image
Login / Sign Up

Dongkrak Industri Kopi, Pemprov Jabar-Korea Sepakat Bangun Sekolah Kopi

Anggi Dwifiani

Image

Pekerja mengemas biji kopi panggang arabika di Basecamp Persaudaraan Gunung Puntang Indonesia (PGPI) Shelter Kopi Sunda Hejo, Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (2/10). | ANTARA

AKURAT.CO Pemerintahan Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyepakati kerjasama dengan Korea mendirikan sekolah kopi guna mendorong promosi kopi dan pariwisata setempat ke tingkat global.

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil (Emil) di Bandung, Sabtu (12/1/2019), mengatakan, sekolah ini akan berdiri di daerah pegunungan Jawa Barat karena di samping memberikan edukasi tentang kopi, melalui sekolah kopi ini diharapkan bisa menjadi sarana promosi keindahan alam Jawa Barat kepada dunia.

"Ada dua yang mau dikawinkan, yaitu promosi kopi Jawa Barat ke dunia dan promosi pariwisata," kata Gubernur Emil, dilansir dari Antara.

baca juga:

Dia mengatakan, kemarin, pihaknya melakukan pertemuan dengan Mr. Dong Cheol Yoon, Presiden Universitas Sung Kyul dari Korea Selatan yang juga perwakilan International Coffee Association di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata No1, Kota Bandung.

"Salah satu yang paling siap adalah sekolah internasional kopi dengan networking dari Korea. Karena orang Korea ini penggila kopi Asia yang indeksnya salah satu yang paling tinggi," lanjutnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mencari tiga lokasi pegunungan dengan pemandangan alam menarik sebagai lokasi sekolah ini.

Gubernur Emil berharap melalui sekolah kopi ini akan meningkatkan kualitas kopi Jabar sekaligus mendorong ekonomi masyarakat.

"Mudah-mudahan ini akan memperkuat kualitas perkopian kita. Jadi, ekonomi maju, brand kopi maju, pariwisata maju, dan Korea ternyata yang paling dulu, sehingga mudah-mudahan dalam enam bulan kita bisa resmikan sekolah kopi itu," ujar Emil.

Menurut Emil, apabila kopi Jawa Barat mendapat semakin banyak apresiasi dari dunia secara tidak langsung hal itu akan menjadi sarana promosi dengan begitu produksi kopi asli Jawa Barat akan meningkat.

"Sehingga nanti pesanan kopi semakin banyak dan pengetahuan kopi lokal juga semakin bagus, jadi kopinya semakin luar biasa," kata Emil.

Dia menambahkan, pihaknya sengaja mengajak Korea untuk mendirikan sekolah kopi ini di Jawa Barat dengan harapan di Korea akan ada gerai atau kafe khusus yang menjajakan kopi asal Jawa Barat.

"Saya izinkan membuat sekolah itu sambil ada kewajiban mereka membuat kafe di Korea Selatan dengan 100 persen kopi Jawa Barat. Kalau ini tercapai, Insya allah promosi pariwisata dapat, pengetahuan dapat, dan lain sebagainya," katanya.

Sebagai salah satu negara yang memiliki pecinta kopi tertinggi di Asia, Korea memberikan kritik terhadap cita rasa kopi Jawa Barat.

Dia mengatakan menurut orang Korea petani kopi Indonesia masih keliru dalam mencampur biji kopi yang sudah matang dengan biji kopi yang masih mentah dan hal ini menimbulkan rasa yang tidak seragam.

"Dari sisi waktu memetik sampai dijemur dan jadi green bean ternyata masih banyak kekeliruan, salah satunya yang ditemukan adalah petani masih memetik yang sudah matang dan tidak matang dicampur, sehingga rasanya tidak seragam. Ada enak di awal, kecut di akhir. Kira-kira begitu.

"Tapi kalau dari (proses) green bean sampai roasting dan lain-lainnya itu dianggap sudah baik," katanya.

Sementara itu, Kadin Jawa Barat melihat sekolah kopi ini akan menghadirkan wajah baru industri wisata Jawa Barat melalui kopi dengan target ekspor.

Selain itu, Jawa Barat juga akan berpeluang menjadi pusat studi kopi sekaligus tempat wisata kopi.

"Dunia kalau mau tentang kopi yang enak itu akan ke sini (Jawa Barat). Jadi West Java itu become educational center for coffee through the tourism dengan target untuk meningkatkan ekspor kopi Jawa Barat," kata Pengurus Kadin Jawa Barat, Darningsih Rustiadji usai dirinya mendampingi Mr. Dong Cheol Yoon.[]

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Investor Singapura Kirimkan Bantuan Modal Bagi Infastruktur di Halmahera Utara

Image

Gaya Hidup

KPAI Prihatin Ada Sekolah di Jakarta Barat Jadi Gudang Penyimpanan Narkoba

Image

News

Presiden Jokowi Serahkan 257 Sertifikat Tanah Wakaf di Garut

Image

Ekonomi

Mendag Sambut Hubungan Diplomatik RI-AS

Image

Ekonomi

Sentuh Teknologi, UKM dan Pariwisata Diprediksi Bakal Berkembang Pesat

Image

Iptek

Hyundai Kembangkan Teknologi Mobil Berjaringan 5G

Image

News

Pesan Ahok dari Penjara Jelang Kebebasan, Jangan Dijemput di Depan Mako Brimob

Image

News

Dikreg Seskoad 2019 Diikuti 9 Perwira Negara Sahabat

Image

Hiburan

Terungkap, 10 Drama Korea dengan Biaya Produksi Paling Fantastis!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menteri Rini Harap Nasabah Kredit Mikro Berkembang

Menteri Rini berharap seluruh nasabah permodalan kredit mikro Mekaar bisa berkembang dengan bantuan modal dari PNM.

