image
Login / Sign Up

Ekonom: Visi Misi Ekonomi Kedua Paslon Masih Terlalu Normatif

Aji Nurmansyah

Image

Capres dan Cawapres nomor urut 01 dan 02 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebelum mengikuti Debat Perdana Capres di Hotel Bidakara, Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Dalam debat ini kedua calon presiden dan wakil presiden harus memaparkan tema materinya meliputi isu penegakan hukum, korupsi, HAM dan terorisme. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pasca debat perdana Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 dan 02 pada Kamis malam (17/1/2019) kemarin sebagian pihak nampak semakin penasaran dan kembali menelaah visi dan misi dari kedua pasangan calon (Paslon). Pasalnya, penting untuk memastikan jika kedua paslon benar-benar mampu membuat masyarakat Indonesia sejahtera 5 tahun ke depan. 

Lantas, bagaimana dengan visi dan misi kedua pasangan calon di bidang ekonomi? Sebab ditengah stagnansi ekonomi yang berlangsung 3 tahun belakangan ini diperlukan langkah serius dalam membenahi perekonomian Indonesia ke depan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap kali meminta semua pihak agar optimis dalam menatap masa depan. Terutama pasca pilpres 2019 mendatang, pasalnya berbagai langkah sudah disiapkan mulai dari memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) hingga terus menggenjot pembangunan infrastruktur untuk pemerataan.

Sebelumnya anggota TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Arief Budimanta mengatakan pemerintah serius menyelesaikan permasalahan dibidang ekonomi. Bahkan ia sesumbar, jika Presiden Jokowi terpilih lagi Arief yakin pendapatan masyarakat kelas menengah bakal naik level.

Disisi lain, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno selalu mengatakan diberbagai kesempatan, jika terpilih pihaknya akan terus membuka lapangan kerja baru dan mengurangi impor. Membangun infrastruktur tanpa utang dan berpihak pada masyarakat kecil. 

Menanggapi hal itu, Pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudistira mengatakan sejauh ini visi dan misi masing-masing pihak masih jauh dari kata ideal. Sebab, kebijakan ekonomi yang diuraikan dalam visi-misi masing-masing calon masih terlalu normatif.

Belum ada fokus kebijakan yang lebih detail dan tajam dalam upaya mensejahterakan rakyat Indonesia. Terutama pada era 5 tahun mendatang siapa pun yang terpilih visi misi ekonomi belum ideal.

"Belum ideal karena masih tahapan normatif belum detail kebijakan. Semuanya bahas ekonomi kerakyatan dan ekonomi keumatan tapi belum tajam," pungkasnya di Jakarta (18/1/2019).[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Kumpulkan Dewan Pembina Gerindra di Hambalang, Prabowo Bahas Langkah Rekonsiliasi

Image

Ekonomi

Pernyataan Pejabat The Fed Kerek Wall Street

Image

Ekonomi

Kekhawatiran Akan Berkurangnya Konsumsi Bahan Bakar Buat Harga Minyak Tertekan

Image

Ekonomi

Dolar AS Tertekan Data Ekonomi yang Tak Sesuai Harapan

Image

News

Zulhas: Amien Rais Gunakan Bahasa Halus terkait Jokowi-Ma'ruf

Image

News

Calon Menteri Kabinet asal PDIP Kewenangan Megawati

Image

Ekonomi

Indepth

Motor Baru Penggerak Perekonomian Indonesia Itu Bernama 'UMKM'

Image

News

Tawari Penghina Jokowi Pisang, Netizen Puji Kaesang

Image

News

Kursi Kabinet, Zulkifli: Kami Mengerti Aturan, Enggak Boleh Minta-minta

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Merasa Dirugikan, 3 Kontraktor Tolak Perubahan Dirut dan Komisaris Jababeka

Tiga kontraktor proyek PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menyatakan penolakan terhadap adanya pergantian Direktur Utama perseroan.

Image
Ekonomi

Usai Berdamai, Bos Garuda Undang Rius Review Seluruh Fasilitas Garuda Indonesia

Garuda Indonesia mengundang youtuber asal Indonesia Rius Vernandez dan tunangannya Elwiyana Monica mengulas seluruh fasilitas.

Image
Ekonomi

Suku Bunga BI Turun Akan Banyak Lagi Pelonggaran Moneter

Penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh Bank Indonesia merupakan sinyal dari akhir kebijakan moneter ketat.

Image
Ekonomi

Akhirnya, BEI Cabut Suspensi Saham Jababeka

Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya mencabut penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA).

Image
Ekonomi

IHSG Lanjutkan Penguatan Berkat Pemotongan Suku Bunga

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat pagi (18/7/2019) dibuka menguat 0,41% atau 26,35 poin ke 6403,29.

Image
Ekonomi

Terpengaruh Penurunan Suku Bunga Global, Rupiah Melesat 0,32 Persen

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir pekan, Jumat (19/7/2019) melanjutkan penguatannya hingga 0,32%.

Image
Ekonomi
Seleksi Anggota BPK RI

Ombudsman Harap Calon Anggota BPK Miliki Integritas yang Teruji

Laode Ida mengharapkan calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI adalah sosok yang memiliki integritas kuat dan teruji.

Image
Ekonomi

Akhirnya! Sekarga Resmi Cabut Laporan Terhadap Youtuber

Sekarga resmi mencabu yg laporan kepolisian terhadap youtuber asal Indonesia Rius Vernandez dan tunangannya Elwiyana Monica.

Image
Ekonomi

Akar Perang Dagang Jepang-Korsel, Buahkan Kekacauan

Hubungan Jepang dan Korea Selatan telah berada di titik terendah dalam beberapa pekan terakhir.

Image
Ekonomi

Tangani Gelembung Gas di Anjungan Laut Jawa, Pertamina Turunkan Tim Ahli

Pengerahan tim tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan gelembung gas yang terjadi di anjungan tersebut.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Tajir sejak Lahir, 6 Fakta Putra Mahkota Brunei Darussalam Al-Muhtadee Billah Bolkiah

  2. Yunarto Sedih Karya yang Disebut Anies 'Luar Biasa' Dibongkar

  3. TGPF Salahkan Novel dan KPK, ICW: Sangat Logic!

  4. Cerita Kakek 94 Tahun Asal Indonesia Diundang Raja Salman ke Tanah Suci

  5. Bikin Merinding, Bocah 4 Tahun Asal Australia Ini Mengaku Reinkarnasi Putri Diana

  6. Ustaz Tengku Zulkarnain Cuitkan Soal Pengemplang Pajak, Ditanggapi DJP Eh Dihapus

  7. Sang Ibunda Tak Kecewa Atas Beredarnya Foto Syur Cinta Laura

  8. Perobohan Bambu Getah Getih, Tsamara: Setengah Miliar Dikeluarkan dan Kini Hancur

  9. Soal Bambu Getah Getih Anies, Komut Adhi Karya: Benda Paling Menganggu Akhirnya Dibongkar

  10. Kritik Pedas Syamsuddin Haris Hasil Kerja TPF Novel: Bagaimana Kita Percaya Jenderal Polisi Bisa Pimpin KPK

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik