image
Login / Sign Up

Sejarah Berdirinya Hero Supermarket di Indonesia

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Logo Hero | ISTIMEWA

AKURAT.CO PT Hero Supermarket Tbk (HERO Group) menutup sebanyak 26 gerai ritelnya seiring menurunnya penjualan pada bisnis makanan sejak kuartal III-2018. Ada pun dampaknya, sebanyak 532 karyawan perusahaan terpaksa dirumahkan.

Lantas, seperti apa sih awal mula Hero Supermarket berdiri di Indonesia?

Mengutip laman resmi www.hero.co.id, di Jakarta, Senin (14/1/2019), perjalanan sukes Hero tidak terlepas dari M.S. Kurnia, yang dilahirkan pada 1 Desember 1934 di Sukabumi, Jawa Barat. Ia dibesarkan dalam masa-masa yang sulit dengan harus berjualan makanan sejak kecil.

baca juga:

Keuletan serta kegigihannya yang sudah ditempa sejak kecil pun membuahkan hasil. Pada 1954, Kurnia dengan kakaknya laki-lakinya, Wu Guo Chang, mendirikan CV (Commanditaire Vennootschap) perusahaan dengan nama CV. Hero.

Pada tahun 1959, Wu Guo Chang mengundurkan diri dari CV. Hero, namun Kurnia tidak putus asa dan tetap optimistis dengan prospek ritel bisnis Hero dalam makanan dan minuman impor.

Pada 1970-an, saat kondisi ekonomi membaik, Kurnia melihat kesempatan. Kala itu, ia melihat orang-orang asing yang berdomisili di Jakarta, rela pergi ke Singapura 3-4 kali hanya untuk berbelanja makanan dan minuman barat. Ini tentu dianggap kesempatan bagi dirinya untuk bisa juga mengimpor makanan dan minuman yang mereka butuhkan dan bisa menjualnya lagi di Jakarta.

Berbekal nasehat temannya yang asli Kanada, Charles Turton, Kurnia dan Nurhajati pergi ke Singapura untuk melakukan survei tentang supermarket. Satu per satu, mereka mengunjungi beberapa supermarket modern di sana.

Untuk pertama kali pada 23 Agustus 1971, Hero Mini Supermarket dibuka di Jalan Falatehan No. 23, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, di tengah perumahan mewah, dengan total pegawai hanya 16 orang. Upacara pembukaannya sangat sederhana, hanya keluarga dekat yang diundang.

Di awal bisnis supermarketnya, Kurnia mengalami banyak kesulitan. Namun, ia akhirnya berinovasi, memulainya dengan membangun gudang spesial untuk makanan segar untuk mengatur waktu kerja para pegawainya.

Pada tahun 1970-an, kebanyakan supermarket tutup pada hari Minggu dan liburan. Kurnia melihat situasi tersebut sebagai kesempatan. Pada hari-hari tersebut, ia membuka Hero dan mendapat respons yang besar dari pelanggannya. Melihat kesuksesan Hero, toko lainnya dan supermarket lalu mengikuti strateginya. Ini membuat Hero sebagai pelopor dalam mempunyai jam belanja alternatif di Indonesia.

Di tahun 1980-an, pada saat ekonomi Indonesia menjadi lebih stabil, populasi kelas menengah ke atas meningkat. Mereka berpenghasilan dua kali lipat dan hidup mapan. Ini mempunyai efek ke meningkatnya kebutuhan akan komoditi di supermarket. Situasi ini pastinya menguntungkan kepada perkembangan Hero.

Dalam memilih lokasi, terkadang Kurnia memiliki pertimbangan yang sulit dipahami. Pada saat dia memilih lokasi untuk supermarketnya, Kurnia bisa menghabiskan akhir pekannya mengamati lokasi secara berulang-ulang. Dia mengulangi ini secara teratur untuk mendapat lokasi yang tepat untuk Hero Supermarket selanjutnya.

Masuk tahun 1989, Hero menjual saham 15 persen di Bursa Efek Jakarta. Kala itu, Hero tercatat mempunyai 26 Supermarket dan 3.000 penyedia barang (300 di antaranya produser besar). Dari tahun ke tahun, nilai sahamnya pun terus meningkat.

Setelah IPO pada 1990, HERO Group menjadi member dari ARAN (Asian Retail Affiliation Network). Maka dari itu, HERO Group bisa melakukan aktivitas bisnis dan bekerja sama dengan ritel besar di Asia.

Kala perjalanan bisnis HERO Group tengah meroket, M.S Kurnia meninggal dunia pada 10 Mei 1992. Namun, bisnis HERO Group pun lantas tak berhenti begitu saja. Pada 1990, perusahaan membuka gerai Guardian. Lalu pada 1 Juli 1991, Starmart dibuka.

Sementara untuk Hero Supermarket, setelah IPO telah diberikan dampak yang luar biasa. Hampir setiap tahun, empat supermarket dibuka dengan tambahan 71 Hero Supermarket di seluruh Indonesia. Tahun 1996 adalah tahun puncak di mana sembilan supermarket dibuka.

Memasuki tahun 1998, HERO Group tidak bisa melarikan diri dari krisis keuangan. Selama kerusuhan Mei 1998, beberapa Hero Supermarket dibakar oleh penduduk. Saat kerusuhan dan krisis usai, ada 68 Hero Supermarket yang bertahan dan berjalan seperti biasa.

Memasuki dekade milenium, ekonomi telah berangsur-angsur membaik. Inflasi dan rupiah menguat, dan mendorong kembali daya beli masyarakat. Kondisi ini telah memberikan ritel untuk berkembang.

Di bawah HERO Group, Starmart telah membuka 131 cabang di seluruh Indonesia. Starmart adalah sebuah minimarket dengan konsep toko yang nyaman dan terfokus untuk para pelanggan yang menginginkan produk berkualitas dengan pelayanan yang nyaman dan bisa diandalkan.

Sementara itu untuk Guardian, apotek, toko kesehatan dan kecantikan ini memiliki konsep solusi belanja satu tempat untuk kesehatan keluarga. Di mana pelanggan bersama dengan kerabat atau keluarga dapat membeli kebutuhan kesehatan mereka.

Dairy Farm Management Service Ltd., kembali meyakinkan kepemilikannya akan HERO Group dengan menambahkan lebih banyak modal di tahun 2004. Secara otomatis, jaringan HERO Group mengikuti jaringan yang dimiliki oleh konsorsium ritel terbesar dunia Dairy Farm International Holdings (DFI).

Hero Supermarket melebarkan sayapnya dan berubah menjadi Giant untuk segmen Hypermarket. Giant Hypermarket pertama dibuka di Indonesia pada 2002, berlokasi di Villa Melati Tangerang. Sebagai tambahan untuk kekuatan di segmen ritel, saham HERO Group menjadi lebih besar dengan adanya Giant sebagai hypermarket internasional.

Dengan adanya Giant Hypermarket, kebutuhan penduduk di beberapa kota di Indonesia terpenuhi. Lantas, akankah pasar Hero Supermarket terganggu dengan adanya Giant? Jawabannya adalah tidak. Hero Supermarket dibuka untuk pelanggan yang menginginkan atmosfir berbelanja yang nyaman dan pelayanan yang terbaik. Giant Hypermarket dibuka untuk mengakomodasi entusiasme publik untuk berbelanja dengan pelayanan yang baik dengan harga yang hemat.

PT Hero Supermarket Tbk mempekerjakan lebih dari 13.700 orang dan melayani pelanggan di 558 gerai. Terhitung dari 30 Juni 2012, perusahaan ini telah mengoperasikan 43 gerai Giant Hypermarket, 130 gerai Hero & Giant supermarket, 241 gerai kesehatan dan kecantikan Guardian dan 144 gerai Starmart.

