image
Login / Sign Up

Politisi PBB Soroti Perbedaan Data Stok Bapok, Ahmad Yani: Jokowi Hanya Tahu Tentang Rapat

Ade Miranti

Image

Petugas saat melakukan pengecekan beras yang ada di gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/1/2019). Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memastikan bahwa stok beras sejauh ini masih mencukupi. Sehingga impor beras dinilai tidak dibutuhkan. Stok beras Bulog mencapai 2,1 juta ton, dengan 1,7 ton di antaranya merupakan beras impor. Stok awal tahun yang cukup tinggi dinilai mampu menekan impor beras. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Politisi dari Partai Bulan Bintang (PBB), Ahmad Yani menilai, jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengetahui adanya pemburu rente serta data akurat ketersediaan bahan pokok yang ada di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog). Sebab, Jokowi hanya mengetahui dari laporan para menteri kabinet terkait, yakni Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Tapi Jokowi hanya menyatakan kalau itu perbedaan pendapat para menteri, dan selesai setelah diputuskan. Padahal keributan itu muncul setelah ada keputusan. Bagaimana BUWAS (Budi Waseso) jengkel. Ini persoalan, saya menduga ada permainan rente dalam hal ini. Tapi presiden hanya tahu tentang rapat,” katanya seperti dikutip pada akun Twitternya @Ahmadyaninews, Jumat (18/1/2019).

Cuitan calon legislatif daerah pemilihan Jakarta 1, berawal dari postingan ekonom Rizal Ramli yang telah mengingatkan Jokowi atas tindakan mendag yang kerap impor. Dengan alasan stok tidak mencukupi serta menambah cadangan bapok untuk menjaga inflasi.

Padahal, mantan wali kota Solo ini telah berusaha untuk mengurangi nilai impor serta meningkatkan ekspor agar Neraca Perdagangan Indonesia tidak jeblok, seperti yang terjadi pada tahun lalu. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai Neraca Perdagangan Indonesia 2018, masih terjadi defisit sebesar USD8,57 miliar. Meski angka ini rendah dibanding tahun 2017, yang sebesar USD11,84 miliar.

Terkait masalah impor dan perbedaan di internal pemerintahan Jokowi memberi kesan bahwa ada permainan dibidang impor ini. Pak @RamliRizal telah melaporkan kelebihan impor garam mencapai 1,5 juta ton, sementara impor gula sebesar 1,2 juta ton, impor beras dilebihkan sebesar Rp 1 juta ton,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, Indonesia tidak mungkin menghentikan masuknya produk impor ke pasar dalam negeri karena dikhawatirkan akan berdampak pada ekspor produk lokal ke luar negeri.

"Kami tidak mungkin untuk mengatakan kami stop impor, tidak bisa. Kalau kita melakukan itu maka produk Indonesia pun akan dihentikan untuk ekspor," kata Mendag saat mengunjungi pabrik jajanan bayi "Omo! Healthy Snack" di Jalan Magelang, Yogyakarta, dilansir dari Antara, Kamis(27/12/2018).

Menurutnya, upaya yang paling logis untuk dilakukan saat ini adalah dengan terus mendorong produk industri dalam negeri agar mampu bersaing dan mendominasi pasar-pasar ritel lokal.

"Yang justru harus kita lakukan adalah mendorong industri dalam negeri. Kita mau menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Kita mau kita unggul paling tidak di negeri sendiri," kata dia.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber:

berita terkait

Image

News

FPR akan Konsolidasi Sekaligus Deklarasi Dukungan pada Jokowi-Ma'ruf

Image

News

Jokowi Bantah Sudirman Said Terkait Pertemuan dengan Moffet Dilakukan Diam-diam

Image

News

BPN Tegaskan Takkan Laporkan Jokowi ke Bawaslu: Ya, Seperti Itu Namanya Debat

Image

Ekonomi

Sindir Sudirman Said, Menteri Jonan: Kalau Mantan Sebaiknya Ga Usah Komentar

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Komnas HAM Sebut Kedua Kandidat Belum Serius Selesaikan Kasus HAM

Image

News

Survei LSI di Sumsel: Prabowo 44,3% Jokowi 40,7%, Hasil Kerja Relawan Mulai Berbuah

Image

Ekonomi

Janji Kenaikan Gaji Kepala Desa Setara dengan PNS, Tinggal Kenangan?

Image

News

Pemilu 2019

TKN Sebut Saksi Adalah Titik Awal Penentu Kemenangan Jokowi-Ma’ruf

Image

Ekonomi

Jokowi Akan Bangun 3.000 Balai Latihan Kerja untuk Para Santri

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Sindir Sudirman Said, Menteri Jonan: Kalau Mantan Sebaiknya Ga Usah Komentar

Sebab, Jonan yang pernah menjabat sebagai menteri perhubungan tidak pernah sekalipun berkomentar akan sesuatu hal buruk.

Image
Ekonomi

Menteri Jonan Bantah Jokowi Bertemu dengan Bos Freeport 'Diam-diam'

Pada pertemuan 14 Oktober 2016 silam, justru Jokowi memandatkan tugas perebutan tambang emas Freeport ke tangan Indonesia.

Image
Ekonomi

PMPRI Apresiasi Pemerintah dalam Peningkatan Ekonomi Rakyat

Peningkatan anggaran KUR di tahun 2019 menjadi Rp140 triliun dari yang sebelumnya hanya Rp123 triliun merupakan bentuk keseriusan pemerintah

Image
Ekonomi

Perluas Layanan, UUS Bank Sinarmas Hadir di Banda Aceh

Kantor cabang Bank Sinarmas syariah Banda Aceh ini dibuka terhitung sejak tanggal 11 Februari 2019.

Image
Ekonomi

Bank Danamon Akan Terbitkan Obligasi Hingga Rp3 Triliun, Jika...

Danamon akan menerbitkan surat utang perusahaannya mencapai Rp 2-3 triliun.

Image
Ekonomi

Ratusan Warganya Keracunan, Pemerintah Mongolia Ancam Tutup Bisnis KFC

KFC terancam ditutup oleh pemerintah Mongolia karena 247 warganya melaporkan gejala keracunan.

Image
Ekonomi

Duh! Di 2018 Laba Bank Danamon Hanya Mampu Tumbuh 7 Persen

PT Bank Danamon Indonesia Tbk membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp3,9 triliun pada tahun 2018.

Image
Ekonomi

Janji Kenaikan Gaji Kepala Desa Setara dengan PNS, Tinggal Kenangan?

Jokowi berjanji akan menyetarakan gaji kepala desa dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Dorong Komitmen Perusahaan Jasa Konstruksi Terapkan K3

Untuk meningkatkan jumlah ahli K3 diselenggarakan sertifikasi Ahli K3 yang diikuti oleh tenaga kerja konstruksi level direksi dan manajerial

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Rampungkan Pembangunan 77.326 Unit Rumah

Kementerian PUPR optimis pembangunan rumah akan terus meningkat seiring realisasi Program Satu Juta Rumah di Indonesia.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. 7 Negara yang Rakyatnya Paling Rajin Beribadah, Ada Indonesia!

  2. Di Lapangan Bola, Siapa Berani Menekel Presiden George Weah?

  3. 5 Potret Kedekatan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Cucu, Manis Banget!

  4. 10 Pesona Krisdayanti di Usia 43 Tahun yang Seolah Tak Pernah Menua

  5. Kepada Kyai Ma'ruf Amin, Raffi Ahmad Mengaku Sudah Hijrah

  6. Akun Palsu Serang Pemerintah, Ferdinand: Saya Tidak akan Pernah Mengkritik dengan Kalimat Kasar

  7. 10 Potret Miss International Kevin Liliana Makin Memesona saat Berhijab

  8. JK Jujur Jika Bertolak Belakang Dengan Presiden Jokowi Demi Pembangunan

  9. Kubu Pendukung Prabowo Pertanyakan Pemegang Saham Mayoritas Unicorn

  10. Fahri Hamzah: Orang Ngomong Idiot Aja Dipenjara, Nih Aku Ngomong Sontoloyo!

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Bola Panas Logistik Pemilu 2019

Image
Hervin Saputra

Bisakah Kebenaran Mengalahkan Budaya Curiga dalam Kasus Jokdri?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Available

Wawancara

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Sosok

Image
News

Dari Aktor hingga Politisi, Ini 5 Fakta Perjalanan Karier Rano Karno

Image
News

10 Aksi Susi Pudjiastuti di Atas Perahu, Menantang Laut

Image
News

7 Potret Ketegaran Ani Yudhoyono Jalani Pengobatan Kanker Darah