image
Login / Sign Up

Kementan Sesumbar Mampu Tingkatkan Produksi Padi dan Jagung

Wayan Adhi Mahardika

Image

Sejumlah buruh tani memotong padi di area persawahan Desa Paya Demam Dua, Pante Bidari, Aceh Timur, Aceh, Sabtu (24/2). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah nominal harian buruh tani nasional pada Januari 2018 naik sebesar 1,07 persen dibanding upah buruh tani Desember 2017 yaitu dari Rp50.568 perhari menjadi Rp51.110 perhari sementara upah buruh tani di Provinsi Aceh juga mengalami kenaikan dari Rp70.000 perhari menjadi Rp90.000 perhari. | ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz/18.

AKURAT.CO, Kementerian Pertanian (Kementan) berhasil mencapai target peningkatan produksi padi dan jagung yang dicanangkan pemerintah. Hal tersebut dinyatakan oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Sumarjo Gatot Irianto berdasarkan data secara nasional sepanjang tahun 2018.

Dalam paparan di acara Bincang Asyik Pertanian Indonesia (Bakpia) di Kantor Kementerian Pertanian pada Jumat (11/1/2019), Gatot menyampaikan produksi padi tahun 2018 mencapai 83,04 juta ton GKG atau setara dengan 48,3 juta ton beras. Angka ini tercatat masih surplus, dibandingkan dengan angka konsumsi sebesar 30,4 juta ton beras.

Begitu juga dengan jagung pada periode yang sama produksinya mencapai 30,05 juta ton PK. Sedangkan, perhitungan kebutuhan sekitar 15,58 juta ton PK.Secara nasional selama setahun 2018 dapat disimpulkan bahwa surplus padi dan jagung sudah bisa tercapai.

baca juga:

“Namun, tentu jika diturunkan datanya spesifik per daerah dan periode tertentu ada yang kekurangan, tapi bisa ditutupi dari daerah lain yang punya kelebihan produksi. Hal ini akan sangat terkait dengan masalah distribusi,” imbuhnya.

Menurut Gatot hasil dari pelaksanaan Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedelai (Upsus PJK) sejak tahun 2015 mampu meningkatkan luas tanam padi secara tajam sebesar 2 juta hektare dari 14 juta hektar pada 2014 menjadi 16 juta ha tahun 2018.

“Dengan perbaikan prasarana dan sarana, penanganan pasca panen dan pengamanan produksi. Maka produksi 2019 diproyeksikan akan meningkat lebih tinggi lagi di banding 2018,” terang Gatot.

Potensi tambahan produksi 2019 berpeluang besar diantaranya melalui pengembangan padi dilahan rawa pasang surut/rawa lebak, pemanfaatan lahan kering untuk padi, jagung, kedelai, pengembangan budidaya tumpang sari. Lalu perbaikan teknologi benih, pupuk, budidaya, dan penanganan pasca panen, dan pengamanan produksi dari gangguan OPT.

Perluasan areal tanam program #SERASI (Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani) misalnya, ditargetkan bisa memperluas lahan rawa pasang surut dan lebak tahun sebesar 500.000 hektare terutama di Provinsi Kalsel dan Sumsel.

“Dengan adanya program ini kita upayakan pertanaman di lahan rawa menjadi 2 kali dalam setahun dari sebelumnya yang hanya satu kali,” tukas Gatot.

Selain di rawa, perluasan areal tanam juga dilakukan melalui pengembangan padi di lahan kering dengan diantaranya dengan budidaya tumpangsari. Tahun 2019, program tersebut ditargetkan perluasan areal tanam mencapai 1,05 juta hektare atau setara luas pertanaman 2,1 juta hektare.

Dari sisi pendapatan pun, budidaya tumpangsari bisa memperoleh keuntungan lebih besar daripada budidaya monokultur.

Sementara itu, Pengamat Pertanian Siswono Yudo Husodo mengapresiasi capaian Kementan dalam meningkatkan produksi dan menjaga inflasi pangan. Mantan Ketua Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) itu mengamini bahwa perluasan areal tanam merupakan faktor utama untuk terus menjaga produksi tanaman pangan agar bisa mencukupi kebutuhan penduduk yang pasti terus bertambah.

“Ekspor beras di atas 3 ribu ton merupakan prestasi besar dalam kebijakan pemerintah. Ke depan, luasan lahan milik petani masih perlu ditingkatkan dengan upaya strategis,” ujar Siswono.

Disamping perluasan areal tanam, upaya yang dilakukan Ditjen Tanaman Pangan adalah melalui peningkatan produktivitas, yaitu dengan peningkatan penggunaaan benih varietas unggul dengan potensi produksi yang tinggi. Pengembangan padi hibrida, anjuran penggunaan pupuk berimbang, pengamanan pertanaman melalui pengawalan pengendalian OPT serta menekan kehilangan hasil melalui penanganan pasca panen yang baik.[]

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

Gembong Warsono Sebut Kericuhan Tanah Abang Potensi Kembali Terjadi

Image

Ekonomi

Kemendag Umumkan Hasil Pengawasan Barang

Image

News

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Terkait Bentrok Sat Pol PP VS PKL Tanah Abang

Image

Ekonomi

Kementan Bakal Luncurkan Beras Basmati Layak Ekspor

Image

News

Spanduk Caleg Ditulisi PKI, PSI: Kami Tetap Tegar, Bikin Baru Lagi, Tidak Cengeng dan Nangis

Image

News

Polisi Tangkap 3 Provokator Keributan di Tanah Abang

Image

News

PKL Tanah Abang Lempar Dagangan ke Satpol PP, Polisi: Hanya Ribut Sedikit

Image

Ekonomi

Kementan Dorong Petani Milenial Masuki Pasar Ekspor

Image

Ekonomi

Mentan Klaim Pemerintah Siap Serap Jagung

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Nilai Impor Bengkak, Ferdinand ke Jokowi: Berarti yang Putuskan Impor Itu Dia

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data impor pada Desember 2018 mencapai USD15,28 miliar.

Image
Ekonomi

Kalah Bersaing Bikin Hotel di Cianjur Menunggak Pajak

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai hotel menunggak pajak karena berbagai faktor.

Image
Ekonomi

Platform E-commerce Ralali.com Targetkan Tumbuh 4 Kali Lipat Tahun Ini

Bisnis Ralali.com sejauh ini masih didominasi penjualan di Pulau Jawa dan Bali.

Image
Ekonomi
Ekonomi Ala Jokowi vs Prabowo

Jokowi Janji Bakal Revisi UU Yang Beratkan Pelaku Usaha

Sandiaga Uno mengkritik terkait masih adanya keluhan dari para pelaku usaha atau UKM terkait birokrasi yang tumpang tindih.

Image
Ekonomi

Pembangunan Jaringan Palapa Ring Rp1,38 Triliun, Sri Mulyani Pastikan Tanpa Utang dan Non APBN

Proyek menggunakan skema pembiayaan melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP).

Image
Ekonomi

Menaker Sebut Awal 2019 Angka Pengangguran Turun Jadi 5,3 Persen

Menaker Hanif : awal 2019 angka pengangguran di Indonesia tercatat menurun jadi 5,3 persen.

Image
Ekonomi

Menteri Rini Harap Nasabah Kredit Mikro Berkembang

Menteri Rini berharap seluruh nasabah permodalan kredit mikro Mekaar bisa berkembang dengan bantuan modal dari PNM.

Image
Ekonomi

Babel Terapkan Pembayaran Pajak Melalui Bukalapak

Kerja sama dengan Bukalapak.com tersebut nantinya akan memudahkan masyarakat karena seluruh pembayaran pajak terkoneksi dengan aplikasi itu.

Image
Ekonomi

Kritik Prabowo Soal Gaji Kepala Daerah Rp8 Juta Rendah, Rustam Ingatkan Soal Anggaran Operasional Gubernur Miliaran Rupiah

Gaji pemerintah khususnya selevel Gubernur sebesar Rp8 juta sudah lebih dari cukup.

Image
Ekonomi

BNI Berikan KUR Kepada Nasabah Mekaar Yang Naik Kelas Tahun Ini

BNI berikan fasilitas KUR kepada nasabah PNM Mekaar yang telah naik kelas mulai awal 2019.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Baru Putaran Pertama Debat Capres-Cawapres, Prabowo Mengaku Kelelahan

  2. Denny Siregar: Saya Kira Prabowo Suka Joget, Ternyata Itu Bagian Terapi Emosinya

  3. Kecewa Debat Capres-Cawapres, Ferdinand: Saya Lebih Tertarik Menonton Cerdas Cermat SD

  4. Paska Debat Pertama, Andi Arief: Semalam Pak Jokowi Seperti Danjen Kopassus

  5. Fadli Zon Nilai Paparan dan Jawaban Jokowi pada Debat Pertama Tidak Relevan

  6. Prabowo Joget, Abu Janda: Apa Kita Rela RI Dipimpin Oleh yang Seperti Ini?

  7. Sayangkan Pertanyaan Jokowi Tentang Parpol, AHY: Padahal Seru dan Berjalan 'Fair'

  8. Goenawan Mohamad: Mencalonkan Mantan Koruptor Belum Tentu Melanggar Hukum

  9. 5 Pesona Ludivinie Kadri, Istri Bacary Sagna yang Senyumnya Bikin Kamu Semangat!

  10. TGB Nilai Penampilan Jokowi-Ma'ruf saat Debat Gunakan Pendekatan Konstitusional

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Meneropong Debat Perdana Pilpres 2019

Image
Ujang Komarudin

Hantu Debat Perdana

Image
Ahada Ramadhana

Post-Truth, Peradaban Kita Hari Ini

Image
Achmad Fachrudin

Dramaturgi Debat Calon Presiden

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Image
Hiburan

Ternyata Egi Fedly Inisiator Konser Musik Gratis untuk Umum di IKJ

Image
Hiburan

Sisi Lain di Balik Wajah Seram Egi Fedly

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mau Bikin Baju Jokowi! Kenalkan Rahmat Hidayat, Desainer Difabel dengan Karya 'Bukan Kaleng-kaleng'

Image
Hiburan

Debat Pilpres 2019

10 Fakta Ira Koesno, Moderator yang Curi Perhatian di Debat Capres

Image
Ekonomi

Ekonom Tony Prasetiantono Meninggal Dunia, Rizal Ramli dan Chatib Basri Kenang Masa Debat