Satu dekade setelah milenium baru, HERO Group terus berjalan dengan kuat dan menjalani rencana ekspansinya. Tahun 2012 adalah penciptaan dari konsep belanja ultra-premium dalam bentuk toko Jason's. Mulai beroperasi di 30 Desember 2012, konsep baru ini melayani konsumen khusus yaitu kalangan atas yang saat ini telah memiliki tiga toko dan dioperasikan oleh unit bisnis Hero Supermarket.

Di 2013, bisnis Giant menjalani perubahan identitas dari Giant Hypermarket dan Giant Supermarket menjadi Giant Ekstra dan Giant Ekspres. Perubahan ini juga diikuti dengan perubahan konsep dan pembedaan yang jelas antara kedua format tersebut, di mana Giant Ekstra akan menjadi pemimpin pasar dalam harga murah dengan produk yang lengkap untuk kebutuhan bulanan konsumen dan Giant Ekspress akan menjadi pemimpin pasar dalam harga murah dengan pelayanan cepat untuk melayani kebutuhan mingguan konsumen.

Setelah menghadirkan lima kelompok gerai ritel yang memberi diferensiasi dan pilihan terbaik kepada para pelanggan, di tahun 2014 HERO Group melalui Dairy Farm telah diberikan hak untuk waralaba IKEA di Indonesia. Ada pun gerai pertama dibuka pada tahun 2014.

IKEA menghadirkan gerai kebutuhan rumah tangga yang unik dan spesial. Meyakini pertumbuhan demografi diperkotaan yang semakin berkembang ke arah hunian vertikal dibarengi terjadinya peningkatan penghasilan per kapita yang konsisten.

Kehadiran IKEA dengan jenis produk yang berbeda dengan gerai HERO Group selama ini menegaskan semangat kepeloporan dan menjadi pelengkap atas keberadaan dari gerai yang ada sebelumnya, tanpa ditandai adanya potensi pengalihan segmentasi pelanggan. Standar produk dan ragam produk yang berbeda dari potensial pesaing, dengan DNA layanan yang khas dari IKEA akan memberi diferensiasi terhadap pengalaman berbelanja kepada pelanggan setia HERO Group. Perusahaan menghadirkan IKEA dengan kelengkapan standar yang prima, baik dari segi aksesabilitas maupun kelengkapan sarana dan prasarana fisik dari ritel furnitur kelas dunia.

Perseroan telah selesai melakukan divestasi pada bisnis convenience store Starmart pada Desember 2016 dengan jumlah toko yang ditransfer atau ditutup sebanyak 84 toko. Bersamaan dengan divestasi bisnis Starmart, HERO Group terus mendorong format Guardian, Hero Supermarket, Giant Ekstra dan Giant Ekspres dengan mengedepankan diferensiasi merek mereka untuk meraih peluang dari pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Hingga 30 Juni 2018, perusahaan mengoperasikan 450 toko, terdiri dari 59 Giant Ekstra, 99 Giant Ekspres, 31 Hero Supermarket, tiga Giant Mart, 257 Guardian Health & Beauty, dan satu toko IKEA. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

TGB Imbau Tokoh Agama Sampaikan Kebaikan dalam Berpolitik

Image

News

FOTO Tingkat Keterisian Perkantoran di Area Bisnis Jakarta Naik

Image

Iptek

WhatsApp Business untuk iOS Resmi Rilis

Image

News

Prabowo Berjanji Akan Wujudkan Pemerintahan yang Pro Bisnis Dan Rakyat

Image

Ekonomi

Ini Loh Cara Menjadi Eksportir Pemula, Yuk Intip!

Image

Ekonomi

Perang Dagang Buat Keyakinan Bisnis Perusahaan-perusahaan Asia Anjlok di Level Terendah

Image

Ekonomi

Pelindo IV Bahas Transformasi Bisnis Pelabuhan

Image

Iptek

Trafik Lazada Kalah dari Tokopedia, Begini Strateginya

Image

Ekonomi

Brexit Picu Perlambatan Investasi Bisnis dan Bebani Ekonomi Inggris

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Kaget Direktur Kena OTT KPK, Bos KRAS : Tak Akan Ganggu Kinerja

Bos KRAS menyampaikan rasa keprihatinannya dan mengaku cukup kaget, hal itu karena selama ini BOD sangat kompak.

Image
Ekonomi

Harga di Tengah Kota Terus Meroket, Hunian Dekat Stasiun KRL Solusinya

Harga hunian di tengah kota Jakarta saat ini terus meroket.

Image
Ekonomi

April Nanti Leo Galau Soal Pekerjaan, Sagitarius Malah Didukung Pasangan

Lalu bagaimana dengan kondisi zodiak lainnya pada April mendatang?

Image
Ekonomi

Menhub: Kehadiran MRT Karena Perjuangan Luar Biasa Dari Orang-Orang Besar

Melalui upaya dan perjuangan luar biasa dari orang-orang besar, akhirnya Indonesia punya MRT.

Image
Ekonomi

Basis Pajak dan Penurunan Tarif PPh

Image
Ekonomi

Sosialisasi Sebelum Operasional, Festival Jalan Tol Pandaan-Malang Diikuti 6.000 Orang

Jalan Tol Pandaan-Malang diharapkan akan menjadi bagian vital arus mobilisasi orang serta barang antara Surabaya dan Malang.

Image
Ekonomi

Direktur Tercyduk KPK, Bos Krakatau Steel Tegaskan Bakal Kooperatif

Tak ada satupun kebijakan perusahaan yang mendukung adanya praktik-praktik yang tidak sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik GCG.

Image
Ekonomi

Bos MRT: Anggaran MRT Fase II Senilai Rp22,5 Triliun Dari Pinjaman Pemerintah Jepang

Usai peresmian MRT Fase I, Bos MRT mengatakan pihaknya akan mulai proses pembebasan lahan dan penanganan utilitas untuk Fase II.

Image
Ekonomi

5 Fakta Seputar Terciduknya Dirut Krakatau Steel

Maka total pihak yang diamankan KPK saat ini berjumlah 6 orang.

Image
Ekonomi

Tembus Pasar Internasional, Barata Indonesia Lakukan Ekspor ke Maroko

Komponen Industri Semen yang diekspor oleh Barata Indonesia adalah, Kiln, bag filter dan beberapa komponen lainnya.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Resmi Menikah, Begini Petuah Elma Theana untuk Suami dari Anak Angkatnya

  2. Pahami Penyebab Rambut Rontok pada Wanita

  3. Bukan Februari, Warganet Ini Sebut Wijin Matre dan Dekati Gisel Sebelum Cerai

  4. Ma'ruf Amin: Kalau Tidak Mau Pilih Jokowi, Pilih Saya Saja

  5. Intoleransi Beragama Dilakukan oleh Anak-anak, Ini Cara Mengatasinya

  6. Anak Angkat Menikah, Elma Theana Bercucuran Air Mata Bahagia

  7. Jokowi Lempar Jaket ke Pendukungnya, Warganet: Alhamdulilah, Capresku Gak Telanjang

  8. Sungai Ciliwung Riwayatmu Kini

  9. Kalau Lagi Capek, Agnez Mo Cari Makanan yang Bermicin, Kenapa?

  10. Laris Manis Dipesan, Oppo Kesulitan Penuhi Stock F11 Pro di Beberapa Daerah

Available

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor
Available

kolom

Image
Muh Tunjung Nugroho

Basis Pajak dan Penurunan Tarif PPh

Image
Ujang Komarudin

Ribut-Ribut Survey Litbang Kompas

Image
Achmad Fachrudin

Dilema KPU Mengatasi Problem DPT

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Jais Darga: Pelukis Indonesia Harus Lebih Agresif

Image
Gaya Hidup

Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Video

VIDEO Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Sosok

Image
News

Anto Purnomo, Sosok di Balik Sukses Evakuasi KRL 1722 di Bogor

Image
News

Sibuk Kampanye, 8 Potret Hangat Sandiaga Uno saat Luangkan Waktu Bersama Anak

Image
News

Serius Berpolitik, 10 Gaya Blusukan ala Dina Lorenza