image pemilu
Login / Sign Up

AKSES: Pembubaran Koperasi 'Papan Nama dan Rentenir' Harus Cepat

Andi Syafriadi

Image

Suroto selaku ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) Suroto | Andoy

AKURAT.CO Jumlah koperasi yang banyak di Indonesia ternyata tidak menunjukkan kualitas dari sebuah perkoperasian. Untuk itu perlu dilakukan rasionalisasi koperasi dan salah satunya melalui pembubaran koperasi papan nama dan rentenir yang berbaju koperasi.

Pembubaran koperasi oleh pemerintah untuk menjaga citra koperasi ini penting, sudah diatur dalam UU No. 25 tahun 1992 dan juga diatur melalui PP dan Permen, hanya tinggal jalankan saja, menurut siaran pers yang diterima, Minggu (3/2/2019).

"Kita pernah menjadi pemilik koperasi terbanyak di dunia dengan jumlah 212.334 pada tahun 2014, sementara kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada saat itu hanya sebesar 1,7% " ujar Suroto selaku ketua asosiasi kader Ekonomi-Sosio (AKSES).

baca juga:

Ia menambahkan, Saat ini memang Kementerian Koperasi dan UKM ( Kemenkop dan UKM) telah melakukan rasionalisasi dan bubarkan koperasi-koperasi papan nama ini, akan tetapi upaya ini sebetulnya dirasakan masih sangat lamban, dari tahun 2014 hingga 2018 baru dibubarkan sekitar 62 ribu koperasi padahal potensi yang masih papan nama itu masih sekitar 80 ribu lagi. Belum lagi rentenir yang berbaju koperasi.

Harusnya, lanjut Suroto, pembubaran koperasi ini dilakukan dalam kebijakan short term, jangka pendek setahun saja. Sebab nama koperasi selama ini sudah begitu rusak oleh koperasi papan nama dan rentenir berbaju koperasi ini.

Kenapa kebijakan pembubaran koperasi ini perlu dianggap penting dikerjakan dengan sangat cepat? ini diperlukan untuk melakukan "shock therapy". Agar masyarakat luas tahu bahwa selama ini cara berkoperasi kita itu salah.

"Dirikan koperasi hanya untuk mengejar bantuan dan juga insentif dari luar lainya. Mental mencari bantuan ini sudah secara akut merusak mental masyarakat dan hancurkan kemandirian koperasi sebagai pilar utama berkembangnya koperasi yang baik," ujar Suroto.

Dikarenakan terlalu lamanya upaya untuk pembubaran ini bahkan sudah munculkan lagi ide-ide untuk mengembalikan bantuan-bantuan sosial ke koperasi yang sudah dihilangkan dalam Permendagri No. 13 Tahun 2018 tentang Bantuan Sosial dan Hibah.

Salah satu penyebab kenapa koperasi kita itu tidak lekas berkembang dengan baik itu karena motivasi masyarakat untuk dirikan koperasi itu hanya kejar insentif dari luar, apakah itu bantuan atau program bukan rasionalitas bisnis.

Motivasi pendirian koperasi kita kebanyakan palsu. Ini menyebabkan kegagalan dini dari koperasi, atau istilahnya menyebabkan koperasi layu sebelum berkembang. Sebetulnya masih banyak hal-hal lain yang sebabkan kenapa koperasi kita sulit berkembang.

Termasuk dalam aspek regulasi tentang ekonomi dan kemasyarakatan kita yang diskriminatif terhadap koperasi. Koperasi kita jadi kerdil dan keluar dari lintas bisnis modern. Koperasi kita sudah sejak dulu dihambat di tingkat regulasi agar hanya jadi urusan bisnis kecil-kecilan.  []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Pemilu 2019

Moody's Sebut Hasil Quick Count Dukung Stabilitas Ekonomi RI

Image

Ekonomi

Indepth

Koperasi Mantan Napi Terorisme Gerakkan Perekonomian di Pesantren-pesantren

Image

Ekonomi

Ekonomi Turki dalam Bahaya Akibat Partai Erdogan Minta Pemilu Ulang

Image

Ekonomi

Pemilu 2019

Berhasil Jaga Ekonomi, Media Asing Soroti Kemenangan Jokowi Layaknya Obama

Image

Ekonomi

Pemilu 2019

Stabilitas Ekonomi Makro Terjaga Selama Pemilu

Image

Ekonomi

Pemilu 2019

Menteri Puspayoga Yakin Jokowi Menangi Pilpres

Image

Ekonomi

Pemilu 2019

Menkop Puspayoga Sambut Baik Terselenggaranya Pemilu Damai di Bali

Image

Ekonomi

Menteri Bambang: Manfaat Bonus Demografi Sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Memuncak di 2030

Image

Ekonomi

Pemilu 2019

PR Ekonomi 5 Tahun ke Depan Versi Menko Darmin Adalah Ekspor

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Pemilu 2019

Moody's Sebut Hasil Quick Count Dukung Stabilitas Ekonomi RI

Hasil quick count sementara akan mendukung stabilitas pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.

Image
Ekonomi

Cuma Perlu Rp100 Ribu, 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Investasi Reksa Dana

Bisa sangat menguntungkanmu lho

Image
Ekonomi
Pemilu 2019

Selama Kampanye, Sandiaga Telah Jual Saham hingga Rp633 Miliar

Selama kampanye Sandiaga telah menjual saham sebesar Rp633 miliar.

Image
Ekonomi
Indepth

Benarkah Indonesia Masuk Perangkap Deindustrialisasi

Isu terkait industri di Indonesia tengah mengalami deindustrialisasi hingga saat ini masih santer terdengar.

Image
Ekonomi

Kemendag Akan Keluarkan Izin Impor Bawang Putih untuk Swasta

Kemendag bakal mengeluarkan izin impor bawang putih kepada 7 perusahaan swasta sore ini, Kamis (18/4/2019).

Image
Ekonomi

Lippo Cikarang Bidik Marketing Sales 2019 Rp1 Triliun

Angka target ini sedikit lebih rendah dari realisasi 2018 yang Rp1,041 triliun.

Image
Ekonomi

Eropa Ancam Kenakan Tarif pada Produk Kecap, Keju, dan Ikan AS

Ancaman ini dibuat akibat masih berlangsungnya subsidi pemerintah AS terhadap Boeing (BA).

Image
Ekonomi
Indepth

Koperasi Mantan Napi Terorisme Gerakkan Perekonomian di Pesantren-pesantren

Koperasi Komunitas Mantan Narapidana Teroris dan Gerakan Aktivis Radikal (Kontantragis) yang didirikan di Bandung pada 28 Oktober 2017.

Image
Ekonomi

Awal Bulan Sudah Bokek? 5 Tanda Pengelolaan Keuangan Salah

Apa yang salah dari pengelolaan keuanganmu?

Image
Ekonomi
Pemilu 2019

Pasca Pemilu Saham Toba Luhut Melonjak, Pengaruh Sexy Killers Lewat

Hal ini dibuktikan, dari pantauan RTI hari ini (18/4/2019), pukul 15.15 WIB yang menunjukkan indeks TOBA menguat atau naik 20 poin.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Priyo: Hasil Sementara Prabowo Unggul 53 Persen, Jaga Hati, Sabar, dan Kawal Penghitungan Suara

  2. Pesan Menohok Pendukung Jokowi untuk Prabowo: Tidak Usah Marah, Kan Bapak Udah Sering Kalah!

  3. Ketua PDIP Jateng: Jangan Kaget Jika Nanti Jokowi Tunjuk Tokoh Kubu Prabowo Jadi Menteri

  4. Rocky Gerung: Kalian Sudah Menang, tapi Masih Caci-maki Gue

  5. Pakai Baju Couple, 10 Potret Adu Gaya Agus-Annisa versus Ibas-Aliya Yudhoyono Saat Nyoblos

  6. Hindari Baper, 4 Tips Ini Bikin Cepat Move On dari Hasil Pilpres dan Pileg 2019

  7. Ini Kronologis FPI Datang Hingga Diusir dari TPS di Jakarta Barat

  8. Tak Terima Keunggulan Jokowi, Prabowo: Kami Menang 55,4 Persen

  9. Warga Boyolali Kompak Tampar Prabowo Dengan 0 Persen Suara

  10. Jangan People Power, KPU: Sengketa Hasil Pemilu 2019 Bisa Diselesaikan di MK

Available

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Image
Achmad Fachrudin

Merayakan Puncak Ritual Politik 2019

Image
Muhammad Adnan RS

Pegon Dalam Pilpres 2019

Available

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

Gemas, 8 Potret Kedekatan Prabowo Subianto dengan Bobby The Cat

Image
News

Pakai Baju Couple, 10 Potret Adu Gaya Agus-Annisa versus Ibas-Aliya Yudhoyono Saat Nyoblos

Image
News

10 Potret Pasangan Capres-Cawapres 02 Saat Nyoblos, Kompak Pose 2 Jari