan menimbulkan kemacetan.

Menurut survei RISED sebesar 83% responden juga menyatakan bahwa ojol lebih unggul dikarenakan faktor kemudahan dalam bermobilitas, waktu yang fleksibel dan layanan door to door. Berdasarkan hasil survei juga terlihat bahwa masyarakat menggunakan ojol dominan untuk pergi ke sekolah, Kuliah, dan kantor (72% responden).

Sementara itu, dari sisi jarak tempuh sekitar 79,21% responden menggunakan ojek online untuk bertransportasi sejauh 0 hingga 10 km per hari. Fakta ini membuktikan bahwa ojol dapat digunakan untuk mengisi kebutuhan masyarakat dalam bermobilitas jarak pendek.

Fithra faisal juga melihat banyak sisi negatif dari kenaikan tarif. Seperti potensi menurunnya pengguna ojol, yang pada akhirnya dapat menggerus pendapatan mitra ojol. Padahal tingkat konsumsi pengguna layanan ojol menjadi faktor kunci penggerak keberlangsungan usaha transportasi online serta sumber utama pendapatan mitra.

"Faktor ini juga wajib diperhatikan secara seksama, ekonomi digital harus terus didorong dalam penciptaan lapangan pekerjaan serta kesejahteraan masyarakat," ujar Fithra Faisal.

Oleh karna itu, lanjut Fithra, pemerintah hendaknya tidak gegabah dalam menetapkan regulasi dalam bisnis ojol.

Pada akhirnya, berkurangnya permintaan ojol tidak hanya akan menggerus manfaat yang diterima masyarakat dari sektor ini, tapi juga akan berdampak pada penghasilan Pengemudi karena konsumen enggan menggunakan ojol lagi. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Haji 2019

Diduga Rugikan Jemaah Haji, Pemerintah Diminta Hentikan Penjualan Zain di Indonesia

Image

News

Walhi: Gugatan Karhutla untuk Institusi Pemerintah Bukan Pribadi Jokowi

Image

News

WALHI Minta Pemerintah Segera Laksanakan Putusan MA Terkait Karhutla di Kalimantan Tengah

Image

News

Upaya Pemkot Depok Tingkatkan Layanan Transportasi Nyaman bagi Masyarakat

Image

News

Kubu Prabowo - Sandi Siap Jadi Bagian Pemerintah Bila Ada Pembagian 55:45

Image

News

PKB Tolak Partai Pendukung Prabowo Bergabung di Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Trump Bersedia jadi Penengah Perang Dagang Jepang-korsel

Image

Ekonomi

YLKI: Terjadinya Error, Bukti Sistem Mandiri Rapuh dan Rawan Kena Hack

Image

News

Waketum PAN Sebut Pengurus DPP Banyak yang Ingin Jadi Oposisi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Telkom Bidik Pelanggan Indihome Sentuh 131.000 di Makassar

Target PT Telkom Indonesia tahun 2019 secara nasional ialah sebanyak 7,2 juta pelanggan.

Image
Ekonomi

Roti Sagon Mulai Diincar Pembeli Jelang Pelaksanaan Galungan

Roti sagon tidak hanya disajikan sebagai menu camilan untuk dikonsumsi melainkan juga sebagai pelengkap upakara.

Image
Ekonomi

Kadin Akui Infrastruktur di Perbatasan Jadi Tantangan Dunia Usaha

Potensi UMKM di Soloraya dibandingkan daerah lainnya menempatkan wilayah tersebut di posisi strategis bagi Jawa Tengah.

Image
Ekonomi

BPJS Kesehatan Gelontorkan Rp8,9 Triliun Biaya Pengobatan Masyarakat Sumbar

BPJS Kesehatan gelontorkan Rp8,9 triliun bayar pengobatan masyarakat di Sumatera Barat dalam lima tahun terakhir.

Image
Ekonomi

Hingga Juni, Penjualan Rumah di Banten Turun 24,5 Persen

Indonesia Property Watch menyatakan, nilai penjualan perumahan wilayah Banten pada kuartal II-2019 mengalami penurunan sebesar 24,5 persen.

Image
Ekonomi

Mendag Klaim Nanas Segar Indonesia Siap Masuk Pasar China Tahun Depan

Salah satu perusahaan yang menyatakan kesiapan untuk mengekspor nanas segar ke China yakni Great Giant Foods (GGF).

Image
Ekonomi

Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Malaysia-Thailand di Sektor Transportasi

Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand - Growth Triangle (IMT-GT) yang ke-11 atau The-11th IMT-GT Working Group

Image
Ekonomi

Telkom Indonesia Siap Kembangkan Jaringan Telekomunikasi di 3 T

Telkom Indonesia siap kembangkan jaringan telekomunikasi di Indonesia hingga jangkau kawasan 3 T.

Image
Ekonomi

Dana Kelola DPLK BRI Capai Rp12,03 Triliun Hingga Juni 2019

DPLK BRI hingga Juni 2019 capai Rp12,03 triliun atau naik 40 persen dari total dana kelola pada Desember 2019 sebesar Rp8,6 triliun.

Image
Ekonomi

Pemerintah Salurkan Bantuan Peralatan Air Bersih dan Sanitasi ke Lokasi Pengungsi Gempa Maluku Utara

Kementerian PUPR telah menyalurkan bantuan ke beberapa lokasi terdampak bencana gempa yang terjadi di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Mandiri Akan Paksa Nasabah yang Saldonya Bertambah untuk Kembalikan Uang

  2. Belanja Iklan Hingga Rp6,32 Miliar, 7 Fakta Menarik Tabloid Monitor Pimpinan Arswendo Atmowiloto

  3. Habib Novel: Saya Tidak Ikuti Komando Prabowo, Saya Bukan Orang Gerindra

  4. Nunung Ditangkap Polisi, Krisna Mukti: Ini Kutukan Srimulat Jangan-Jangan

  5. Alasan Pengacara Tomy Winata Pukul Hakim PN Jakpus

  6. Terkait Kasus Narkoba, Petugas Keamanan Duga Nunung Dijebak

  7. Kocak! Bank Mandiri Error, Kaesang Malah Ucapkan Ini...

  8. Nunung Diciduk Polisi, Keluarga di Solo: Ibu yang Paling Terpukul, Sejak Semalam Nangis Terus di Kamar

  9. Pembantu Tidak Tahu Sejak 5 Bulan Nunung Konsumsi Narkoba

  10. Ramai Video Kaesang Kunjungi GIIAS 2019, Warganet Salah Fokus ke Celana

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude