image
Login / Sign Up

Kementan Ingin Lahan Rawa Jadi Sawah Produktif

Wayan Adhi Mahardika

Image

Petani menanam padi dengan menggunakan mesin penanam padi otomatis di Desa Sausu Peore, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (28/11). Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus mendorong petani di Indonesia untuk memanfaatkan dan beralih ke teknologi pertanian modern guna meningkatkan produksi dan pendapatan petani. | ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/ama/17.

AKURAT.CO, Kementerian Pertanian berupaya agar penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) optimal, khususnya excavator yang diberikan untuk pengembangan lahan rawa lebak dan pasang surut menjadi lahan sawah produktif di Sumatera Selatan.

Direktur Alsintan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Andi Nur Alam Syah, saat melakukan kunjungan kerja pemantauan optimalisasi pemanfaatan Alsintan di Provinsi Sumatera Selata, Sabtu, menyebutkan Kementan telah menyalurkan bantuan excavator sebanyak 69 unit di Provinsi Sumsel.

baca juga:

"Alsintan dan excavator harus bekerja optimal sehingga lahan rawa menjadi lahan sawah produktif. Dengan demikian, produksi pangan khususnya beras bisa berdaulat dan kesejahteraan petani meningkat," kata Andi seperti dilansir dari Antara.

Berdasarkan pantauan, bantuan tersebut bekerja optimal untuk pengerukan saluran irigasi yang mengalami pendangkalan, pembuatan jalan usaha tani dan optimasi lahan rawa lebak dan lahan rawa pasang surut.

Kepala Desa Talang Rejo, Kecamatan Muara Talang, Banyuasin, Sumsel, Hendrik Kuswoyo mengatakan pemanfaatan excavator memberikan hasil dan nilai tambah yang begitu besar bagi pertanian dan petani itu sendiri.

Hendrik menyebutkan dari 1 unit excavator dapat mengerjakan long storage sepanjang 20 kilometer dengan lebar 2,5 meter. Ini dapat mengairi sawah seluas 1.800 hektare dengan indeks pertanaman (IP) 200, yakni menanam padi 2 kali setahun. "Produktivitas padi yang tadinya 8,5 ton menjadi 13 ton per hektare untuk dua musim tanam. Jadi ada selisih 5 ton per hektar," kata Hendrik.

Menurut dia, sebanyak 5 ton gabah per hektare tersebut, nilainya mencapai Rp20 juta. Dengan demikian, dari total lahan 1.800 hektare, dapat menghasilkan tambahan pendapatan bagi petani mencapai Rp36 miliar.

Hendrik menjelaskan dalam pengerjaan optimalisasi lahan rawa menjadi lahan sawah produktif ini, pemerintah desa memanfaatkan dana desa untuk biaya BBM dan operator. Total dana desa mencapai Rp800 juta, namun digunakan untuk membuat long storage sepanjang 20 kilometer dengan lebar 2,5 meter hanya Rp270 juta.

"Dengan adanya bantuan excavator, pengerjaan ini bisa dilakukan hanya butuh waktu 2 bulan saja. Tapi kalau tidak ada excavator bisa 5 tahun," katanya.

Selain itu jika tidak ada excavator, pengerjaan long storage tersebut juga membutuhkan dana Rp900 juta untuk sewa alat dan bahan bakar minyak Rp160 juta. Belum lagi biaya operator, per meternya sebesar Rp3 juta sehingga total biaya operator untuk long storage sepanjang 20 km tersebut sebanyak Rp60 juta.

Tanpa bantuan excavator, total biaya yang dibutuhkan untuk sewa excavator dan biaya operasional untuk pembuatan long storage sepanjang 20 km dan lebar 2,5 meter sekitar Rp3,5 miliar.[]

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Pemprov Sulsel Kirim Tim Investigasi untuk Selidiki Orientasi Siswa Berujung Maut

Image

Ekonomi

FAO Apresiasi Kementan Terkait Pengendalian Flu Burung

Image

Ekonomi

Kementan Klaim Kemudahan Perizinan Tingaktan Ekspor Bunga Hias

Image

Ekonomi

Kementan Launching BUN500 untuk Tingkatkan Sektor Perkebunan

Image

Ekonomi

Indepth

Upaya Melawan Puso Pertanian di Tengah Kemarau Panjang

Image

Ekonomi

Indonesia-Singapura Tingkatkan Perdagangan Hortikuktura Lewat Forum Kerjasama Agribisnis

Image

Ekonomi

Realisasi KUR Sektor Peternakan Capai Rp3,42 Triliun

Image

Ekonomi

Kementan-Polri Kerjasama Perkuat Pengawasan Komoditas Pertanian

Image

News

Kota Solok Kekurangan 400 Hewan Kurban untuk Idul Adha Tahun Ini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Telkom Bidik Pelanggan Indihome Sentuh 131.000 di Makassar

Target PT Telkom Indonesia tahun 2019 secara nasional ialah sebanyak 7,2 juta pelanggan.

Image
Ekonomi

Roti Sagon Mulai Diincar Pembeli Jelang Pelaksanaan Galungan

Roti sagon tidak hanya disajikan sebagai menu camilan untuk dikonsumsi melainkan juga sebagai pelengkap upakara.

Image
Ekonomi

Kadin Akui Infrastruktur di Perbatasan Jadi Tantangan Dunia Usaha

Potensi UMKM di Soloraya dibandingkan daerah lainnya menempatkan wilayah tersebut di posisi strategis bagi Jawa Tengah.

Image
Ekonomi

BPJS Kesehatan Gelontorkan Rp8,9 Triliun Biaya Pengobatan Masyarakat Sumbar

BPJS Kesehatan gelontorkan Rp8,9 triliun bayar pengobatan masyarakat di Sumatera Barat dalam lima tahun terakhir.

Image
Ekonomi

Hingga Juni, Penjualan Rumah di Banten Turun 24,5 Persen

Indonesia Property Watch menyatakan, nilai penjualan perumahan wilayah Banten pada kuartal II-2019 mengalami penurunan sebesar 24,5 persen.

Image
Ekonomi

Mendag Klaim Nanas Segar Indonesia Siap Masuk Pasar China Tahun Depan

Salah satu perusahaan yang menyatakan kesiapan untuk mengekspor nanas segar ke China yakni Great Giant Foods (GGF).

Image
Ekonomi

Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Malaysia-Thailand di Sektor Transportasi

Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand - Growth Triangle (IMT-GT) yang ke-11 atau The-11th IMT-GT Working Group

Image
Ekonomi

Telkom Indonesia Siap Kembangkan Jaringan Telekomunikasi di 3 T

Telkom Indonesia siap kembangkan jaringan telekomunikasi di Indonesia hingga jangkau kawasan 3 T.

Image
Ekonomi

Dana Kelola DPLK BRI Capai Rp12,03 Triliun Hingga Juni 2019

DPLK BRI hingga Juni 2019 capai Rp12,03 triliun atau naik 40 persen dari total dana kelola pada Desember 2019 sebesar Rp8,6 triliun.

Image
Ekonomi

Pemerintah Salurkan Bantuan Peralatan Air Bersih dan Sanitasi ke Lokasi Pengungsi Gempa Maluku Utara

Kementerian PUPR telah menyalurkan bantuan ke beberapa lokasi terdampak bencana gempa yang terjadi di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Belanja Iklan Hingga Rp6,32 Miliar, 7 Fakta Menarik Tabloid Monitor Pimpinan Arswendo Atmowiloto

  2. Habib Novel: Saya Tidak Ikuti Komando Prabowo, Saya Bukan Orang Gerindra

  3. Nunung Ditangkap Polisi, Krisna Mukti: Ini Kutukan Srimulat Jangan-Jangan

  4. Terkait Kasus Narkoba, Petugas Keamanan Duga Nunung Dijebak

  5. Kocak! Bank Mandiri Error, Kaesang Malah Ucapkan Ini...

  6. Nunung Diciduk Polisi, Keluarga di Solo: Ibu yang Paling Terpukul, Sejak Semalam Nangis Terus di Kamar

  7. Pembantu Tidak Tahu Sejak 5 Bulan Nunung Konsumsi Narkoba

  8. Ramai Video Kaesang Kunjungi GIIAS 2019, Warganet Salah Fokus ke Celana

  9. Utang China Tembus 300 Persen dan Melebihi PDB-nya

  10. Apollo 17: Orang Terakhir yang Berjalan di Bulan, Alergi Terhadap Debu Bulan

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude