image
Login / Sign Up

Pembangunan Jembatan di Panorama Solusi Atasi Beratnya Jalur

Rizal Mahmuddhin

Image

Ilustrasi - Infrastruktur | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO Pakar transportasi publik Universitas Andalas (Unand) Yossyafra menilai pembangunan jembatan di Panorama I dan II di kawasan Sitinjau Laut yang merupakan salah satu jalan nasional merupakan solusi mengatasi beratnya jalur tersebut.

"Jalur Sitinjau Laut masuk salah satu yang terberat di Indonesia, tidak semua sopir kendaraan besar bisa melewatinya, apalagi derajat kemiringan lebih dari delapan persen sehingga salah satu solusi adalah membangun jembatan di Panorama I dan II," katanya di Padang, Rabu(16/1/2019).

Menurut dia, rencana untuk membangun jembatan di Panorama Sitinjau Laut sudah diapungkan sejak lima tahun terakhir karena jalur yang ada sekarang dinilai cukup berat bagi kendaraan besar.

"Desainnya sudah selesai, kajian lingkungan juga sudah, mudah-mudahan tahun ini bisa dikerjakan," kata dia.

Ia menilai jika jembatan selesai akan memudahkan kendaraan berat yang kelebihan dimensi dan muatan.

"Selama ini kerap terjadi kecelakaan karena derajat kemiringan jalan yang tinggi serta kendaraan yang lewat melebihi ukuran dan muatan," ujarnya.

Yosyafra mengatakan kalau kendaraan kelebihan muatan susah menanjak dan kalau kelebihan dimensi sulit berbelok di tikungan tajam.

Ia juga menyoroti permukaan jalan yang terbuat dari beton dengan kecenderungann lebih mudah aus oleh ban kendaraan sehingga perlu diperkasar permukaannya.

"Dengan demikian kendaraan berat seperti truk yang membawa minyak kemudian tumpah akhirnya jalan lebih licin," katanya.

Ia menilai persoalan di Sitinjau Laut cukup kompleks mulai dari kecelakaan yang sering, kendaraan tidak mampu menanjak, hingga rem blong saat turun.

Untuk pembangunan jembatan tersebut ia menyampaikan desainnya menggunakan jalur baru dan jalur lama tetap digunakan.

"Jadi konsepnya sama dengan jembatan kelok sembilan yang menyediakan dua pilihan jalan yaitu jalan lama dan jembatan baru," katanya.

Ia mengimbau pemerintah provinsi perlu mendesak pemerintah pusat agar pembangunan jembatan ini cepat direalisasikan.

"Apalagi Kota Padang berkepentingan karena jika sejumlah jalur putus mulai dari ke Bukittinggi, Solok dan Pesisir Selatan maka bisa terisolasi," kata dia.

Jalur Sitinjau Laut yang merupakan jalan nasional menghubungkan Kota Padang dengan Solok dikenal sebagai jalur maut.

Tanjakan yang terbilang ekstrem, turunan tajam, tikungan maut, jurang yang menganga di sisi jalan hingga ancaman longsor dari perbukitan menjadi tantangan yang harus ditaklukan pengemudi. Tak sedikit sopir yang ciut nyalinya saat harus menjajal tanjakan dengan kemiringan hingga 45 derajat tepatnya di Panorama I yang apabila kondisi kendaraan tak laik maka maut tantangannya.

Akibatnya insiden masuk jurang, kendaraan kehabisan nafas di pendakian, rem blong hingga tertimpa material longsor menjadi fenomena rutin di Sitinjau Laut.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Jokowi Bangun Waduk Sebanyak Mungkin

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Prabowo Klaim Pembangunan Infrastruktur Vietnam hingga Maroko Lebih Efisien

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Prabowo: Banyak Masalah Utang untuk Membangun Infrastruktur

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi Tegaskan Tol Laut Masa Depan Ekonomi Indonesia

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi: Tanpa Pembangunan Infrastruktur, Lupakan Soal Daya Saing

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Sindir Balik Prabowo, Jokowi: Tidak Ada Ganti Rugi Lahan, tapi Ganti Untung

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Pengamat Nilai Sindiran Prabowo Soal Infrastruktur, Keliru

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi Pamer Keberhasilan Kinerjanya dari Energi Hingga Lingkungan Hidup

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Arena Nobar Debat Capres Jadi Ladang Pedagang Jaring Pembeli

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Jokowi Koreksi Prabowo Soal Rencana Bentuk BUMN Perikanan dan Kelautan

Hanya kapal 30 GT ke atas yang harus pakai izin dari KKP maupun provinsi.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Disindir Soal Tambang, Ini Jawaban Menohok Jokowi

Pihaknya akan fokus terhadap permasalahan tambang bila dipercaya menjadi Presiden.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Prabowo Janji Beri Akses Teknologi kepada Nelayan

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berjanji akan berikan akses penguasaaan teknologi lebih kepada nelayan dalam menangkap ikan.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Akui Lubang Bekas Tambang Belum Terselesaikan

Calon Presiden Nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengakui masih adanya sejumlah lubang bekas tambang yang belum terselesaikan.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Jokowi Bangun Waduk Sebanyak Mungkin

Joko Widodo untuk meningkatakan produktivitas pertanian maka Jokowi akan membangun bendungan sebanyak mungkin untuk pengairan sawah.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Kedua Capres Tak Kuasai Isu Lingkungan Hidup

Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak menguasai persoalan lingkungan hidup.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Akui Ladang Minyak Lepas Pantai Belum Banyak Tereksplorasi

Calon Presiden nomor 01 Joko Widodo menyatakan masih banyak ladang minyak di lepas pantai belum tereksplorasi dengan baik.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Penangkapan Kapal Asing Pencuri Ikan Sejahterakan Nelayan

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo ingin para nelayan dapat memanfaatkan tindakan pemberantasan pencurian ikan oleh kapal asing.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Prabowo Utamakan Harga Pangan daripada Perkembangan Industri 4.0

Prabowo Subianto mengatakan Industri 4.0 untuk pertanian itu penting namun menurutnya masih ada urgensi lebih penting bagi dirinya.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Indef Nilai Visi Jokowi Soal B100 Sulit Tercapai

Indef menyebut visi calon presiden nomor urut 01 Jokowi soal pengembangan energi B100 pada BBM masih akan sulit dicapai.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Arus Lalu Lintas Macet di Monas Disebabkan Umat Islam yang Gelar Doa Bersama Bubarkan Diri

  2. Debat Capres ke-2, Isu Lingkungan Akan Tenggelam, Kalah Pamor dengan Energi dan Pangan

  3. Minggu Dini Hari Jabodetabek Diguyur Hujan Lebat Hingga Pukul 02.00 WIB

  4. Tommy Tjokro Sebut Jokowi dan Prabowo Akan Debat Terbuka Tanpa Pembatasan Waktu

  5. Dibantai Sembilan Gol Tanpa Balas, Pelatih Perseru Enggan Salahkan Pemain

  6. Kiai Sarang Buat Buku dengan Judul "Memilih Ir Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin Perspektif Fikih”

  7. Fadli Zon Minta Maaf pada Mbah Moen, Teddy: Fadli Nyalinya Minus, Diancam PBNU, Baru Dia Minta Maaf

  8. Meski Penalti Messi Gagal, Barcelona Tetap Petik Kemenangan

  9. Jakarta Siaga 3, Sejumlah Wilayah Tergenang Banjir

  10. Operasional Dipersoalkan, Migo: Kita Sepeda Listrik, Tak Perlu Uji Tipe

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Hervin Saputra

Bisakah Kebenaran Mengalahkan Budaya Curiga dalam Kasus Jokdri?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"