Image
Ekonomi

Babel Terapkan Pembayaran Pajak Melalui Bukalapak

Kerja sama dengan Bukalapak.com tersebut nantinya akan memudahkan masyarakat karena seluruh pembayaran pajak terkoneksi dengan aplikasi itu.

Image
Ekonomi

Kritik Prabowo Soal Gaji Kepala Daerah Rp8 Juta Rendah, Rustam Ingatkan Soal Anggaran Operasional Gubernur Miliaran Rupiah

Gaji pemerintah khususnya selevel Gubernur sebesar Rp8 juta sudah lebih dari cukup.

Image
Ekonomi

BNI Berikan KUR Kepada Nasabah Mekaar Yang Naik Kelas Tahun Ini

BNI berikan fasilitas KUR kepada nasabah PNM Mekaar yang telah naik kelas mulai awal 2019.

Image
Ekonomi

2 BUMN Bersinergi Soal Peningkatan Sumber Daya Manusia

Bhanda Ghara Reksa menggandeng Inka guna memanfaatkan SDM masing-masing sebagai bagian sinergi BUMN.

Image
Ekonomi

Permudah UMKM, MUI Perbarui Aplikasi Halal

Majelis Ulama Indonesia memperbarui aplikasi halal yang bisa digunakan umat Islam untuk memeriksa kehalalan suatu produk.

Image
Ekonomi

Politisi PBB Soroti Perbedaan Data Stok Bapok, Ahmad Yani: Jokowi Hanya Tahu Tentang Rapat

Presiden Jokowi tidak mengetahui adanya pemburu rente serta data akurat ketersediaan bahan pokok yang ada di gudang Bulog.

Image
Ekonomi

Ekonom: Visi Misi Ekonomi Kedua Paslon Masih Terlalu Normatif

Diperlukan langkah serius dalam membenahi perekonomian Indonesia ke depan.

Image
Ekonomi

Investor Singapura Kirimkan Bantuan Modal Bagi Infastruktur di Halmahera Utara

Globalports PTE LTD, investor asal Singapura, sepakat memberikan bantuan modal di pembangunan infrastruktur pariwisata diĀ Halmahera Utara.

Image
Ekonomi

Menteri Darmin Sesumbar Pelaksanaan B20 Berjalan Baik

Pelaksanaan kebijakan penggunaan biodiesel (B20) untuk mengurangi impor solar, sudah berjalan dengan baik.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Pernyataan Prabowo Soal Presiden Adalah 'Chief of Law Enforcement' Dinilai Berbahaya

  2. Tak Menjawab Pernyataan Jokowi, Sandiaga Ditegur oleh Moderator Debat

  3. Debat dengan Jokowi Soal Korupsi, Prabowo: Kita Taruh di Pulau Terpencil, Suruh Tambang Pasir

  4. Segmen Kedua, Ini yang Bikin Pendukung Tertawa

  5. Pengamat Ingatkan Prabowo Lebih Hati-hati Gunakan Bahasa Inggris saat Debat

  6. Junjung Tinggi Toleransi, Komik Sederhana Ini Panen Pujian

  7. Polling Penampil Terburuk Debat di Twitter, Warganet: KH Ma'ruf Amin Kedodoran Nih

  8. Pengamat: Pusat Legislasi Nasional Gagasan Baru Jokowi-Amin

  9. Baru Putaran Pertama Debat Capres-Cawapres, Prabowo Mengaku Kelelahan

  10. JK Nilai Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi pada Debat Pertama, Ini Alasannya

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Meneropong Debat Perdana Pilpres 2019

Image
Ujang Komarudin

Hantu Debat Perdana

Image
Ahada Ramadhana

Post-Truth, Peradaban Kita Hari Ini

Image
Achmad Fachrudin

Dramaturgi Debat Calon Presiden

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Image
Hiburan

Ternyata Egi Fedly Inisiator Konser Musik Gratis untuk Umum di IKJ

Image
Hiburan

Sisi Lain di Balik Wajah Seram Egi Fedly

Sosok

Image
Hiburan

Debat Pilpres 2019

10 Fakta Ira Koesno, Moderator yang Curi Perhatian di Debat Capres

Image
Ekonomi

Ekonom Tony Prasetiantono Meninggal Dunia, Rizal Ramli dan Chatib Basri Kenang Masa Debat

Image
Ekonomi

Demam #10yearchallenge ala Sri Mulyani, Bedakan Sensasinya!