image
Login / Sign Up

Berita Populer: Ekonom Faisal Basri Ingatkan Musuh Jokowi Bukan Prabowo Hingga Sri Mulyani Diisukan Incar Jabatan Presiden Bank Dunia

Ade Miranti

Image

Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan mengenai kasus penembakan pekerja di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12/2018). Presiden Joko Widodo memerintahkan TNI-Polri memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang membunuh 31 pekerja proyek jembatan di jalur Trans Papua. Jokowi menegaskan peristiwa itu tak akan membuat takut bangsa ini untuk melanjutkan pembangunan di Papua. Jokowi juga mengecam para penembak dan mendoakan 31 pekerja yang menjadi korban dalam pereistiwa tersebut. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ekonom Faisal Basri mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal kesejahteraan petani yang tidak terlalu diperhatikan. Sebab, banyak petani mengeluhkan pemerintahannya yang kerap mengimpor walaupun para petani telah berproduksi. Akibatnya langkah impor itu justru membuat nilai neraca perdagangan Indonesia merosot hingga USD8,57 miliar.  

Posisi Presiden Bank Dunia hingga kini belum diisi sejak mundurnya Jim Yong Kim dari jabatan tersebut. Sejumlah nama santer tersiar bakal menggantikannya, begitu pula dengan nama Sri Mulyani yang kini menjabat sebagai menteri keuangan. Ketika ditanya, wanita yang pernah menjabat sebagai direktur pelaksana Bank Dunia ini kekeuh dengan jabatannya sebagai menkeu.

Sekilas berita ini menarik untuk dibaca dan termasuk di dalam berita populer pilihan Akurat.co, edisi Kamis (17/1/2019):

baca juga:

Faisal Basri: Musuh Jokowi Bukan Prabowo, Tapi Soal Kesejahteraan Petani

AKURAT.CO Kerap impor, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap tidak mampu mensejahterakan petani. Contohnya, petani tebu, beras dan garam. Pasalnya, tingginya nilai impor yang membuat Neraca Perdagangan Indonesia merosot alias defisit. Menurut ekonom Faisal Basri, Jokowi masih memiliki waktu untuk membenahi “noda” kinerjanya.

Yakni dengan menggantikan para kabinet kerja yang dianggap tidak etos dalam menyelesaikan permasalahan impor ekspor tersebut, tak lain adalah Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, yang kerap dianggap sebagai biang kerok tingginya nilai impor.

Dia juga menyinggung, permasalahan impor dan ekspor ini tidak ada sangkut pautnya dengan calon presiden dari kubu oposisi Prabowo Subianto. Bahkan, untuk membuat suara masyarakat berpihak kepada Jokowi, maka harus memulai merombak kabinet kerjanya meski dalam waktu yang mepet.

Baca berita selengkapnya, klik di sini

Kurangi Impor Minyak, BPN Prabowo-Sandi Ingin Tiru Langkah Presiden Obama

AKURAT.CO Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirgo B. Purbo mengatakan bahwa Indonesia sudah lama menjadi negara net importir minyak. Pasalnya, kebutuhan minyak dalam negeri 1,3 juta barel per hari (bpod) di tahun 2017 dan naik menjadi 1,7 juta (bpod) di tahun 2018. Namun produksi minyak Indonesia hanya diangka 750.000 barel per hari.

Tentu saja impor menjadi kebijakan yang harus diambil demi menutupi produksi yang tidak mencukupi kebutuhan domestik tersebut. Oleh karena itu, perlu dicari cara agar Indonesia tidak terus-terusan bergantung pada impor minyak.

"Produksi minyak kita 750.000 barel per hari, sisanya ditutupi impor,"katanya di Jakarta (15/1/2019).

Baca berita selengkapnya, klik di sini

Faisal Basri Sebut Infrastruktur Jalan Tol Pengaruhi Derasnya Impor

AKURAT.CO Selain kemerosotan non-migas, penyebab lain dari Neraca Perdagangan Indonesia yang defisit disebabkan oleh pembangunan infrastruktur jalan yang digeber oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini diutarakan oleh ekonom Faisal Basri dalam catatannya melalui situs resminya.

Berawal dari kondisi perekonomian tidak mengalami pemanasan (overheating) karena pertumbuhan ekonomi tidak beranjak dari sekitar 5 persen. Dari pertumbuhan ekonomi yang stagnan maka tidak ada alasan kuat impor melonjak, karena lebih dari 90 persen impor berupa bahan baku dan barang modal tidak terjadi pula lonjakan impor barang konsumsi.

“Oleh karena itu, niscaya ada penyebab khusus yang mengakibatkan lonjakan impor tahun lalu. Gencarnya pembangunan infrastruktur memang membutuhkan alat berat dan bahan baku tertentu yang diimpor. Namun, pembangunan infrastruktur yang masif telah berlangsung selama tiga sampai empat tahun, bukan baru terjadi tahun lalu. Jadi, sangat boleh jadi ada penyebab yang lebih khusus,” katanya melalui pernyataan tertulisnya, Rabu (16/1/2019).

Baca berita selengkapnya, klik di sini

Ditanya Soal Jabatan Bank Dunia, Sri Mulyani: Saya Tetap Menteri Keuangan

AKURAT.CO Posisi jabatan Presiden Bank Dunia yang kini masih belum terisi membuat sejumlah spekulasi publik mengenai bakal calon yang mengisi jabatan tersebut menyeruak. Contohnya saja anak dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ivanka Trump yang dikabarkan bakal menjadi kandidat terkuat untuk menduduki posisi itu. Bahkan, di Indonesia muncul nama yang juga condong menjadi sorotan, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Seperti diketahui, Sri Mulyani pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Maka tak heran, dirinya juga diprediksi bisa menempati posisi jabatan Bos Bank Dunia. Meski ketika dikonfirmasi, dirinya tetap kekeuh untuk tidak mencalonkan diri mengisi posisi jabatan tersebut.

“Saya tetap Menteri Keuangan,” ucapnya ketika ditemui di Gedung Parlemen usai mengikuti agenda rapat dengar pendapat (RDP), Rabu (16/1/2019).

Baca berita selengkapnya, klik di sini

Sentil Menkeu, Misbakhun: Segala Kesuksesan Sebagai Keberhasilan Pemerintahan

AKURAT.CO Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dihadapan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa sudah semestinya jajaran menteri dalam kabinet kerja pemerintah Joko Widodo (Jokowi) mengklaim segala keberhasilan terutama dalam bidang ekonomi sebagai keberhasilan bersama atau keberhasilan pemerintahan Presiden Jokowi.

"Inilah yang ingin saya sampaikan bahwa perlunya kita para pembantu presiden memention setiap keberhasilan itu sebagai keberhasilan pemerintahannya Jokowi. Memention itu sebagai keberhasilannya Presiden," katanya dalam Rapat Kerja Komisi XI dengan Menteri Keuangan di Gedung DPR RI, Rabu (16/1/2019).

Baca berita selengkapnya, klik di sini

 

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Jokowi Sumbang Sapi Brangus Seberat 1.010 Kilogram untuk Gorontalo

Image

News

Kursi Kabinet, Zulkifli: Kami Mengerti Aturan, Enggak Boleh Minta-minta

Image

News

Sempat Meradang, Kemendagri Berhasil Damaikan Menkumham dan Walikota Tangerang

Image

News

Siapa Calon Menteri dari PDIP? Megawati Belum Pakai Hak Prerogatif

Image

News

Dalam Perkenalan Kabinet, Presiden Maupun Semua Menteri Diusulkan Pakai Busana Tradisional

Image

News

Pepatah untuk Jokowi dan Prabowo: Tak Ada Teman atau Lawan Abadi, yang Tetap Hanya Kepentingan

Image

Ekonomi

Jokowi Bebaskan PPN Impor Kapal dan Pesawat

Image

News

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image

News

Mardani Ingatkan Sri Mulyani Soal Pernyataan tentang Pemerintahan Otoriter

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pertamina Alihkan 10 Persen PI Mahakam ke Pemprov dan Pemkab

PHM selaku operator yang menguasai 100 persen WK Mahakam mengalihkan 10 persen PI ke pada MMPKM.

Image
Ekonomi

Ingin Tukar Tambah Smartphone Kamu? Ikuti Trik Ini Biar Untung

Simak tips tukar tambah smartphone biar harganya pas, aman dan tidak ribet

Image
Ekonomi

Pemerintah Dinilai Terlambat Lakukan Relaksasi Pajak Properti

Dengan adanya PPnBM dikenakan untuk properti di atas Rp10 miliar itu sebenarnya membuat sisi properti menjadi rata.

Image
Ekonomi

Atasi Kepadatan Ruang, Jakarta Harus Banyak Membangun Hunian Vertikal

Lembaga konsultan Jakarta Property Institute mendorong agar pemerintah DKI Jakarta membangun hunian ke atas atau vertikal.

Image
Ekonomi

Restoran Ini Gaet Konsumen dengan Adakan Kompetisi Layaknya Liga Sepakbola

Restoran Rempah Nusa Lippo Mall Puri Jakarta akan memberikan sebuah handphone Samsung Galaxy Note 9.

Image
Ekonomi

Perry Yakin Penurunan Suku Bunga Acuan Buat Aliran Modal Masuk Deras

Perry yakin dengan penurunan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate, aliran modal asing akan masuk dengan deras.

Image
Ekonomi

Menteri Jonan: Produksi Migas Sangat Tergantung Siklus Eksplorasi

Saat ini pemerintah kehilangan begitu banyak daya dalam upaya meningkatkan lifting minyak dan gas bumi.

Image
Ekonomi

90 Persen Transaksi Mandiri Melalui Digital

Mandiri : 90 persen transaksi lewat smartphone atau digital service.

Image
Ekonomi
Indepth

Motor Baru Penggerak Perekonomian Indonesia Itu Bernama 'UMKM'

Koperasi bisa memperkuat UMKM untuk mendongkrak perekonomian Indonesia

Image
Ekonomi

Fakta-fakta Tertangkapnya Kapal Buronan Internasional MV Nika

MV NIKA merupakan kapal jumbo pelaku illegal fishing berukuran 750 GT yang berhasil ditangkap oleh Satuan Tugas (Satgas) 115.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. BPPT: Gempa Megathrust Bermagnitudo 8,8 Berpotensi Terjadi di Selatan Pulau Jawa

  2. 7 Potret Memesona Rosa Rai, Istri Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal

  3. Fairuz A Rafiq Tutup Pintu Damai, Barbie Kumalasari Tak Menyerah

  4. Hanya 12 Orang yang Daftar, SMA Negeri Ini Terancam Tutup

  5. Hamil Besar, 8 Potret Koneng Eks Pengasuh Gempi yang Tetap Aktif

  6. 10 Potret Ayu Natasya, Istri Wendi ‘Cagur’ yang Cetar Abis

  7. Berharap Banyak Dapat Jatah Kursi Menteri, Ketua PKB: Kalau Sama-sama Saja Ibarat Usaha, Masih Rugi, Tapi Kalau Berkurang Celaka

  8. Sapi Simental Berbobot 1.073 Kilogram Terpilih Jadi Hewan Kurbannya Jokowi

  9. Abaikan Sarapan, Siap-siap Kena Diabetes Tipe 2

  10. Laporan Polisi Dicabut, Bagaimana dengan Status Tersangka Rosa Meldianti dan Dewi Perssik?

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik